Yohanes K. Sugiyarta
Injil Matius 9:22-25;
Mat 9:14
Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: "Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?"
Mat 9:15
Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.
-----------
Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?
Saudaraku,
puasa adalah disiplin spiritual, yaitu salah satu cara untuk meningkatkan atau memperbaiki hubungan kita dengan Allah.
Disiplin selalu terkait dengan motivasi.
Orang Farisi berpuasa dengan moitivasi yang menyimpang, yaitu supaya mereka nampak taat dan nampak suci.
Daniel berpuasa untuk memohon bimbingan dan pengertian Tuhan. (Daniel 9)
Ezra berpuasa karena berduka melihat ketidaktaatan Israel. (Ezra 8)
Orang niniwe berpuasa untuk pertobatan. (Yunus 3)
Saudaraku,
puasa tidak perlu menununggu masa pantang dan puasa.
Saya kira kita masing-masing punya banyak motivasi untuk berpuasa.
Dan perlu kita ingat setiap saat bahwa kita anak-anak Allah, yang melakukan pekerjaan yang baik, pekerjaan Allah.
Jika melihat dunia sekarang ini, dunia semakin egois, semakin sombong dan kebencian tumbuh dengan sangat cepat, saya kira kita harus rajin memotivasi diri supaya kita tetap bersama Allah.
Dan cara yang diajarkan oleh Injil adalah dengan berpuasa dan berdoa.
Tidak ada seorangpun yang luput dari godaan.
Tidak ada seorangpun yang hidupnya tanpa masalah.
Maka marilah kita setiap hari berlatih mengalahkan daging, supaya mata kita dan telinga kita dengan sangat jelas melihat dan mendengar perintah Allah.
Dan jika kita mau pasti Allah memberikan kekuatan kepada kita sebab Allah menginginkan kita, dalam segala keadaan kita tetap setia di jalan-Nya, supaya kita tidak binasa.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 19 Februari 2021
Ya Bapa
Engkau selalu mendatangi kami saat langkah kaki kami menyimpang dan kami mengalami kesulitan
Namun seringkali kami menolak Engkau sebab dunia selalu nampak menarik
Ampunilah kami ya Bapa ampunilah kami
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu supaya mata dan telinga kami hanya mengarah kepada kehendak-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Lukas 9:22-25;
Luk 9:22
Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga."
Luk 9:23
Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.
Luk 9:24
Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya.
Luk 9:25
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?
-----------
Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku
Saudaraku,
kepatuhan kita dalam mengikut Tuhan Yesus diukur dari: penyangkalan diri dan memikul salib.
Penyangkalan diri adalah wujud tangapan kita terhadap-Nya dan memikul salib adalah wujud kesetiaan kita kepada kehendak-Nya.
Ulangan 30:15-16;
Ingatlah, aku menghadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan,
karena pada hari ini aku memerintahkan kepadamu untuk mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada perintah, ketetapan dan peraturan-Nya, supaya engkau hidup dan bertambah banyak dan diberkati oleh TUHAN, Allahmu, di negeri ke mana engkau masuk untuk mendudukinya.
Firman Tuhan sangat-sangat jelas bahwa dihadapan kita ada:
Kehidupan dan keberuntungan.
Kematian dan kecelakaan.
Untuk memperoleh hidup dan keberuntungan, Allah memerintahkan untuk mengasihi-Nya dan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya.
Dan Tuhan Yesus pun mengatakan: Barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya.
Saudaraku,
terkadang kita merasa ditinggalkan Tuhan, terkadang kita merasa menderita karena perbuatan-perbuatan orang lain.
Namun sesungguhnya yang paling berat adalah kita sering menjadi beban bagi diri kita sendiri.
Sebab apapun yang terjadi dari luar diri sangat tergantung bagaimana kita menyikapinya, bisa menjadi beban, bisa juga hanya seperti angin lalu.
Saat kita menyikapi segala sesuatu dengan menyangkal diri, artinya kita bisa melepaskan dari jerat keluh kesah daging, maka kita tidak akan pernah merasa terbebani.
Maka marilah kita memanggul salib dengan senang hati, sebab hanya salib itu yang mampu membimbing dan menuntun kita ke tempat yang kita tuju.
Dan ditempat itulah hidup kekal tanpa penderitaan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 18 Februari 2021
Tuhan Yesus Kristus
Tidak ada seorangpun di dunia ini yang luput dari penderitaan
Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu
Sebab Engkau telah memberikan teladan kepada kami
Untuk tetap setia dijalan-Mu walaupun untuk itu kami harus menderita
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya kami tidak menyimpang mengikuti kesenangan untuk diri sendiri
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 6:1-6, 16-18;
Saya salin ayat: 1-3, 16-18;
Mat 6:1
"Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.
Mat 6:2
Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
Mat 6:3
Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.
---------
Mat 6:16
"Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
Mat 6:17
Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu,
Mat 6:18
supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."
-----------
Janganlah berpuasa seperti orang munafik, yang mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa
Saudaraku,
ada yang menggunakan atribut agama supaya nampak seperti orang yang taat dan suci.
Adapula yang meniru gaya dan cara bicara orang yang dianggap suci, supaya ia pun nampak suci.
Yang seperti itu saya menyebutnya, mengabdi kepada dirinya sendiri bukan kepada Allah-nya.
Lihatlah banyak orang berusaha membuktikan kepada dunia, ia ada.
Banyak orang pula yang berusaha mengatakan dan menunjukkan pada dunia bahwa, ia taat kepada Allah.
Dan ada pula yang berusaha dengan segala cara mengatakan kepada dunia bahwa, ia suci.
Saudaraku,
sikap batin memotivasi dan menentukan apa yang orang perbuat dan apa yang ia katakan.
Jika seseorang mampu melepaskan diri dari benda-benda, kehormatan dan kekuasaan, hidup batinnya akan tenang dan ia tidak lagi mencari dirinya sendiri.
Mari kita menjalankan ibadah kita tanpa kegaduhan.
Sebab Allah bisa ditemukan dalam keheningan dan Allah bertahta di hati orang yang rendah hati.
Dan mari kita selalu berusaha "mematikan diri" setiap hari, bukan hanya pada masa pantang dan puasa.
Apabila kita menolak dunia, kita akan menikmati hal-hal surgawi.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 17 Februari 2021
Allah Bapa kami
Kami arahkan hati dan pikiran kami hanya kepada kuasa-Mu
Supaya kami tidak tergoda olah hal-hal duniawi yang akan membawa kami kepada kesombongan dan kemunafikan
Maka kami mohon kepada-Mu ya Bapa
Kuasailah keinginan kami dengan Roh-Mu
Agar kami tetap rendah hati dan hanya taat kepada perintah-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Markus 8:14-21;
Mrk 8:14
Kemudian ternyata murid-murid Yesus lupa membawa roti, hanya sebuah saja yang ada pada mereka dalam perahu.
Mrk 8:15
Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: "Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes."
Mrk 8:16
Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti."
Mrk 8:17
Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: "Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu faham dan mengerti? Telah degilkah hatimu?
Mrk 8:18
Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu ingat lagi,
Mrk 8:19
pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?" Jawab mereka: "Dua belas bakul."
Mrk 8:20
"Dan pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?" Jawab mereka: "Tujuh bakul."
Mrk 8:21
Lalu kata-Nya kepada mereka: "Masihkah kamu belum mengerti?"
-----------
Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti
Saudaraku,
Injil kita pagi ini, para murid yang lapar, tidak mengerti dengan pengajaran Tuhan Yesus: Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.
Sikap kita terhadap apa yang terjadi dalam hidup kita akan sangat mempengaruhi tanggapan atau tindakan kita terhadap situasi yang kita hadapi.
Banyak orang yang marah karena lapar dan ada pula orang yang berbuat jahat karena lapar.
Maka sebaiknya kita tetap "sadar" dalam segala keadaan dan situasi.
Kesadaran yang utama bagi kita umat kristiani adalah: sadar bahwa kita adalah anak Allah.
Sehingga apapun yang kita hadapi, sikap kita, tindakan kita, tidak menyimpang dari perintah Allah.
Saudaraku,
mari saya ajak untuk melihat kembali kejadian-kejadian yang telah kita alami.
Berapa kali Tuhan Yesus bertanya kepada kita: Masihkah kamu belum mengerti?
Saya yakin kita semua mengerti apa yang baik dan yang tidak, jika kita selalu hidup dalam kesadaran akan Allah.
Hambatan terberat adalah apakah kita berani mengalahkan keinginan diri.
Kesenangan dan kepuasan diri adalah musuh kita yang sesungguhnya dan yang sangat sulit dikalahkan.
Lapar akan kesenangan dan kepuasan, membuat mata kita tidak melihat roti dari surga.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 16 Februari 2021
Tuhan Yesus Kristus
Kami sadar bahwa ketika kami lapar, Engkau akan memberi makanan
Dan saat kami haus, Engkau akan memberi minuman
Dan sadar bahwa Engkau dengan penuh kasih memelihara kami
Namun seringkali kami terbawa dalam keserakahan
Sehingga kami tidak ingat lagi akan kuasa-Mu
Lalu kami bertindak dengan cara kami sendiri
Ampunilah kami ya Tuhan ampunilah kami
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu supaya kami berani mengalahkan kesenangan diri
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 8:11-13;
Mrk 8:11
Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga.
Mrk 8:12
Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: "Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda."
Mrk 8:13
Ia meninggalkan mereka; Ia naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang.
-----------
Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda
Saudaraku,
Tuhan tidak pernah memaksa manusia untuk percaya kepada-Nya.
Mujizat bukan supaya manusia percaya, mujizat adalah wujud belas kasih.
Orang-orang Farisi tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, sebab Tuhan Yesus bergaul dengan orang-orang najis, memberi makan orang Yahudi dan orang bukan Yahudi.
Saudaraku,
jika kita memaksa Tuhan menuruti permintaan kita, maka kita tidak akan pernah melihat pekerjaan Tuhan.
Hanya keinginan kita yang terjadi, bukan rencana Tuhan yang terwujud.
Dengan demikian kita tidak pernah mengalami mujizat.
Tuhan telah mendekat tetapi manusia lebih memilih dengan caranya sendiri.
Maka mari kita selalu menyadari bahwa rintangan terbesar rahmat Ilahi adalah diri kita sendiri.
Bahwa:
Tidak semua yang nikmat rasanya itu baik.
Tidak semua keinginan itu murni.
Tidak semua yang disukai manusia itu berkenan di hadapan Tuhan.
Saudaraku,
kita telah memperoleh pengajaran dari Roh Kudus, kita telah mengalami rahmat Allah.
Rahmat yang selalu mendorong agar kita tetap rendah hati dan taat kepada kehendak-Nya.
Sehingga setiap hari kita melihat tanda-tanda Allah dan hidup kita pun menjadi tanda kehadiran-Nya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 15 Februari 2021
Semua yang baik hanya berasal dari pada-Mu
Dan Engkau telah memberikannya kepada kami
Supaya hidup kami menjadi tanda kehadiran-Mu
Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu ya Bapa
Dan kami mohon kuasailah keinginan kami dengan Roh-Mu
Supaya kami tunduk dan taat kepada perintah-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
