Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 16:9-15;
Luk 16:9
Dan Aku berkata kepadamu: Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi."
Luk 16:10
"Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.
Luk 16:11
Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?
Luk 16:12
Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?
Luk 16:13
Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."
Luk 16:14
Semuanya itu didengar oleh orang-orang Farisi, hamba-hamba uang itu, dan mereka mencemoohkan Dia.
Luk 16:15
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu membenarkan diri di hadapan orang, tetapi Allah mengetahui hatimu. Sebab apa yang dikagumi manusia, dibenci oleh Allah.
---------
Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan, kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon
Saudaraku,
marilah kita belajar melepaskan diri dari benda-benda yang kelihatan dan mencurahkan semua perhatian kita kepada Allah.
Puaskanlah diri dengan kemuliaan Kristus yang hidup di dalam batin kita.
Jaga dengan sungguh-sungguh ruang batin kita, jangan perbolehkan yang lain masuk.
Janganlah menaruh pengharapan yang besar kepada manusia.
Saudaraku,
kita sadar mengikut Kristus tidaklah mudah. setiap saat ada godaan dan rintangan.
Semua barang di dunia hendaknya kita pandang sepintas lalu saja.
Dunia dan isinya akan berlalu, demikian pula kita.
Maka waspadalah jangan sampai kita lekat kepada hal-hal dunia dan terjerat olehnya.
Arahkanlah selalu pikiran kita hanya kepada Allah, supaya hidup batin kita terpelihara.
Jangan "menilai" barang-barang dunia menggunakan hawa nafsu dan menggunakan apa kata orang.
Marilah kita jaga dengan sungguh-sungguh supaya keadaan kita supaya teratur dan murni.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 5 November 2022
Tuhan Yesus
Engkau melihat setiap usaha kami untuk taat mengabdi kepada-Mu
Dan kami percaya Engkau selalu memberikan kekuatan dan perlindungan
Tapi Tuhan, daging ini setiap hari selalu menuntut lebih
Maka kami mohon kuatkanlah kami dengan cara-Mu
Sehingga kami tidak mudah tergoda oleh hiburan dan benda-benda dunia
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 16:1-8;
Luk 16:1
Dan Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Ada seorang kaya yang mempunyai seorang bendahara. Kepadanya disampaikan tuduhan, bahwa bendahara itu menghamburkan miliknya.
Luk 16:2
Lalu ia memanggil bendahara itu dan berkata kepadanya: Apakah yang kudengar tentang engkau? Berilah pertanggungan jawab atas urusanmu, sebab engkau tidak boleh lagi bekerja sebagai bendahara.
Luk 16:3
Kata bendahara itu di dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat? Tuanku memecat aku dari jabatanku sebagai bendahara. Mencangkul aku tidak dapat, mengemis aku malu.
Luk 16:4
Aku tahu apa yang akan aku perbuat, supaya apabila aku dipecat dari jabatanku sebagai bendahara, ada orang yang akan menampung aku di rumah mereka.
Luk 16:5
Lalu ia memanggil seorang demi seorang yang berhutang kepada tuannya. Katanya kepada yang pertama: Berapakah hutangmu kepada tuanku?
Luk 16:6
Jawab orang itu: Seratus tempayan minyak. Lalu katanya kepada orang itu: Inilah surat hutangmu, duduklah dan buat surat hutang lain sekarang juga: Lima puluh tempayan.
Luk 16:7
Kemudian ia berkata kepada yang kedua: Dan berapakah hutangmu? Jawab orang itu: Seratus pikul gandum. Katanya kepada orang itu: Inilah surat hutangmu, buatlah surat hutang lain: Delapan puluh pikul.
Luk 16:8
Lalu tuan itu memuji bendahara yang tidak jujur itu, karena ia telah bertindak dengan cerdik. Sebab anak-anak dunia ini lebih cerdik terhadap sesamanya dari pada anak-anak terang.
--------
Sebab anak-anak dunia ini lebih cerdik terhadap sesamanya dari pada anak-anak terang
Saudaraku,
saya sering mendengar sebuah ungkapan: yaah namanya juga manusia!
Ungkapan itu muncul ketika seseorang merasa kilaf telah melakukan yang sebenarnya dia sadar bahwa apa yang dilakukannya salah.
Atau orang yang menilai perbuatan orang lain yang menurutnya tidak benar.
Seandainya kita pernah mengatakan seperti itu sebagai releksi diri akan kekurangan dan kesalahan kita dan lalu tidak mengulanginya lagi, itu baik.
Sebab Allah kita adalah Allah yang Maha Pengampun, penuh kasih dan selalu merindukan anak-anak-Nya bertobat.
Tetapi jika ungkapan itu hanya untuk "membenarkan diri", itu sangat bahaya.
Saudaraku,
bendahara yang tidak jujur itu pintar dihadapan manusia.
kita adalah anak-anak Terang, harus pintar dan hidup benar dihadapan Allah, bukan dihadapan manusia.
Oleh karena itu marilah kita "melihat dan menyikapi setiap keadaan dan kejadian dengan tenang".
Gunakan perspektif Allah, supaya kita melihat segala sesuatu "pada tempatnya dan dalam proporsi yang sebenarnya."
Sehingga kita tidak akan tertipu oleh "kecerdikan akal budi."
Jika kita bertindak demikian, kita bersikap lebih objektif dan terhindar dari kegelisahan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 4 November 2022
Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau selalu memimpin hidup kami
Dan dengan berbagai cara Engkau menjaga kami supaya kami tetap hidup dalam kasih-Mu
Kami mohon ampunilah kekurangan dan dosa kami
Dan berikanlah kami rahmat kekuatan untuk taat kepada penglihatan kami akan Engkau
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Lukas 15:1-10;
Luk 15:1
Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia.
Luk 15:2
Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: "Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka."
Luk 15:3
Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka:
Luk 15:4
"Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?
Luk 15:5
Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira,
Luk 15:6
dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetanggan serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan.
Luk 15:7
Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan."
Luk 15:8
"Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya?
Luk 15:9
Dan kalau ia telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dirhamku yang hilang itu telah kutemukan.
Luk 15:10
Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat."
---------
Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat
Saudaraku,
kedua perumpamaan, domba yang hilang dan dirham yang hilang, menggambarkan sukacita surgawi ketika seorang pendosa bertobat.
Dan Allah sangat aktif mencari dan memanggil setiap orang untuk bertobat.
Lalu permenungannya:
Jika saat ini Saudara jauh dari Allah, lekaslah bertobat.
Jika saat ini Saudara setia hidup dalam kehendak Allah, jaga dengan hati-hati supaya ucapan dan perbuatan kita mampu membuat setiap orang dihidup kita melihat Allah yang maha pengampun.
Saudaraku,
Allah peduli dengan orang-orang yang terhilang dan Allah aktif memanggil dan mencari mereka.
Maka menjadi tanggung jawab kita juga, sebagai anak-anak Allah.
Saya sangat sedih jika melihat anak-anak Allah justru lebih banyak "menghaikimi kesalahan atau kekurangan" sesamanya.
Seharusnya jika tidak mampu membawanya kedalam pertobatan, cukuplah dengan memberi teladan yang baik.
Saudaraku,
kita telah diselamatkan dari dosa.
Jangan lalai, tidak ada gunanya menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan lahiriah pemuas nafsu daging.
Memulai adalah bagi setiap orang, tekun sampai akhir adalah bagi para orang kudus.
Maka mari kita pupuk dan pelihara kehendak mulia yang tumbuh dari dalam diri kita.
Bertekunlah dalam Allah dalam segala keadaan, tetap mengasihi dan mengampuni.
Supaya setiap orang dihidup kita mengalami kebaikan Allah dan pengampunan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 3 November 2022
Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau telah menyelamatkan kami
Engkau mengampuni dosa-dosa kami dan memberikan hidup yang baru
Kami mohon rahmat-Mu supaya kami tidak mudah tergoyahkan oleh kelemahan kami dan kelemahan orang lain
Dan kami mohon jagalah kami supaya hidup kami tidak menyimpang dari jalan-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Yohanes 6:37-40;
Yoh 6:37
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.
Yoh 6:38
Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.
Yoh 6:39
Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.
Yoh 6:40
Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."
--------
Setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman
Saudaraku,
kita sadar tubuh ini hanya sementara.
Alangkah bodohnya kita jika hanya memikirkan keadaan sekarang.
Sebab melalui Injil kita mengetahui ada kehidupan setelah kematian.
Dan melalui Injil pula kita percaya Tuhan Yesus akan membangkitkan kita pada akhir zaman.
Setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.
Lalu permenungannya: apakah "kepercayaan" itu menjadi pertimbangan dalam setiap perbuatan kita?
Saudaraku,
ada baiknya dalam segala perbuatan hendaknya bersikap seakan-akan hari ini juga kita akan mati.
Jika kita sungguh yakin hidup dalam kehendak-Nya, kita tidak pernah takut mati.
Maka seharusnya *lebih baik menghindari dosa daripada takut mati.*
Dan ingat "besok" adalah hari yang tidak pasti.
Maka sesungguhnya "setiap hari adalah kesempatan."
Supaya tidak menyesal, ambilah kesempatan itu hanya untuk hidup dalam kehendak-Nya.
Saudaraku,
tidak ada gunanya umur panjang jika kita tidak bisa memperbaiki hidup, umur panjang justru bisa sangat menakutkan.
Maka lebih baik kita selalu menyadari bahwa pada saatnya kita pasti mati.
Lalu setiap hari mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian.
Sehingga setiap hari "kita hiduo sebagai orang yang percaya".
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 2 November 2022
Allah Bapa kami
Kami mohon ajarilah kami supaya dalam segala hal kami ingat akan akhir hayat
Supaya kami berani mengalahkan keinginan hawa nafsu
Dan supaya kami kuat dalam menghadapi cobaan-cobaan
Sehingga setiap hari Kau dapati kami setia
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Matius 5:1-12;
Mat 5:1
Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya.
Mat 5:2
Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya:
Mat 5:3
"Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
Mat 5:4
Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
Mat 5:5
Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
Mat 5:6
Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
Mat 5:7
Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
Mat 5:8
Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
Mat 5:9
Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
Mat 5:10
Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
Mat 5:11
Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
Mat 5:12
Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."
--------
Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga
Saudaraku,
beberapa orang menjalani hidupnya dengan berpikir: "Saya bahagia jika..."
Misalnya saya bahagia jika banyak uang, saya bahagia jika dipuji dan dihormati.
Semua kalimat kelanjutan dari jika... hanya tentang sesuatu yang ada diluar dirinya.
Pujian, kehormatan, kekayaan, kekuasaan dan lainnya.
Saudaraku,
Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk mengusahakan kebahagian dari dalam diri.
Yaitu kita bahagia jika kita taat kepada kehendak Allah.
Lapar dan haus akan Firman Tuhan, lemah lembut, murah hati, penuh kasih, menjauhkan hati dari hal-hal duniawi dan tidak mencari pujian dari manusia.
"Sabda Bahagia" menggambarkan hidup yang berserah kepada Tuhan.
Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah dan seterusnya.. ADA didalam hidup orang kristiani.
Sabda bahagia bukan standar hidup orang kristiani, tetapi TOLOK UKUR ketaatan orang kristiani kepada Roh.
Maka mari menyerahkan diri kita kepada kehendak Roh Kudus.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 1 November 2022
Tuhan Yesus
Kami mohon tuntunlah kami dengan cahaya Roh-Mu
Supaya kami bebas dari kebutaan hati
Dan puaskanlah kami dengan belas kasih-Mu
Supaya kami tidak tergoda lalu terikat oleh kesia-siaan duniawi
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
