Yohanes K. Sugiyarta
Injil Matius 25:1-12;
Mat 23:1
Maka berkatalah Yesus kepada orang banyak dan kepada murid-murid-Nya, kata-Nya:
Mat 23:2
"Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa.
Mat 23:3
Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.
Mat 23:4
Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya.
Mat 23:5
Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang; mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang;
Mat 23:6
mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat;
Mat 23:7
mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi.
Mat 23:8
Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara.
Mat 23:9
Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.
Mat 23:10
Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias.
Mat 23:11
Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.
Mat 23:12
Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.
---------
Barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan
Saudaraku,
sombong? Mengapa?
1 tahun lagi, 1 bulan lagi, 1 hari lagi, 1 jam lagi, 1 menit lagi atau 1 detik lagi, bisa saja hal yang disombongkan sudah tidak ada artinya.
Ingatlah perkataan ini: diatas langit masih ada langit.
Saudaraku,
ingin yang terbaik adalah kodrat manusia.
Dan memang kita harus mengusahakan dengan maksimal pencapaian kita.
Jika semua rencana kita terwujud, janganlah mempunyai "anggapan tinggi tentang diri kita sendiri".
Adakah alasan untuk merasa lebih pintar, lebih hebat, lebih kaya atau lebih suci?
Padahal mata dan telinga kita terbatas.
Daripada sibuk membandingkan diri dengan orang lain, kenalilah diri sendiri dengan baik dan jujur.
Jika perlu sambil berdiri di depan cermin.
Dicelah-celah kesombongan, akan engkau temukan kekurangan dan kelemahanmu jika engkau mau melihatnya dan mengakuinya.
Saudaraku,
lakukanlah segala sesuatu tanpa mementingkan diri sendiri, supaya bebas dari kesombongan.
Rendah hatilah, lihatlah betapa cepatnya semua yang ada di dunia ini berlalu.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 20 Agustus 2022
Allah Bapa kami
Kami mohon jauhkanlah kami dari sikap mementingkan diri sendiri
Tuntunlah kami supaya kami tetap rendah hati
Puaskanlah kami dengan penghiburan-Mu dan menikmati kegemberiaan dari-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Matius 22:34-40;
Mat 22:34
Ketika orang-orang Farisi mendengar, bahwa Yesus telah membuat orang-orang Saduki itu bungkam, berkumpullah mereka
Mat 22:35
dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat, bertanya untuk mencobai Dia:
Mat 22:36
"Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?"
Mat 22:37
Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Mat 22:38
Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
Mat 22:39
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Mat 22:40
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."
---------
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu
Saudaraku,
Tuhan Yesus TIDAK melihat "perbuatan" tetapi melihat motivasi dibalik perbuatan itu.
Dalam Injil Matius pagi ini, ahli Taurat bertanya untuk mencobai Tuhan Yesus.
Melalui Injil kita mengetahui bahwa ahli Taurat adalah "orang terhormat" bukan karena perbuatannya tetapi karena mereka hafal kitab Taurat.
Saudaraku,
jika hubungan kita dengan Allah benar, maka hubungan kita dengan sesama pun pasti benar.
Jadi jika ada orang yang berteriak-teriak tentang agama dan membela agama dengan "menghakimi agama orag lain", sesungguhnya itu hanya untuk menutupi kemunafikannya.
Siapapun yang melihat Allah, ia pasti melihat pekerjaan-pekerjaan Allah.
Maka lalu ucapan dan perbuatannya seirama dengan Allah.
Yohanes mengajarkan kepada kita:
Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.(1Yoh 4:8)
Dan kasih Allah itu melepaskan kita dari keduniawian sehingga penglihatan jiwa kita tidak terhalang oleh cinta diri.
Mari teguhkanlah hati dan pikiran kita dengan kasih Allah.
Supaya kita sanggup menolak segala bujukan-bujukan akal budi yang kotor dan yang jahat.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 19 Agustus 2022
Tuhan Yesus
Kami mohon lapangkanlah hati kami dengan kasih-Mu
Supaya kami dapat mengatasi cinta diri
Kami mohon kuasailah kami dengan kasih-Mu yang besar itu
Sehingga kami kuat menanggung segala penderitaan di dunia ini
Dan setiap hari Kau dapati kami setia hidup dalam belas kasih-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 22:1-14;
Mat 22:1
Lalu Yesus berbicara pula dalam perumpamaan kepada mereka:
Mat 22:2
"Hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja, yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya.
Mat 22:3
Ia menyuruh hamba-hambanya memanggil orang-orang yang telah diundang ke perjamuan kawin itu, tetapi orang-orang itu tidak mau datang.
Mat 22:4
Ia menyuruh pula hamba-hamba lain, pesannya: Katakanlah kepada orang-orang yang diundang itu: Sesungguhnya hidangan, telah kusediakan, lembu-lembu jantan dan ternak piaraanku telah disembelih; semuanya telah tersedia, datanglah ke perjamuan kawin ini.
Mat 22:5
Tetapi orang-orang yang diundang itu tidak mengindahkannya; ada yang pergi ke ladangnya, ada yang pergi mengurus usahanya,
Mat 22:6
dan yang lain menangkap hamba-hambanya itu, menyiksanya dan membunuhnya.
Mat 22:7
Maka murkalah raja itu, lalu menyuruh pasukannya ke sana untuk membinasakan pembunuh-pembunuh itu dan membakar kota mereka.
Mat 22:8
Sesudah itu ia berkata kepada hamba-hambanya: Perjamuan kawin telah tersedia, tetapi orang-orang yang diundang tadi tidak layak untuk itu.
Mat 22:9
Sebab itu pergilah ke persimpangan-persimpangan jalan dan undanglah setiap orang yang kamu jumpai di sana ke perjamuan kawin itu.
Mat 22:10
Maka pergilah hamba-hamba itu dan mereka mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan-jalan, orang-orang jahat dan orang-orang baik, sehingga penuhlah ruangan perjamuan kawin itu dengan tamu.
Mat 22:11
Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta.
Mat 22:12
Ia berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja.
Mat 22:13
Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.
Mat 22:14
Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."
---------
Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta
Saudaraku,
setiap manusia secara naluri pasti ingin melakukan segala yang baik, sebab manusia diciptakan Allah dalam rencana dan kehendak yang baik.
Jadi manusia adalah "relasi Allah", pada saatnya nanti semuanya akan diundang ke pesta perjamuan Allah.
Jika manusia tetap menjaga relasi atau hubungan dengan Allah, pasti termasuk dalam daftar undangan.
Saudaraku,
perumpamaan dalam Injil Matius ini mengajarkan kepada kita bahwa setiap saat kita harus siap diundang ke pesta perjamuan Tuhan.
Jadi setiap hari kita harus selalu "memakai pakaian pesta", artinya setiap hari kita harus mengutamakan "keilahian".
Berbahagialah kita umat kristiani sebab Tuhan Yesus mengajarkan dengan sangat jelas tentang pakaian pesta itu.
Yaitu dengan mengabaikan kesia-siaan dunia.
Kesia-sianlah mencari kekayaan yang fana.
Kesia-sianlah mencari kehormatan dan membanggakan diri.
Kesia-sianlah menuruti keinginan daging.
Kesia-sianlah mengharapkan umut panjang jika tidak hidup dalam belas kasih.
Maka mari pakailah "pakaian pesta setiap hari", dengan cara menyesuaikan hidup kita dengan hidup Kristus.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 18 Agustus 2022
Tuhan Yesus
Engkau bersabda, barangsiapa mengikut Aku tidak akan berjalan dalam kegelapan.
Benar Tuhan kami percaya
Oleh karena itu kami mohon berilah kami kekuatan untuk menyingkirkan penghalang-penghalang yang menghalangi pandangan kami kepada-Mu
Kami sadar tanpa Engkau kami tidak akan sanggup mengalahkan kedagingan
Dengan rendah hati kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan Roh-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 22:15-21;
Mat 22:15
Kemudian pergilah orang-orang Farisi; mereka berunding bagaimana mereka dapat menjerat Yesus dengan suatu pertanyaan.
Mat 22:16
Mereka menyuruh murid-murid mereka bersama-sama orang-orang Herodian bertanya kepada-Nya: "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur dan dengan jujur mengajar jalan Allah dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka.
Mat 22:17
Katakanlah kepada kami pendapat-Mu: Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?"
Mat 22:18
Tetapi Yesus mengetahui kejahatan hati mereka itu lalu berkata: "Mengapa kamu mencobai Aku, hai orang-orang munafik?
Mat 22:19
Tunjukkanlah kepada-Ku mata uang untuk pajak itu." Mereka membawa suatu dinar kepada-Nya.
Mat 22:20
Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?"
Mat 22:21
Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."
---------
Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah
Saudaraku,
perintah Tuhan Yesus sangat-sangat jelas, sebagai umat kristiani kita harus membayarkan kewajiban kita kepada negara.
Bagian kedua dengan sangat jelas pula Tuhan Yesus memerintahkan kepada kita, berikanlah kepada Allah apa yang menjadi milik Allah.
Sangat jelas bahwa kita tidak bisa melakukan kewajiban yang satu dan yang satunya tidak, dengan alasan apapun.
Saudaraku,
kita harus membangun hubungan yang harmonis dalam menjalankan tanggung jawab usaha, pekerjaan dengan segala kewajibannya dan hubungan kita dengan Allah dan segala perintah dan kewajibannya.
Menjadi warga negara yang baik, taat dengan aturan dan hukum, asalkan kewajiban kita sebagai warga negara dan dalam bermasyarakat tidak bertentangan dengan hukum Allah.
Dan sebagai umat kristiani, hidup kita harus membawa wajah Tuhan Yesus, persembahkan hidup kita untuk pekerjaan-pekerjaan-Nya.
Jika kita mengabdi Allah dengan sungguh-sungguh, Allah akan menyediakan semua kebutuhan kita untuk membayarkan kewajiban kita kepada negara.
Ingat saat Tuhan Yesus memerintahkan Petrus untuk memancing, saat diminta untuk membayar bea bait Allah.
Pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kaupancing, tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga.(Bdk Mat 17:27)
Maka marilah kita menjadi warga negara yang baik dan taat hukum, menjalankan semua kewajiban kita.
Supaya dalam bermasyarakat dan bernegara senantiasa membawa kabar sukacita dan kebaikan Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 17 Agustus 2022
Allah Bapa kami
Kami bersyukur untuk pemeliharaan-Mu dalam hidup kami
Kami berdoa untuk para pemimpin negar kami
Terangilah mereka dengan Cahaya Roh-Mu
Supaya mereka mengutamakan keadilan dan kebaikan untuk negara kami
Dan berilah mereka Roh kebijaksanaan
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Matius 19:23-30;
Mat 19:23
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
Mat 19:24
Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah."
Mat 19:25
Ketika murid-murid mendengar itu, sangat gemparlah mereka dan berkata: "Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?"
Mat 19:26
Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin."
Mat 19:27
Lalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?"
Mat 19:28
Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.
Mat 19:29
Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.
Mat 19:30
Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu."
---------
Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga
Saudaraku,
mengapa orang kaya sukar masuk ke dalam Kerajaan Surga?
Menurut saya adalah orang kaya yang berpikir bahwa kekayaannya oleh karena jerih payahnya sendiri.
Sehingga sangat sulit untuk peduli dengan orang lain dan sombong.
Dan yang kedua adalah orang kaya yang me-nuhan-kan kekayaannya.
Saudaraku,
rahmat Allah itu TIDAK bisa berjalan bersama dengan keduniawian.
Seseorang tidak mungkin TAHAN bergaul dengan Allah, jika tidak mau mematikan keinginan hawa nafsu.
Perhatikanlah dengan seksama rahmat Allah pasti berlain gerak dengan hawa nafsu keduniawian.
Perhatikan pula bahwa "daging" itu cerdik, tujuannya menjerat dan menipu.
Contoh ada orang yang menjalankan bisnisnya dengan tidak jujur, sukses dan kaya, ia sadar bahwa itu tidak benar, lalu daging berkata: nanti sebagian uangnya di sumbangkan untuk gereja dan panti asuhan!
Saudaraku,
kita harus mengembangkan talenta dengan maksimal supaya sukses dan kaya.
Namun hati-hati, kita harus bisa menjaga dengan sungguh-sungguh, supaya rahmat Allah lah yang berkuasa atas hidup kita.
Ingat Tuhan Yesus telah mengangkat kita dari keduniawian kepada HIDUP.
Kita bukan lagi manusia yang bersemangat kedagingan.
Kita telah diangkat dari kedagingan kepada kasih surgawi.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 16 Agustus 2022
Allah Bapa kami
Kami mohon berilah kami karunia agar kami dapat mengalahkan kedagingan
Jangan Engkau biarkan kami hidup dalam tawanan daging
Curahkanlah kekudusan-Mu kedalam hati kami
Supaya rahmat-Mu yang besar itu mengalahkan kodrat kedagingan
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
