Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 1:26-38;
Luk 1:46
Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan,
Luk 1:47
dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku,
Luk 1:48
sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,
Luk 1:49
karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.
Luk 1:50
Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia.
Luk 1:51
Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya;
Luk 1:52
Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah;
Luk 1:53
Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa;
Luk 1:54
Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya,
Luk 1:55
seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya."
Luk 1:56
Dan Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya.
----------
Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya
Saudaraku,
mari kita bersukacita dan bergembira bersama Bunda Maria.
Karena Allah telah mengunjungi umat-Nya.
Siapa umat Allah?
Apakah orang Farisi dan ahli Taurat?
Apakah orang-orang kaya?
Apakah orang-orang terpandang?
Apakah orang-orang yang berkuasa?
Allah mengunjungi orang-orang berdosa yang merindukan pertobatan dan orang-orang yang rendah hati.
Dan Ia menurunkan orang-orang berkuasa dari tahtanya, mengapa? Karena mereka terlalu sombong untuk meminta pertolongan Allah.
Saudaraku,
Bunda Maria adalah guru pengorbanan dan guru kerendahan hati.
Jika kita ingin hidup bersama Tuhan Yesus, kitapun harus sanggup berkorban dan rendah hati.
Maka janganlah selalu menuruti dorongan hati dan perintah akal budi.
Tetapi mari kita periksa dulu dengan sungguh-sungguh dan teliti.
Sebenarnya tanda-tandanya sangat jelas, setiap dorongan hati yang "berpusat pada cinta diri", adalah sesat!
Ia memperhatikan kerendahan hamba-Nya.
Dan mari kita coba perhatikan, orang sombong atau tinggi hati tidak akan pernah merasakan kedamaian.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 22 Desember 2021
Allah Bapa kami
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu untuk menyingkirkan pikiran-pikiran kami yang sombong
Doronglah kami untuk mengenal diri sendiri apa adanya
Dan kami mohon ajarilah kami untuk rendah hati
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 1:26-38;
Luk 1:39
Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda.
Luk 1:40
Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet.
Luk 1:41
Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus,
Luk 1:42
lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu.
Luk 1:43
Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
Luk 1:44
Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan.
Luk 1:45
Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana."
--------
Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
Saudaraku,
Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu.
Lalu dilanjutkan dengan:Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
Perkataan Elisabet itu adalah: ungkapan iman.
Dari Injil kita mengetahui bahwa Elisabet dan Bunda Maria adalah perempuan-perempuan pilihan Allah.
Menurut saya Elisabet dan Bunda Maria lebih dari seorang nabi.
Dan dari semula mereka telah ditentukan oleh Allah.
Saudaraku,
walaupun Bunda Maria dan Elisabet telah ditentukan oleh Allah.
Bunda Maria dan Elisabet tetap memiliki kebebasan dan bisa saja menolak rencana Allah.
Pagi ini saya ingatkan kembali bahwa kita pun termasuk yang telah ditentukan oleh Allah.
Semua manusia punya mata yang melihat dan telinga yang mendengar dan "diberikan kehendak bebas".
Bersyukurlah karena telinga kita mendengar dan mata kita melihat Allah yang hidup.
Sehingga dengan sangat mudah kita membedakan: yang mana keinginan daging dan yang mana kehendak Allah.
Sedangkan orang-orang dunia sudah "dipaksa" dengan berbagai macam aturan yang memenjara keinginan daging pun, tidak mengerti kehendak Allah.
Akhirnya yang timbul hanya berbagai pembenaran-pembenaran diri dan pendapat manusia.
Saudaraku,
ucapkanlah kalimat ini: "siapakah aku ini sampai Tuhan datang menyelamatkanku?"
Dan jika perlu arahkanlah mata dan telinga kepada dunia.
Lihatlah dan dengarlah masih banyak manusia yang tersesat.
Mereka yang berteriak-teriak Tuhan Tuhan, tetapi perbuatannya jauh dari Tuhan.
Dengan demikian semakin hari kita akan semakin mencintai Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 21 Desember 2021
Allah Bapa kami
Sungguh kami mengucap syukur kepada-Mu
Karena Engkau telah menyelamatkan kami dari kematian
Dan Engkau setia menuntun kami menuju hidup
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Lukas 1:26-38;
Saya kutip ayat:26-34
Luk 1:26
Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret,
Luk 1:27
kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.
Luk 1:28
Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."
Luk 1:29
Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.
Luk 1:30
Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
Luk 1:31
Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
Luk 1:32
Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
Luk 1:33
dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan."
Luk 1:34
Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?"
--------
Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?
Saudaraku,
sesungguhnya iman kristen itu adalah keajaiban.
Hidupnya pasti menghadirkan kuasa Allah.
Tetap mengasihi walaupun dibenci.
Memberi dalam kekurangan.
Dimanapun ia berada membawa kabar sukacita dan kedamaian.
Sebab Roh Tuhan "hidup" disetiap orang yang percaya "kepada Anak".
Saudaraku,
arahkanlah pandangan kita kepada dunia.
Masih banyak manusia yang "diperintah oleh daging".
Walaupun mereka berkata percaya kepada Allah, perbuatannya jauh dari Allah.
Sekali lagi saya ingatkan, kita umat kristiani HIDUP dalam KEJAIBAN.
Jangan hanya menikmati dan menganggumi mujizat, buatlah mujizat!.
Kita diberi kuasa untuk itu.
Ijinkan Roh Kudus berkuasa atas hidupmu, supaya hidupmu jadi munjizat bagi banyak orang.
Ingat hidup kita adalah untuk "kemuliaan-Nya", bukan untuk kenikmatan dan kehormatan daging.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 20 Desember 2021
Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau nyatakan kuasa-Mu setiap hari
Supaya kami berbuat seperti yang Engkau kehendaki
Jika Kau dapati kami masih sering melayani kehendak kami sendiri, ampunilah kami
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya kami memiliki niat yang teguh
Untuk selalu berusaha melakukan kehendak-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 1:39-45;
Luk 1:39
Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda.
Luk 1:40
Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet.
Luk 1:41
Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus,
Luk 1:42
lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu.
Luk 1:43
Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
Luk 1:44
Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan.
Luk 1:45
Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana."
--------
Ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus
Saudaraku,
Sabda Allah HIDUP dalam diri Bunda Maria.
Maka saat Elisabet mendengar salamnya, ia dipenuhi oleh Roh Kudus, demikian pula anak yang sedang dikandungnya.
Oleh karena itu, mari kita rajin membaca Injil, supaya Firman Allah HIDUP dan menguasai hati dan pikiran kita.
Dengan demikian ucapan dan perbuatan kita selalu membawa kabar sukacita untuk semua orang.
Saudaraku,
heningkanlah dirimu.
Dengarkanlah Firman Tuhan.
Firman itu hidup, memenuhi pikiran kita dengan perkara-perkara mulia.
Lalu mendorong keinginan-keinginan yang suci.
Janganlah menyerah tanpa berjuang.
Jangan hanya berjuang untuk hal-hal duniawi, berjuanglah lebih keras untuk hal-hal rohani.
Dan binalah pikiran-pikiran yang mulia.
Ingat selalu bahwa kita adalah anak-anak Allah.
Dan Allah telah menyediakan apa yang kita butuhkan untuk membangun "kesucian hidup".
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 19 Desember 2021
Lihatlah, Bapa yang terkasih
Kami datang bersujud dihadapan-Mu
Kami mohon pukulah penggung kami
Supaya kami hanya tunduk kepada kehendak-Mu
Kuasailah hati dan pikiran kami dengan Firman-Mu
Supaya kami hanya bertindak menurut keinginan-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 1:18-24;
Mat 1:18
Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.
Mat 1:19
Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.
Mat 1:20
Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.
Mat 1:21
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."
Mat 1:22
Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi:
Mat 1:23
"Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" ?yang berarti: Allah menyertai kita.
Mat 1:24
Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,
--------
Malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus
Saudaraku,
saya tidak bisa membayangkan bagaimana Yusuf menyikapi mimpinya, sehingga ia percaya akan mimpi itu.
Kejadian ini menjadi pengajaran yang sangat luar biasa.
Rencana Allah di hidup kita akan terwujud apabila ada KETIADAAN DIRI.
Saudaraku,
kita semua tentu memiliki rencana hidup, seperti Yusuf yang mengambil Bunda Maria jadi istrinya.
Tetapi Allah punya kehendak lain dan Yusuf melaksanakan kehendak Allah.
Tentu kita semua punya rencana dan keinginan.
Dan saya percaya rencana kita adalah rencana yang baik dan kita hanya menginginkan sesuatu yang baik.
Namun permenungannya: baik menurut kita belum tentu selaras dengan rancana Allah.
Tentunya kita ingin "rencana Allah" yang terwujud dalam hidup kita.
Oleh karena itu kita harus melihat dan memahami kehendak Allah.
Nah syarat utamanya adalah KETIADAAN DIRI.
Hindari mencari kepentingan, keuntungan dan kenikmatan diri sendiri dalam setiap apa yang kita kerjakan.
Memang tidak mudah tetapi tidak ada cara lain.
Maka marilah kita setiap hari belajar "mati raga". Sangkallah dirimu!
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 18 Desember 2021
Allah Bapa kami
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Untuk menaklukkan diri setiap hari
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
