"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Yohanes 20:19-31;

Yoh 20:19
Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"
Yoh 20:20
Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan.
Yoh 20:21
Maka kata Yesus sekali lagi: "Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu."
Yoh 20:22
Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus.
Yoh 20:23
Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada."
Yoh 20:24
Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ.
Yoh 20:25Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: "Kami telah melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya."
Yoh 20:26
Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"
Yoh 20:27
Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah."
Yoh 20:28
Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!"
Yoh 20:29
Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."
Yoh 20:30
Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini,
Yoh 20:31
tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya.
---------

Terimalah Roh Kudus

Saudaraku,
Beberapa tahun yang lalu, Paus Yohanes Paulus II menyatakan bahwa hari ini tidak hanya akan dikenal sebagai Minggu Kedua Paskah, tetapi juga sebagai Minggu Kerahiman Ilahi.
Mungkin, ia terinspirasi untuk membuat perubahan ini karena tulisan-tulisan St. Faustina, yang memiliki devosi khusus kepada Kerahiman Ilahi.
Dalam salah satu catatan di buku hariannya, St. Faustina mencatat kata-kata ini sebagai ucapan yang datang dari Tuhan: "Putriku, ceritakan kepada seluruh dunia tentang belas kasih-Ku yang tak terbayangkan.
Aku ingin agar Hari Raya Kerahiman menjadi tempat perlindungan dan tempat bernaung bagi semua jiwa.
Jangan biarkan jiwa takut untuk mendekat kepada-Ku.
Meskipun dosa-dosanya merah seperti kirmizi.
Kerahiman-Ku begitu besar sehingga tidak ada pikiran, baik manusia maupun malaikat, yang akan mampu memahaminya sepanjang kekekalan.
Segala sesuatu yang ada telah muncul dari kedalaman kerahiman-Ku yang paling lembut.
Manusia tidak akan memiliki kedamaian sampai mereka berpaling kepada "Sumber Kerahiman-Ku".

Saudaraku,
tidak perlu banyak wawasan, tidak perlu kecerdasan untuk melihat bahwa belas kasihan adalah hal yang paling dibutuhkan di muka bumi ini.
Jika kita saling berbelas kasihan di bumi tempat kita tinggal ini, segalanya akan terlihat jauh berbeda.
Kita akan hidup dalam damai satu sama lain, tidak ada perang di buni ini dan tidak ada kemiskinan.
Dan jika kita jujur ​​pada diri sendiri, belas kasihan juga merupakan salah satu kebutuhan terbesar kita.
Roh Kudus hidup dan bergerak dalam setiap orang yang percaya kepada Anak.
Jika kita sungguh-sungguh mendengarkan Roh Kudus dan melihat gerak Roh Kudus, kita membawa belas kasihan kepada orang lain.
Kita akan mengalami belas kasihan, Kerahiman Ilahi, Tuhan kita yang penuh kasih ingin kita terima dengan hati yang terbuka dan bersyukur.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 27 April 2025

Tuhan Yesus
Engkau adalah teladan belas kasih yang luar biasa dan yang sempurna
Maka kami mohon, bimbinglah kami supaya setia hidup dalam KerahimanMu
Supaya hidup kami menjadi perwujudan belas kasih-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

 

Injil Markus 16:9-15;

Mrk 16:9
Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.
Mrk 16:10
Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis.
Mrk 16:11
Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya.
Mrk 16:12
Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.
Mrk 16:13
Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, tetapi kepada merekapun teman-teman itu tidak percaya.
Mrk 16:14
Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.
Mrk 16:15
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
---------

Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk

Saudaraku,
bagi kita hari ini, kebangkitan tetap menjadi "pembeda".
Kita masing-masing, dalam hidup kita telah sampai pada iman dan pengakuan akan Tuhan Yesus Kristus yang bangkit.
Dan iman inilah yang membuat kita hidup dalam belas kasih Allah.

Saudaraku,
Tuhan Yesus, berkata kepada kita: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk”.
Inilah panggilan kita sekarang.
Iman kita sekarang harus menjadi kekuatan untuk menghadirkan Tuhan Yesus yang hidup.
Artinya kita tidak lagi hidup dengan diri kita sendiri tetapi dengan tubuh Kritus yang telah bangkit.
Melalui cara kita hidup yang selalu bertindak sebagai orang katolik, dimanapun kita berada.
Kita telah diampuni, disembuhkan, dibaptis dengan Roh Kudus-Nya dan Tuhan Yesus menghendaki kita selalu hidup dalam hadirat-Nya.
Supaya hidup kita menjadi pewarta sabda dan belas kasih-Nya.
Percayalah Tuhan Yesus yang bertanggung jawab atas hasilnya, kita hanya tunduk dan setia kepada perintahNya.
Lakukanlah saja, Tuhan Yesus pasti akan memberi ini dan itu, sehingga setiap orang dalam kehidupan kita melihat dan mengalami Allah yang hidup.
Dan ingatlah, itu juga komitmen baptisan kita.

Saudaraku,
marilah kita juga mengucap syukur atas kasih karunia Allah kepada kita, sehingga kita dapat "percaya tanpa harus melihat".
Dan Ia terus mencurahkan kasih karunia-Nya kepada kita, memelihara iman kita, supaya menjadi kekuatan kita untuk hidup dalam kebangkitan.
Kita adalah ciptaan baru dalam Kristus yang bangkit dan yang hidup.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 26 April 2025

Tuhan Yesus
Engkau menghendaki hidup kami menjadi kabar baik dan perwujudan belas kasih dan kuasa-Mu
Dan kami sangat percaya Engkau sendiri yang bekerja dalam kehidupan kami
Yang kami butuhkan hanyalah ketaatan
KaruniaMu lebih dari cukup dalam kehidupan kami
Kami mohon bimbinglah kami setiap hari supaya kami tidak mudah tertipu dan terjebak segala bentuk cinta diri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 21:1-14;

Yoh 21:1
Kemudian Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias dan Ia menampakkan diri sebagai berikut.
Yoh 21:2
Di pantai itu berkumpul Simon Petrus, Tomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea, anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain.
Yoh 21:3
Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.
Yoh 21:4
Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
Yoh 21:5
Kata Yesus kepada mereka: "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?" Jawab mereka: "Tidak ada."
Yoh 21:6
Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.
Yoh 21:7
Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.
Yoh 21:8
Murid-murid yang lain datang dengan perahu karena mereka tidak jauh dari darat, hanya kira-kira dua ratus hasta saja dan mereka menghela jala yang penuh ikan itu.
Yoh 21:9
Ketika mereka tiba di darat, mereka melihat api arang dan di atasnya ikan dan roti.
Yoh 21:10
Kata Yesus kepada mereka: "Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu tangkap itu."
Yoh 21:11
Simon Petrus naik ke perahu lalu menghela jala itu ke darat, penuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya, dan sungguhpun sebanyak itu, jala itu tidak koyak.
Yoh 21:12
Kata Yesus kepada mereka: "Marilah dan sarapanlah." Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya: "Siapakah Engkau?" Sebab mereka tahu, bahwa Ia adalah Tuhan.
Yoh 21:13
Yesus maju ke depan, mengambil roti dan memberikannya kepada mereka, demikian juga ikan itu.
Yoh 21:14
Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya sesudah Ia bangkit dari antara orang mati.
------------

Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh

Saudaraku,
Petrus bersama beberapa orang, pergi menangkap ikan tetapi tidak menangkap apa pun.
Tuhan Yesus menampakkan diri-Nya untuk ketiga kalinya, tetapi mereka tidak menyadari bahwa itu adalah Dia. sampai, atas perintah-Nya, mereka menangkap sekumpulan ikan yang sangat banyak.
"Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh", perintah ini sangat menarik untuk kita renungkan.
Mengapa Yohanes menuliskan dengan detail perintah Tuhan Yesus, tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu.
Mengapa tidak cukup dengan perintah "tebarkanlah jalamu"?
Bukankan Tuhan Yesus punya kuasa untuk memerintahkan ikan-ikan mendekat ke semua sisi perahu?

Saudaraku,
saya melihat peristiwa ini mengajarkan kepada kita untuk selalu hidup dalam "perintah", hidup dalam "ketaatan".
Keberhasilan datang ketika kita bersedia mendengarkan Tuhan Yesus dan melakukan apa yang Dia katakan.
Kita mengetahui ajaran dan perintah Tuhan.
Dan kita dikumpulkan dan bertumbuh dalam Gereja-Nya, maka kita harus taat kepada ajaran gereja.
Mari perhatikan, Tuhan Yesus punya kuasa atas ikan-ikan, pasti Tuhan Yesus juga memerintahkan ikan-ikan itu untuk berenang ke sisi kana perahu para murid.

Saudaraku,
marilah kita hidup dalam ketaatan kepada Allah dan kepada ajaran gereja.
Perhatikan, jika ketaatan tidak memberikan damai dalam hidup kita, itu karena kita sombong.
Maka marilah kita "kuasai kemauan" kita.
Sebab hanya dengan kemauan yang kuat kita akan mampu menguasai diri kita untuk bisa taat.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 25 April 2025

Tuhan Yesus
Kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan kehendakMu
Dan berilah kami rahmat kekuatan untuk tetap setia hidup dalam perintah

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 24:35-48;

Luk 24:35
Lalu kedua orang itupun menceriterakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu Ia memecah-mecahkan roti.
Luk 24:36
Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: "Damai sejahtera bagi kamu!"
Luk 24:37
Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu.
Luk 24:38
Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu?
Luk 24:39
Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku."
Luk 24:40
Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka.
Luk 24:41
Dan ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran, berkatalah Ia kepada mereka: "Adakah padamu makanan di sini?"
Luk 24:42
Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng.
Luk 24:43
Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka.
Luk 24:44
Ia berkata kepada mereka: "Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur."
Luk 24:45
Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.
Luk 24:46
Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,
Luk 24:47
dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.
Luk 24:48
Kamu adalah saksi dari semuanya ini.
---------

Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku

Saudaraku,
penampakan Tuhan Yesus saat berjalan bersama mereka dan menjelaskan bagaimana Kitab Suci menubuatkan penderitaan dan kematian yang telah Ia derita.
Dalam Ibadah kita lihat, adalah ingatan kita akan sebuah janji.
Tuhan Yesus menjelaskan bahwa para nabi telah menjanjikan seorang Mesias yang menderita yang akan menghapus dosa.
Yesus datang untuk mengubah satu-satunya hal yang perlu diubah yaitu "pikiran dan hati manusia".

Saudaraku,
Kebangkitan Tuhan Yesus adalah wujud dan bukti tubuh, darah, jiwa dan keilahian, menuju kehidupan yang baru.
Itu adalah jenis kehidupan baru dalam jenis tubuh yang baru, yang dapat makan dan minum, tetapi tidak terikat oleh ruang dan waktu dan kematian.
Itu adalah tubuh yang akan kita miliki di kerajaan Allah.
Tubuh yang akan kita miliki akan bebas dari dosa, penyakit dan kematian.
Kita akan menjadi manusia seutuhnya, sebagaimana Kristus yang bangkit adalah manusia seutuhnya.
Tetapi Tuhan Yesus sepenuhnya ilahi secara alami dan kita akan diilahikan, diangkat sebagai anak-anak Bapa.
Dan melalui Ekaristi Kudus, kita dalam persekutuan denganNya, kita akan menjadi tubuh Kristus dalam pengertiannya yang sepenuhnya.

Saudaraku,
gereja menawarkan penyembuhan dan pembebasan dan memenuhi mereka dengan kehidupan dan kedamaian, memanggil kita ke dalam persekutuan persaudaraan, menjadikan hidup benar-benar manusia baru dalam kebangkitan untuk memuliakan Allah.
Kita adalah "manusia jasmani".
Spiritualitas sejati juga merupakan jasmani.
Kita menerima dan bersukacita dalam roh, jiwa, dan tubuh kita, menantikan hari ketika kematian dan kebangkitan adalah jalan ilahi untuk menjadi manusia yang diilahikan sebagaimana yang telah diciptakan oleh Bapa kita yang penuh kasih.
Maka marilah kita bekerja dan berdoa hidup dalam sentuhan penebusan Kristus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 24 April 2025

Tuhan Yesus
Melalui GerejaMu, Engkau telah menyembuhkan kami dan meberikan kehidpan baru, hidup dalam kebangkitan
Engkau memilih kami untuk menghadirkan belas kasih-Mu dan menjadi jalan menuju keilahian bersamaMu
Kami mohon rahmat kekuatan untuk senantiasa hidup dalam kesadaran sebagai manusia baru yang telah Engkau selamatkan
Supaya hidup kami selalu menjadi kabar baik dan setiap irang dalam kehidupan kami melihat keselamatan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 24:13-35;

Ayat 13-23:

Luk 24:13
Pada hari itu juga dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah kampung bernama Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem,
Luk 24:14
dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi.
Luk 24:15
Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka.
Luk 24:16
Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia.
Luk 24:17
Yesus berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu percakapkan sementara kamu berjalan?" Maka berhentilah mereka dengan muka muram.
Luk 24:18
Seorang dari mereka, namanya Kleopas, menjawab-Nya: "Adakah Engkau satu-satunya orang asing di Yerusalem, yang tidak tahu apa yang terjadi di situ pada hari-hari belakangan ini?"
Luk 24:19
Kata-Nya kepada mereka: "Apakah itu?" Jawab mereka: "Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret. Dia adalah seorang nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami.
Luk 24:20
Tetapi imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin kami telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati dan mereka telah menyalibkan-Nya.
Luk 24:21
Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel. Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi.
Luk 24:22
Tetapi beberapa perempuan dari kalangan kami telah mengejutkan kami: Pagi-pagi buta mereka telah pergi ke kubur,
Luk 24:23
dan tidak menemukan mayat-Nya. Lalu mereka datang dengan berita, bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat, yang mengatakan, bahwa Ia hidup.
Luk 24:24
Dan beberapa teman kami telah pergi ke kubur itu dan mendapati, bahwa memang benar yang dikatakan perempuan-perempuan itu, tetapi Dia tidak mereka lihat."
Luk 24:25
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi!
Luk 24:26
Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?"
---------

Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?

Saudaraku,
kisah yang mengagumkan tentang dua murid yang berjalan bersama ke Emaus, menjauh dari Yerusalem, menjauh dari makam orang yang telah mereka ikuti selama kurang lebih tiga tahun.
Mereka putus asa, kecewa dan mungkin tertekan.
Orang asing yang bergabung dengan mereka mendengar cerita mereka dan berkata kepada mereka:
Bukankah mereka tahu dari Hukum Taurat, Kitab Para Nabi dan Kitab Mazmur bahwa Mesias ditakdirkan untuk menderita, ditolak oleh umat-Nya sendiri?

Saudaraku,
ketika kita merayakan Ekaristi, kita sungguh menyadari kehadiran-Nya yang sejati di antara kita.
Kita merayakan Ekaristi sampai akhir zaman, jadi Tuhan Yesus bersama kita sampai akhir zaman.
Ia juga bersama kita dalam banyak hal lain, dalam diri orang miskin dan dalam hidup setiap orang yang percaya kepadaNya.
Injil adalah satu kesatuan dan semuanya menyatakan Yesus Sang Mesias, Yesus Tuhan.
Perjanjian Lama yang menantikan dan Perjanjian Baru yang sezaman dengan kehadiran-Nya di bumi dan Gereja-Nya yang terus berlanjut sepanjang masa.
Kita takut terpisah dari Tuhan bahkan untuk sesaat.
Kita ingin hidup dalam kebangkitan dan karena itu kita berharap untuk dipersatukan dengan Tuhan selamanya.
Mari kita perhatikan, apa yang Tuhan Yesus lakukan ketika Ia menanggapi cerita mereka.Ia mulai merekonstruksi kisah tentang wafat-Nya dan tentang hidup-Nya, “mulai dari kitab-kitab Musa dan semua nabi, Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci.”

Saudaraku,
Tuhan Yesus berjalan di samping kita.
Kita merasakannya melalui perkataan pasangan kita, anak-anak kita dan orang-orang disekitar kita.
Berjalan di jalan mana pun yang kita lalui, Tuhan Yesus hidup.
Bukan sejarah, bukan kenangan: “Yesus sendiri datang mendekat dan berjalan bersama kita".
Lalu permenungannya: apakah kita selalu hidup dalam kehadiran-Nya?

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 23 April 2025

Tuhan Yesus
Kami mohon bimbinglah kami supaya kami selalu hidup dalam kehadiran-Mu
Ampunilah kami, jika Kau dapati kami sering mengabaikan kehadiran-Mu
Kami percayakan setiap langkah kami dalam rencana dan kehendak-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa