Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 9:43-45;
Luk 9:43
Maka takjublah semua orang itu karena kebesaran Allah. (9-43b) Ketika semua orang itu masih heran karena segala yang diperbuat-Nya itu, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya:
Luk 9:44
"Dengarlah dan camkanlah segala perkataan-Ku ini: Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia."
Luk 9:45
Mereka tidak mengerti perkataan itu, sebab artinya tersembunyi bagi mereka, sehingga mereka tidak dapat memahaminya. Dan mereka tidak berani menanyakan arti perkataan itu kepada-Nya.
--------
Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia
Saudaraku,
ketika kemampuan fisik yang begitu menyenangkan di usia tiga puluh justru terasa hampir beku di usia tujuh puluh.
Kita hanya memiliki pemahaman bahwa kita telah bertindak adil, jujur dan penuh kasih di awal kehidupan kita.
Kita tetap sehat secara moral dan spiritual, meskipun rambut yang tersisa di kepala kita entah putih atau tak terlihat.
Kita semua harus meninggalkan kehidupan ini dalam kondisi spiritual yang kita miliki saat "tertidur".
Dan kita akan menghabiskan kekekalan, entah dalam hubungan kasih yang nyata dan sadar dengan Tritunggal Mahakudus, dikelilingi oleh malaikat dan orang kudus yang tak terhitung jumlahnya, atau dalam mimpi buruk yang nyata dan sadar, terpisah dari segala kasih, dari segala rasa hormat, dari segala sukacita.
Saudaraku,
Tuhan Yesus yang dalam "kemanusiaannya", wafat seperti kita, tetapi Ia kemudian bangkit.
Kebangkitannya menjadi sumber pengharapan bagi kita, bahwa kita kelak akan dibangkitkan dan hidup kekal dalam kebahagiaan kekal bersamaNya.
Namun yang sangat penting dan utama adalah kehidupan kekal bersama Tuhan Yesus, adalah sebuah "kepastian", jika kita hidup meneladan Kristus.
Sedangkan "ajaran dunia", seperti timbangan baik dan buruk, benar dan salah.
Kita tidak lagi sibuk dengan baik dan buruk, benar dan salah, jika kita "taat kepada Roh Kudus".
Tuhan kita Yesus Kristus telah menyerahkan diri ke tangan manusia, untuk menebus dosa kita.
Jadi kita telah dimenangkan oleh salib Kristus.
Jangan lagi kembali hidup dalam "kedagingan" yang tunduk kepada perintah hawa, nafsu dan rasa.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 2t September 2025
Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah mengangkat kami dari keduniawian kepada hidup
Dan Engkaupun memberikan Roh Kudus kepada kami supaya kami setia hidup dalam kekudusan
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk setia hidup dalam perintah
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 9:18-22;
Luk 9:18
Pada suatu kali ketika Yesus berdoa seorang diri, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Lalu Ia bertanya kepada mereka: "Kata orang banyak, siapakah Aku ini?"
Luk 9:19
Jawab mereka: "Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit."
Luk 9:20
Yesus bertanya kepada mereka: "Menurut kamu, siapakah Aku ini?" Jawab Petrus: "Mesias dari Allah."
Luk 9:21
Lalu Yesus melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapapun.
Luk 9:22
Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga."
--------
Yesus bertanya kepada mereka: "Menurut kamu, siapakah Aku ini?" Jawab Petrus: "Mesias dari Allah."
Saudaraku,
ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi pada masa itu memiliki pendapat yang berbeda.
Mereka menyebut Yesus seorang Pembohong, seorang Pelahap dan seorang peminum anggur, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa.
Mereka juga mengatakan bahwa Ia adalah setan dan penghujat Allah.
Lalu ada orang lain yang tidak menerima-Nya sebagai Allah tetapi merasa nyaman untuk memanggil-Nya Guru, Guru Besar dan sebagainya.
Saudaraku,
saya tidak tahu siapa "Dia", bagi saudara.
Apakah Dia Juruselamat dan Sahabat?
Apakah Dia segalanya bagi saudara?
Jangan terlalu sibuk dengan dunia ini, sampai kita melupakan Tuhan Yesus.
Jika kita mengutamakan Tuhan Yesus, Dia akan mengutamakan kita.
Tentu saja kita akan mendengar "banyak suara lain", jalani dan nikmati hidup ini karena pada akhirnya semuanya akan baik-baik saja. Beberapa bahkan mungkin menghalangi kita untuk menyembah Tuhan Yesus yang hidup, seolah-olah itu membuang-buang waktu.
Saudaraku,
Tuhan Yesus wafat untuk dosa seluruh dunia, tetapi dunia tidak menginginkan-Nya.
Dengan menyebut Tuhan Yesus hanyalah seorang seorang nabi.
Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi pada masa itu pun memiliki pendapat yang berbeda.
Mereka menyebut Tuhan Yesus seorang Pembohong, seorang Pelahap dan seorang peminum anggur, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Mereka juga mengatakan bahwa Ia adalah setan dan penghujat Allah.
Lalu ada orang lain yang tidak menerima-Nya sebagai Allah tetapi merasa nyaman untuk memanggil-Nya Guru, Guru Besar dan sebagainya.
Saya tidak tahu siapa Dia, bagi Saudara.
Apakah Dia Tuhan dan Juruselamat?
Saudaraku,
Jangan terlalu sibuk dengan dunia ini, sampai kita melupakan Tuhan Yesus.
Jika kita mengutamakan Tuhan Yesus, Dia akan mengutamakan kita.
Tentu saja kita akan mendengar banyak suara lain juga yang menyarankan kita untuk menjalaninya dan menikmati hidup kita karena pada akhirnya semuanya akan baik-baik saja.
Beberapa bahkan mungkin menghalangi kita untuk menyembah "Tuhan yang hidup", seolah-olah itu membuang-buang waktu.
Mari kita tetap setia hidup dalam iman, Tuhan Yesus tetap sama, kemarin, hari ini dan sampai selama-lamanya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 26 September 2025
Tuhan Yesus
Engkau adalah Tuhan dan Juru Selamat kami
Belas kasih dan kuasaMu nyata dalam hidup kami
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk setia hidup dalam ketaatan
Supaya hidup kami ini menjadi persembahan terbaik bagiMu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 9:7-9;
Luk 9:7
Herodes, raja wilayah, mendengar segala yang terjadi itu dan iapun merasa cemas, sebab ada orang yang mengatakan, bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati.
Luk 9:8
Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali, dan ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit.
Luk 9:9
Tetapi Herodes berkata: "Yohanes telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?" Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus.
-------
Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?" Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus
Saudaraku,
Herodes adalah contoh yang baik dari orang yang tidak beriman, yang menyembah berhala yang terikat pada dirinya sendiri.
Orang yang beriman sejati adalah "melepaskan diri dari semua "berhala" dan berbalik kepada Allah yang hidup dalam perjumpaan pribadi.
Saudaraku,
efek pertama dari tidak percaya kepada Tuhan adalah "kehilangan akal sehat".
Orang yang tidak percaya pada Tuhan atau aturan Tuhan, akan percaya pada hal lain, tidak peduli seberapa absurdnya.
Iman kepada Tuhan dan Putra Tuhan adalah sebuah anugerah, tetapi itu adalah anugerah yang dapat ditolak.
Iman, pada hakikatnya, menuntut penolakan langsung yang tampaknya ditawarkan oleh penglihatan.
Iman merupakan undangan untuk berpaling kepada "sumber cahaya", sambil menghormati misteri wajah yang akan menyingkapkan dirinya secara pribadi pada waktunya sendiri.
Saudaraku,
Iman, yang terikat pada pertobatan, adalah lawan dari penyembahan berhala.
Iman memutuskan hubungan dengan berhala untuk berbalik kepada Allah yang hidup dalam perjumpaan pribadi.
Percaya berarti mempercayakan diri kepada kasih yang penuh belas kasihan yang senantiasa menerima dan mengampuni, yang menopang dan mengarahkan hidup kita dan yang menunjukkan kuasanya dengan kemampuannya meluruskan garis-garis sejarah kita yang bengkok.
Iman terdiri dari "kesediaan untuk membiarkan diri kita terus-menerus diubah dan diperbarui oleh panggilan Allah".
Disinilah letak paradoksnya: dengan senantiasa berpaling kepada Tuhan, kita menemukan jalan yang pasti yang membebaskan kita dari kehancuran yang dipaksakan kepada kita oleh berhala-berhala.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 25 September 2025
Tuhan Yesus
KaryaMu nyata dalam hidup kami
Engkau nyatakan pemeliharan dan kuasaMu setiap hari
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan
Untuk setia hidup dalam ketaatan
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 9:1-9;
Luk 9:1
Maka Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit.
Luk 9:2
Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang,
Luk 9:3
kata-Nya kepada mereka: "Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju.
Luk 9:4
Dan apabila kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari situ.
Luk 9:5
Dan kalau ada orang yang tidak mau menerima kamu, keluarlah dari kota mereka dan kebaskanlah debunya dari kakimu sebagai peringatan terhadap mereka."
Luk 9:6
Lalu pergilah mereka dan mereka mengelilingi segala desa sambil memberitakan Injil dan menyembuhkan orang sakit di segala tempat.
-------
Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang
Saudaraku,
seharusnya kita membagikan sukacita Injil.
Sebab karya Roh Kudus yang terus-menerus di dalam diri kita, senantiasa memberikan kekuatan dan mendorong kita untuk mewartakan kabar sukacita.
Dan ingatlah Gereja adalah seorang ibu dan ia "berkhotbah" dengan cara yang sama seperti seorang ibu berbicara kepada anaknya.
Mengetahui bahwa anak itu percaya bahwa apa yang ia ajarkan adalah untuk kebaikannya, karena anak-anak tahu bahwa mereka dikasihi. Lebih lanjut, seorang ibu yang baik dapat mengenali segala sesuatu yang Allah sedang kerjakan dalam diri anak-anaknya, ia mendengarkan keprihatinan mereka dan belajar dari mereka.
Saudaraku,
kita mengajar dan belajar, mengalami koreksi dan bertumbuh dalam penghargaan akan apa yang baik.
Roh yang sama yang mengilhami Injil dan yang bertindak dalam Gereja juga mengilhami kita semua umat Allah dan menemukan cara yang tepat untuk mewartakan sukacita Injil
Dengan demikian, kita menemukan sumber air hidup di dalam hati kita.
Sebagaimana kita semua senang diajak bicara, demikian pula dalam iman kita senang diajak bicara tentang "Kerajaan Allah", yang "menyembuhkan".
Perhatikan bahwa pemberitaan Injil berkaitan langsung dengan penyembuhan.
Kita melihat hal ini dalam Kisah Para Rasul.
Dunia ini sakit dan terluka.
Lebih jauh lagi, dunia ini berpaling dari Tuhan Yesus Kristus dan Gereja, yang merupakan satu-satunya sumber penyembuhan sejati yang mendasar.
Jadi, marilah kita selalu hidup dalam kesadaran untuk mewartakan sukacita dan penyembuhan, terutama melalui pengampunan dan belas kasihan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 24 September 2025
Allah Bapa kami
Melalui PuteraMu Tuhan kami Yesus Kristus Engkau telah menyembuhkan kami
Dan Melalui PuteraMu, Engkau bawa kami masuk dalam kerajaanMu
Kami mohon jadikanlah hidup kami saksi dan perwujudan kebaikan dan belas kasihMu
Dengan perantaraan Tuhan Yesus Kristus dan dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Sekarang dan sepanjang segala masa
Injil Lukas 8:19-21;
Luk 8:19
Ibu dan saudara-saudara Yesus datang kepada-Nya, tetapi mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak.
Luk 8:20
Orang memberitahukan kepada-Nya: "Ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan ingin bertemu dengan Engkau."
Luk 8:21
Tetapi Ia menjawab mereka: "Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya."
--------
Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya
Saudaraku,
sekilas, terlihat Tuhan Yesus yang "mengabaikan" ibu-Nya dan seluruh keluarga-Nya.
Mereka datang menemui-Nya, tetapi tidak dapat menembus kerumunan.
Ketika seseorang memberitahu Tuhan Yesus bahwa mereka menunggu di luar, Ia berkata, "Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya".
Ia tampak menjauhkan diri dari keluarga-Nya, bahkan dalam artian menyangkal Bunda-Nya yang Terberkati.
Saudaraku,
Tuhan Yesus tidak pernah melewatkan kesempatan untuk menggunakan peristiwa sehari-hari sebagai cara untuk menjangkau hati para pendengar-Nya.
Pada suatu kesempatan, Dia mengomentari beberapa kabar tentang menara yang runtuh dan memanfaatkannya untuk mengingatkan para pendengar-Nya bahwa mereka tidak boleh melewatkan kesempatan untuk bertobat dari dosa.
Dia memberi tahu para pendengar-Nya beberapa hal yang difokuskan untuk membuat mereka mengubah hidup mereka.
Keluarga, tampaknya Dia katakan, bukanlah masalah silsilah.
Seseorang bukanlah anggota keluarga Kristus karena mereka memiliki nenek moyang yang sama.
Bunda Maria dan kerabat-kerabat-Nya yang percaya dan kita semua berhubungan dengan Kristus karena kita percaya kepada-Nya dan dipersatukan oleh sakramen-sakramen-Nya dan menaati hukumNya.
Kita mengasihi Tuhan dan kita mengasihi sesama kita dengan cara rela berkorban dan mengorbankan diri.
Tanpa berbagi Tubuh dan Darah Kristus, tidak ada nilai, sebagai saudara dan saudari sedarah melalui kelahiran alami kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 23 September 2025
Tuhan Yesus
Kami mohon padamkan segala bentuk kesombongan di hati kami
Bantulah kami untuk menghargai keutamaan dan kerendahan hati
Dan selalu mendengarkan Sabda-Mu yang berharga dan menjadikan Sabda-Mu sebagai pedoman hidup kami
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
