Injil Lukas 2:36-40;
Saya kutip sebagian:
Luk 2:37
dan sekarang ia janda dan berumur delapan puluh empat tahun. Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa.
Luk 2:38
Dan pada ketika itu juga datanglah ia ke situ dan mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem.
Luk 2:39
Dan setelah selesai semua yang harus dilakukan menurut hukum Tuhan, kembalilah mereka ke kota kediamannya, yaitu kota Nazaret di Galilea.
Luk 2:40
Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat, dan kasih karunia Allah ada pada-Nya.
--------
Ia berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem
Saudaraku,
seorang janda yang hidupnya taat dan berkenan dihadapan Allah, melihat Yesus Anak Allah, yang datang ke dunia untuk memberikan kelepasan.
Dan ia memberikan kesaksian atas "penglihatannya" itu kepada semua orang yang hadir di Bait Allah saat itu.
Saudaraku,
sudah berapa lama kita ikut Tuhan Yesus?
Apakah hidup kita mampu memberikan kesaksian akan Allah dan membuat orang melihat Allah?
Kita adalah "Gereja" yaitu umat Allah yang didalamnya adalah keluarga-keluarga kristiani, adalah dasar dimana "kekudusan dibangkitkan, dipelihara dan dihidupi".
Supaya setiap anggota keluarga kristiani menjadi "pembawa damai, pewarta Sabda Allah, pelayan kasih Allah dan menjadi bait Roh Kudus".
Oleh karena itu kita masing-masing harus selalu menyadari bahwa sumber gerak hidup kita adalah Roh Kudus dan arah hidup kita dipimpin oleh Sabda Allah.
Maka dengan demikian dalam segala hal, setiap orang akan melihat bahwa Allah kita adalah "Allah yang hidup", yang mendamaikan dan penuh belas kasih.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 30 Desember 2019
Allah Bapa kami
Puji syukur kami haturkan kepada-Mu
Karya-Mu Engkau nyatakan di sepanjang hidup kami
Engkau nyatakan pula di depan mata kami bahwa kebahagiaan dunia ini pasti meninggalkan kepahitan
Maka kami mohon hidupilah kami dengan Roh-Mu
Sehingga kami berani melepaskan diri dari kesenangan diri
Dan mata batin kami hanya tertuju kepada-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
