Yohanes K. Sugiyarta
Injil Markus 12:13-17;
Mrk 12:13
Kemudian disuruh beberapa orang Farisi dan Herodian kepada Yesus untuk menjerat Dia dengan suatu pertanyaan.
Mrk 12:14
Orang-orang itu datang dan berkata kepada-Nya: "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur, dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka, melainkan dengan jujur mengajar jalan Allah dengan segala kejujuran. Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak? Haruskah kami bayar atau tidak?"
Mrk 12:15
Tetapi Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencobai Aku? Bawalah ke mari suatu dinar supaya Kulihat!"
Mrk 12:16
Lalu mereka bawa. Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?" Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar."
Mrk 12:17
Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!" Mereka sangat heran mendengar Dia.
-------------
Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!
Saudaraku,
saya pernah mendengar kotbah dari seorang Romo:
Ada seorang anak yang hendak pergi ke sekolah minggu dan oleh ibunya diberi uang saku 2 koin seribuan.
Ibunya berpesan: nak, seribu buat jajan dan yang seribu buat kolekte ya.
Dalam perjalanan ke gereja 1 uang koin jatuh masuk ke dalam got, ia berusaha mengambil tetapi tidak menemukan juga.
Ia bingung dan sedih lalu ia berkata: Tuhan uang seribu yang jatuh adalah punya-Mu ya...
Cerita itu lucu dan sangat mengena, apabila kita mau jujur, kita lebih sering mementingkan diri kita sendiri daripada menuruti kehendak Allah.
Saudaraku,
sesungguhnya kita tidak bisa memisah-misah atau memberi batas antara hal-hal duniawi dan surgawi.
Dunia ini memang tempat untuk kita hidup, namun hidup kita adalah milik Allah lalu tentunya kita hidup untuk Allah.
Maka kita harus berusaha agar seluruh rencana dan gerak hidup kita seirama dengan Allah.
Ada Firman Tuhan dan ajaran gereja mampu menjaga agar hati nurani kita bersih.
Ada Roh Kudus menerangi batin kita sehingga tidak adalagi sudut-sudut yang gelap dan nampak nyata mana perintah manusia dan mana perintah Allah.
Saudaraku,
Harta benda yang dimiliki seseorang tidak serta merta membuatnya damai dan pujian-pujian tidak membuat orang menjadi suci.
Orang melihat luarnya tetapi Tuhan melihat kehidupan batin.
Manusia melihat perbuatan tetapi Tuhan melihat itikadnya.
Oleh karena itu mari tetap menjaga ketulusan hati dalam perbuatan baik, hidup yang berguna bagi sesama adalah persembahan yang harum dihadapan Allah.
Sebab anak-anak Allah tidak membutuhkan kesaksian dunia.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 2 Juni 2020
Hati ini ingin selalu bergaul dengan-Mu ya Bapa
Dan kami tidak ingin terpisah dari-Mu
Oleh karena itu kami mohon kepada-Mu
Kuasailah keinginan kami
Supaya kami hanya melakukan perintah-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Yohanes 19:25-34;
Saya kutip sebagian:
Yoh 19:25
Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena.
Yoh 19:26
Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!"
Yoh 19:27
Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.
-------------
Inilah ibumu!, Perawan Maria yang Kudus, Bunda Cinta yang Murni
Saudaraku,
betapa sederhananya Bunda Maria menyikapi kabar sukacita dari malaikat Gabriel:
Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.(Bdk Luk 1:38)
Dan dengan kesederhanaanya itu pula Bunda Maria tabah di kaki salib.
Jadi disaat kita merasa lemah datanglah kepada Bunda Maria, Ia akan menemani kita dan bersama-sama berdoa dengan kita.
Panggilah dia, berserulah kepadanya, dia melihat kita, dia mendengarkan kita dan dia akan memeluk kita dalam pelukannya dan belaiannya penuh kasih sayang.
Saudaraku,
betapa gembiranya saat berkata, aku menciintai Ibuku, Bunda Maria yang kudus, Bunda Gereja.
Kegembiraan bersama Bunda Maria guru berdoa dan guru kerendahan hati.
Tanpa doa betapa sulitnya mengikuti Tuhan Yesus.
Dan tanpa kerendahan hati tidak akan mampu melihat perbuatan tangan Allah.
Oleh karena itu mari kita belajar dari Bunda Maria, setia dalam doa, dengan rendah hati tunduk kepada kehendak Allah.
Sebab betapa nyata jalan itu dan betapa jelas rintangan-rintangan yang ada.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 1 Juni 2020
Tuhan Yesus Kristus
Terimakasih Engkau nyata hadir dalam hidup kami
Dan Engkau berikan bunda-Mu, bunda Maria untuk menjadi ibu kami
Ia selalu mendorong kami untuk setia dalam doa dan menjalani hidup dengan rendah hati
Dan ia pun tidak berhenti mendoakan dan menghibur kami
Kami mohon dengarkanlah dan kabulkanlah doa kami ya Tuhan
Dan tuntunlah kami supaya kau dapati kami tetap setia hidup dalam kehendak-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan dan pengatara kami kini dan sepanjang masa
Amin
Injil Yohanes 20:19-23;
Yoh 20:19
Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"
Yoh 20:20
Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan.
Yoh 20:21
Maka kata Yesus sekali lagi: "Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu."
Yoh 20:22
Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus.
Yoh 20:23
Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada."
-------------
Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus.
Saudaraku,
Sabda Tuhan mati, jika tanpa Roh Kudus.
Rasul Paulus dalam 2 Timotius 7:
Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
Oleh sebab itu sebagai orang kristiani, yang menjadi sumber gerak kita adalah Roh Kudus.
Roh Kudus yang selalu mendorong kita untuk melakukan Sabda Tuhan.
Roh Kudus yang selalu menjaga kita agar kita tidak berpaling dari Allah.
Tanpa Roh Kudus, hidup seperti mengendarai sepeda tanpa rem di jalanan yang menurun.
Sangat sulit mengendalikannya bisa-bisa terperosok masuk ke parit.
Keinginan-keinginan manusia sangat sukar dikendalikan dan cenderung untuk kepentingan diri sendiri.
Keinginan duniawii cenderung bertentangan dengan keinginan Roh Kudus.
Saudaraku,
bahasa Roh bukan bahasa yang abal abal, abul abul atau abil abil.
Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.(Yoh 16:13)
Bahasa Roh adalah gerak hidup kita dan ucapan mulut kita, yang membawa sukacita, kesembuhan dan menyatakan kebenaran kepada semua orang.
Gerak Roh tidak mengandalkan akal budi, namun gerak daging selalu diikuti dengan akal budi contoh sederhana perhatikan dengan seksama dan jujur saat kita mau memberi bantuan kepada orang lain, akan muncul banyak pemikiran dan pertimbangan.
Jika kita mau, Roh Kudus akan mengangkat kita dari keduniawian ke hal-hal surgawi.
Setiap hari kita akan menerima anugerah-anugerah yang baru sesuai dengan kehendak Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 31 Mei 2020
Ya Bapa
Didalam batin kami suka akan hukum-Mu
Karena hanya perintah-Mu yang akan membawa kami kepada kekudusan
Ada pada kami keinginan untuk berbuat baik
Tetapi sering sekali berat bahkan sangat berat untuk melakukannya
Oleh karena itu Ya Bapa
Kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan Roh-Mu
Supaya hidup kami semakin sempurna dihadapan-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Yohanes 21:20-25;
Yoh 21:20
Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: "Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?"
Yoh 21:21
Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?"
Yoh 21:22
Jawab Yesus: "Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku."
Yoh 21:23
Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: "Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu."
Yoh 21:24
Dialah murid, yang memberi kesaksian tentang semuanya ini dan yang telah menuliskannya dan kita tahu, bahwa kesaksiannya itu benar.
Yoh 21:25
Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.
-------------
Jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu
Saudaraku,
hari ini kita membaca ayat terakihr dalam Injil Yohanes.
Yohanes berusaha untuk mengungkapkan "identititas Tuhan Yesus", melalui tanda-tanda.
Dan ditutup dengan satu peryataan bahwa jika semua tanda-tanda itu ditulis maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.
Satu hal lagi yang menarik: Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku.
Tuhan Yesus mengingatkan kita untuk mengutamakan dan mencurahkan perhatian kita kepada-Nya.
Dan jika kita mau dan sungguh-sungguh melihat dan memahami apa yang telah dilakukan oleh Tuhan Yesus selama di dunia, itu lebih dari cukup untuk menjaga iman kita.
Ajaran Kristus melebihi ajaran nabi, dan jika kita dengan sungguh-sungguh mengikuti ajaran itu, ada banyak makna yang agung yang tersembunyi didalamnya.
Saudaraku,
berbahagialah kita yang melihat tanda-tanda Tuhan Yesus dan berbahagialah kita karena tidak disesatkan oleh pikiran dan perasaan duniawi.
Sebab sampai hari ini Tuhan Yesus masih menjadi bahan perdebatan banyak orang, seperti orang farisi dan para imam di zaman Tuhan Yesus.
Banyak orang terjebak oleh mata dunia, sehingga tidak melihat tanda-tanda Allah.
Banyak orang tersesat karena percaya kepada keterbatasan otak atau pemikirannya, sehingga mata batinnya mati.
Oleh karena itu marilah kita selalu menyatu dengan Roh Kudus, sehingga kita menerima penerangan batin supaya kita bukan hanya melihat karya Allah namun bersama Dia kita mewujudkan kehendak-Nya.
Dengan demikian kita tidak kehilangan Allah, dan hidup kita menjadi "pena" yang selalu menuliskan "perbuatan-perbuatan tangan-Nya".
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 30 Mei 2020
Allah Bapa di sorga
Tidak ada manusia yang sempurna seperti Putera-Mu Tuhan kami Yesus Kristus
Terimakasih ya Bapa Engkau buka mata kami
Sehingga kami bisa mengenal Engkau
Oleh karena itu ya Bapa
Kami mohon jagalah kami dengan Roh-Mu
Supaya kami terhindar dari kesia-siaan dunia
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Yohanes 21:15-19;
Saya kutip sebagian:
Yoh 21:17
Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.
Yoh 21:18
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki."
Yoh 21:19
Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian Ia berkata kepada Petrus: "Ikutlah Aku."
-------------
Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?
Saudaraku,
Petrus mengalami masa-masa yang sulit, mulai dari penangkapan Tuhan Yesus sampai ke penyaliban-Nya.
Petrus pun telah menyangkal Tuhan Yesus.
Jika kondisi itu saya alami dan ditanya oleh Tuhan Yesus apakah kamu mangasihi Aku?
Pasti buyaaar hati dan pikiran saya, bisa-bisa gagal fokus lalu jawab sekenanya.
Saudaraku,
hidup tidak mungkin tanpa rintangan, jika menyikapinya tidak benar akan semakin membuat terpuruk.
Bersyukurlah karena Allah membuka mata dan telinga kita, sehingga kita bisa dengan jelas membedakan mana perintah manusia dan yang mana perintah Allah.
Rahmat Allah tidak pernah kurang dan Roh Kudus senantiasa menerangi hati dan pikiran kita setiap hari.
Sehingga kita tidak mudah terjebak oleh segala pikiran yang tidak berguna, yang hanya membuang waktu dan menimbulkan banyak keraguan.
Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.
Kemauan suatu kualitas diri yang sangat penting. keteguhan sikap, sehingga mampu menguasai diri dalam segala keadaan dan tidak mudah "kompromi" dalam arti tidak mempunyai kemauan untuk berjuang, tidak menjadi pengecut atau pemalas.
Dan jangan banyak alasan atau cari-cari alasan, mari kerjakan tugas kita sebagai murid-murid Kristus.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 29 Mei 2020
Allah Bapa kami
Engkau sangat mengenal kami
Engkau pun selalu mengetahui keadaan kami
Dan selalu mengulurkan tangan-Mu untuk menuntun dan menopang kami
Ampunilah kami apabila kau dapati kami malas
Dan kami mohon doronglah kami
Supaya hidup kami tetap dalam rencana dan kehendak-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
