"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Markus 8:14-11;

Mrk 8:14
Kemudian ternyata murid-murid Yesus lupa membawa roti, hanya sebuah saja yang ada pada mereka dalam perahu.
Mrk 8:15
Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: "Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes."
Mrk 8:16
Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti."
Mrk 8:17
Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: "Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu faham dan mengerti? Telah degilkah hatimu?
Mrk 8:18
Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu ingat lagi,
Mrk 8:19
pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?" Jawab mereka: "Dua belas bakul."
Mrk 8:20
"Dan pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?" Jawab mereka: "Tujuh bakul."
Mrk 8:21
Lalu kata-Nya kepada mereka: "Masihkah kamu belum mengerti?"
--------

Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes

Saudaraku,
para murid lupa membawa roti, padahal mereka berada dalam perahu dan merasa lapar.
Dalam keadaan itu Tuhan Yesus mengajar mereka, kata-Nya: "Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes."

Saudaraku,
yang dimaksud oleh Tuhan Yesus "ragi orang Farisi dan ragi Herodes" adalah yang mempengaruhi sikap yang dibawa seseorang dalam pikiran atau tindakan.
Yang mempengaruhi baik atau buruk.
Ragi orang Farisi sudah sangat jelas, mereka taat kepada Hukum Taurat supaya terlihat suci dan untuk "menghakimi orang lain".
Ragi Herodes pun sangat jelas, dengan kekuasaannya ia melayani kesenangan dan kepuasan pribadi.
Sedangkan ragi Tuhan Yesus adalah untuk kebaikan dan keselamatan semua orang.
Oleh karena itu Tuhan Yesus mengingatkan para murid-Nya:
Tidakkah kamu ingat lagi, pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu?

Saudaraku,
mari kita jaga hati kita dengan sungguh-sungguh supaya tidak kena ragi duniawi yaitu hawa nafsu rasa.
Jangan pernah membukakan pintu untuknya.
Dan hindari "percakapan-percakapan dunia", sebab pengaruhnya sangat kuat dan merugikan.
Dalam sekejap saja, hati kita bisa terpengaruh dan terjerat dalam hal-hal yang tidak berguna.
Mari saya ajak melihat diri kita sendiri, apakah kita lebih sering "terlibat" dalam hal-hal yang tidak berfaedah?
Ada banyak hal yang sekilas nampak menghibur, tetapi mari kita selalu hati-hati sebab yang nampaknya menghibur belum tentu berguna.
Dan jika mulut kita diberi kesempatan berbicara, baiknya gunakan kesempatan itu untuk menceritakan belas kasih dan kuasa Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 14 Februari 2023

Tuhan Yesus
Kami mengerti dan memahami perintah-Mu
Dan kamipun selalu berusaha untuk hidup dalam kuasa-Mu
Seringkali kami terlibat dalam banyak hal yang tidak berguna
Maka kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami
Terutama disaat kami bimbang dan disaat daging ini menuntut untuk dilayani
Sehingga dalam segala keadaan, kami hanya terlibat dalam karya-karya-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Nilai butir ini
(0 pemilihan)