"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Yohanes 15:12-17;

Yoh 15:18
"Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu.
Yoh 15:19
Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu.
Yoh 15:20
Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu.
Yoh 15:21
Tetapi semuanya itu akan mereka lakukan terhadap kamu karena nama-Ku, sebab mereka tidak mengenal Dia, yang telah mengutus Aku.
------------

Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu

Saudaraku,
Tuhan Yesus mengatakan bahwa dunia membenci kita.
Saya memahaminya bukan hanya tentang kita akan dibenci oleh "penghuni dunia", namun memang "kebencian hanya ada di dunia".
Maka iman kita harus cukup kuat untuk menolak rasa benci sebab jika kita sedikit saja membuka peluang kebencian, perasaan benci itu bukan hanya menyuruh kita untuk membenci.
Tetapi "rasa" itu akan "memaksa" kita untuk berpikir dan berpendapat bahwa "membenci itu benar", dengan berbagai macam pembenaran-pembenaran.

Saudaraku,
kita sadar bahwa tidak mudah untuk menolak godaan dunia saat kita berusaha untuk tetap menghadirkan belas kasih Allah.
Dan sesungguhnya itulah pergumulan kita sebagai anak-anak Allah.
Tidak mungkin manusia hidup tanpa godaan, godaan satu berlalu, sudah muncul godaan yang lain.
Dan banyak orang yang berusaha menghindari godaan-godaan itu, tetapi akibatnya justru jatuh lebih dalam tertimpa godaan itu.
Dengan jalan menghindar saja kita tidak akan menang.
Namun jika kita kuat bertahan dan berani melawan, kita akan menguasai keadaan.
Biarkanlah dunia membenci kita, sebab memang kita telah dipilih oleh Allah.
Janganlah kita kembali kepada kebencian itu.
Dan lebih giat lagi berdoa supaya Tuhan Yesus membantu kita dalam segala keadaan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 8 Mei 2021

Tuhan Yesus Kristus
Kami tunduk kepada kuasa-Mu
Kami serahkan hidup kami kepada-Mu
Kuasailah hati dan pikiran kami dengan Roh-Mu
Supaya walaupun dunia membenci
Hidup kami tetap menghadirkan belas kasih-Mu
Sehingga hanya rencana dan kehendak-Mu lah yang terjadi

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa 

 

Injil Yohanes 15:12-17;

Yoh 15:12
Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.
Yoh 15:13
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
Yoh 15:14
Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.
Yoh 15:15
Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.
Yoh 15:16
Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.
Yoh 15:17
Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain."
-------------

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu dan Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain

Saudaraku,
hampir setiap hari saya selalu mengingatkan bahwa kita dipilih oleh Allah, sehingga mata kita melihat dan telinga kita mendengar.
Saya ajak kembali untuk mengarahkan mata dan telinga kita ke dunia, lihatlah masih banyak orang-orang dunia bingung harus berjalan kemana.
Maka lalu mereka menciptakan berbagai rambu jalan dan berbagai macam aturan duniawi.
Seperti di zaman Tuhan Yesus, orang farisi dan ahli taurat sibuk dengan berbagai aturan-aturan.
Sehingga mereka gagal fokus.
Mematuhi berbagai macam aturan agama, namun gagal untuk melihat dirinya sendiri, gagal melihat hati.
Pada akhirnya apa yang dilakukannya hanya supaya terlihat suci dihadapan manusia.
Dan bagaimana mungkin akan bisa mengasihi sesama?
Sebab ia selalu menilai dan menghakimi sesamanya dengan aturan-aturan itu.

Saudaraku,
kita umat kristiani adalah umat pilihan Allah dan dengan sangat jelas kita dipilih untuk mengasihi seorang akan yang lain.
Maka janganlah memandang orang lain menggunakan parameter kemanusiaan kita.
Pandanglah orang lain dengan mata anak-anak Allah.
Allah yang penuh kasih dan Allah yang tidak menghukum.
Dengan demikian tidak akan ada keinginan sedikitpun untuk membeci dan menyakiti orang lain.
Mari saya ajak melihat diri sendiri:
Jika ada yang mudah tersingung, berarti Saudara kekurangan cinta kasih.
Jika ada yang selalu menghakimi, menilai dan tidak menghargai orang lain, berarti Saudara kekurangan cinta kasih.
Jika ada yang hanya memikirkan kepentingan dirinya sendiri, berarti Saudara kekurangan cinta kasih.
Jika ada yang selalu melancarkan kritik negatif, berarti Saudara kekurangan cinta kasih.
Jika ada yang selalu berpikir buruk tentang orang lain, berarti Saudara kekurangan cinta kasih.
Dan jika KITA SENDIRI MEMILIKI BANYAK KEKURANGAN, mengapa kita heran menemukan kekurangan-kekurangan orang lain?
Sebagai anak-anak Allah, mari kita gunakan mata dan telinga Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 7 Mei 2021

Tuhan Yesus Kristus
Jika Kau dapati cinta kami lemah
Jika Kau dapati kutamaanku kurang sempurna
Kami mohon didiklah kami dengan ajaran-Mu yang kudus
Dan sembuhkanlah hati kami dari segala keinginan yang tidak terkendalikan
Agar kasih-Mu menguasai seluruh keinginan kami

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 15:9-11;

Yoh 15:9
"Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.
Yoh 15:10
Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.
Yoh 15:11
Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.
-------------

Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku

Saudaraku,
Tuhan Yesus datang supaya kita melihat jalan kemana kita akan pergi.
Tuhan Yesus mati supaya kita tidak mati karena daging.
Tuhan Yesus bangkit supaya kita melihat keselamatan dan kehidupan kekal.
Maka adakah satupun alasan untuk kita tidak taat kepada perintah-Nya?

Saudaraku,
sungguh tidak mudah hidup dalam ketaatan.
Sungguh tidak mudah hidup di bawah perintah.
Tetapi Tuhan Yesus meminta kita untuk menuruti perintah-Nya oleh karena kita mengasihi-Nya.
Sudah tentu setiap orang lebih suka melakukan kehendak-Nya sendiri.
Nah itulah hidup seorang kristiani, melakukan perintah Tuhan dan taat kepada aturan-aturan-Nya oleh karena kasih, bukan takut akan hukuman.
Jika takut hukuman, orang melakukan dengan terpaksa, tetapi kalau karena kasih maka akan melakukan dengan gembira dan dengan sungguh hati.
Lalu akhirnya bisa menyingkirkan kehendaknya sendiri.
Hidupnya tidak terfokus kepada dirinya sendiri tetapi kepada belas kasih Allah.
Sehingga dalam segala hal ia tidak akan mencari dirinya sendiri.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 6 Mei 2021

Tuhan Yesus Kristus
Orang yang cinta kasihnya besar itulah yang berbuat banyak
Maka kami mohon penuhilah kami dengan kasih-Mu
Sehingga dimanapun kami berada dan apapun yang kami lakukan oleh karena limpahan kasih-Mu itu
Dan kami tidak lagi mencari kesenangan pada diri sendiri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 15:1-8;

Yoh 15:1
"Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
Yoh 15:2
Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
Yoh 15:3
Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
Yoh 15:4
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
Yoh 15:5
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
Yoh 15:6
Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.
Yoh 15:7
Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.
Yoh 15:8
Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."
-----------

Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya

Saudaraku,
kekristenan adalah tentang hubungan, bukan hanya tentang ajaran.
Jadi bukan sekedar menjalani perintah-perintah atau memenuhi syarat-syarat, katakanlah sebagai orang yang beragama.
Jika syarat untuk keselematan itu dengan menjalankan perintah ini dan itu, apakah manusia bisa?
Jawabnya: TIDAK.
Lihatlah dalam sejarah perjalanan manusia dalam seluruh kitab apakah ada satu manusia saja yang suci tanpa noda?
Justru jabatan di suatu kelompok agama seirngkali menjadi pintu masuk berbuat dosa, misalnya merasa paling terhormat, paling suci dan paling mengerti tentang Allah.
Dan menjalankan perintah agamapun bukan karena kerinduannya akan Allah, tetapi hanya supaya dilihat orang.

Saudaraku,
Tuhan Yesus mengajak kita untuk masuk ke dalam belas kasih Allah, jangan sibuk dengan berbagai macam aturan-aturan.
Jika kita sungguh sungguh berada dalam kasih Allah, maka semua gerak hidup kita adalah untuk kemuliaan Allah.
Sebagai orang kristiani kita wajib bersyukur sebab kita telah masuk dalam misteri ilahi, yang tidak akan pernah bisa dimengerti oleh oang-orang dunia, bahkan selalu menjadi perdebatan.
Tidak ada gunanya taat aturan agama dan tidak ada gunanya hafal seluruh isi kitab suci, jika semuanya itu tidak membawa kepada belas kasih Allah.
Maka mari menjaga mata hati dan pikiran kita supaya tidak mengarah kepada yang tampak, sebab semua yang tampak itu selalu membawa kepada nafsu dan rasa.
Kita harus selalu ingat bahwa kita adalah ranting-ranting pokok anggur Kristus, kita adalah anak-anak Allah, yang hanya melakukakan pekerjaan-pekerjaan Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 5 Mei 2021

Tuhan Yesus Kristus
Hidup di dunia ini sungguh berat
Karena daging ini selalu menuntut dan tidak tahan menderita
Tapi sungguh kami berbahagia karena Engkau tidak pernah meninggalkan kami
Kami serahkan keinginan kami kepada-Mu
Kami bawa seluruh rencana kami dihadapan-Mu
Dan pakilah hidup kami untuk mewartakan belas kasih dan kemiliaan-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 14:27-31;

Yoh 14:27
Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
Yoh 14:28
Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.
Yoh 14:29
Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi.
Yoh 14:30
Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan kamu, sebab penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikitpun atas diri-Ku.
Yoh 14:31
Tetapi supaya dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku, bangunlah, marilah kita pergi dari sini."
-------------

Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu

Saudaraku,
ketakutan atau kedamaian adalah 2 realitas dalam hidup ini yang kita hadapi, terkadang sangat sulit untuk diungkapkan dalam kata atau kalimat.
Dalam keseharian kita selalu dihadapkan dengan pilihan.
Saya yakin semua ingin sehat dan saya yakin kita semua mengetahui mana makanan yang sehat dan yang tidak sehat.
Misalnya jika ada 2 piring, 1 piring berisi sayur dan 1 piring berisi gulai kambing dengan santan yang sangat kental.
Saya yakin kita mengetahui dan sangat sadar bahwa sayuran lebih menyehatkan daripada santan kental.
Tetapi gulai kambing itu memang nampak sangat-sangat menarik dan enak.

Saudaraku,
kita anak-anak Allah mengetahui mana perbuatan yang membawa kedamaian dan mana perbuatan yang menyebabkan ketakutan.
Permenungannya: yakinkah kita memilih berbuat atau melakukan yang membawa kedamaian?
Contohnya memilih jujur atau bohong, dan pasti saat memilih dalam keadaan 100% sadar
Jika kita mau mengakui, bohong menjadikan kita tidak tenang, tidak ada damai, takut ketahuan.
Saya ingatkan kembali bahwa kita anak-anak Allah memiliki mata yang melihat dan punya telinga yang mendengar, sedangkan orang-orang dunia hidup dalam kebimbangan dan sibuk menghafalkan aturan-aturan.
Maka janganlah mencoba membohongi diri sendiri, kita harus tegas dan berani untuk setia kepada kehendak Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 4 Mei 2021

Allah Bapa kami
Bersama-Mu ada kedamaian
Bersama-Mu ada sukacita
Dan bersama-Mu ada hidup
Kami mohon penyertaan-Mu ya Bapa
Supaya mata dan telinga kami tidak mudah dikacaukan oleh keinginan-keinginan cinta diri

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.