Yohanes K. Sugiyarta
Injil Markus 8:22-26;
Mrk 8:27
Kemudian Yesus beserta murid-murid-Nya berangkat ke kampung-kampung di sekitar Kaisarea Filipi. Di tengah jalan Ia bertanya kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Kata orang, siapakah Aku ini?"
Mrk 8:28
Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan: seorang dari para nabi."
Mrk 8:29
Ia bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Maka jawab Petrus: "Engkau adalah Mesias!"
Mrk 8:30
Lalu Yesus melarang mereka dengan keras supaya jangan memberitahukan kepada siapapun tentang Dia.
Mrk 8:31
Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari.
Mrk 8:32
Hal ini dikatakan-Nya dengan terus terang. Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia.
Mrk 8:33
Maka berpalinglah Yesus dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus, kata-Nya: "Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."
--------
Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari
Saudaraku,
salib berdiri ditengah-tengah iman kristiani.
Tanpa salib kita semua tidak bisa terlepas dari dosa.
Tuhan Yesus harus menderita untuk menanggung dosa manusia.
Saudaraku,
dosa adalah fakta kehidupan.
Mengapa di zaman modern seperti sekarang ini masih ada perang?
Mengapa banyak negara menghabiskan uang jutaan dolar untuk membuat senjata?
Mengapa setiap negara ada polisi dan tentara?
Jawabannya adalah karena DOSA.
Dosa adalah fakta kehidupan manusia.
Saudaraku,
ajaran salib sebagai penebusan dosa jadi tertawaan orang-orang dunia.
Bagi kita umat kristiani sangat percaya bahwa salib adalah jalan menuju hidup kekal bersama Allah di surga.
Manusia tidak akan pernah selamat sampai ke surga, jika tidak sanggup "menyalibkan daging".
Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.(1Yoh 2:16)
Saudaraku,
penderitaan daging oleh karena kita taat kepada Allah adalah "garam hidup kita".
Nikmati duri-duri kecil dalam kehidupan sehari-hari dengan semangat Kristiani.
Dan mari kita lalui setiap menit dengan "mati raga".
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 16 Februari 2023
Bapa di dalam surga
Kami merendahkan diri di hadapan-Mu
Kami mohon ampunilah seluruh pelanggaran kami
Dan kami mengucap syukur Engkau telah menyelamatkan kami melalui salib Tuhan Yesus Putera-Mu
Salib itu menjadi sumber kekuatan kami untuk mengalahkan segala tipu daya daging
Oleh karena itu setiap hari kami datang kepada-Mu
Memohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya setiap hari kami memperoleh kemenangan
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Markus 8:22-26;
Mrk 8:22
Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Betsaida. Di situ orang membawa kepada Yesus seorang buta dan mereka memohon kepada-Nya, supaya Ia menjamah dia.
Mrk 8:23
Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung. Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, dan bertanya: "Sudahkah kaulihat sesuatu?"
Mrk 8:24
Orang itu memandang ke depan, lalu berkata: "Aku melihat orang, sebab melihat mereka berjalan-jalan, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon."
Mrk 8:25
Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas.
Mrk 8:26
Sesudah itu Yesus menyuruh dia pulang ke rumahnya dan berkata: "Jangan masuk ke kampung!"
--------
Aku melihat orang, sebab melihat mereka berjalan-jalan, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon
Saudaraku,
dalam Injil Markus pagi ini, Tuhan Yesus menyembuhkan orang buta dengan cara yang unik dan 2 tahap.
Tahap pertama dengan cara meludahi mata orang buta itu, tetap masih belum melihat dengan sempurna.
Lalu yang tahap yang kedua Tuhan Yesus meletakkan tangan-Nya pada mata orang itu dan bisa melihat kembali dengan sempurna.
Saudaraku,
Tuhan Yesus punya cara untuk menyembuhkan dan menjawab doa-doa permohonan kita.
Ikutilah cara-Nya walaupun terkadang timbul berbagai macam keraguan-keraguan.
Mari kita sadari bahwa "penganggu utama" ketaatan kita adalah "penglihatan kita akan keduniawian".
Penglihatan keduniawian lebih nampak nyata dan lebih menarik.
Membuat penglihatan kita akan Allah hanya nampak samar-samar.
Oleh karena itu "gunakanlah mata kita sebagai mata anak-anak Allah", bukan sebagai orang-orang dunia.
Allah akan menganugerahi kita "dimensi ketiga".
Pandangan mata kita tidak hanya melihat permukaan yang datar dan tidak hanya terpusat di bumi.
Kita hidup dalam "dimensi Allah".
Saudaraku,
jika kita hidup dalam dimensi Allah, penglihatan kita pasti akan mengantar kita menuju kemurnian hidup, jika kita taat kepada penglihtan itu.
Sebab dengan sangat mudah kita membedakan mana jalan-jalan dunia dan yang mana jalan menuju kepada keselamatan.
Maka marilah kita hidup sebagai anak-anak Allah dan taatlah kepada penglihatan dan pendengaran kita akan Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 15 Februari 2023
Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah menyembuhkan kami
Dan terimakasih Engkau nyatakan karya-Mu kepada kami setiap hari
Kami mohon berilah kami semangat ketaatan setiap hari
Supaya kami tidak tertipu oleh penglihatan-penglihatan duniawi
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 8:14-11;
Mrk 8:14
Kemudian ternyata murid-murid Yesus lupa membawa roti, hanya sebuah saja yang ada pada mereka dalam perahu.
Mrk 8:15
Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: "Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes."
Mrk 8:16
Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti."
Mrk 8:17
Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: "Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu faham dan mengerti? Telah degilkah hatimu?
Mrk 8:18
Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu ingat lagi,
Mrk 8:19
pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?" Jawab mereka: "Dua belas bakul."
Mrk 8:20
"Dan pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?" Jawab mereka: "Tujuh bakul."
Mrk 8:21
Lalu kata-Nya kepada mereka: "Masihkah kamu belum mengerti?"
--------
Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes
Saudaraku,
para murid lupa membawa roti, padahal mereka berada dalam perahu dan merasa lapar.
Dalam keadaan itu Tuhan Yesus mengajar mereka, kata-Nya: "Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes."
Saudaraku,
yang dimaksud oleh Tuhan Yesus "ragi orang Farisi dan ragi Herodes" adalah yang mempengaruhi sikap yang dibawa seseorang dalam pikiran atau tindakan.
Yang mempengaruhi baik atau buruk.
Ragi orang Farisi sudah sangat jelas, mereka taat kepada Hukum Taurat supaya terlihat suci dan untuk "menghakimi orang lain".
Ragi Herodes pun sangat jelas, dengan kekuasaannya ia melayani kesenangan dan kepuasan pribadi.
Sedangkan ragi Tuhan Yesus adalah untuk kebaikan dan keselamatan semua orang.
Oleh karena itu Tuhan Yesus mengingatkan para murid-Nya:
Tidakkah kamu ingat lagi, pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu?
Saudaraku,
mari kita jaga hati kita dengan sungguh-sungguh supaya tidak kena ragi duniawi yaitu hawa nafsu rasa.
Jangan pernah membukakan pintu untuknya.
Dan hindari "percakapan-percakapan dunia", sebab pengaruhnya sangat kuat dan merugikan.
Dalam sekejap saja, hati kita bisa terpengaruh dan terjerat dalam hal-hal yang tidak berguna.
Mari saya ajak melihat diri kita sendiri, apakah kita lebih sering "terlibat" dalam hal-hal yang tidak berfaedah?
Ada banyak hal yang sekilas nampak menghibur, tetapi mari kita selalu hati-hati sebab yang nampaknya menghibur belum tentu berguna.
Dan jika mulut kita diberi kesempatan berbicara, baiknya gunakan kesempatan itu untuk menceritakan belas kasih dan kuasa Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 14 Februari 2023
Tuhan Yesus
Kami mengerti dan memahami perintah-Mu
Dan kamipun selalu berusaha untuk hidup dalam kuasa-Mu
Seringkali kami terlibat dalam banyak hal yang tidak berguna
Maka kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami
Terutama disaat kami bimbang dan disaat daging ini menuntut untuk dilayani
Sehingga dalam segala keadaan, kami hanya terlibat dalam karya-karya-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 8:11-13;
Mrk 8:11
Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga.
Mrk 8:12
Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: "Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda."
Mrk 8:13
Ia meninggalkan mereka; Ia naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang.
--------
Mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga
Saudaraku,
orang Farisi tertarik kepada Tuhan Yesus, tetapi mereka menginginkan sesuatu yang lebih dari apa yang mereka lihat dan pahami dengan pikiran mereka.
Keajaiban yang telah mereka lihat seolah tidak cukup untuk membuat mereka percaya kepada "keilahian Yesus".
Padahal sesungguhnya mereka pun melihat dan mengetahui bahwa mujizat yang dibuat oleh Tuhan Yesus tidak mungkin dilakukan oleh manusia.
Saudaraku,
di zaman ini banyak "pencari Tuhan Yesus", tetapi mereka bukan untuk cari tanda supaya mereka percaya.
Tetapi untuk mencari alasan-alasan dan pembenaran-pembenaran "ketidakpercayaan" mereka.
Supaya mereka pun bisa menghasut orang lain dengan pemikiran-pemikiran mereka.
Maka sebaiknya kita umat kristiani harus senantiasa waspada selama daging ini masih hidup.
Mari kita ingat bahwa Tuhan Yesus pun dicobai iblis dengan urusan-urusan kedagingan.
Jika kita tidak hati-hati dan waspada, kejaiban pemeliharaan Tuhan Yesus dalam hidup kita bisa hilang seketika.
Seperti orang-orang Farisi, mereka tidak ingat lagi Tuhan Yesus membangkitkan orang mati, mengusir setan, menyembuhkan orang sakit dan mengubah air menjadi anggur.
Saudaraku,
tanpa kesadaran akan kehadiran Allah yang hidup, kita akan sangat mudah disesatkan.
Lalu menuntut "tanda spesial" untuk diri kita sendiri.
Tingkat selanjutnya akan "memanipulasi" penglihatan dan pendengaran kita akan Allah.
Dan pada tingkat akhir, kita akan hidup dengan diri sendiri.
Maka marilah kita jaga penglihatan dan pendengaran kita akan Allah yang hidup.
Percayalah hidup kita telah dipilih Allah, untuk menjadi mujizat bagi orang-orang di sekitar kita.
Jadi jangan mencari-cari mujizat, mari kita hidup dalam ketaatan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 13 Februari 2023
Tuhan Yesus
Kami mohon ampunilah kami jika Kau dapati kami kurang percaya
Ampunilah kami jika kami selalu menuntut tanda
Dan kami mohon cukupkanlah dan puaskanlah kami dengan penglihatan dan pendengaran kami akan Engkau
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 5:20-22, 27-28, 33-34, 37-16;
Mat 5:20
Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
Mat 5:21
Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.
Mat 5:22
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.
--------
Mat 5:27
Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.
Mat 5:28
--------
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.
Mat 5:33
Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan.
Mat 5:34
Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah,
--------
Mat 5:37
Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.
--------
Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak
Saudaraku,
kita harus hidup seperti apa yang kita katakan.
Maka jika ya, hendaklah kita katakan ya dan jika tidak hendaklah kita katakan tidak.
Nampaknya itu sederhana dan mudah.
Tetapi kenyataannya TIDAK, manusia sangat sering menipu dirinya sendiri.
Saudaraku,
pernahkah Saudara mendengar perkataan ini: semua orang juga melakukannya, mengapa saya tidak boleh!
Ini adalah rasionalisasi yang buruk, yang sering digunakan untuk membenarkan diri.
Tuhan Yesus memerintahkan kita untuk menjadi orang yang berintegritas.
Berarti siap untuk berdiri sendiri untuk sesuatu yang diyakininya benar.
Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak
Mari kita jauhi segala bentuk cinta diri sebab cinta diri adalam sumber utama dari segala bentuk kehohongan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 12 Februari 2023
Tuhan Yesus
Mata kami melihat yang benar dan telinga kami mendengar perintah-Mu
Tetapi Tuhan...
Daging ini sangat takut menderita
Maka kami mohon ampunilah kami kebohongan kami
Dan kami mohon ajarilah kami setiap hari
Untuk berkata ya, jika ya dan berkata tidak jika tidak
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
