Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 14:12-14;
Luk 14:12
Dan Yesus berkata juga kepada orang yang mengundang Dia: "Apabila engkau mengadakan perjamuan siang atau perjamuan malam, janganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula dan dengan demikian engkau mendapat balasnya.
Luk 14:13
Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta.
Luk 14:14
Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar."
------------
Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar
Saudaraku,
dengan sangat jelas Tuhan Yesus memerintahkan kepada kita untuk selalu berbuat baik TANPA mengharapkan IMBALAN.
Namun... dunia mengajarkan kepada kita untuk TIDAK melakukan apapun TANPA alasan keuntungan atau kepentingan diri.
Saudaraku,
hampir setiap orang selalu "mengharapkan balasan" dari setiap perbuatan baik yang dilakukannya.
Hampir setiap orang selalu "ingin diakui" atas segala pencapaiannya.
Dengan sangat jelas Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita:
Membenci keduniawian, membenci hal-hal yang fana.
Tidak mencari kehormatan dan dengan tulus hati menerima hinaan-hinaan.
Dan memerintahkan kita agar meletakkan segala pengharapan hanya kepada-Nya.
Saudaraku,
serakah dan haus kekuasaan selalu nampak lebih menarik.
Maka baiknya kita hanya tertarik dengan perkara-perkara Ilahi.
Melepaskan diri dari segala bentuk ikatan cinta diri.
Kejarlah "upah" sebagai anak-anak Allah, bukan sebagai anak-anak dunia.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 31 Oktober 2022
Tuhan Yesus
Kami ingin curahkan seluruh perhatian kami hanya kepada-Mu
Kami hanya ingin mengetahui perkara-perkara Ilahi
Dengan melepaskan diri dari kebisingan duniawi
Kami mohon nyatakanlah rahasia-rahasia Ilahi kepada kami
Supaya menjadi kekuatan kami untuk taat kepada pertimbangan-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 19:1-10;
Luk 19:1
Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu.
Luk 19:2
Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya.
Luk 19:3
Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek.
Luk 19:4
Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ.
Luk 19:5
Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu."
Luk 19:6
Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita.
Luk 19:7
Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: "Ia menumpang di rumah orang berdosa."
Luk 19:8
Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat."
Luk 19:9
Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham.
Luk 19:10
Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."
---------
Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham
Saudaraku,
Zakeus pasti dibenci oleh oleh tetangganya bahkan pasti dibenci oleh semua orang di kota itu.
Sebab dia bekerja kepada penguasa Romawi, memungut pajak bangsanya sendiri.
Ia dianggap pengkhianat, sebagai seorang yang najis di hadapan Allah.
Zakeus bukan hanya bertubuh pendek, ia juga dipandang rendah.
Saudaraku,
kisah Zakeus menjadi pengajaran yang sangat penting bagi kita.
Bukan hanya tentang pertobatannya, tetapi ia juga mengembalikan empat kali lipat kepada orang yang diperasnya dan meberikan setengah miliknya untuk orang miskin.
Pertobatan yang seungguhnya selalu diikuti dengan pengorbanan.
Apakah Tuhan Yesus, menyuruh Zakheus melakukan hal itu? TIDAK.
Apa yang dilakukan oleh Zakheus adalah salah satu "wujud pertobatan."
Dan yang kedua, Zakheus menyadari bahwa harta duniawi tidak ada artinya ketika ia bertemu dengan Tuhan Yesus.
Lalu permenungannya: Apakah kita telah sungguh-sungguh bertobat?
Keselamatan tidak akan pernah diperoleh tanpa pertobatan.
Dan pertobatan hanya omong kosong jika tidak sanggup meninggalkan keterikatan dengan keduniawian.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 30 Oktober 2022
Tuhan Yesus
Kami sadar kebahagiaan sejati diperoleh dengan pengorbanan
Terimakasih Engkau kuatkan kami dalam melalui setiap penderitaan duniawi
Dan Engkau selalu menuntun kami supaya tetap berada di jalan-Mu
Saat bersama-Mu, betapa menyenangkan rasa sakit itu
Dan betapa terangnya kegelapan itu
Kami mohon berikanlah kami keberanian untuk selalu memeriksa keadaan batin
Supaya kami melihat dengan sangat jelas berbagai macam jerat yang tersembunyi
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 14:1, 7-11;
Luk 14:1
Pada suatu hari Sabat Yesus datang ke rumah salah seorang pemimpin dari orang-orang Farisi untuk makan di situ. Semua yang hadir mengamat-amati Dia dengan saksama.
---------
Luk 14:7
Karena Yesus melihat, bahwa tamu-tamu berusaha menduduki tempat-tempat kehormatan, Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka:
Luk 14:8
"Kalau seorang mengundang engkau ke pesta perkawinan, janganlah duduk di tempat kehormatan, sebab mungkin orang itu telah mengundang seorang yang lebih terhormat dari padamu,
Luk 14:9
supaya orang itu, yang mengundang engkau dan dia, jangan datang dan berkata kepadamu: Berilah tempat ini kepada orang itu. Lalu engkau dengan malu harus pergi duduk di tempat yang paling rendah.
Luk 14:10
Tetapi, apabila engkau diundang, pergilah duduk di tempat yang paling rendah. Mungkin tuan rumah akan datang dan berkata kepadamu: Sahabat, silakan duduk di depan. Dan dengan demikian engkau akan menerima hormat di depan mata semua tamu yang lain.
Luk 14:11
Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan."
---------
Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan
Saudaraku,
penyimbang yang membantu saat kita "tergoda kehormatan" adalah kerendahan hati.
Kerendahan hati adalah "netralitas emosional", kedaulatan emosional.
Rasul Paulus mengajarkan kepada kita:
Jangan mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;_(Bdk Fil 2:3)
Kerendahan hati juga mampu melindugi kita dari "kerakusan citra diri."
Janganlah pernah tergoda untuk menempatkan diri kita diatas orang lain.
Saudaraku,
bila kita berani mengenal diri kita sendiri seperti apa adanya, mampu menjaga kita untuk tetap rendah hati.
Tidak akan pernah merasa direndahkan dan tidak pernah merasa tidak dihargai oleh orang lain.
Celaan atau pujian tidak akan pernah mampu mempengaruhi keadaan kita.
Kita hidup dalam "kedamaian batin".
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 29 Oktober 2022
Tuhan Yesus
Kami mohon puaskanlah kami dengan pemberian-Mu
Hiburlah kami dengan belas kasih-Mu
Ingatkanlah kami dengan pengorbanan-Mu
Dan jagalah kami dengan kuasa-Mu
Supaya dalam segala keadaan Kau dapati kami tidak mencari diri sendiri
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 6:12-19;
Luk 6:12
Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.
Luk 6:13
Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul:
Luk 6:14
Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus,
Luk 6:15
Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot,
Luk 6:16
Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.
Luk 6:17
Lalu Ia turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar: di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon.
Luk 6:18
Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan.
Luk 6:19
Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya.
--------
Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah
Saudaraku,
apa itu doa?
Ada yang mengatakan berbicara dengan Tuhan.
Tetapi bagi saya, doa tidak hanya sekedar berbicara dengan Tuhan.
Bagi saya doa adalah "menempatkan diri saya di hadirat Tuhan."
Lalu saya berusaha selalu sadar berada dihadirat Tuhan, dari bangun tidur sampai tidur lagi.
Saudaraku,
Tuhan kita adalah Tuhan yang hidup dan yang hadir.
Oleh karena itu, menurut saya kurang tepat jika kita hanya doa hanya disaat merasa membutuhkan Tuhan.
Dalam segala hal dan dalam segala keadaan selalu menyadari kehadiran Tuhan yang hidup dan tetap tunduk dan taat kepada kehendak-Nya adalah wujud doa.
Jika kita taat kepada kehendaknya, saya sangat-sangat yakin Tuhan menyediakan semua kebutuhan kita dan menjaga kita tetap hidup dalam kasih-Nya.
Maka marilah kita melatih diri agar selalu sadar bahwa Tuhan kita Yesus Kristus adalah Tuhan yang hidup dan yang hadir.
Saya yakin kita tidak akan jatuh kedalam pencobaan dan semua kebutuhan kita akan dicukupkannya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 28 Oktober 2022
Tuhan Yesus
Engkau melihat keadaaan kami
Engkau mengetahui semua rencana kami
Dan Engkaupun mengerti kebutuhan kami
Kami ingin tetap berjalan bersama-Mu
Tetapi daging ini terkadang terlalu menuntut
Maka kami mohon cukupkanlah kami dengan pemberian-Mu
Dan puaskanlah kami dengan belas kasih dan penghiburan-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 13:22-30;
ayat 23-27:
Luk 13:23
Dan ada seorang yang berkata kepada-Nya: "Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?"
Luk 13:24
Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: "Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.
Luk 13:25
Jika tuan rumah telah bangkit dan telah menutup pintu, kamu akan berdiri di luar dan mengetok-ngetok pintu sambil berkata: Tuan, bukakanlah kami pintu! dan Ia akan menjawab dan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang.
Luk 13:26
Maka kamu akan berkata: Kami telah makan dan minum di hadapan-Mu dan Engkau telah mengajar di jalan-jalan kota kami.
Luk 13:27
Tetapi Ia akan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang, enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan!
---------
Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu!
Saudaraku,
ada banyak pengajaran bahwa jika percaya Tuhan Yesus akan selamat.
Saya setuju dengan pengajaran itu, tetapi permenungannya: apakah cukup dengan percaya?
Setiap orang yang percaya diselamatkan oleh kasih karunia, oleh iman dan oleh baptisan.
Iman lah yang memberikan kekuatan untuk melalui pintu yang sempit itu.
Lalu peremenungannya: iman yang seperti apa?
Saudaraku,
Rasul Paulus mengajarkan kepada kita:
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.(Ibr 11:1)
Orang benar akan hidup oleh iman.(Bdk Rm 1:17)
Oleh karena itu pergunakanlah setiap kesempatan untuk "perkembangan iman".
Supaya semakin nyata penglihatan kita akan kehendak Tuhan dan semakin taat.
Sebab kebajikan hanya bisa dicapai dengan susah payah.
Kesulitan, kegagalan dan penderitaan, dialami oleh setiap orang.
Tetapi tiap-tiap orang tidak sama dalam menyikapinya.
Maka jika kita yakin berada dalam kehendak-Nya, hendaklah kita tetap teguh berakar dalam Tuhan.
Sebaliknya jika kita hanya melayani nafsu cinta diri, segeralah bertobat.
Sebab jika kita tidak sanggup mengalahkan diri sendiri, bagaimana mungkin kita akan sanggup melalui kesukaran-kesukaran yang besar?
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 27 Oktober 2022
Tuhan Yesus
Kami sadar tidak mungkin menghindari kesulitan, kegagalan dan penderitaan
Oleh karena itu kami mohon ajarilah kami untuk taat
Sebab hanya Engkau yang sanggup membawa kami melalui penderitaan dunia ini
Engkaupun setia menyertai dalam setiap kesukaran
Dan kami percaya hanya Engkaulah yang sanggup membawa kami menuju hidup
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
