Yohanes K. Sugiyarta
Injil Matius 7:21,24-27;
Mat 7:21
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
Mat 7:24
"Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
Mat 7:25
Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.
Mat 7:26
Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.
Mat 7:27
Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya."
---------
Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh
Saudaraku,
"IMAN" adalah pondasi yang kuat dalam membangun pengharapan.
Tetapi sayang sekali ada yang menganggap iman itu hanyalah untuk dikotbahkan.
Jadi ketika menghadapi godaan atau mengalami kesulitan-kesulitan, mudah mengeluh dan mudah menyerah.
Saudaraku,
bersiap sedialah untuk berjuang, selama daging ini masih hidup.
Apapun di dunia ini membutuhkan perjuangan dan terkadang menuntut pengorbanan.
Berjuanglah secara jantan dan bertahanlah dengan sabar.
Sadarilah bahwa hidup tidak pernah bebas dari pencobaan-pencobaan dan kesulitan.
Diatas pondasi iman kita yang kuat, marilah setiap hari membangun pengharapan di dalam Kristus.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
--------------
Doa Hari Kamis 2 Desember 2021
Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah menempatkan kami diatas pondasi yang kuat
Kami tumbuh dalam firman-Mu
Dan Engkau memelihara kami dengan belas kasih-Mu
Kami menyadari selalu ada godaan dan penghalang
Oleh karena itu kami tidak ingin terpisah dari-Mu
Kami mohon berilah kami kekuatan dan keberanian untuk mengalahkan diri sendiri
Supaya hanya kehendak dan rencana-Mu lah yang terjadi
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 15:29-37;
Mat 15:29
Setelah meninggalkan daerah itu, Yesus menyusur pantai danau Galilea dan naik ke atas bukit lalu duduk di situ.
Mat 15:30
Kemudian orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya membawa orang lumpuh, orang timpang, orang buta, orang bisu dan banyak lagi yang lain, lalu meletakkan mereka pada kaki Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya.
Mat 15:31
Maka takjublah orang banyak itu melihat orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan, orang buta melihat, dan mereka memuliakan Allah Israel.
Mat 15:32
Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan."
Mat 15:33
Kata murid-murid-Nya kepada-Nya: "Bagaimana di tempat sunyi ini kita mendapat roti untuk mengenyangkan orang banyak yang begitu besar jumlahnya?"
Mat 15:34
Kata Yesus kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" "Tujuh," jawab mereka, "dan ada lagi beberapa ikan kecil."
Mat 15:35
Lalu Yesus menyuruh orang banyak itu duduk di tanah.
Mat 15:36
Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti dan ikan-ikan itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya memberikannya pula kepada orang banyak.
Mat 15:37
Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, tujuh bakul penuh.
---------
Orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan dan orang buta melihat
Saudaraku,
tentunya orang bisu, orang timpang, orang lumpuh dan orang buta, sangat gembira dan bersukacita.
Banyak umat kristiani yang mengalami pertolongan Tuhan Yesus dan dengan berbagai cara mengungkapkan kegembiraan itu.
Ada yang memberi sumbangan uang untuk gereja, ada yang berbagi ke panti asuhan dan lain-lain.
Semua bentuk ungkapan kegembiraan dan ucapan syukur itu baik, namun kita tetap harus hati-hati supaya TIDAK MENJADI SOMBONG.
Jangan sampai "memberikan persembahan ucapan syukur" hanya untuk "MEMBUAT PANGGUNG."
Tetapi lakukakanlah sesuatu untuk menarik belas kasih Tuhan Yesus.
Saudaraku,
tanpa Allah kita tidak dapat berbuat apa-apa, ikutilah Tuhan Yesus kemanapun Ia pergi.
Artinya ikutilah perintah Tuhan Yesus, jauhilah keinginan hati.
Bujukan-bujukan keangkuhan dan dorongan-dorongan hawa nafsu sangat mudah dikenali! Lawanlah!
Arahkanlah hati dan pikiran kita hanya untuk kemuliaan Allah.
Gunakanlah kecerdasan Ilahi supaya dimanapun kita berada, membawa kesembuhan dan sukacita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 1 Desember 2021
Tuhan Yesus
Kasih-Mu memelihara kami
Perbuatan-perbuatan tangan-Mu menguatkan kami
Cahaya Roh-Mu menuntun langkah kami
Kuasa-Mu menyembuhkan kami
Terimalah ucapan syukur kami ya Tuhan
Dan dengan rendah hati kami serahkan rencana-rencana hidup kami kepada-Mu
Terjadilah sesuai dengan rencana dan kehendak-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 4:18-22;
Mat 4:18
Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.
Mat 4:19
Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."
Mat 4:20
Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.
Mat 4:21
Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka
Mat 4:22
dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia.
--------
Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia
Saudaraku,
nelayan adalah orang-orang yang tangguh, gigih dan memliki keyakinan yang sangat kuat.
Apakah nelayan melihat ikan-ikan yang akan dijaring? Tidak.
Mereka berangkat hanya bermodalkan perahu, jala dan pengharapan.
Saudaraku,
kita umat kristiani adalah penjala manusia.
Kita sebaiknya hidup dalam iman yang tangguh, gigih dalam pengharapan dan penuh belas kasih.
Belas kasih yang melimpah, terwujud dalam ucapan dan perbuatan, "jadi jala untuk manusia" supaya setiap orang "mengalami belas kasih Allah".
Apakah nelayan perlu berteriak-teriak agar ikan muncul lalu menebarkan jala? Tidak.
Tidak perlu berteriak-teriak untuk mewartakan keselamatan di dalam Kristus.
Tebarkanlah "belas kasih" dimanapun kita "ditempatkan oleh Allah".
Ingat menebarkan belas kasih bukan dengan perkataan, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.
Tetapi harus hati-hati terkadang suatu perbuatan tampaknya penuh cinta kasih, padahal sebenarnya hanya untuk melayani nafsu daging, misalnya haus pujian.
Sebab cinta kasih itu tidak mencari kepuasan diri tetapi untuk menjadi kabar baik dan kesembuhan bagi semua orang.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 30 November 2021
Tuhan Yesus
Alangkah bahagianya seandainya kami puas dengan belas kasih-Mu
Kenyataannya kami selau menuntut lebih
Sehingga kami lupa membagi belas kasih-Mu yang besar itu
Ampunilah kami ya Tuhan ampunilah kami
Kami mohon cukupkanlah kami dengan belas kasih-Mu
Dan ajarilah kami untuk memberi
Supaya setiap orang di hidup kami menikmati kasih-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 8:5-11;
Mat 8:5
Ketika Yesus masuk ke Kapernaum, datanglah seorang perwira mendapatkan Dia dan memohon kepada-Nya:
Mat 8:6
"Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita."
Mat 8:7
Yesus berkata kepadanya: "Aku akan datang menyembuhkannya."
Mat 8:8
Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: "Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.
Mat 8:9
Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya."
Mat 8:10
Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel.
Mat 8:11
Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga,
-----------
Iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel
Saudaraku,
coba jawab dengan jujur, ya atau ya bahwa kita sering tidak setuju dengan Tuhan dalam berbagai hal.
Sangat sering apa yang kita inginkan tidak terpenuhi, seringkali apa yang kita alami tidak sesuai dengan apa yang kita rencanakan dan usahakan.
Lalu mengeluh dan ada pula yang menyalahkan Tuhan.
Saudaraku,
bukankah kita mengetahui bahwa bagian kita adalah mengerjakan dengan sungguh-sungguh, maksimal dan penuh tanggung jawab.
Kita percaya dan selalu sadar bahwa Tuhan Yesus pasti terlibat dalam setiap kehendak baik?
Tetapi kenyataannya kita sering tidak ingat keterlibatan Tuhan, seolah-olah Tuhan hanya ada di gereja.
Dan seolah-olah "iman" itu adalah suatu kebajikan yang hanya untuk dikotbahkan.
Hampir setiap orang kristiani hatinya gembira dan semangat saat mendengar kesaksian hal-hal luar biasa, atas doa-doa orang-orang yang percaya.
Dan tentunya kita juga percaya bahwa mujizat-mujizat itu masih terjadi sampai hari ini.
Ironisnya banyak orang kristiani yang "hidup sendiri".
Maka saat mengalami ketidaknyamanan mudah sekali mengeluh bahkan menyalahkan Tuhan Yesus secara langsung atau tidak langsung.
Saudaraku,
kobarkanlah api imanmu!
Tuhan Yesus hidup sampai sekarang ini.
Ia tidak berubah, yang diperlukan adalah hanya "orang-orang beriman" maka keajaiban-keajaiban akan terjadi.
Maka marilah kita selalu menyadari bahwa Tuhan Yesus hidup bersama kita.
Kesadaran itu akan menjadi kekuatan dan menjaga kita supaya tidak menyimpang dari jalan Allah.
Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 29 November 2021
Tuhan Yesus
Berulangkali hati ini gelisah
Seringkali kami mengeluh
Ampunilah kami ya Tuhan apabila Kau dapati kami kurang percaya
Dan ampunilah kesombongan kami
Kami datang kepada-Mu dengan rendah hati
Mohon rahmat kekuatan-Mu untuk mengalahkan dan melepaskan keinginan-keinginan duniawi
Dan supaya kami tidak mementingkan hal-hal lahiriah
Berilah kami semangat untuk selalu mengusahakan perkara-perkara rohani
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 21:25-26, 34-36;
Luk 21:25
"Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.
Luk 21:26
Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.
Luk 21:27
Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.
Luk 21:28
Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat."
-------------
Luk 21:34
"Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.
Luk 21:35
Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini.
Luk 21:36
Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia."
-------------
Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi
Saudaraku,
selamat datang di Minggu Adven I.
Setiap masa Adven kita diajak untuk mempersiapkan diri menyambut Natal.
Dan masa adven dimulai dengan kabar kedatangan Tuhan Yesus yang kedua.
Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.
Injil mengajarkan kepada kita bahwa ada tanda-tanda sebelum kedatangan-Nya.
Saudaraku,
memasuki masa adven, kita diajak untuk menjaga diri supaya hati kita tidak terjerat oleh kenabukan dunia.
Semua barang-barang duniawi itu HARAM! Bukan hanya babi!, apabila semuanya itu diusahakan secara berlebihan.
Karena lalu akan menjadi jerat dan berhala.
Coba arahkanlah mata kita kepada dunia, semua kejahatan manusia disebabkan oleh berhala-berhala itu.
Saudaraku,
jangan biarkan diri kita dikuasai oleh keinginan.
Taklukanlah diri setiap hari sedari awal.
Arahkanlah tekad untuk keselamatan jiwa.
Supaya kita tidak menyembah berhala-berhala dunia.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 28 Novemberr 2021
Tuhan Yesus
Engkau memberikan teladan dalam menikmati penderitaan dunia
Supaya jiwa kami selamat lalu hidup kekal dalam kebahagiaan abadi bersama-Mu selama-lamanya
Kami sadar tanpa Engkau kami tidak akan menang mengalahkan keinginan daging
Maka kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Untuk menaklukkan diri sedari awal setiap hari
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa
