"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Matius 13:31-35;

Saya kutip sebagian:

Mat 13:31
Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya.
Mat 13:32
Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya."
Mat 13:33
Dan Ia menceriterakan perumpamaan ini juga kepada mereka: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya."
------------

Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu

Saudaraku,
Rasul Paulus kepada Korintus : sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat.(2Kor 5:7)
Saya sering mendengar perkataan ini: "Sebenarnya hati kecil menolak, ragu-ragu"
Setiap kita pasti pernah mengalami kebimbangan atau harus memilih ya dan tidak, dalam waktu yang singkat.
Nah apabila kita setiap hari "bergaul dengan Tuhan Yesus", maka "pustaka hidup kita" isinya sebagian besar adalah tentang Tuhan Yesus.
Sebaliknya jika lebih sering bergaulnya dengan dunia, maka hal-hal duniawi lah yang lebih dominan.
Saya kira kita semua setuju bahwa pustaka hidup berpengaruh besar dalam menjalani hidup.

Saudaraku,
kita anak-anak Allah hidup oleh Firman Allah.
Sebaiknya kita lebih hati-hati bahkan sangat hati-hati, tidak semua barang-barang yang kita peroleh adalah bermanfaat dan karena seluruh isi dunia ini sangat mempengaruhi "pengertian kita".
Oleh karena itu kita harus selalu menjaga supaya hati dan pikiran kita tetap dikuasai oleh "kehendak Allah"
Godaan terbesar adalah pujian dan kehormatan, maka mari hanya mencari penghiburan dari Allah.
Memang berat, satu berhasil dihindari, yang lainnya datang bertubi-tubi.
Kuncinya adalah jangan takut menderita, karena itulah ketakutannya daging dan berlawanan dengan kehendak Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 27 Juli 2020

Allah Bapa kami
Kami mohon teguhkanlah jiwaku dengan rahmat Roh Kudus
Supaya daya batinku menjadi lebih kuat
Sehingga apa yang kami lakukan adalah perwujudan kami sebagai anak-anak-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

 
Nilai butir ini
(1 Pilih)