"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Yohanes 6:52-59;

Saya kutip sebagian:

Yoh 6:54
Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.
Yoh 6:55
Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman.
Yoh 6:56
Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.
Yoh 6:57
Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.
Yoh 6:58
Inilah roti yang telah turun dari sorga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka telah mati. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya."
-----------

Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia

Saudaraku,
rata-rata kita makan 3 kali sehari, minum bisa berkali-kali dalam sehari.
Dan jika seseorang kehilangan nafsu makan harus segera periksa ke dokter.
Sebab tubuh ini akan mati jika tidak memperoleh makanan dan minuman yang cukup.
Injil Yohanes pagi ini, Tuhan Yesus mengatakan kepada kita bahwa daging-Nya adalah makanan dan darah-Nya adalah minuman.
Sebagai orang percaya kita tahu bahwa kita harus "lapar akan Dia" dan "haus akan Dia".
Bukan hanya supaya "kita hidup", namun Ia akan hidup di dalam hidup kita.
Supaya selalu menyadari bahwa hidup bukan untuk diri sendiri namun "hidup untuk kemuliaaan Allah".

Saudaraku,
saya kira kita semua pernah bingung memilih menu makan siang, lalu memilih yang cepat saji karena tidak ada banyak waktu.
Demikian pula hidup seseorang ada kemungkinan terombang-ambing antara khawatir dan berharap.
Jika demikian hendaklah tetap memilih berharap, sebab khawatir adalah menu cepat saji yang ditawarkan oleh dunia.
Berusahalah selalu menyadari bahwa "didalam diri kita, Allah hidup" sehingga dengan tegas membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
Terkadang saya berpikir: ah, alangkah baiknya jika tubuh ini tidak selalu menuntut, sehingga tidak timbul godaan untuk menyimpang.
Tidak ada lagi kekhawatiran sedikitpun yang timbul akibat "permintaan daging".
Sebab jika kita semua mau jujur, hampir kita semua selalu "iba kepada diri sendiri", oleh karena itu daging selalu menuntut lebih.

Saudaraku,
mari kita selalu ingat bahwa Allah hidup dalam hidup kita dan selalu mendorong kita untuk mengusahakan kebajikan.
Dan itu memang sungguh berat, harus dengan susah payah, tetapi mari "paksakanlah diri" agar tetap rajin dan semangat.
Hidup untuk Tuhan dan mengabdikan diri kepada-Nya dan waspada terhadap diri sendiri.
Supaya kehidupan rohani kita bertumbuh seiring dengan nafas kita dan ALLAH HIDUP.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 1 Mei 2020

Tuhan Yesus
Seperti Engkau telah wafat untuk kami
Kami pun ingin mengorbankan keiginan kami demi kemuliaan-Mu
Supaya hidup kami jadi kabar suka cita dan keselamatan bagi setiap orang
Oleh karena itu kami mohon kuasailah keinginan kami
Dan kuasailah tubuh kami ini
Dan gerakkanlah dengan kuasa Roh-Mu
Sehingga kami sungguh-sungguh terlepas dari jerat keinginan dan tipu diri
Sebab Engkaulah Tuhan dan Pengantara kami yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa
Amin

Injil Yohanes 6:44-51;

Saya kutip sebagian:

Yoh 6:48
Akulah roti hidup.
Yoh 6:49
Nenek moyangmu telah makan manna di padang gurun dan mereka telah mati.
Yoh 6:50
Inilah roti yang turun dari sorga: Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati.
Yoh 6:51
Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia."
-----------

Inilah roti yang turun dari sorga: Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati

Saudaraku,
tidak setiap orang mampu memahami misteri SAKRAMEN MAHAKUDUS.
Maka saya sengaja memilih kata "misteri".
Kehadiran Tuhan Yesus dalam ekaristi kudus harus dipahami sebagai "kekuatan yang menarik kita kedalam diri-Nya".
Bukan dengan kekuatan kita masuk kedalam diri-Nya, namun kuasanya yang menarik kita masuk kedalam diri-Nya.
Mengubah kita dan menjadikan kita bagian dari diri-Nya.
Oleh karena itu ada baiknya kita memeriksa suara hati dengan teliti dan murnikan serta sucikan sebaik-baiknya dengan pertobatan yang sungguh-sungguh dan rendah hati.
Korban persembahan hanyalah "lambang", dan akan menjadi sia-sia jika tidak disertai penyerahan diri dengan hati yang murni kepada Allah.

Saudaraku,
jika kita sungguh-sungguh datang kepada Allah, menyesal dan mohon pengampunan, Ia pasti akan mengampuni.
Sebab Allah tidak menghendaki "kematian orang berdosa", Allah menghendaki orang bertobat dan memperoleh hidup.(Bdk Yeh 33:11)
Maka marilah dalam segala hal kita "menatap akhir hayat kita", bahwa saat itu kita akan berada dihadapan Hakim yang tahu akan segala-galanya.
Pada waktu itu orang benar berdiri dengan kepercayaan besar berhadapan muka dengan para penganiayanya dan semua orang yang telah menghina jerih payahnya.(Keb 5:1)
Orang-orang miskin dan rendah hati akan mempunyai pengharapan yang besar, sedangkan orang-orang yang sombong, akan takut dalam segala hal.
Mari rajin memperbaiki diri, berusaha mencapai kemajuan dan selalu menyambut Komuni Kudus dan jika perlu sesering mungkin.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 30 April 2020

Tuhan Yesus
Betapa bahagianya hati ini
Engkau perkenankan kami menyambut Tubuh dan Darah-Mu
Engkau bawa kami masuk dalam Rahasia Ilahi
Sehingga kami turut ambil bagian dalam rahmat yang besar itu
Kami mohon sembuhkanlah kami ya Tuhan
Supaya hidup kami layak dihadapan-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan dan Pengantara kami yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa
Amin

Injil Yohanes 6:35-40;

Yoh 6:35
Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.
Yoh 6:36
Tetapi Aku telah berkata kepadamu: Sungguhpun kamu telah melihat Aku, kamu tidak percaya.
Yoh 6:37
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.
Yoh 6:38
Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.
Yoh 6:39
Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.
Yoh 6:40
Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."
-----------

Setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal

Saudaraku,
marilah membuka hati dan mengucap syukur dan terimakasih kepada Allah, sebab Ia telah mengunjungi kita dengan penuh kasih.
Ia juga memberikan Roh Kudus kepada kita sehingga kita tidak tenggelam di dalam hal-hal duniawi.
Sebab siapakah kita? Sehingga kita memperoleh anugerah surgawi untuk menyaksikan kemuliaaan Allah.

Saudaraku,
"percaya" tidak bisa dipisahkan dengan "taat dan patuh".
Maka jika percaya kepada Tuhan Yesus Kristus Anak Allah tentunya menyadari pula bahwa "hidup dibawah perintah".
Tidak lagi mengikuti kehendak sendiri namun harus seirama dengan kehendak Allah, taat dan patuh kepada perintah-Nya.
Dan bukankah batin kita berkobar-kobar dan ingin mengucap syukur saat ingat kebaikan-Nya?
Menjadi kekuatan bagi kita untuk selalu taat kepada-Nya.

Saudaraku,
sorga dan neraka itu ada, kehidupan kekal itu ada, jika tidak ada pasti Tuhan Yesus telah mengatakannya kepada kita.
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu._(Yoh 14:2)
"Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."(Bdk 1Kor 2:9)
Gemakanlah itu setiap saat dalam hati kita dan pikiran kita, untuk meneguhkan dan menguatkan kita agar tetap tunduk kepada perintah-Nya.
Dan mari kita perhatikan, segala sesuatu di bumi ini terus berlalu, nampak kesenangan itu dinikmati dan sesaat lagi berakhir.
Oleh sebab itu saya ajak untuk sungguh-sungguh menyadari bahwa banyak hal yang agung akan terjadi saat kita hidup sesuai dengan kehendak-Nya.
Sehingga melalui hidup kita, setiap orang, melihat dan percaya kepada Anak Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 29 April 2020

Allah Bapa kami
Syukur kami haturkan kepada-Mu
Sebab Engkau buka mata kami sehingga kami melihat apa yang tidak terlihat oleh akal budi
Dan telinga kami mendengar apa yang tidak dicapai oleh ilmu pengetahuan
Karya-Mu nyata dalam hidup kami
Dan menuntun kami menuju kehidupan kekal

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Yohanes 6:30-35-;

Yoh 6:30
Maka kata mereka kepada-Nya: "Tanda apakah yang Engkau perbuat, supaya dapat kami melihatnya dan percaya kepada-Mu? Pekerjaan apakah yang Engkau lakukan?
Yoh 6:31
Nenek moyang kami telah makan manna di padang gurun, seperti ada tertulis: Mereka diberi-Nya makan roti dari sorga."
Yoh 6:32
Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya bukan Musa yang memberikan kamu roti dari sorga, melainkan Bapa-Ku yang memberikan kamu roti yang benar dari sorga.
Yoh 6:33
Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada dunia."
Yoh 6:34
Maka kata mereka kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah kami roti itu senantiasa."
Yoh 6:35
Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.
-----------

Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada dunia

Saudaraku,
pagi ini saya mengajak Saudaraku merenungkan beberapa kalimat ini:
Kasih hanya akan menjadi sekedar dermawan.
Kesucian hanya akan menjadi sekedar kesusilaan.
Puasa hanya akan menjadi sekedar ketaatan.
Saya kira seperti itu yang terjadi apabila seseorang selalu haus akan tepuk tangan atas setiap usahanya mendekat kepada Allah.
Sebagai orang kristiani kita percaya kepada Tuhan Yesus, teladan yang sempurna sekaligus Allah kita.
Bersama-Nya kita mengetahui tentang "keutamaan", bahwa kita hidup untuk Allah, bukan untuk dunia.
Roti dari surga bukan untuk "mengenyangkan perut", namun memberi hidup.
Seorang yang datang kepada-Nya dengan rendah hati akan menemukan "hidup sejati" dan tidak lagi tertarik dengan hal-hal duniawi.
Hidup duniawi yang "merasa kenyang" ketika terlihat dermawan, ketika terlihat baik dan ketika terlihat taat kepada aturan agama.

Saudaraku,
mari kita lihat betapa bersemangatnya manusia mengurusi perkara-perkara duniawi.
Impian-impian mereka: kesuksesan, kekayaan, kehormatan dan segala macam kepuasan daging.
Seandainya dengan semangat yang sama, untuk mengurusii "kebutuhan batin" tentunya manusia akan selalu berupaya untuk mencari Roti yang turun dari sorga.
Dan tentunya bukan hanya sekedar mengusahakan tata cara hidup baik dalam perkara-perkara lahiriah, namun selalu memandang setiap kejadian dari dimensi Allah.
Sehingga hidupnya pun mampu "memberi hidup" bagi semua orang di sekitarnya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 28 April 2020

Allah Bapa kami
Kami percayakan segala yang ada pada kami kepada-Mu
Terlebih hidup kami
Kami serahkan kepada-Mu
Kami mohon bawalah hidup kami masuk ke dalam rencana-Mu
Sebab hanya pada-Mu lah segala yang baik dan yang sempurna
Dan yang selalu ada dan tetap ada

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Yohanes 6:22-29;

Saya kutip sebagian:

Yoh 6:25
Ketika orang banyak menemukan Yesus di seberang laut itu, mereka berkata kepada-Nya: "Rabi, bilamana Engkau tiba di sini?"
Yoh 6:26
Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.
Yoh 6:27
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."
Yoh 6:28
Lalu kata mereka kepada-Nya: "Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?"
Yoh 6:29
Jawab Yesus kepada mereka: "Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah."
-----------

Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah

Saudaraku,
ada ungkapan "waktu adalah uang", barangsiapa menyia-nyiakan wakru berarti menyia-nyiakan uang.
Membuang waktu berarti membuang kesempatan untuk memperoleh uang.

Saudaraku,
bagi kita yang percaya kepada Tuhan Yesus, waktu adalah anugerah, sebab waktu adalah pemberian Tuhan, tidak ada manusia yang bisa membelinya.
Dan hidup adalah ruang kerja untuk percaya kepada Dia yang telah diutus Allah.
Dan barangsiapa percaya kepada Tuhan Yesus, akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Ia lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu.(Bdk Yoh 14:12)
Maka jika ada yang merasa hidup ini bebas merdeka, saat ini pula TUNDUKKANLAH DIRIMU untuk mengabdi dengan sukarela kepada Tuhan Yesus.
Yaitu menyatukan diri dengan kehendak Allah.
Setiap saat bahkan setiap detik, bertanyalah kepada diri sendiri: Apakah saat ini saya mengerjakan kehendak Allah? Dan apakah saat ini saya mengerjakan apa yang seharusnya saya kerjakan?
Jika kita semua mau jujur sebagian besar "ruang hidup" kita penuh dengan kesia-siaan.
Contoh sederhana: ada yang buang-buang waktu di warung kopi dan lainnya.

Saudaraku,
kita harus mengutamakan kehidupan rohani, mengutamakan kemuliaan Allah.
Rasul Paulus dalam surat kepada Korintus:
Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.(2Kor 4:18)
Maka mari mulai sekarang jangan hanya mengikuti kehendak sendiri, pendapat sendiri.
Hanya diperlukan waktu 1 detik saja sebelum melakukan sesuatu, tanyakan kepada diri sendiri: apakah Tuhan menghendakinya?

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 27 April 2020

Allah Bapa kami
Dengan ramah Engkau memanggil kami
Dan dengan lembut Engkau menuntun langkah-langkah kaki kami
Supaya kami tetap berada dijalan-Mu
Kami mengucap syukur ya Bapa
Dan kami mohon berilah kami keberanian
Untuk menyerahkan semua keinginan kami hanya kepada kehendak-Mu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin