"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 21:28-32;

Mat 21:28
"Tetapi apakah pendapatmu tentang ini: Seorang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur.
Mat 21:29
Jawab anak itu: Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi.
Mat 21:30
Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab: Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga.
Mat 21:31
Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?" Jawab mereka: "Yang terakhir." Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah.
Mat 21:32
Sebab Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya. Tetapi pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal percaya kepadanya. Dan meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya."
---------

Dan anak itu menjawab: Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga

Saudaraku,
dalam Injil Matius pagi ini, Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita tentang "perubahan hati"
Bersama Tuhan Yesus, trasnformasi moral dan intelektual adalah mungkin.
Kita punya Allah yang penuh kasih, Allah kita bukanlah Allah yang senang menghukum tetapi Allah yang senantiasa menawarkan pertobatan.
Kesalahan dan dosa kita bukan untuk diratapi, namun untuk menarik pelajaran supaya kita tidak jatuh di lobang yang sama.
Mintalah terang, mintalah terus.. sampai kita mencapai akar-akarnya.
Baru kemudian mohon kekuatan kepada Allah, untuk mencabut "akar kelemahan diri".

Saudaraku,
tanggapilah rahmat-rahmat Allah, bangunlah dan dengarkanlah apa yang dikatakan Roh Kudus.
Taatlah kepada perkataan-Nya.
Lawanlah segala "godaan ketidaktaatan" dengan doa dan cinta.
Berbuat baiklah sekarang, tanpa mengingat kemarin dan tanpa mengkhawatirkan hari esok.
Memang setiap luka itu menyakitkan maka sangat sulit untuk mengakuinya.
Tetapi berteguhlah dalam niatmu hidup dalam ketaatan kepada Kristus, maka kekurangan dan kelemahan kita akan segera berubah menjadi sukacita dan damai.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 13 Desember 2022

Tuhan Yesus
Sembuhkanlah kami
Orang buta orang congkak hati
Dan kami mohon rahmat kekuatan agar kami selalu membangun niat yang suci dan hidup dalam ketaatan
Kami percaya hanya Engkaulah satu-satunya jalan menuju hidup

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 21:23-27;

Mat 21:23
Lalu Yesus masuk ke Bait Allah, dan ketika Ia mengajar di situ, datanglah imam-imam kepala serta tua-tua bangsa Yahudi kepada-Nya, dan bertanya: "Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepada-Mu?"
Mat 21:24
Jawab Yesus kepada mereka: "Aku juga akan mengajukan satu pertanyaan kepadamu dan jikalau kamu memberi jawabnya kepada-Ku, Aku akan mengatakan juga kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu.
Mat 21:25
Dari manakah baptisan Yohanes? Dari sorga atau dari manusia?" Mereka memperbincangkannya di antara mereka, dan berkata: "Jikalau kita katakan: Dari sorga, Ia akan berkata kepada kita: Kalau begitu, mengapakah kamu tidak percaya kepadanya?
Mat 21:26
Tetapi jikalau kita katakan: Dari manusia, kita takut kepada orang banyak, sebab semua orang menganggap Yohanes ini nabi."
Mat 21:27
Lalu mereka menjawab Yesus: "Kami tidak tahu." Dan Yesuspun berkata kepada mereka: "Jika demikian, Aku juga tidak mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu."
---------

Dari manakah baptisan Yohanes? Dari sorga atau dari manusia?

Saudaraku,
imam-imam kepala tidak berani menjawab pertanyaan Tuhan Yesus.
Mereka tidak berani mengungkapan apa yang mereka lihat, tetapi memilih tidak tahu, sebab mereka takut "tidak popular".

Saudaraku,
apa yang terjadi dengan para imam, sesungguhnya terjadi juga dalam kehidupan kita sehari-hari.
Jika kita berani mengakui, "daging ini adalah godaan yang konstan".
Mata kita melihat karya-karya Allah dan telinga kita mendengar perintah-Nya.
Tetapi demi "kepentingan duniawi", seringkali kita "mengingkari penglihatan dan pendengaran kita akan Allah".
Terlebih sangat nyata di negara kita, hampir setiap hari kita disuguhi dengan orang-orang yang mencari panggung dunia dengan memanfaatkan kedudukkan atau kefasihan mereka akan ilmu agama.

Saudaraku,
pikiran dan perasaan kita sangat mudah disesatkan.
Maka mari kita perhatikan kehidupan batin kita.
Janganlah kita tergesa-gesa dalam segala hal dan jangan mudah percaya dengan pikiran dan perasaan.
Jangan bersandar atas diri sendiri.
Bersandarlah kepada penglihatan dan pendengaran kita akan Allah.
Lakukan kehendak-Nya dan singkirkanlah nafsu cinta diri.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 12 Desember 2022

Allah Bapa kami
Engkau memberikan Putera-Mu untuk kami supaya mata kami melihat dan telinga kami mendengar kuasa dan perintah-Mu
Engkaupun memberikan Roh-Mu yang selalu menguatkan kami untuk hidup taat kepada penglihatan dan pendengaran kami
Kami mohon ampunilah kesalahan dan dosa-dosa kami
Dan kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan rencana-Mu

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Matius 11:2-11;

Mat 11:2
Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus,
Mat 11:3
lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"
Mat 11:4
Yesus menjawab mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat:
Mat 11:5
orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.
Mat 11:6
Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."
Mat 11:7
Setelah murid-murid Yohanes pergi, mulailah Yesus berbicara kepada orang banyak itu tentang Yohanes: "Untuk apakah kamu pergi ke padang gurun? Melihat buluh yang digoyangkan angin kian ke mari?
Mat 11:8
Atau untuk apakah kamu pergi? Melihat orang yang berpakaian halus? Orang yang berpakaian halus itu tempatnya di istana raja.
Mat 11:9
Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari pada nabi.
Mat 11:10
Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu.
Mat 11:11
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.
---------

Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku

Saudaraku,
Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Tuhan Yesus,
lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"
Banyak orang yang menolak Tuhan Yesus karena tidak sesuai seperti yang mereka pikirkan.
Bangsa Israel menantikan kedatangan "Mesias", utusan yang akan membebaskan mereka dan menantikan kejayaan seperti pada zaman Daud.
Mereka menantikan seorang raja yang penuh kuasa.

Saudaraku,
sampai hari ini tidak semua orang Israel "melihat Mesias."
Maka berbahagialah kita saat ini karena "mata kita melihat" dan "telinga kita mendengar."
Dan semoga penglihatan dan pendengaran itu menjadi "penjaga" kita supaya kita pun mampu "membaca dan mengerti tanda-tanda".
Yohanes percaya saat muridnya menceritakan tentang apa yang telah diperbuat olrh Tuhan Yesus.
Setiap hari Tuhan Yesus menyatakan belas kasih dan kuasa-Nya kepada kita dengan berbagai macam "tanda".
Supaya kita kuat bertahan dalam iman sampai kesudahannya.

Saudaraku,
kita tidak pernah mengetahui dengan pasti apa yang terjadi esok hari, tidak ada yang pasti di dunia ini, hidup ini tidak terduga.
Maka mari arahkanlah selalu mata dan telinga kita kepada "pekerjaan-pekerjaan Allah."
Ingatlah terus janji Tuhan bahwa Ia akan memelihara kita sampai akhir zaman.
Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.(Luk 11:13)
Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.(Bdk Mat 28:20)
Supaya dalam segala keadaan, kita TIDAK MENOLAK Tuhan Yesus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 11 Desember 2022

Tuhan Yesus
Setiap kali kami menyadari kehadiran-Mu, hati kami menjadi tenang
Dan saat kami mengingat kuasa-Mu, hati ini penuh dengan ucapan syukur
Terimakasih Engkau untuk penyertaan-Mu
Dan terimakasih untuk pengajaran-Mu
Kami mohon ampunilah kesalahan dan dosa kami
Dan kuasailah mata dan telinga kami supaya hanya melihat dan mendengar pekerjaan-pekerjaan-Mu
Sehingga hanya ada kehendak yang baik, dalam hati dan pikiran kami

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

 

Injil Matius 17:10-13;

Mat 17:10
Lalu murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Kalau demikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang dahulu?"
Mat 17:11
Jawab Yesus: "Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu
Mat 17:12
dan Aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka."
Mat 17:13
Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis.
---------

Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis

Saudaraku,
dalam Perjanjian Lama, raja-raja Israel diserbu oleh raja-raja asing.
Lalu bangsa Israel menjadi budak.
Lalu Allah memberikan kepada mereka para nabi sebagai ganti raja atas mereka.
Dan para nabi itu selalu mewartakan "pertobatan", kembali ke ibadah yang benar dan perilaku moral yang benar.
Perhatikan begitu ajaibnya Nabi Elia dan Nabi Elisa.
Tetapi bangsa Israel tetap tidak taat, sehingga mereka dibawa ke pembuangan Babel.
Allah menginginkan umat yang kudus, beribadah yang benar dan hidup benar.

Saudaraku,
bangsa Israel menantikan Elia baru, lagi-lagi mereka tidak mengenalnya, saat Yohanes Pembaptis meengajak untuk bertobat dan kembali kepada Allah.
Yohanes Pembaptis datang untuk menyiapkan mereka menyambut kedatangan Tuhan Yesus.
Dan Yohanes Pembaptis juga menunjukan "Mesias sejati".
Yohanes menjawab mereka, katanya: "Aku membaptis dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal,
yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak."(Yoh 1:26-27)
Lagi-lagi Bangsa Israel menolak, lalu Tuhan Yesus pun dibunuhnya.

Saudaraku,
berbahagialah kita yang percaya.
Tuhan Yesus yang telah bangkit dari antara orang mati telah menyembuhkan kita.
Maka dalam masa adven ini mari kita melihat diri kita sendiri.
Perhatikan dengan sungguh-sungguh apa yang telah kita perbuat.
Apakah kita telah sungguh sungguh hidup dalam kehadiran-Nya?
Atau kita justru menyalibkan-Nya, lalu mengharapkan kedatangan nabi lain seperti bangsa Israel?

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 10 Desember 2022

Tuhan Yesus
Kami mohon ampunilah kami jika kami tidak taat kepada penglihatan kami akan Engkau
Terimakasih untuk belas kasih-Mu yang sangat besar itu
Dengan sabar dan penuh kasih Engkau selau mendekati kami supaya kami tidak binasa dalam kedagingan
Kami mohon berilah kami kekuatan untuk taat kepada penglihatan dan pendemgaran kami akan Engkau
Supaya dalam segala keadaan, Kau dapati kami setia

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 11:16-19;

Mat 11:16
Dengan apakah akan Kuumpamakan angkatan ini? Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan berseru kepada teman-temannya:
Mat 11:17
Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung.
Mat 11:18
Karena Yohanes datang, ia tidak makan, dan tidak minum, dan mereka berkata: Ia kerasukan setan.
Mat 11:19
Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya."
---------

Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung

Saudaraku,
orang yang sombong tidak akan pernah bisa melihat Allah.
Hanya orang yang rendah hati yang melihat Allah.
Kesombongan itu merugikan diri sendiri.
Orang yang sombong di hatinya tidak pernah ada damai, sebab hatinya gelisah saat melihat orang lain lebih dari dia.

Saudaraku,
selalu ingin yang terbaik adalah kodrat manusia.
Namun sebaiknya harus bijaksana, bukan hanya mengejar apa saja namun juga mengusahakan yang berguna untuk "keselamatan jiwa".
Dengan demikian tidak akan pernah membanggakan diri atas kecakapan dan pencapaiannya.
Rasul Paulus mengajarkan kepada kita: Janganlah kamu sombong, tetapi takutlah!(Bdk Rm 11:20)

Saudaraku,
jika seseorang semakin memperhatikan hidup batinnya, cahaya Roh Kudus pasti semakin menguasahi hati dan pikirannya.
Ia akan menerima penerangan untuk memahami segala-galanya.
Jiwa nya akan selalu dimurnikan dan hatinya dipenuhi dengan kemuliaan Allah.
Dengan demikian tidak akan terseret keinginan-keinginan yang tidak teratur.
Sebab ia selalu mengendalikan keinginan-keinginan supaya selaras dengan kehendak Allah.
Menurut saya pejuang-pejuang yang hebat adalah orang yang berani dan tegas menundukkan dirinya sendiri.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 9 Desember 2022

Tuhan Yesus
Kami mohon buatlah kami bangga atas-Mu, bukanlah atas diri sendiri
Setiap hari kami ingin hidup dalam kemuliaan-Mu
Dan kami mohon nyatakanlah pekerjaan-pekerjaan-Mu dalam hidup kami setiap hari

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa