Injil Yohanes 5:17-30;
Ayat 17-24:
Yoh 5:17
Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga."
Yoh 5:18
Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah.
Yoh 5:19
Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.
Yoh 5:20
Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi dari pada pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu menjadi heran.
Yoh 5:21
Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.
Yoh 5:22
Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak,
Yoh 5:23
supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.
Yoh 5:24
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.
-----------
Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup
Saudaraku,
dalam berbagai kesempatan, Tuhan Yesus selalu mengajarkan pentingnya "relasi anatara manusia dengan Allah".
Hubungan kita dimulai sejak hari kita percaya kepada-Nya.
Proses hubungan tersebut bisa berupa pemulihan hubungan yang sudah ada atau membangun hubungan yang baru.
Hubungan kita dengan Tuhan Yesus, dimulai saat kita dibaptis.
Tetapi tidak berhenti pada pembaptisan, melainkan pengakuan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat terwujud dalam kehidupan sehari-hari.
Saudaraku,
sebagai "anak-anak", kita perlu diasuh.
Pertumbuhan rohani kita harus "mencapai kedewasaan".
Kita mungkin mulai sedikit demi sedikit sampai kita memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang hidup didalam iman.
Oleh karena itu, ada kalanya kita harus berani "menutup mata" kepada dunia, supaya kita melihat "dunia baru", dalam kehidupan kita bersama Tuhan Yesus.
Mata batin kita akan terbuka dan melihat dengan perspektif yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.
Kita akan masuk dakam "keilahian" yang membuat kita semakin lebih "menyerupai Allah" dan membuat kita semakin dekat denganNya.
_Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna_(Mat. 5:48)
Allah mengasihi kita, Dia tidak mengharapkan kesempurnaan, Dia hanya meminta kita untuk hidup dalam kasihNya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 18 Maret 2026
Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau telah menyembuhkan kami melalui PuteraMu, Tuhan kami Yesus Kristus
Engkau membawa kami dalam pelukan belas kasihMu
Engkau menuntun setiap langkah kami dengan sabdaMu
Dan Engkau nyatakan kuasa dan belas kasihMu dalam hidup kami setiap hari
Kmai mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk setia hidup dalam ketaatan
Dengan perantaraan Tuhan Yesus Kristus dan dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Sekarang dan sepanjang segala masa.. Amin