"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Lukas 4:24-30;

Saya kutip sebagian:

Luk 4:24
Dan kata-Nya lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya.
Luk 4:25
Dan Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri.
Luk 4:26
Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon.
Luk 4:27
Dan pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorangpun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu."
--------

Pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorangpun dari mereka yang ditahirkan

Saudaraku,
tantangan terbesar untuk melihat "kebenaran" adalah dari dalam diri sendiri.
Dalam kehidupan sehari-hari ada orang yang "menutup diri" terhadap pendapat orang lain.
Merasa dirinya sendiri paling benar dan paling suci.
Bahkan ada yang "bersolek" dengan berbagai "atribut" supaya nampak paling benar dan suci.

Saudaraku,
pantaslah kita mengucap syukur dan berterimakasih kepada Tuhan kita Yesus Kristus.
Dialah yang membuka mata dan telinga batin kita.
Sabdanya menembus kehidupan batin kita, dan Roh Kudus-Nya selalu membarui kehidupan batin kita.
"Kerajaan Allah" itu mendatangi kita yaitu kebenaran, kedamaian dan kegemberiaan dalam Roh Kudus.(Bdk Rm 14:17)
Sehingga kita memiliki "hati yang menyembuhkan".

Saudaraku,
yang membuat orang "sakit" adalah karena mengingkari kebenaran.
Ia berjalan dengan "perintah daging", semoga mata kita melihat.
Sedangkan daging ini lemah dan rapuh dan pada akhirnya hanya masuk ke liang kubur.
Lalu untuk apa hidup diperintah oleh daging?
Maka mari utamakan "kesehatan batin" dengan selalu menjaga hubungan kita dengan Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 16 Maret 2020

Allah Bapa kami
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya kami sungguh-sungguh selalu bersatu dengan Engkau
Merasakan kasih-Mu yang menyala-nyala itu
Yang akan membakar kehidupan batin kami
Sehingga hidup kami mampu membawa kesembuhan bagi banyak orang

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Nilai butir ini
(0 pemilihan)