Injil Yohanes 16:29-33;
Yoh 16:29
Kata murid-murid-Nya: "Lihat, sekarang Engkau terus terang berkata-kata dan Engkau tidak memakai kiasan.
Yoh 16:30
Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah."
Yoh 16:31
Jawab Yesus kepada mereka: "Percayakah kamu sekarang?
Yoh 16:32
Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu diceraiberaikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku.
Yoh 16:33
Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."
-------------
Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia
Saudaraku,
Tuhan Yesus mengetahui bahwa para murid akan menghadapi pencobaan dan penganiayaan.
Dan sampai hari ini bahkan sampai nanti Tuhan Yesus datang kembali, setiap orang yang percaya kepadanya akan menghadapi pencobaan.
Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.
Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.
Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.(Mat 24:11-13)
Apa nabi palsu itu?
Saudaraku,
setiap hari kita menghadapi gempuran dari berbagai media sosial dan banyak nabi palsu hidup didalamnya.
Jika kita tidak bijaksana, tanpa disadari akan mempengaruhi pola pikir kita dalam segala hal, termasuk menghalangi pandangan kita kepada Allah.
Misalnya melalui aplikasi tiktok dan media sosial lainnya banyak sekali ujaran kebencian, banyak sekali orang yang menghakimi orang lain dengan berbagai macam pembenaran dan banyak sekali orang yang percaya.
Atau saat ini sedang ramai dibicarakan adalah Israel dan Palestina, yang dikomentari pula dengan "menghakimi", israel salah, palestina benar atau sebaliknya.
Dan diramaikan pula dengan komentar tanggapan dengan caci maki dan kebencian.
Apakah salah mengikuti berita?
Tidak tetapi kita harus pandai-pandai memilih dan bijaksana menyikapinya.
Jangan seperti orang yang bodoh yang asal "copas" hanya supaya dianggap paling pintar dan paling kekinian.
Sebab sadar atau tidak sadar, mengakui atau tidak mengakui, apa yang masuk ke telinga kita dan mata kita, akan menjadi "pustaka hidup kita".
Maka jika kita tidak menyadari sungguh-sungguh, semuanya itu bisa menyesatkan dan mempengaruhi pola pikir kita.
Bagaimana tidak?
Ya atau ya pikiran kita terbawa masuk ke dalam sampah-sampah itu.
Ya atau ya sebenarnya kita teraniaya oleh kebodohan diri sendiri.
Biarkanlah orang-orang dunia sibuk dengan caranya.
Tetapi kita yang melihat kebenaran jangan sampai tertipu oleh kepalsuan.
Kendalikan jempol atau jari Saudara, hanya untuk memilih dan mewartakan kabar baik yang membangun iman.
Kalahkanlah dunia, karena Tuhan Yesus telah mengalahkan dunia.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 17 Mei 2021
Tuhan Yesus
Kami perccaya Engkau hidup
Kami berdoa untuk diri kami sendiri dan untuk semua orang
Lepaskanlah kami semua dari belenggu dan kehambaan duniawi
Puaskanlah kami dengan penghiburan sejati
Supaya kami tidak terjebak dalam penghiburan dunia yang penuh dengan kepalsuan
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa