"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Yohanes 15:18-21;

Yoh 15:18
"Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu.
Yoh 15:19
Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu.
Yoh 15:20
Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu.
Yoh 15:21
Tetapi semuanya itu akan mereka lakukan terhadap kamu karena nama-Ku, sebab mereka tidak mengenal Dia, yang telah mengutus Aku.
------------

Aku telah memilih kamu dari dunia

Saudaraku,
kita telah dipilih Tuhan dari dunia adalah anugerah yang luar biasa jika kita sungguh-sungguh mau melihat dunia dari dimensi Allah.
Setiap orang sesungguhnya mampu melihat dunia dari dimensi Allah, sebab manusia diciptakan sesuai gambar Allah.
Tetapi tidak semua orang "mau" sebab daging lebih nampak nyata daripada roh.
Dan daging takut menderita sehingga cenderung akan menuruti keinginan daging.

Saudaraku,
kita telah dipilih oleh Tuhan Yesus, dan Ia telah mengalahkan daging dengan wafat di kayu salib.
Maka sesungguhnya setiap orang yang percaya kepada-Nya pasti tidak lagi tertarik kepada dunia.
Kita memang hidup di dunia tetapi tidak lagi bagian dari dunia.
Rasul Paulus kepada jemaat di Roma:
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.(Rm 12:2)
Mari kita menyadari bahwa seluruh dunia telah disalibkan oleh Kristus, dan dalam banyak hal kita harus tuli supaya hanya memikirkan hal-hal yang memberikan ketentraman.
Pakailah telinga dan mata Roh Kudus sehingga selalu memperhatikan pertimbangan-pertimbangan Allah.
Tentunya kita akan dibenci oleh dunia, namun kita akan mengalami damai sejahtera dalam segala hal.
Jika mau, cobalah melatih diri tidak sempat membenci, dan terimalah damai yang tak ada batasnya, dan kita telah mengalahkan dunia.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 16 Mei 2020

Tuhan Yesus
Setiap hari kami salibkan keinginan jahat dalam salib-Mu
Supaya hanya kehendak baik dan yang selaras dengan kehendak-Mu yang ada dalam hati dan pikiran kami
Oleh karena itu kami mohon terang Roh Kudus
Supaya kami tidak mudah tertiipu oleh kesenangan diri
Sebab hanya Engkaulah Tuhan dan pengatanra kami kini dan sepanjang masa
Amin

Injil Yohanes 15:12-17;

Saya kutip sebagian:

Yoh 15:12
Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.
Yoh 15:13
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
Yoh 15:14
Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.
-------------

Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya

Saudaraku,
memberikan nyawanya untuk sahabatnya, memang sulit menemukan kalimat lain untuk menggambarkan bahwa mengasihi sesama adalah keharusan sekaligus bukti bahwa kita adalah anak-anak pilihan Allah.
Pagi ini saya mengajak mulai dari yang ringan dan sederhana saja yaitu: "tidak berbicara buruk" tentang saudara, teman, sahabat dan siapapun dalam hidup kita.
Pertanyaannya: sulitkah?

Saudaraku,
tantangan untuk mengasihi adalah kecenderungan mencari keuntungan diri.
Dan berbicara buruk tentang orang lain salah satu contoh yang sering tidak disadari mencari keuntungan diri yaitu untuk menutupi supaya dirinya sendiri nampak lebik baik.
Tidak perlu berpikir mengorbankan nyawa, menyediakan diri dalam hal-hal sederhana dan tidak berpikir buruk kepada orang lain adalah wujud dari mengasihi.
Selalu berupaya membangun kepedulian adalah usaha yang baik untuk memelihara kasih itu tetap tumbuh subur dalam diri kita.
Mari saya ajak mengarahkan mata ke dunia, pertentangan-pertentangan terjadi oleh karena kegoisan, ketidakpedulian duniawi.
Dan mari pikirkanlah sejenak ucapan dan sikap-sikap kita selama ini, lebih banyak membangun pertentangan atau menebarkan cinta kasih?

Saudaraku,
di dunia ini semuanya tersaji: baik dan buruk, putih dan hitam.
Ada kebohongan yang dibungkus dengan puisi.
Adapula kesombongan yang dibungkus dengan pemberian-pemberian.
Pantaslah kita mengucap syukur setiap hari, sebab Roh Kudus berkenan tinggal dalam hidup kita.
Sehingga kita mengetahui apa yang diperintahkan Tuhan kita Yesus Kristus dan apa yang pantas dilakukan sebagai anak-anak Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 15 Mei 2020

Bapa di surga
Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu
Perbuatan tangan-Mu nyata dalam hidup kami
Namun terkadang tangan ini berat untuk melaksanakan perintah-Mu
Dan kaki ini menolak untuk berjalan disamping-Mu
Ampunilah kami ya Bapa ampunilah kami
Dengan rendah hati kami mohon
Penuhilah hati ini dengan hukum-Mu
Ajarilah kami berjalan menurut perintah-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Yohanes 15:9-17;

Saya kutip sebagian:

Yoh 15:9
"Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.
Yoh 15:10
Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.
-------------
Yoh 15:15
Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.
Yoh 15:16
Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.
Yoh 15:17
Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain."
-------------

_*Akulah yang memilih kamu, Kasihilah seorang akan yang lain*_

Saudaraku,
Akulah yang memilih kamu ini adalah "ayat emas" bagi saya dan yang selalu menjadi kekuatan dan penghiburan dalam segala keadaan.
Tidak mudah menjadi orang yang terpilih, misalnya terpilih sebagai "ketua RT", semua warga telah percaya penuh dan menyerahkan berbagai hal kaitannya dengan wilayah RT.
Tentunya lalu punya tanggung jawab lebih besar dalam aktifitas kegiatan masyarakat dan membina nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia.
Kita umat kristiani adalah umat Allah, orang-orang yang terpilih untuk menghadirkan kasih Allah: kasihilah seorang akan yang lain.
Artinya tanpa cinta kasih, segala perbuatan atau pekerjaan sekalipun nampak baik, adalah sia-sia.

Saudaraku,
ada baiknya kita selalu hati-hati, sebab si jahat mencoba menghancurkan anak-anak pilihan Allah dengan berbagai cara dan masuk dari semua sisi.
Maka hendaklah kita berhati-hati sekalipun dalam perbuatan baik, sebab bisa saja dalam perbuatan baik itu kita mencari penghiburan dan kenikmatan daging.
Sebab memang jarang orang yang terbebas dari kodrat manusiawi yang selalu mencari keuntungan diri.
Oleh karena itu mari selalu berusaha supaya memiliki kasih yang sebenarnya, kasih yang dikehendaki Allah.
Yaitu dengan cara, dalam segala hal selalu melihat Allah, jangan melihat perbuatan itu sendiri.
Dengan demikian kesombongan dan kehausan untuk mendapatkan pujian akan tersingkir dengan sendirinya.
Jangan berharap dilihat oleh dunia, sebab kita adalah orang pilihan Allah, dalam segala hal mengusahakan nilai Allah, bukan nilai manusia.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 14 Mei 2020

Kami memuji Engkau ya Bapa dan memuliakan Engkau selama-lamanya
Engkau mengangkat kami dari dosa dan menjadikan kami menjadi anak-anak-Mu yang kudus
Oleh karena itu ya Bapa
Tak henti-hentinya kami memohon rahmat kekuatan-Mu
Dan memohon Roh Kudus selalu menerangi dan menuntun kami
Sehingga selalu Kau dapati kami tetap hidup setia dalam kasih-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Yohanes 15:1-8;

Saya kutip sebagian:

Yoh 15:1
"Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
Yoh 15:2
Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
Yoh 15:3
Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
Yoh 15:4
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
Yoh 15:5
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
Yoh 15:6
Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.
Yoh 15:7
Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.
Yoh 15:8
Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."
-----------

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu

Saudaraku,
kita tidak punya kuasa atas dunia, satu-satunya yang kita punya adalah respon atas apa yang terjadi di dunia.
Sederhananya begini kita tidak punya kuasa atas apa yang terjadi diluar diri kita, yang ada dalam kuasa kita adalah "bagaimana kita menyikapi setiap kejadian".
Maka penilaian atas apa yang terjadi menjadi sangat penting, sebab dipengaruhi dan mempengaruhi hidup kita.
Dipengaruhi atas kapasitas atau kompentensi misalnya dan tentunya penilaian itu bisa jadi akan mempengaruhi kita, mungkin saja tidak untuk saat ini tetapi di kemudian hari.

Saudaraku,
hanya Allah yang mengetahui hari esok, maka tidak ada pilihan bagi kita untuk tinggal di dalam Allah.
Yaitu dengan selalu mengarahkan pandangan kita kepada Allah di dalam setiap kejadian yang kita alami.
Saya telah berjumpa dengan banyak orang dan melihat berbagai macam peristiwa atau kejadian.
Secara khusus mari saya ajak fokus dalam satu kata saja yaitu "menghakimi".
Jika saya perhatikan selama ini lebih banyak orang cenderung atau bahkan semacam gerak reflek "menyalahkan diluar dirinya".
Sangat sedikit yang secara reflek melihat dirinya sendiri terlebih dulu.
Orang-orang dunia sangat senang bahkan mungkin memperoleh penghiburan dengan "menghakimi sesamanya".
Saya menulis ini bukan dalam konteks menghakimi, namun mengajak kita semua anak-anak Allah untuk tinggal dalam Firman Allah, jadi ranting dalam pokok anggur.
Mari selalu menyadari bahwa ucapan dan gerak hidup kita didasari dari Sang Pokok Anggur, bukan dari keinginan ranting.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 13 Mei 2020

Allah Bapa di surga
Kami mohon perhatikanlah kelemahan dan kerapuhan kami
Sembuhkanlah kami dari setiap kekurangan
Supaya kami menjadi ranting yang menghasilkan buah melimpah

Permohonan ini kami sampaikan kepadamu dengan pengantaraan Yesus Kristus
Tuhan dan pengantara kami yang hidup bersama Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus
Allah sepanjang segala masa
Amin

 

Injil Yohanes 14:21-26;

Yoh 14:27
Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
Yoh 14:28
Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.
Yoh 14:29
Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi.
Yoh 14:30
Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan kamu, sebab penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikitpun atas diri-Ku.
Yoh 14:31
Tetapi supaya dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku, bangunlah, marilah kita pergi dari sini."
-------------

Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu - Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu

Saudaraku,
saya kira kita semua setuju bahwa: pilihan selalu diikuti dengan konsekuensi.
Tuhan Yesus mengatakan: apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu, janganlah gelisah dan gentar hatimu.
Tuhan Yesus memberitahukan kepada kita bahwa selama masih hidup di dunia ada 2 pilihan yaitu: pemberian-Nya atau pemberian dari dunia.
Jika kita memilih pemberian Tuhan Yesus, kita akan memperoleh Damai sejahtera.
Lalu jika demikian bolehkah saya berpendapat berarti dunia tidak pernah bisa memberi damai sejahtera?

Saudaraku,
saat ini hampir semua terkena dampak dari pendemi covid-19, rencana yang sudah disusun dengan baik tidak semua bisa dilaksanakan.
Bahkan bila boleh saya katakan pandemi ini telah "mengusik kedamaian, ketenangan hidup semua orang di seluruh dunia".
Maka sesungguhnya kita sebagai umat kristiani tidak ada pilihan atau dengan kata lain hendaknya kita sanggup mengesampingkan pilihan kita atau kehendak kita.
Lalu menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan Yesus tanpa syarat.
Nyata dihadapan kita banyak orang mau menyerahkan dirinya kepada Yesus, tetapi "dengan syarat".
Kemudian diserang godaan lalu merasa syarat itu tidak terpenuhi, akhirnya kembali kepada diri sendiri.
Orang semacam itu tidak akan pernah memperoleh ketentraman batin.
Contoh nyata penyerahan diri tanpa syarat, paling mudah kita bandingkan dengan hal memberi, misalnya:
Waaah.. Si A itu sudah aku bantu dengan pikiran, tenaga bahkan dengan banyak biaya, eee sekarang dah lupa dengan saya.
Padahal bukan lupa tetapi mungkin saja belum sempat menyapa.
Sikap seperti itu, kehidupan batinnya tidak akan pernah tenteram.
Jika memang telah menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan, konsekuensinya patuh dan taat tanpa syarat, percaya saja dan jangan pernah menilai keputusan-Nya dengan pemikiran kita.
Maka mari jauhilah segala angan-angan yang sia-sia, perasaan-perasaan yang dibuat-buat atau sikap yang berlebihan, melepaskan diri dari kepentingan diri sendiri dan tanpa apa-apa mengikuti Yesus.
Rajin dan berusaha dengan maksimal dalam segala sesuatu yang telah diserahkan oleh Tuhan Yesus kepada kita.
Pasti kita akan menerima Damai Sejahtera.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 12 Mei 2020

Tuhan Yesus
Apabila Kau dapati kami kurang percaya ampunilah kami
Kami mohon masuklah ke dalam kemah jiwaku
Dan perbaruilah kami dengan rahmat-Mu
Supaya hidup kami damai dan sejahtera senantiasa
Sebab hanya Engkaulah Tuhan dan Pengantara kami kini dan sepanjang masa
Amin