"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 6:39-42;

Luk 6:39
Yesus mengatakan pula suatu perumpamaan kepada mereka: "Dapatkah orang buta menuntun orang buta? Bukankah keduanya akan jatuh ke dalam lobang?
Luk 6:40
Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, tetapi barangsiapa yang telah tamat pelajarannya akan sama dengan gurunya.
Luk 6:41
Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui?
Luk 6:42
Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar yang ada di dalam matamu, padahal balok yang di dalam matamu tidak engkau lihat? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."
--------

Dapatkah orang buta menuntun orang buta? Bukankah keduanya akan jatuh ke dalam lobang?

Saudaraku,
tentunya yang dimaksud oleh Tuhan Yesus adalah kebutaan rohani.
Kita diajak untuk melihat dan menyikapi segala sesuatu di dunia ini dari "dimensi Allah".
Sering kali kita menilai suatu perkara sesuai dengan kepentingan diri kita sendiri.
Sering kali kita "mencari diri sendiri" dalam segala sesuatu yang kita ucapkan dan kita kerjakan.
Selama segala sesuatu "berjalan menurut kehendak dan keinginan kita", kita merasa senang.

Saudaraku,
kita umat kristiani pengikut Tuhan Yesus, hidup dalam Roh Kudus.
Roh Kudus harus menguasai hati dan pikirnan kita.
Supaya kita melihat apa yang Tuhan inginkan untuk kita lihat dan mendengar apa yang Tuhan inginkan untuk kita dengar.
Maka mari arahkan pandangan kita kepada diri kita sendiri.
Apakah hidup kita mengikuti penglihatan kita atau penglihatan Allah?
Apakah hidup kita mengikuti pendengaran kita atau pendengaran Allah?
Sesungguhnya umat kristiani adalah umat yang berbahagia, sebab tidak lagi hidup oleh karena dirinya sendiri tetapi hidup oleh karena Roh.
Allah telah memilih kita, supaya melalui hidup kita, setiap orang melihat Allah.
Maka mari kita tunduk hanya kepada Roh Kudus.
Saya ingatkan kembali jika ada umat kristiani tidak mendengar dan tidak melihat keinginan Roh, sesungguhnya ia sedang menipu dirinya sendiri, hanya demi menuruti hawa nafsu daging.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 9 September 2022

Tuhan Yesus
Engkau menghendaki hidup kami menjadi kabar baik
Oleh sebab itu Engkau penuhi hidup kami dengan kasih-Mu
Kami mengucap syukur kepada-Mu
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu dan Roh Kebijaksanaan-Mu
Supaya hidup kami tidak bersandar kepada akal budi
Tetapi selalu taat dan tunduk kepada kebijaksanaan-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 1:1-16, 18-23;

Ayat: 18-23:

Mat 1:18
Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.
Mat 1:19
Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.
Mat 1:20
Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.
Mat 1:21
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."
Mat 1:22
Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi:
Mat 1:23
"Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" ?yang berarti: Allah menyertai kita.
--------

Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus

Saudaraku,
hari ini gereja merayakan kelahiran Bunda Maria.
Seorang perempuan muda yang dipilih oleh Allah untuk melahirkan Putera-Nya.
Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.(Yes 7:14)

Saudaraku,
seperti Bunda Maria yang telah ditentukan oleh Allah, untuk melahirkan Tuhan Yesus.
Kita umat kristiani adalah umat pilihan Allah yang ditentukan untuk "menghadirkan Tuhan Yesus".
Tuhan Yesus adalah keajaiban.
Bunda Maria mengalami keajaiban.
Jika kita hidup didalam Kristus, hidup kita pasti akan penuh dengan keajaiban.
Dan bunda Maria adalah "guru pengorbanan":Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.(Bdk Luk 1:38)
Saudara mencintai Tuhan Yesus, cintailah pula Bunda Maria.
Saudara akan memperoleh kekuatan untuk berserah diri kepada Allah dan mengutamakan rencana dan kehendak Allah.
Ingat Bunda Maria tadalah Bunda kita.
Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.(Yoh 19:27

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 8 September 2022

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau memberikan Bunda-Mu menjadi bunda kami
Bunda Maria yang sabar dan penuh kasih membimbing kami untuk berdoa
Bunda Maria yang selalu mendoakan kami
Bunda Maria yang selalu memeluk kami dan memberikan semangat dan kekuatan kepada kami
Kami mohon kuasilah hati dan pikiran kami
Sesungguhnya kami ini adalah hamba-Mu
Pakailah hidup kami untuk rencana-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 6:20-26;

Luk 6:20
Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya dan berkata: "Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah.
Luk 6:21
Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini lapar, karena kamu akan dipuaskan. Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini menangis, karena kamu akan tertawa.
Luk 6:22
Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu, dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak namamu sebagai sesuatu yang jahat.
Luk 6:23
Bersukacitalah pada waktu itu dan bergembiralah, sebab sesungguhnya, upahmu besar di sorga; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan para nabi.
Luk 6:24
Tetapi celakalah kamu, hai kamu yang kaya, karena dalam kekayaanmu kamu telah memperoleh penghiburanmu.
Luk 6:25
Celakalah kamu, yang sekarang ini kenyang, karena kamu akan lapar. Celakalah kamu, yang sekarang ini tertawa, karena kamu akan berdukacita dan menangis.
Luk 6:26
Celakalah kamu, jika semua orang memuji kamu; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan nabi-nabi palsu."
--------

Saudaraku,
jika ada teman atau sahabat yang sedang berkeluh kesah, tentunya kita berusaha menghibur.
Namun hampir semua menanggapi seperti ini: "kamu tidak ngrasain sih", jadi kamu bisa aja ngomong gitu.

Saudaraku,
sesungguhnya bisa saja kita TIDAK pernah mengalami dan merasakan "ketidaknyamanan".
Sebab menurut saya, 100% tergantung kita sendiri.
Bukankah kita tidak punya sedikitpun kuasa atas segala sesuatu diluar diri?
Terlebih bagi kita umat kristiani yang harus hidup dalam belas kasih Allah.
Belas kasih-Nya menjadi kekuatan, penghiburan dan selalu memelihara kita supaya selalu menyikapi segala sesuatu dengan baik dan berbuat baik.
Orang dunia berkata berbahagialah yang kaya, yang cantik, yang ganteng dan lainnya.
Tetapi kita anak-anak Allah berbahagia karena kita dipilih untuk terlibat dalam pekerjaan-pekerjaan Allah.
Yaitu membawa belas kasih dan keselamatan, baik dalam keadaan miskin ataupun berkecukupan.
Mari kita perhatikan bahwa keadaan miskin dan lapar tidak lantas bisa berserah diri kepada pemeliharan Allah.
Demikian pula keadaan kaya atau kenyang, lalu pasti bisa bersyukur dan memuliakan Allah.
Ada orang miskin yang lebih jahat daripada orang kaya dan sebaliknya.

Saudaraku,
Rasul Paulus mengjarkam kepada kita:
Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.(1Kor 13:3)
Maka marilah kita hidup dengan lapar akan belas kasih Allah, supaya kita termasuk umat Allah yang berbahagia.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 7 September 2022

Tuhan Yesus
Terimakasih oleh karena belas kasih-Mu senantiasa memuaskan hidup kami
Sehingga kami tidak tergoda oleh segala penghiburan duniawi
Kami hanya memikirkan hal-hal surgawi
Supaya Roh-Mu berkuasa atas hidup kami
Kami mohon bantulah kami untuk melepaskan diri lahir dan batin dari hal-hal keduniawian

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 6:12-19;

Luk 6:12
Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.
Luk 6:13
Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul:
Luk 6:14
Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus,
Luk 6:15
Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot,
Luk 6:16
Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.
Luk 6:17
Lalu Ia turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar: di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon.
Luk 6:18
Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan.
Luk 6:19
Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya.
--------

Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul

Saudaraku,
kita menjadi murid Kristus bukan atas kemauan sendiri.
Jika hanya oleh karena kemauan sendiri seseorang tidak mungkin bisa bertahan hidup didalam kristus.
Tuhan Yesus lah yang memilih kita, Ia membuka mata dan telinga kita sehingga kita mendengar perintah-Nya dan menyaksikan kuasa-Nya.
Penglihatan dan pendengaran itu harus mampu menjadi "penuntun dan pedoman" hidup kita.
Supaya setiap orang di hidup kita mendengar dan melihat kuasa dan belas kasih Allah melalui ucapan dan perbuatan kita.

Saudaraku,
kita harus selalu menjaga segala keinginan hati, sebagaimana orang-orang kudus bertakwa dan berusaha sangat keras supaya hidupnya berkenan kepada Allah.
Supaya kita tidak kehilangan rahamat Allah.
Hanya rahmat Allah yang bisa mengatasi kodrat.
Hanya rahmat Allah yang bisa mengendalikan pancaindra.
Hanya rahmat Allah yang mampu menjaga agar kita tetap rendah hati
Oleh karena itu mari kita hidup sebagai murid-murid Kristus, supaya kita tidak kehilangan rahmat-Nya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 6 September 2022

Tuhan Yesus
Terimakasih karena Engkau telah memilih kami
Terimakasih karena Engkau telah menyelamatkan kami
Kami sadar bahwa untuk bertahan hidup dengan-Mu kami harus menyalibkan daging
Maka kami mohon peliharlah kami dan rahmat-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 6:34-40;

Luk 6:6
Pada suatu hari Sabat lain, Yesus masuk ke rumah ibadat, lalu mengajar. Di situ ada seorang yang mati tangan kanannya.
Luk 6:7
Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang pada hari Sabat, supaya mereka dapat alasan untuk mempersalahkan Dia.
Luk 6:8
Tetapi Ia mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada orang yang mati tangannya itu: "Bangunlah dan berdirilah di tengah!" Maka bangunlah orang itu dan berdiri.
Luk 6:9
Lalu Yesus berkata kepada mereka: "Aku bertanya kepada kamu: Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membinasakannya?"
Luk 6:10
Sesudah itu Ia memandang keliling kepada mereka semua, lalu berkata kepada orang sakit itu: "Ulurkanlah tanganmu!" Orang itu berbuat demikian dan sembuhlah tangannya.
Luk 6:11
Maka meluaplah amarah mereka, lalu mereka berunding, apakah yang akan mereka lakukan terhadap Yesus.
--------

Ulurkanlah tanganmu!

Saudaraku,
ada banyak orang yang duduk dibangku gereja dengan tujuan atau maksud yang berbeda.
Dan mungkin saja ada yang seperti orang Farisi, mengamati hal-hal yang salah.
Ada juga yang seperti orang yang mati tangan kanannya yang mengharapkan kesembuhan.

Saudaraku,
Tuhan Yesus mengetahui apa yang ada di pikiran kita.
Tuhan Yesus mengetahui kebutuhan kita, Ia pasti melakukan bagian-Nya tetapi kita harus melakukan bagian kita.
Salah satu bagian kita adalah "ketaatan".
Jika orang yang mati tangannya itu tidak percaya dan tidak taat, tidak akan pernah terjadi mujizat.
Jika kita jadi orang yang mati tangannya dan diperintah oleh Tuhan Yesus: "ulurkan tanganmu".
Saya yakin ada yang mengulurkan tangan tetapi ada pula yang menjawab: bagaimana mungkin mengulurkan tangan, sudah tahu kalau lumpuh.

Saudaraku,
mujizat masih terjadi sampai hari ini, yang diperlukan adalah orang-orang yang taat kepada Tuhan Yesus.
Maka mari "kuasailah kemauan kita", sebab hanya dengan kemauan yang kuat kita bisa menguasai diri kita untuk taat.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 5 September 2022

Tuhan Yesus
Mata kami melihat keajaiban-keajaiban dalam karya-Mu setiap hari
Dan penglihatan itulah yang menuntun dan memelihara kami
Kami mohon ampunilah kami jika Kau dapati kami kurang percaya
Dan berilah kami kekuatan untuk taat kepada penglihatan itu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa