Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 1:39-56;
Saya kutipkan sebagian:
Luk 1:39
Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda.
Luk 1:40
Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet.
Luk 1:41
Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus,
Luk 1:42
lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu.
Luk 1:43
Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
Luk 1:44
Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan.
Luk 1:45
Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana."
Luk 1:46
Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan,
Luk 1:47
dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku,
Luk 1:48
sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,
Luk 1:49
karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.
Luk 1:50
Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia.
--------
Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya
Injil Markus 10:32-45;
Saya kutipkan sebagian:
Mrk 10:42
Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa mereka yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
Mrk 10:43
Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
Mrk 10:44
dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.
Mrk 10:45
Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
----------
Saudaraku,
melayani tanpa pamrih seharusnya menjadi perwujudan iman umat kristiani.
Karena Roh Kudus ada di hidup orang-orang yang percaya kepada Kristus.
Dan sebagai umat kristiani kita menyadari bahwa hidup ini adalah milik Allah, termasuk harta benda yang ada pada kita.
Selalu berpikir apa yang bisa dilakukan untuk orang lain, bukan selalu berharap orang lain membantu dirinya.
Demikian pula di dalam lingkup pekerjaan, didasari dengan apa yang saya bisa berikan kepada perusahaan bukan sebaliknya apa yang bisa diberikan oleh perusahaan kepada saya.
Juga dalam lingkup keluarga melatih untuk melanyani diri sendiri dan menyediakan diri untuk melayani istri, suami dan anak-anak.
Saya sering melihat keluarga yang sedikit-sedikit menyuruh pembantunya, bapak, ibu dan anak-anaknya berlagak seperti raja.
Saudaraku,
Kasih itu memberi, melayani bukan selalu minta dilayani.
Melayani itu sabar dengan kekurangan orang lain dan tetap menghargainya.
Sebelum berpikir menyuruh orang lain berubah, tanyakanlah kepada diri sendiri apakah kita sendiri sanggup berubah.
Orang cenderung untuk mengatur orang lain, tetapi lupa mengatur dirinya sendiri.
Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.
Sebab kalau seorang menyangka, bahwa ia berarti, padahal ia sama sekali tidak berarti, ia menipu dirinya sendiri.
Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain.
(Gal 6:2-4)
Saudaraku,
marilah kita saling membantu, saling menghibur, saling menolong dan saling memberikan nasehat.
Sebagai umat kristiani, Kristus selalu memberikan semangat untuk turut serta memikul beban orang lain.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 30 Mei 2018
Allah bapa didalam surga
Kami mohon ajarilah kami
Untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan kami
Dan ajarilah kami untuk bersabar
Dalam menghadapi segala keaadaan
Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu
Atas segala rahmat dan pemeliharaan-Mu untuk hidup kami
Tinggalah selalu dalam hidup kami ya Bapa
Jadikanlah kami pelayan-pelayan-Mu
Supaya setiap orang melihat dan mengagungkan karya-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 10:28-31;
Mrk 10:28
Berkatalah Petrus kepada Yesus: "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!"
Mrk 10:29
Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya,
Mrk 10:30
orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.
Mrk 10:31
Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu."
---------
Orang yang menikah akan pergi meninggalkan orangtuanya dan keluarganya lalu memulai hidup baru dengan pasangannya.
Hidup baru dengan Tuhan Yesus, meninggalkan cara hidup yang lama dan hidup baru dengan Kritus..
Tidak lagi mengikuti kehendak sendiri dan selalu mengusahakan kehendak bersama.
Maka dengan demikian menyelaraskan hidup bersama Tuhan Yesus.
Saudaraku, daging manusia itu adalah petualang yang hebat, ia tidak akan pernah puas dalam segala hal.
Mudah bosan dan selalu ingin sesuatu yang baru.
Inilah yang kemudian akan menjadi perusak jiwa.
Jiwa selalu mencari harta surgawi namun daging selalu berusaha menukar harta surgawi itu dengan emas dan perak.
Maka tidak sedikit orang yang jiwanya telah mati walaupun tubuhnya masih hidup.
Saudaraku,
Kita putra-putri Allah akan hidup selama-lamanya dalam kelimpahan dan sukacita bersama Allah.
Kita telah mengerti jalan menuju kehidupan baru itu, karena Tuhan kita Yesus Kristus telah mengatakan-Nya.
"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.
(Yoh 14:1-3)
Saudaraku,
Mari kita saling mendukung dalam doa.
Dan selalu ada keinginan untuk membaca dan mendengarkan firman Tuhan.
Supaya kita dikuatkan sehingga mampu mengalahkan kelemahan-kelemahan kita.
Dan jiwa kita tidak mati oleh keinginan daging.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 29 Mei 2018
Allah Bapa di surga
Ada banyak yang menyenangkan hati dihadapan kami
Dan kami mengetahui banyak yang membawa kebahagiaan semu
Oleh karena itu kami mohon rahmat kekuatan
Sehingga kami tetap teguh dijalan-Mu
Dan mata kami hanya tertuju kepada sukcita surgawi bersama-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 10:17-27;
Saya kutipkan sebagian:
Mrk 10:17
Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya: "Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
Mrk 10:18
Jawab Yesus: "Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja.
Mrk 10:19
Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu!"
Mrk 10:20
Lalu kata orang itu kepada-Nya: "Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku."
Mrk 10:21
Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: "Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku."
Mrk 10:22
Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya.
---------
Saudaraku, kekristenan bukan hanya sekedar tentang mentaati aturan atau perintah agama.
Namun tentang hidup baru.
Memiliki cara hidup dalam Kristus, yaitu cara berpikir, cara merasakan dan cara melihat.
Lalu kemudian hidupnya benar-benar berubah dan menjadi manusia baru.
Terbukti segala macam aturan-aturan dalam hidup bangsa Israel saat itu, tidak mampu mebawa manusia mendekat kepada Allah.
Misalnya tentang aturan hari sabat, tidak makan kalau tidak melakukan pembasuhan tangan lebih dulu, dan lainnya.
Bahkan para pemimpin agama berjalan berkeliling untuk mencari orang yang melanggar dan lalu menghukumnya.
Suadaraku, dalam Tuhan Yesus Kristus kita diberikan Roh Kudus yang menjadi penolong kita supaya kita memiliki cara hidup kudus.
Dari mulai cara berpikir, cara melihat dan cara bersikap menggunakan cara Allah yang penuh kasih.
Mempertimbangkan setiap perkataan dan perbuatan apakah selaras dengan kehendak Allah.
Saudaraku, hampir setiap hari kita melihat dan mendengar banyak orang cenderung menghakimi sesamanya dalam segala hal.
Orang lebih tertarik membicarakan keburukan orang lain daripada kebaikannya.
Saya punya pertanyaan besar:
Banyak orang yang menurut saya pintar dan berpendidikan sangat mudah terpengaruh oleh kegelisahan dan ketakutan.
Buktinya bisa kita lihat sendiri mereka meneruskan kabar hoax yang isinya menembakkan kegelisahan.
Misalnya; diawali dengan kata hati-hati!
Hati-hati mankan ini dan itu.
Hati-hati ada rasia polisi.
hati-hati kalau pulang malam.
Dan lain sebagainya.
Saudaraku, kita adalah manusia baru dalam Kristus.
Tidak lagi hidup dengan cara hidup seperti orang-orang yang tidak memiliki Allah.
Mereka menebar kebencian, kita mewartakan kasih dan sukacita.
Mereka menebarkan ketakutan, kita mewartakan kedamaian.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 28 Mei 2018
Kami mengucap syukur dan mengidungkan pujian kepada-Mu ya Bapa
Melalui Putera-Mu Tuhan Yesus Kristus Engkau memberikan teladan kepada kami
Dan Roh Kudus-Mu merubah kami menjadi manusia baru
Kami mohon Roh Kebijaksanaan
Supaya kami tidak tergesa-gesa dalam berbuat
Tidak mempertahakan pendapat sendiri
Namun Bijaksana dalam setiap perkataan dan perbuatan
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 28:16-20;
Mat 28:16
Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka.
Mat 28:17
Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.
Mat 28:18
Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
Mat 28:19
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
Mat 28:20
dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."
----------
Trinitas, Bapa dan Anak dan Roh Kudus, adalah model yang sempurna dalam sebuah hubungan.
Keselarasan yang bisa dijadikan teladan tertinggi, ditengah-tengah dunia yang semakin hari semakin mementingkan diri sendiri dan kelompok.
Sudah selayaknya kita bersyukur dan merasa terhormat, mata dan telinga kita dibukakan sehingga kita mampu mengerti misteri ilahi.
Allah memberikan kehendak bebas kepada kita, namun kita menerima anugrah, yang lalu dengan iman kita masuk dalam relasi dengan Allah.
Saudaraku,
Roh Kudus ada dan siaga bersama kita, dan Ia-lah yang menjaga pikiran, keinginan dan setiap usaha kita.
Dengan selalu menyadari akan kehadiran Allah maka Roh Kudus sendiri yang akan menggerakan tangan dan kaki kita.
Mari kita hening sesaat.. Allah ada di hati kita, mari kita mendengarkan-Nya.
Saudaraku,
Doa adalah karunia yang indah, kita bisa melakukan kapan saja dan dimana saja tanpa batasan waktu dan tempat.
Kasih Allah selalu terbuka untuk kita setiap saat.
Tuhan Yesus sendiri telah menyediakan diri untuk murid-murid-Nya sebelum kembali ke surga dan Ia memberikan Roh Penolong sehingga kita sekarang ini tidak sendirian.
St. Paulus mengatakan:
Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.(Roma 5:1)
Dibenarkan karena iman:
Karena iman, hidup kita diselaraskan atau sejalan atau satu jalan dengan Allah.
Maka marilah kita senantiasa memuji Allah, sebab kehadiran-Nya tidak akan berakhir.
Dan setiap saat menyadari bahwa hidup kita adalah saksi-saksi-Nya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Selamat Beribadat
Doa Hari Minggu 28 Mei 2018
Kami akan setia mendengarkan Engkau ya Bapa
Berbicaralah kami siap mendengarkan
Supaya kami mengerti larangan-Mu
Dan kami mohon terangilah hati kami dengan cahaya Roh-Mu
Ya bapa kami berterimakasih kepada-Mu
Engkau dengan setia menemani perjalanan kami
Engkau penuh kasih mengajar kami
Dan Engkau mengampuni kesalahan kami
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
