Yohanes K. Sugiyarta
Injil Matius 10:7-15;
Mat 10:7
Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
Mat 10:8
Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.
Mat 10:9
Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu.
Mat 10:10
Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.
Mat 10:11
Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat.
Mat 10:12
Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka.
Mat 10:13
Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.
Mat 10:14
Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu.
Mat 10:15
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu."
------------
Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati
Saudaraku,
sehelai benang dijalin dengan benang lain akan menjadi tali yang bisa mengangkat beban yang berat.
Saya membayangkan jika anak-anak Tuhan memiliki semangat yang sama untuk menghadirkan belas kasih dan kuasa Allah pasti mampu memberikan kesembuhan dan memberi kehidupan.
Dan saya kira kita tidak perlu menunggu orang lain namun peliharalah kemauan untuk melaksanakan kehendak Allah.
Bayangkan jika setiap anak-anak Allah melakukannya akan menjadi kekuatan yang dahsyat.
Saudaraku,
jadikanlah diri kita sebuah alat: dari emas atau perak atau besi, besar atau kecil, halus atau kasar.
Semuanya berguna, masing-masing memiliki kegunaannya sendiri.
Apakah gergaji seorang tukang kayu lebih berguna dibandingkan dengan pisau bedah seorang dokter?
Ingatlah selalu bahwa hidup kita adalah alat Tuhan, untuk menyembuhkan orang sakit dan membangkitkan orang mati.
Maka mari terlibat dalam karya-karya Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 8 Juli 2021
Tuhan Yesus
Perintah-Mu nyata
Kami mendengar dan mengerti
Tetapi kami ini mudah sekali disesatkan oleh khayalan-khayalan daging
Maka setiap hari kami membutuhkan Engkau
Kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami
Dan berikanlah kami keberanian untuk turut serta dalam pekerjaan-pekerjaan-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 10:1-7;
Mat 10:1
Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.
Mat 10:2
Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya,
Mat 10:3
Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus,
Mat 10:4
Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.
Mat 10:5
Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,
Mat 10:6
melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.
Mat 10:7
Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
-----------
Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat
Saudaraku,
kita adalah anggota komunitas "pewarta Kerajaan Sorga", Tuhan Yesus lah yang telah memilih kita.
Kita telah dipilih menjadi murid Kristus.
Pemuridan adalah "suatu perjalanan", bukan hanya ibadat dan mendengarkan Injil.
Mata dan telinga senantiasa mengarah kepada Kristus, taat dan tekun dalam pengajaran-Nya, supaya hidup kita mampu membawa kebaikan Allah.
Dan pada saatnya, kita akan merasakan bahwa ketika kita selalu berusaha menjadikan hidup kita sebagai kabar baik bagi setiap orang, semangat itu menjadi "PERISAI" untuk menangkis semua keinginan-keinginan jahat.
Saudaraku,
menjadi rasul-rasul Kristus itu tidak mudah.
Namun percayalah apabila kita setia, Tuhan Yesus selalu memberikan "penglhatan baru" yang membuat kita dengan sukarela mengendalikan diri dalam segala keinginan dan kesenangan.
Lalu hidup kita senantiasa menghadirkan Kerajaan Sorga.
Dan dalam pergaulan, kita mampu mengilhami teman-teman kita dan orang-orang yang ada disekitar kita, dengan cinta kepada Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 7 Juli 2021
Tuhan Yesus Kristus
Kami mohon bukalah hati kami untuk didikan-Mu
Perkenankanlah kami mengerti kehendak-Mu
Dan berikanlah kami keberanian dan kekuatan untuk menghadirkan kebaikan-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 9:32-38;
Mat 9:32
Sedang kedua orang buta itu keluar, dibawalah kepada Yesus seorang bisu yang kerasukan setan.
Mat 9:33
Dan setelah setan itu diusir, dapatlah orang bisu itu berkata-kata. Maka heranlah orang banyak, katanya: "Yang demikian belum pernah dilihat orang di Israel."
Mat 9:34
Tetapi orang Farisi berkata: "Dengan kuasa penghulu setan Ia mengusir setan."
Mat 9:35
Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.
Mat 9:36
Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.
Mat 9:37
Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.
Mat 9:38
Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."
-----------
_*Dengan kuasa penghulu setan Ia mengusir setan*_
Saudaraku,
kejahatan dunia tidak akan lenyap sebelum dunia lenyap.
Sebagai umat kristiani kita dipilih oleh Allah untuk:
memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.
Jadi kalau kita diejek, dihina, diancam, dicaci-maki, tetaplah tegar sebab kita berada dijalan yang BENAR, pandanglah Tuhan Yesus dan para martir yang telah menderita demi kita semua hidup dan mengenal Allah yang penuh kasih.
Saudaraku,
kembali saya ingatkan bahwa ajaran Tuhan Yesus melebihi ajaran siapapun manusia yang pernah hidup di dunia ini termasuk para nabi.
Sebab Ia adalah Firman yang hidup.
Jadi hidup iman kristen digerakkan oleh Firman itu bukan oleh aturan-aturan manusia supaya terlihat suci dan taat.
Orang-orang Yahudi disibukkan dengan berbagai "atribut agama", tentang pakian, tentang makan, tentang tata cara ibadat dan lain sebagainya.
Sehingga matanya buta akan hal-hal utama yang harus diperjuangkan supaya memiliki hidup yang berkenan di hadapan Allah.
Maka mereka tidak bisa melihat mujizat yang dibuat oleh Tuhan Yesus sebagai kuasa Allah, sebab dimata mereka Tuhan Yesus melanggar "aturan agama".
Saudaraku,
Roh Kudus ada dan hidup didalam diri kita, dengarkanlah Dia.
Ingatlah perkataan ini: mata tidak kenyang melihat, telinga tidak puas mendengar.(Bdk Pkh 1:8)
Jangalah sibuk dengan pemikiranmu, sebab itu dikendalikan oleh keinginan daging.
Tunduklah kepada Roh dan ikuti perintah-Nya supaya hidup kita menjadi kabar baik bagi semua orang.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 6 Juli 2021
Tuhan Yesus Kristus
Kami mohon berikanlah kami keberanian untuk membuang semua keinginan dan pengetahuan yang melampaui batas
Tundukkanlah kami dengan kuasa Roh-Mu
Supaya kami hanya mengusahakan hidup untuk berkenan dihadapan-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 9:18-26;
Mat 9:18
Sementara Yesus berbicara demikian kepada mereka, datanglah seorang kepala rumah ibadat, lalu menyembah Dia dan berkata: "Anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup."
Mat 9:19
Lalu Yesuspun bangunlah dan mengikuti orang itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya.
Mat 9:20
Pada waktu itu seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya.
Mat 9:21
Karena katanya dalam hatinya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."
Mat 9:22
Tetapi Yesus berpaling dan memandang dia serta berkata: "Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau." Maka sejak saat itu sembuhlah perempuan itu.
Mat 9:23
Ketika Yesus tiba di rumah kepala rumah ibadat itu dan melihat peniup-peniup seruling dan orang banyak ribut,
Mat 9:24
berkatalah Ia: "Pergilah, karena anak ini tidak mati, tetapi tidur." Tetapi mereka menertawakan Dia.
Mat 9:25
Setelah orang banyak itu diusir, Yesus masuk dan memegang tangan anak itu, lalu bangkitlah anak itu.
Mat 9:26
Maka tersiarlah kabar tentang hal itu ke seluruh daerah itu.
-----------
Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh
Saudaraku,
seberapa besar keyakinan kita bahwa Tuhan Yesus adalah jalan keluar bagi setiap persoalan kita?
Saudaraku,
jika Tuhan Yesus kita jadikan tujuan yang tertinggi dan terakhir, saya yakin keadaan apapun yang kita alami dalam hidup kita, tidak akan mampu melemahkan kita.
Tidak ada seorangpun yang hidup di dunia ini tanpa masalah.
Setiap orang menghadapi rintangan.
Setiap orang mengalami keresahan.
Ada orang yang lalu menjadi kurang sabar dan lemah semangatnya jika apa yang ia rencanakan tidak sesuai yang diinginkannya.
Tetapi ada pula yang terjebak dalam persoalan karena keberaniannya yang berlebihan, tidak mempertimbangkan kemampuannya tetapi lebih percaya mengikuti gairah hatinya.
Saudaraku,
kita memiliki Tuhan yang dekat dan yang penuh kuasa.
Jika kita JARANG bergaul dengan Tuhan Yesus, saat menghadapi berbagai persoalan, yang kita ingat pertama kali bukan Tuhan Yesus.
Namun cenderung akan mengikuti perasaannya sendiri dan saran-saran orang lain.
Baik saja meminta pendapat atau pertolongan kepada orang lain namun yang pertama harus kita lakukan adalah "melihat dengan jujur keadaan diri sendiri".
Supaya kita mengetahui persis apa yang kita butuhkan.
Dan supaya tidak menerima pertolongan yang justru memperbesar persoalan.
Demikian pula akuilah semua kekurangan dan kelemahan kita dihadapan Tuhan, akui dengan sungguh-sungguh.
Saya yakin sebelum menyentuh jubah-Nya, kita telah menerima pertolongan-Nya oleh karena iman.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 5 Juli 2021
Tuhan Yesus
Ampunilah kami apabila Kau dapati kami kurang percaya
Seringkali kami terjebak oleh pemikiran kami sendiri
Seringkali kami diperbudak oleh keinginan diri
Kami mohon pertolongan-Mu ya Tuhan
Sembuhkanlah kami
Dan penuhilah kami dengan kuasa Roh-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 6:1-6;
Mrk 6:1
Kemudian Yesus berangkat dari situ dan tiba di tempat asal-Nya, sedang murid-murid-Nya mengikuti Dia.
Mrk 6:2
Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: "Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya?
Mrk 6:3
Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?" Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.
Mrk 6:4
Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya."
Mrk 6:5
Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka.
Mrk 6:6
Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka. (6-6b) Lalu Yesus berjalan keliling dari desa ke desa sambil mengajar.
----------
Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya
Saudaraku,
Tuhan Yesus pergi ke kampung halaman-Nya, tetapi orang-orang di kampung halaman-Nya justru meragukan pengaaran Tuhan Yesus yang penuh kuasa.
Bukankah Ia anak tukang kayu?
Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?
Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya?
Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya?
Saudaraku,
lalu apa yang membuat mereka tidak percaya?
Mata mereka dibatasi oleh penglihatannya, Ia anak seorang tukang kayu.
Maka mereka tidak bisa melihat siapa Tuhan Yesus sebenarnya.
Saudaraku,
ya atau ya kita pun sering salah menilai seseorang, sebab mata kita terhalang oleh penglihatan kita terhadap orang tersebut.
Maksudnya begini, "penglihatan" kita sering dipengaruhi dari "luar diri", apa kata orang misalnya.
Atau dipengaruhi oleh kebiasaan "menilai" seseorang.
Ada pula yang dibatasi oleh ketakutannya sendiri, sehingga selalu curiga bahkan berprasangka buruk terhadap semua orang yang dijumpainya.
Ada pula yang terhalang oleh kesombongannya.
Saudaraku,
kehidupan batin atau kehidupan spiritual akan tumbuh dengan baik dan berbuah apabila kita berani "menjadi buta".
Artinya apabila kita sanggup mengalahkan "penglihatan kita" dan lebih percaya dengan "mata batin".
Sebab saya yakin semua orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, mata batinnya cukup tajam.
Tantangannya adalah berusaha agar mata batin bisa mengalahkan "penglihatan".
Lalu iman akan tumbuh subur dan berbuah karena matanya tidak lagi terhalang oleh penglihatannya, karya-karya Tuhan menguasai hati dan pikirannya.
Sehingga seluruh gerak hidupnya adalah wujud dari kehadiran Tuhan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 4 Juli 2021
Tuhan Yesus Kristus
Mata kami melihat betapa besar usaha-usaha orang-orang yang hidupnya berkenan di hadapan-Mu
Dan saat kami memandang diri kami sendiri betapa hinalah yang kami kerjakan
Betapa sedikitnya waktu yang kusediakan bagi-Mu
Pikiran kami sering melayang tak tentu arah
Padahal Engkau nyatakan kebesaran-Mu, mujizat-Mu dan kuasa-Mu setiap hari
Kami mohon ampunilah ketidakpercayaan kami ya Tuhan
Dan kami mohon kuasailah mata dan telinga kami
Supaya hanya mengarah kepada-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa
