"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Lukas 6:34-40;

Luk 6:6
Pada suatu hari Sabat lain, Yesus masuk ke rumah ibadat, lalu mengajar. Di situ ada seorang yang mati tangan kanannya.
Luk 6:7
Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang pada hari Sabat, supaya mereka dapat alasan untuk mempersalahkan Dia.
Luk 6:8
Tetapi Ia mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada orang yang mati tangannya itu: "Bangunlah dan berdirilah di tengah!" Maka bangunlah orang itu dan berdiri.
Luk 6:9
Lalu Yesus berkata kepada mereka: "Aku bertanya kepada kamu: Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membinasakannya?"
Luk 6:10
Sesudah itu Ia memandang keliling kepada mereka semua, lalu berkata kepada orang sakit itu: "Ulurkanlah tanganmu!" Orang itu berbuat demikian dan sembuhlah tangannya.
Luk 6:11
Maka meluaplah amarah mereka, lalu mereka berunding, apakah yang akan mereka lakukan terhadap Yesus.
--------

Ulurkanlah tanganmu!

Saudaraku,
ada banyak orang yang duduk dibangku gereja dengan tujuan atau maksud yang berbeda.
Dan mungkin saja ada yang seperti orang Farisi, mengamati hal-hal yang salah.
Ada juga yang seperti orang yang mati tangan kanannya yang mengharapkan kesembuhan.

Saudaraku,
Tuhan Yesus mengetahui apa yang ada di pikiran kita.
Tuhan Yesus mengetahui kebutuhan kita, Ia pasti melakukan bagian-Nya tetapi kita harus melakukan bagian kita.
Salah satu bagian kita adalah "ketaatan".
Jika orang yang mati tangannya itu tidak percaya dan tidak taat, tidak akan pernah terjadi mujizat.
Jika kita jadi orang yang mati tangannya dan diperintah oleh Tuhan Yesus: "ulurkan tanganmu".
Saya yakin ada yang mengulurkan tangan tetapi ada pula yang menjawab: bagaimana mungkin mengulurkan tangan, sudah tahu kalau lumpuh.

Saudaraku,
mujizat masih terjadi sampai hari ini, yang diperlukan adalah orang-orang yang taat kepada Tuhan Yesus.
Maka mari "kuasailah kemauan kita", sebab hanya dengan kemauan yang kuat kita bisa menguasai diri kita untuk taat.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 5 September 2022

Tuhan Yesus
Mata kami melihat keajaiban-keajaiban dalam karya-Mu setiap hari
Dan penglihatan itulah yang menuntun dan memelihara kami
Kami mohon ampunilah kami jika Kau dapati kami kurang percaya
Dan berilah kami kekuatan untuk taat kepada penglihatan itu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Nilai butir ini
(0 pemilihan)