"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 20:2-8;

Mat 2:13
Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia."
Mat 2:14
Maka Yusufpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir,
Mat 2:15
dan tinggal di sana hingga Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: "Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku."
Mat 2:16
Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.
Mat 2:17
Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yeremia:
Mat 2:18
"Terdengarlah suara di Rama, tangis dan ratap yang amat sedih; Rahel menangisi anak-anaknya dan ia tidak mau dihibur, sebab mereka tidak ada lagi."
--------

Terdengarlah suara di Rama, tangis dan ratap yang amat sedih; Rahel menangisi anak-anaknya dan ia tidak mau dihibur, sebab mereka tidak ada lagi

Saudaraku,
hari ini Gereja bukan saja menghormati kanak-kanak itu sebagai martir-martir Kristus, melainkan juga menekankan nilai kesucian hidup dan kemurnian hati sebagai suatu cita-cita iman.
Semua orang yang mati bagi Kristus dianggap sebagai martir.
Gereja bahkan menghormati mereka dengan beatifikasi tanpa mukjizat penyembuhan yang mendukung.
Tepat jika anak-anak yang mati menggantikan Kristus ini dihormati sebagai orang kudus di Gereja Kristus.

Saudaraku,
Pesta hari ini mengajak kita semua untuk terus berjuang mewujudkan kesucian dan kemurnian hidup sebagai saksi-saksi Kristus.
Tentunya itu tidak mudah, sebab musuh kita adalah diri kita sendiri.
Lalu tentunya kesucian dan kemurnian hidup hanya bisa dicapai dengan "matiraga" setiap hari.
Saat kita bangun tidur, perjuangan dimulai.
Dan tidak mudah untuk tetap hidup dalam kesadaran, sebab seringkali pembenaran-pembenaran yang diteriakkan oleh daging, selalu lebih menarik.
Oleh karena itu, janganlah terburu-buru dalam segala hal.
Berhentilah sejenak untuk mempertimbangkan setiap dorongan hati.
Supaya kita tidak terjebak dalam kebimbangan.
Ingatlah kepatuhan kepada Allah menuntut "pengorbanan".
Dan.. keinginan daging selalu bertentangan dengan kehendak Roh.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Allah Bapa kami
Apa yang kami lihat
Apa yang kami dengar
Lebih dari cukup untukm kami setia hidup dalam ketaatan
Kami sangar sadar, itu tidak mudah
Oleh karena itu setiap hari kami membutuhkan rahmat pertolongan-Mu
Supaya kami tidak mudah disesatkan oleh keluh kesah keinginan daging

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Yohanes 20:2-8;

Yoh 20:2
Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: "Tuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan."
Yoh 20:3
Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur.
Yoh 20:4
Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur.
Yoh 20:5
Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam.
Yoh 20:6
Maka datanglah Simon Petrus juga menyusul dia dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kapan terletak di tanah,
Yoh 20:7
sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat yang lain dan sudah tergulung.
Yoh 20:8
Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya.
--------

Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya

Saudaraku,
karena kepercayaan para murid itulah saat ini kita melihat dan percaya Allah yang hidup.
Santo Yohanes yang kita peringati hari ini di masa tuanya dalam pengasingan di pulau Patmos yang terpencil, di lepas pantai Turki modern, mendengar dan membaca tentang kebusukan di beberapa gereja Anatolia di dekatnya.
Maka Roh Kudus mengilhaminya untuk menulis Kitab Wahyu, atau Wahyu Yohanes, yang dimulai dengan dorongan dan teguran kepada tujuh gereja yang tampaknya Yohanes telah menjadi semacam Uskup Agung.

Saudaraku,
kitapun harus selalu membangun kesadaran bahwa "Allah hidup" dan Roh Kudus tinggal dalam hidup setiap orang yang percaya kepada Anak.
Ingatlah selalu bahwa kita adalah ciptaan baru didalam Kristus.
Adalah baik untuk memuliakan Allah dalam keseharian hidup kita.
Supaya setiap orang dalam kehidupan kita, juga mengalami kebangkitan Kritus, mengalami belas kasih dari Allah yang hidup.
Hanya diperlukan sedetik saja, sebelum memulai segala sesuatu, katakanlah "aku adalah anak Allah".
Lalu dengan rahmat Allah, kerjakanlah apa yang ada ditanganmu.

Saudaraku,
marilah kita selalu menjaga kemurnian niat.
Supaya dalam segala hal dan dalam keadaan apapun, kebangkitan-Nya yang berkuasa atas hidup kita.
Dengan kebanghkitan-Nya, Tuhan Yesus telah "mengalahkan dunia" supaya kita berani dan kuat melawan setiap bujukan-bujukan kedagingan.
Jaub dilubuk hati kita selalu mendengar bisikan yang mendorong kita untuk mengusahakan kekudusan.
Tanggapilah segera supaya kita tidak tenggelam dalam kebisingan duniawi.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau hidup dalam hidup kami
Engkau tidak pernah membiarkan kami sendirian
Kami mohon ajarilah kami taat kepada perintah-Mu
Bimbinglah dan berilah kami rahmat kekuatan untuk melakukan kehendak-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 10:17-22;

Mat 10:17
Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya.
Mat 10:18
Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.
Mat 10:19
Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga.
Mat 10:20
Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.
Mat 10:21
Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.
Mat 10:22
Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
---------

_*Kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat*_

Saudaraku,
pada suatu titik dalam kehidupan setiap orang, muncul kesadaran bahwa tidak semua rencana berjalan baik.
Bahkan kadang-kadang tampak membingungkan, sebab semua rencana sudah dilakukan dengan baik.
Maka kita harus bijak dalam menyikapi segala sesuatu, yaitu bahwa "ketidaknyamanan" selalu menyertai setiap kehidupan.
Supaya kita tidak mudah putus asa dalam segala sesuatu.
Terlebih dalam menghidupi "iman" kita, sebab iman lah yang menghantar kita kepada kekekalan.

Saudaraku,
sayang sekali banyak yang menganggap bahwa "iman" hanyalah suatu kebajikan untuk dikotbahkan.
Ketekunan hati yang tak tergoyahkan, yang kita butuhkan.
Dan jika tanpa iman, kita sangat mudah menyimpang.
Ingat mengikuti Tuhan Yesus tidaklah mudah.
Kita harus berani mangabaikan "kesia-siaan" dunia, kekayaan yang fana, kehormatan dan segala macam bentuk "keinginan daging".
Semuanya itu adalah "musuh iman" yang jarang sekali kita sadari.
Oleh karena itu, mari kita hati-hati dengan berbagai keinginan yang "melampaui batas".
Dan bagi kita batasnya sangat jelas, yaitu segala sesuatu yang membawa kepada kelekatan daging.

Saudaraku,
jika kita memanggul salib kita dengan senang hati, salib akan mendukung dan membawa kita ke tempat yang kita tuju.
Ditempat itu berakhirlah segala macam penderitaan.
Ingat tidak seorangpun yang pernah hidup di dunia ini, berhasil menghindari salib.
Siapakah yang pernah terhindar dari hamba keinginan daging?
Jika kita mau jujur, kita semua adalah "budak kedagingan".
Maka jika kita tidak berani menyalibkannya, kita juga akan mati dalam kedagingan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.

 

*Doa*

Tuhan Yesus
Dengan salib, Engkau telah menyelamatkan kami
Bersama-Mu, hidup kami menjadi ringan
Maka kami mohon, berilah kami rahmat kekuatan
Supaya kami tidak mudah ditipu oleh berbagai macam bentuk keluh kesah kedagingan
Dan kami percaya, Engkau tidak akan pernah meninggalkan kami sendirian

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 2:15-20;

Luk 2:15
Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang lain: "Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita."
Luk 2:16
Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan.
Luk 2:17
Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu.
Luk 2:18
Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka.
Luk 2:19
Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya.
Luk 2:20
Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka.
--------

Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu

Saudaraku,
ketika kita melihat seluruh kisah Natal, tampak bahwa Bunda Maria dan Bapa Yusuf benar-benar belum siap meskipun mereka tahu jauh sebelumnya bahwa Yesus akan datang.
Maksud saya, mari kita pikirkan tentang hal itu.
Mereka berangkat dalam perjalanan panjang dengan mengetahui bayi itu akan lahir sementara mereka jauh dari rumah dan mereka tiba di Betlehem dalam keadaan lelah, mungkin lapar dan mereka tidak mengetahui akan menginap dimana.
Dan Bunda Maria sedang mengandung, bisa kapan saja melahirkan.
Mereka telah mengetahui selama sembilan bulan bahwa bayi itu adalah Anak Allah.
Apakah "pengetahuan" itu yang "menumbuhkan" iman mereka sehingga Bunda Maria dan Yusuf, mampu berserah diri total kepada kehendak Allah?

Saudaraku,
dalam kisah-kisah Injil, tampak bahwa orang-orang Yahudi dan bahkan Raja mereka, Herodes, belum siap meskipun mereka telah mengetahui selama berabad-abad bahwa seorang Mesias akan datang.
Hal ini juga sampai ke Roma karena para pemimpin Kekaisaran Romawi telah mendengar desas-desus tentang "Raja Orang Yahudi" ini dan begitu pula beberapa orang terpelajar yang tinggal di timur mengamati bintang-bintang untuk mencari tanda-tanda.
Lalu permenungannya untuk kita:
Kita tidak hanya melihat dan percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah yang hidup, tetapi kita telah lahir baru didalam Kristus.
Apakah kita hidup didalam Krtistus?

Saudaraku,
marilah kita menjadi seperti para gembala yang memandang Anak di palungan dengan sukacita dan penghormatan.
Marilah kita menerima dan percaya bahwa Tuhan Yesus adalah karunia Allah bagi kita.
Dan biarkan karunia kasih yang tak terbayangkan ini memenuhi hati kita dan mengubah hidup kita.
Di atas semua hal lainnya, marilah kita selalu berusaha untuk hidup didalam Kristus, sebab kita telah lahir baru didalam kristus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.

SELAMAT NATAL


Doa

Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau memberikan hidup baru kepada kami didalam PutraMu Tuhan kami Yesus Kristus
Engkau jadikan kami anak-anakMu
Dan ENgkau tidak pernah mebiarkan kami sendirian
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk setia hidup dalam ketaatan
Supaya kami tidak kembali kepada kematian

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Lukas 1:67-79;

Luk 1:67
Dan Zakharia, ayahnya, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, katanya:
Luk 1:68
"Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya,
Luk 1:69
Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya itu,
Luk 1:70
seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala oleh mulut nabi-nabi-Nya yang kudus?
Luk 1:71
untuk melepaskan kita dari musuh-musuh kita dan dari tangan semua orang yang membenci kita,
Luk 1:72
untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada nenek moyang kita dan mengingat akan perjanjian-Nya yang kudus,
Luk 1:73
yaitu sumpah yang diucapkan-Nya kepada Abraham, bapa leluhur kita, bahwa Ia mengaruniai kita,
Luk 1:74
supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut,
Luk 1:75
dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya seumur hidup kita.
Luk 1:76
Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya,
Luk 1:77
untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka,
Luk 1:78
oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita, dengan mana Ia akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi,
Luk 1:79
untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera."
--------

Ia akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi, untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera

Saudaraku,
kita tahu bahwa pada akhirnya Allah berpaling dari Yerusalem dan membiarkan dihancurkan oleh Babel.
Allah berjanji dengan keluarga Daud, ahli warisnya.
Dan kita tahu dari Matius bahwa Yusuf, suami Maria dan ayah manusia Yesus, berasal dari keluarga Daud.
Perjanjian itu adalah dengan orang-orang setia dari keluarga itu.
Tuhan Yesus adalah Anak Perjanjian, Raja terakhir dari Keluarga Daud dan Raja alam semesta.
Ini adalah kenyataan yang dirayakan oleh Zakharia pada kelahiran putranya, Yohanes.
Tuhan Yesus, akan terbit di Israel, memberikan terang dan kehidupan dan kedamaian bagi semua bangsa yang percaya kepada-Nya.
Ia akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi, untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera.

Saudaraku,
setiap kali kita mendekati altar untuk menerima komuni, Tuhan Yesus mempersembahkan diri-Nya kepada kita untuk menghapus dosa-dosa kita dan memberi kita rahmat untuk menjalani hidup bersama-Nya.
Oleh karena itu, marilah kita tetap setia hidup dalam ketekunan dengan iman.
Sebab perjalanan hidup kita di dunia ini tidaklah mudah.
Kita telah lahir baru didalam Kristus.
Maka marilah kita hidup sebagai anak-anak Allah.
Tak tergoyahkan, begitulah kita seharusnya.
Dan marilah kita bersyukur kepada Allah yang telah menyelamatkan kita dan bersukacitalah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau telah menyelamatkan kami
Kami sadar dalam hidup ini banyak pencobaan-pencobaan
Tetapi kami yakin akan menang sebab Engkau tidak pernah membiarkan kami sendirian
Maka kami mohon berilah kami kekuatan untuk setia hidup dalam ketekunan dengan iman

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.