Injil Lukas 4:24-30;
Luk 4:24
Dan kata-Nya lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya.
Luk 4:25
Dan Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri.
Luk 4:26
Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon.
Luk 4:27
Dan pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorangpun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu."
Luk 4:28
Mendengar itu sangat marahlah semua orang yang di rumah ibadat itu.
Luk 4:29
Mereka bangun, lalu menghalau Yesus ke luar kota dan membawa Dia ke tebing gunung, tempat kota itu terletak, untuk melemparkan Dia dari tebing itu.
Luk 4:30
Tetapi Ia berjalan lewat dari tengah-tengah mereka, lalu pergi.
--------
Dan pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorangpun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu
2Raj 5:1-3, 9-10, 14
Naaman, panglima raja Aram, adalah seorang terpandang di hadapan tuannya dan sangat disayangi, sebab oleh dia TUHAN telah memberikan kemenangan kepada orang Aram. Tetapi orang itu, seorang pahlawan tentara, sakit kusta.
Orang Aram pernah keluar bergerombolan dan membawa tertawan seorang anak perempuan dari negeri Israel. Ia menjadi pelayan pada isteri Naaman.
Berkatalah gadis itu kepada nyonyanya: "Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya."
Kemudian datanglah Naaman dengan kudanya dan keretanya, lalu berhenti di depan pintu rumah Elisa.
Elisa menyuruh seorang suruhan kepadanya mengatakan: "Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan, maka tubuhmu akan pulih kembali, sehingga engkau menjadi tahir."
Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir.
Saudaraku,
kita boleh bangga sebagai orang kristiani, karena Allah kita hidup dan dekat dengan kita.
Tetapi permenungannya, apakah kita sungguh hidup sebagai orang yang memiliki Allah yang hidup?
Saudaraku,
jika Allah hidup dalam hidup kita, dimanapun kita berada, hidup kita pasti menjadi kabar gembira dan membawa kesembuhan bagi setiap orang dalam hidup kita.
Mari lihat diri kita sendiri dengan jujur, bagaimana keadaan kita saat ini, dalam keluarga, dalam pekerjaan dan dalam bermasyarakat.
Apakah kita masih berpikir sebagai manusia yang menyikapi berbagai kejadian dengan bisikan kemanusiaan kita?
Tetapi pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata: "Aku sangka bahwa setidak-tidaknya ia datang ke luar dan berdiri memanggil nama TUHAN, Allahnya, lalu menggerak-gerakkan tangannya di atas tempat penyakit itu dan dengan demikian menyembuhkan penyakit kustaku!
Bukankah Abana dan Parpar, sungai-sungai Damsyik, lebih baik dari segala sungai di Israel? Bukankah aku dapat mandi di sana dan menjadi tahir?" Kemudian berpalinglah ia dan pergi dengan panas hati.
(2Raj 5:11-12)
Perhatikan Allah punya cara untuk memelihara kita, supaya hidup kita menjadi saksi-saksi kuasa dan belas kasih-Nya.
Jangan mudah putus asa, Allah punya rencana yang besar dalam hidup kita, ikutilah cara-Nya.
Saudaraku,
murnikanlah hati dan pikiran kita dengan Sabda Tuhan.
Sabda Tuhan juga membuat hati tenang, memberikan kentrentraman dan kegemberiaan surgawi.
Jadikan Sabda Tuhan sebagai rempah-rempah kebijaksanaan, supaya hidup kita manis dan selalu sedap rasanya.
Dan kita selalu dipuaskan dengan kenikmatan surgawi.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 13 Maret 2023
Tuhan Yesus
Kami mohon kuasailah kami dengan hikmat-Mu
Supaya setiap hari kami mendapat kenikmatan dari-Mu
Dan kami mohon pancarkanlah cahaya Roh Kudus-Mu di depan langkah kami
Supaya kmai tidak mudah disesatkan oleh tipu daya pikiran-pikiran kami
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa