"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 11:28-30;

Mat 11:28
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Mat 11:29
Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Mat 11:30
Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."
---------

Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku

Saudaraku,
sangat sulit untuk mengikuti ajaran Tuhan Yesus.
Sungguh tantangan untuk berusaha diubahkan ke dalam gambar Kristus, dibutuhkan kerendahan hati dan penyerahan diri kepada kehendak dan hati Tuhan setiap saat.
Kita selalu fokus kepada kekuatan dan martabat, sementara Tuhan Yesus menghargai kelembutan dan kerendahan hati.

Saudaraku,
St. Matius menulis untuk komunitas yang sebagian besar terdiri dari orang Kristen Yahudi di Palestina yang diduduki Romawi, kemungkinan besar di Galilea.
Dan banyak bukti menunjukkan bahwa penulisannya terjadi hanya sekitar satu dekade setelah Kebangkitan.
Matius menggambarkan Yesus sebagai Musa yang baru, di atas gunung, menjelaskan penggenapan Hukum Musa.
Orang Farisi mengajarkan bahwa untuk layak masuk ke dalam Kerajaan Allah, seseorang harus memenuhi bukan hanya Sepuluh Perintah Allah, tetapi juga semua hukum ritual yang mengikat para imam dan orang Lewi.
Ada lebih dari 600 hukum semacam itu.
Itu adalah beban berat yang bahkan tidak dapat dipenuhi oleh para imam sebagai pekerjaan penuh waktu.

Saudaraku,
Tuhan Yesus menggenapi hukum dasar Musa, Sepuluh perintah dan aturan-aturan tambahannya dengan merangkumnya dalam dua cara.
Cara pertama adalah mengasihi Allah dan mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri.
Cara kedua adalah "saling mengasihi seperti Aku telah mengasihi kamu."
Jadi, hukum itu menghapus aturan-aturan ritual dan menggantinya dengan aturan yang lebih membebaskan.
Ia bahkan memberi contoh para murid diizinkan memanen gandum pada hari Sabat.
Tuhan Yesus dibebaskan dari batasan aturan kerja untuk menyembuhkan pada hari Sabat.
Jadi, Ia benar-benar menyingkirkan kuk berat orang Farisi dan mengenakan kuk serta beban-Nya sendiri, yang ringan karena berfokus pada hukum kasih, alih-alih menaati peraturan-peraturan yang rumit dan tidak berarti.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 10 Desember 2025

Tuhan Yesus
WafatMu di kayu salib adalah teladan yang sempurna bagi kami
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk menyalibkan keinginan daging
Sehingga belas kasih dan kuasaMu nyata dalam kehidupan kami

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 18:12-14;

Mat 18:12
"Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu?
Mat 18:13
Dan Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat.
Mat 18:14
Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang."
------------

Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang

Saudaraku,
Mari kita mulai dengan jujur, terkadang kita mengecewakan satu sama lain.
Terkadang kita berdosa terhadap satu sama lain.
Terkadang kita saling menjengkelkan dan mengecewakan satu sama lain.
Dan bersamaan dengan hal-hal itu muncullah godaan.
Godaan untuk menutup hati satu sama lain.
Godaan untuk saling mengeluh dan mengkritik.
Jika kita menyerah pada godaan-godaan itu, Tuhan Yesus berkata kita berdosa.
Kita berdosa karena Tuhan Yesus menghendaki tidak ada yang terhilang.
Kita tidak berhak membenci orang yang dikasihi Allah.
Dan supaya kita tidak menjadi batu sandungan.

Saudaraku,
lihatlah setiap orang dalam kehidupan kita.
Mereka semua berharga bagi Tuhan.
Jangan memandang rendah mereka.
Kesombongan, menganggap diri sendiri lebih dari orang lain, mengakibatkan perilaku merendahkan orang lain.
Dan mari kita perhatikan, kesombongan itu bisa sangat halus, ia bergerak dengan sangat hati-hati dan sering menyamar sebagai kerendahan hati.
Mari kita selalu waspada terhadap "cahaya kesombongan yang membutakan".
Supaya dalam keadaan apapun tetap rendah hati,
Dan dalam keadaan apapun, kita harus hidup sebagai anak-anak Allah.
Sehingga setiap orang dalam kehidupan kita mengalami belas kasih Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 9 Desember 2025

Tuhan Yesus
Engkau memilih kami untuk menghadirkan belas kasihMu
Suoaya mereka mengalami Allah yang hidup
Dan mereka melihat jalan keselamatan
Kami mohon bimbinglah kami untuk setia hidup dalam ketaatan
Supaya kami sendiri tidak mudah disesatkan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 1:26-38;

Luk 1:26
Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret,
Luk 1:27
kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.
Luk 1:28
Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."
Luk 1:29
Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.
Luk 1:30
Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
Luk 1:31
Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
Luk 1:32
Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
Luk 1:33
dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan."
Luk 1:34
Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?"
Luk 1:35
Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
Luk 1:36
Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu.
Luk 1:37
Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."
Luk 1:38
Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.
----------

Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu

Saudaraku,
Injil yang menegaskan pesan ini melalui kisah Bunda Maria.
Kisah ini menunjukkan kepada kita kemungkinan untuk menghadirkan sesuatu yang baru, sesuatu yang baik secara moral, sesuatu yang ilahi demi kebaikan bersama.
Ini adalah sebuah orientasi untuk melihat melampaui diri kita sendiri, menuju hal-hal besar yang dapat kita capai untuk menawarkan pesan baru kepada dunia, untuk membangun dunia baru.

Saudaraku,
Malaikat menampakkan diri kepada Bunda Maria.
Malaikat adalah sesuatu yang "batiniah", sesuatu yang rohani.
Mungkin kita bisa mengatakan bahwa malaikat adalah gambaran sempurna kita sendiri yang Allah ciptakan sejak awal.
Malaikat adalah model manusia yang sempurna, yang seharusnya kita jadi.
Percayalah bahwa kita adalah "Bunda Maria".
Malaikat ini, gambaran sempurna, berkata: "Allah menyertai kita".
Mungkin kita telah mendengar kisah-kisah tentang orang-orang yang mencari Allah.
Tetapi malaikat kita memberi tahu kita bahwa Allah sudah bersama kita.

Saudaraku,
kita juga melihat bagaimana Bunda Maria menjawab: "Aku ini adalah hamba Tuhan!"
Maka dimulailah kehidupan baru.
Kehidupan baru itu dimulai ketika kita menaati Kehendak Tuhan, suara Tuhan.
Kita memiliki pikiran Tuhan ini dalam Injil.
Maria menaati Kehendak Tuhan.
Karena itu, ia melahirkan Yesus.
Gereja menceritakan kisah ini berulang kali untuk menunjukkan kemungkinan ini dalam hidup kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 8 Desember 2025

Allah Bapa kami
Engkaulah yang membawa kami kepada PuteraMu Tuhan Yesus Kristus dan kepada Bunda PuteraMu
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk setia hidup dalam iman
Supaya hanya kehendakMu yang terjadi dalam hidup kami
Sehingga melalui kehidupan kami, setiap orang dalam kehidupan kami mengalami Allah yang hidup yang penuh dengan belas kasih

Dengan perantaraan Tuhan Yesus Kristus dan dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Sekarang dan sepanjang segala masa.. Amin

Injil Matius 3:1-12;

Mat 3:1
Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan:
Mat 3:2
"Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"
Mat 3:3
Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: "Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya."
Mat 3:4
Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan.
Mat 3:5
Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan.
Mat 3:6
Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan.
Mat 3:7
Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?
Mat 3:8
Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.
Mat 3:9
Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!
Mat 3:10
Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
Mat 3:11
Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.
Mat 3:12
Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan."
----------

Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan

Saudaraku,
seperti halnya semua hubungan, kita harus mempersiapkan diri untuk persatuan yang lebih dalam dengan Tuhan Yesus.
Ketika kita memasuki hubungan baru dengan seseorang, salah satu tugas yang harus kita lakukan adalah menyingkirkan hambatan dalam hubungan tersebut.
Beberapa orang saling mengenal di tempat kerja atau di gereja selama bertahun-tahun, tetapi mereka tidak pernah dekat karena, terkadang ada hambatan untuk mengembangkan hubungan tersebut.
Mungkin, beberapa hal yang tampak seperti penampilan atau bahasa, atau perbedaan pendapat atau gaya hidup yang tampak, membuat mereka terpisah.
Hanya ketika hambatan-hambatan itu disingkirkan, dua orang memiliki kesempatan untuk benar-benar menjadi sahabat.

Saudaraku,
apa saja hambatan utama yang menghalangi kita untuk sungguh-sungguh menerima Kristus dalam hidup kita?
Apakah kita membiarkan dosa tertentu terus-menerus menyeret kita dan merampas kedamaian kita?
Mungkin itu sesuatu yang terjadi di masa lalu, sesuatu yang kita anggap sebagai beban yang begitu berat sehingga kita tidak tahu bagaimana kita bisa menanggungnya begitu lama.
Dan meskipun kita telah meminta dan menerima pengampunan atas dosa ini, kita masih belum sepenuhnya menerima pengampunan itu.
Kita perlu fokus pada Tuhan Yesus Kristus, bukan pada diri kita sendiri.
Tuhan Yesus ingin membebaskan kita dari beban-beban masa lalu.
Dia wafat untuk memberi kita kebebasan.
Allah adalah Allah yang penuh belas kasih, pengampunan dan kebebasan.

Saudaraku,
langkah pertama dan terakhir untuk membuka jalan bagi hubungan yang benar dengan Tuhan Yesus adalah doa.
Melalui doa yang tulus dan tekun, Tuhan Yesus pasti akan menuntun kita dijalan-Nya.
Setiap rintangan yang menghalangi hubungan yang sehat dengan Tuhan Yesus merupakan penghalang bagi kedamaian dan kebahagiaan sejati kita.
Izinkan Tuhan Yesus menyingkirkan semua rintangan dalam hidup kita.
Tuhan Yesus telah memberi kita kekuatan untuk berubah.
Masa Adven kali ini bisa membawa kita kepada Natal kita yang paling bermakna jika kita mengizinkan Tuhan Yesus hadir sepenuhnya dalam hidup kita, menyentuh setiap sudut gelap dan setiap tempat rahasia yang mungkin telah kita sembunyikan selama bertahun-tahun.
Berilah tempat untuk Tuhan Yesus supaya Ia lahir di dalam hati kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 7 Desember 2025

Tuhan Yesus
Kami percaya Engkau sungguh-sungguh hidup dalam hidup kami
Namun seringkali kami lebih memilih menjauh dariMu
Kami mohon ampunilah kami
Dan bawa kami setiap hari dalam kesadaran akan kehadiranMu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 9:35-38, 10:1, 10:6-8;

Mat 9:35
Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.
Mat 9:36
Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.
Mat 9:37
Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.
Mat 9:38
Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."
--------
Mat 10:1
Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.
----------
Mat 10:6
melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.
Mat 10:7
Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
Mat 10:8
Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.
----------

Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan

Saudaraku,
Tuhan Yesus mengusir setan, menyebuhkan orang sakit, memelekkan mata yang buta, orang tuli mendengar bahkan menhidupkan orang mati.
Orang Farisi tidak mau mengubah pikiran mereka, Yesus dianggap penipu atau kerasukan setan.
Namun, mereka tidak dapat menghentikan Tuhan Yesus untuk melakukan kehendak Bapa, untuk menunjukkan kasih dan kesetiaan-Nya kepada umat manusia.

Saudaraku,
Tuhan Yesus membangun dan menjadi fondasi Gereja dengan misi belas kasih, penyembuhan, pengajaran dan pemeliharaan, dengan air hidup dari Sakramen-sakramen-Nya.
Dia mengutus Kedua Belas Rasul dan mengutus mereka sebagai utusan-utusan-Nya.
Dia memberi mereka kuasa untuk menyembuhkan orang sakit, mentahirkan orang kusta, mengusir setan dan bahkan membangkitkan orang mati. Kita dapat melihat dampaknya dalam Kisah Para Rasul, tetapi mereka telah melakukan semua itu bahkan sebelum Kebangkitan.
kita perlu mengikuti perintah Kristus untuk mendoakan para pelayan, baik rohaniwan maupun awam, untuk menerima tantangan dan menyebarkan Injil kasih dan penyembuhan ke seluruh dunia.
Santo Nikolas yang kita peringati hari ini lahir di Parara, Asia Kecil dari sebuah keluarga yang kaya raya.
Sejak masa mudanya ia sangat menyukai cara hidup bertapa dan melayani umat.
Ia kemudian menjadi seorang imam yang sangat disukai umat.
Harta warisan dari orangtuanya dimanfaatkan untuk pekerjaan-pekerjaan amal, terutama untuk menolong orang-orang miskin.

Saudaraku,
Roh Kudus terus bekerja dalam diri setiap orang Kristiani di seluruh dunia, dalam banyak ekspresi dan denominasi yang berbeda, untuk menyebarkan belas kasih Kristus.
Kitapun dipilih untuk selalu menghadirlan belas kasih Allah dalam kehidupan kita sehari-hari.
Sehingga setiap orang dalam kehidupan kita, sungguh mengalami Allah yang hidup dan yang penuh dengan belas kasih.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 6 Desember 2025

Tuhan Yesus
Belas kasih dan kuasaMu nyata dalam hidup kami
Supaya setiap orang di kehidupan kami melihat dan mengalami belas kasih dan kuasaMu
Kami mohon rahmatMu setiap hari
Doronglah kami untuk menhgadirkan belas kasihMu
Dan jauhkanlah kami dari segala bentuk cinta diri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa