Injil Yohanes 18:1 - 19:42;
Ayat 25-30;
Yoh 19:25
Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena.
Yoh 19:26
Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!"
Yoh 19:27
Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.
Yoh 19:28
Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia?supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci?:"Aku haus!"
Yoh 19:29
Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus.
Yoh 19:30
Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.
-----------
Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai."
Saudaraku,
saya sering berpikir bahwa pendekatan terbaik untuk permenungan Jumat Agung adalah dengan berdiri dan memandang salib, memandang patung Tuhan Yesus di kayu salib, lalu fokus pada penderitaan dan siksaan yang dialami Tuhan Yesus dua ribu tahun yang lalu.
Saudaraku,
mengapa Tuhan Yesus harus wafat?
Alasan sederhananya adalah karena Bapa menghendakinya.
Dalam penciptaan manusia, laki-laki dan perempuan, Allah memberikan instruksi sederhana.
Mereka memiliki taman yang sempurna tetapi perlu merawatnya, menjadi pengelolanya.
Dan mereka harus bersatu dalam kebahagiaan perkawinan dan dalam kesatuan dengan maksud ilahi, melahirkan dan mendidik banyak anak. Ada satu pengecualian, yang diberikan sebagai larangan untuk "memakan buah dari pohon pengetahuan tentang baik dan jahat."
Tetapi mereka tergoda untuk melakukan itu sebagai jalan pintas menuju "status ilahi", dan mereka melakukannya.
Karena hukuman yang telah dikatakan sebelumnya, apabila tidak taat kepada Allah, adalah kematian, maka semua manusia harus mati.
Saudaraku,
rencana Allah sejak semula adalah untuk mengangkat manusia ke status ilahi, jadi Dia memperkenalkan rencana “B”.
Putra Allah akan mengambil sifat manusia kita dan menjadi satu-satunya "Allah-manusia".
Dia lahir ke dunia dengan pesan kasih.
Karena dosa manusia, Dia akan menyerahkan hidup-Nya untuk kita, dan memberi kita misteri, sakramen, yang dengannya kita akan tergabung ke dalam Tubuh mistik-Nya sendiri.
Itulah mengapa Tuhan Yesus harus wafat.
Dia mengambil sifat manusia kita sehingga Dia dapat wafat menggantikan kita.
Ketika kita dibaptis, kata Santo Paulus, kita dibaptis kedalam kematian-Nya.
Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?_
Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.(Rm 6:3-4)
Saudaraku,
hari ini kita harus bersyukur atas karunia Tuhan Yesus.
Pengorbanan diri-Nya tidak mengenal batas dan tidak berhenti memberi bahkan sampai hari ini.
Kita telah dibaptis dalam kematian Tuhan Yesus.
Tantangan bagi kita yang sudah berada di dalam Kristus, adalah untuk memikul salib kita setiap hari dan mengikuti Kristus sampai ke Kalvari.
Hanya kita yang tahu apa salib itu, tetapi kita juga harus menyadari bahwa kita mengikuti jejak Tuhan Yesus dan dikuatkan di setiap langkah oleh kasih dan anugerah-Nya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 3 April 2026
Allah Bapa kami
Karena belas kasihMu yang sangat besar itu
Engkau menyelamatkan kami melalui Salib PuteraMu
Sudah layak dan sepantasnya ucapan syukur kami, terwujud dalam kehidupan kami setiap hari
Maka kami mohon rahmat kekuatanMu, untuk menyalibkan segala bentuk keinginan cinta diri
Supaya belas kasih dan kuasamu, nyata dalam kehidupan kami
Sehingga setiap orang dalam kehidupan kami melihat keselamatan dan mengalami belas kasihMu
Dengan perantaraan Tuhan Yesus Kristus dan dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Sekarang dan sepanjang segala masa.. Amin