"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Markus 16:9-15;

Saya kutip sebagian:

Mrk 16:12
Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.
Mrk 16:13
Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, tetapi kepada merekapun teman-teman itu tidak percaya.
Mrk 16:14
Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.
Mrk 16:15
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
-------------

Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk

Saudaraku,
kuasa kebangkitan Tuhan kita Yesus Kristus adalah "kekuatan" yang menyertai setiap orang yang percaya kepada-Nya membawa kabar sukacita.
Saya heran dengan orang-orang kristiani sekarang ini, gampang banget "menyebarkan ketakutan dan kegelisahan", tentang pencurian, tentang pencopetan, dan lain sebagainya.
Apakah memang hidup orang-orang kristiani gelisah, takut?
Alasannya sangat klasik supaya orang lain berhati-hati, saya tidak yakin dengan alasan itu.
Mari berpikir sederhana aja, jika gelas diisi anggur sampai penuh, yang tumpah pasti juga anggur!
Jika yang keluar dari ucapan atau sikap atau yang di copas/forward adalah hal-hal ketakutan dan kegelisahan, jangan menipu diri sendiri sebenarnya Saudara "takut dan gelisah".

Saudaraku,
kita adalah rasul-rasul Kristus yang mengenal Kristus, seharusnya hidup kita adalah cerita Kristus.
Kerasulan harus merupakan luapan dari kehidupan dari dalam.
Bagaimana mungkin seorang kristiani bisa menjadi saksi Kristus apabila selalu mengeluh dan berwajah muram?
Bagaimana mungkin seorang kristiani bisa menjadi saksi Kristus apabila selalu menyebarkan kabar ketakutan?
Mari jangan menunjukkan semangat yang buruk, jangan menyebar ketakutan dan kecemasan apapun alasannya!.
Jangan sampai kita melihat kejadian ini: " Guru kami lihat seorang yang bukan pengikut kita mengusir setan demi nama-Mu"(Bdk Mrk 9:38)
Justru bukan orang yang mengaku Kristen yang mampu menjaga kesucian hidup dan mewartakan kabar sukacita Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 18 April 2020

Allah Bapa kami
Kami mohon dengan sungguh hati
Kristenkanlah hati kami
Kristenkanlah pikiran kami
Kristenkanlah mulut kami
Kristenkanlah tangan kami kami
Kristenkanlah jari kami
Dan Kristenkanlah mata kami ya Bapa
Supaya hidup kami menjadi saksi-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Yohanes 21:1-14;

Saya kutip sebagian:

Yoh 21:1
Kemudian Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias dan Ia menampakkan diri sebagai berikut.
Yoh 21:2
Di pantai itu berkumpul Simon Petrus, Tomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea, anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain.
----------
Yoh 21:4
Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
Yoh 21:5
Kata Yesus kepada mereka: "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?" Jawab mereka: "Tidak ada."
Yoh 21:6
Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.
Yoh 21:7
Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.
-----------
Yoh 21:11
Simon Petrus naik ke perahu lalu menghela jala itu ke darat, penuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya, dan sungguhpun sebanyak itu, jala itu tidak koyak.
Yoh 21:12
Kata Yesus kepada mereka: "Marilah dan sarapanlah." Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya: "Siapakah Engkau?" Sebab mereka tahu, bahwa Ia adalah Tuhan.
Yoh 21:13
Yesus maju ke depan, mengambil roti dan memberikannya kepada mereka, demikian juga ikan itu.
Yoh 21:14
Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya sesudah Ia bangkit dari antara orang mati.
------------

Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan"

Saudaraku,
Yohanes mengenali Tuhan Yesus karena jala yang ditaburkan penuh ikan.
Karena Yohanes ingat bahwa ia pernah mengalami kejadian tersebut.(Lih Luk 5:1-7)

Saudaraku,
ada kalanya seseorang terlalu sibuk dengan aktivitas atau pekerjaannya sehari-hari sehingga lupa perannya sebagai murid Tuhan.
Murid Tuhan yang diutus untuk membawa kabar sukacita, kasih dan warta keselamatan, kapanpun dan dimanapun ia berada.
Dan Tuhan dengan berbagai cara menampakkan diri kepadanya, namun karena kesibukannya tidak lagi mengenalinya.
Sebab mungkin ia hanya berpikir bahwa urusan Tuhan hanyalah saat di gereja.

Saudaraku,
tangan Tuhan ada dihadapan kita setiap saat, jika kita mau melihatnya.
Sebab tidak mungkin seorang kristiani tidak mengenali "karya Tuhan".
Maka ada baiknya tidak hanya menyandarkan diri kepada "keinginan hati".
Namun meneliti dengan baik apakah "gerak tangan kita" lebih untuk diri sendiri ataukah bertindak sebagai murid Kristus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 17 April 2020

Allah Bapa kami
Kami mengucap syukur Engkau jadikan kami sebagai murid-murid-Mu
Engkau percayakan kepada kami karya penyelamaatan-Mu
Kami mohon bukalah mata dan telinga kami
Supaya kami senantiasa melihat dan mendengar
Sehingga kami sungguh-sungguh mengetahui apa yang harus kami ketahui
Mencintai apa yang harus kami cintai
Dan memuliakan apa yang berharga bagi-Mu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 24:35-48;

Saya kutip sebagian:

Luk 24:39
Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku."
Luk 24:40
Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka.
Luk 24:41
Dan ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran, berkatalah Ia kepada mereka: "Adakah padamu makanan di sini?"
Luk 24:42
Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng.
Luk 24:43
Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka.
Luk 24:44
Ia berkata kepada mereka: "Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur."
Luk 24:45
Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.
Luk 24:46
Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,
Luk 24:47
dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.
Luk 24:48
Kamu adalah saksi dari semuanya ini.
------------

Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa

Saudaraku,
Injil adalah panggilan pertobatan.
Jika kita percaya bahwa kita diciptakan oleh Allah "baik adanya", maka mari tinggalkanlah pula "jejak yang baik".
Oleh karena itu bagi kita umat kristiani, ada baiknya selalu menyadari kebangkitan Tuhan Yesus, Ia hidup dan menyertai setiap orang yang percaya kepada-Nya agar selamat sampai kepada kebangkitan.
Dalam diri kita ada Roh Kudus yang mampu melenyapkan segala noda yang ditaburkan oleh penyebar kebencian.
Dalam diri kita ada Roh Kudus yang mampu menjaga kelakuan dan perkataan kita sehingga orang yang melihat dan mendengar, mengetahui bahwa kita adalah anak-anak Allah.

Saudaraku,
apabila kita dengan sungguh-sungguh mengusahakan hidup benar di dalam Kristus, tidak akan mudah menyerah menghadapi segala rintangan.
Percayalah "rahmat Allah" tidak akan pernah kurang, untuk menyingkirkan segala pikiran yang tidak berguna.
Dan dengan mempraktekkan "penyangkalan diri" terus menerus dan dalam hal-hal kecil, bisa menjaga kita tetap setia hidup dalam kehendak Allah.
Tidak mudah tergoda oleh keinginan-keinginan cinta diri.

Saudaraku,
janganlah menghalangi karya Roh Kudus, kita sungguh tahu dan sangat tahu "mana yang putih dan yang hitam"
Janganlah hinakan diri dengan hidup seolah-olah seperti orang yang tidak mengenal Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 16 April 2020

Ya Bapa
Sungguh kami ingin tetap menyatu dengan Engkau
Sepanjang hari menikmati damai dan sukacita-Mu
Dengan demikian kami terhindar dari kebahagiaan palsu yang nampak lebih nyata di mata kami
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu ya Bapa
Supaya kuat menahan sakitnya tusukan-tusukan duri dalam daging ini
Sehingga kami tetap setia di jalan salib-Mu

Doa permohonan ini kami sampaikan kepadamu dengan pengantaraan Yesus Kristus
Tuhan dan pengantara kami yang hidup bersama Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus
Allah sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 24:13-35;

Saya kutip sebagian:

Luk 24:13
Pada hari itu juga dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah kampung bernama Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem,
Luk 24:14
dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi.
Luk 24:15
Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka.
Luk 24:16
Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia.
-------------
Luk 24:30
Waktu Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka.
Luk 24:31
Ketika itu terbukalah mata mereka dan merekapun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka.
Luk 24:32
Kata mereka seorang kepada yang lain: "Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?"
-------------

Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia

Saudaraku,
ada banyak orang mengira bahwa tanda kehadiran Tuhan itu "tidak biasa", misalnya seperti saat Tuhan memanggil Musa.
berserulah Allah dari tengah-tengah semak duri itu kepadanya: "Musa, Musa!" dan ia menjawab: "Ya, Allah."(Bdk Kel 3:4)
Dan sebagian orang beranggapan bahwa perjumpaan dengan Allah adalah supranatural.
Oleh karena itu banyak orang yang gagal "memahami Tuhan".
Harapan-harapan seperti itu membutakan realitas, lalu yang terjadi adalah lebih percaya kepada harapan daripada mewujudkan harapan itu sendiri.
Contoh sederhana, orang berharap memperoleh belas kasih Allah, pertolongan Allah, namun ia sendiri tidak mewujudkan belas kasih itu sekalipun dalam hal-hal kecil dan sederhana, menutup mata terhadap orang lain
Sekurang-kurangnya atau semiskin-miskinnya orang pasti memiliki sesuatu untuk diberikan kepada orang lain atau terlibat membantu meringankan kesulitan orang lain.

Saudaraku,
untuk bisa mengenal Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa memulai dengan "hidup dalam kerelaan-keikhlasan-ketulusan" dalam segala hal, sebab disitulah Allah bertahta.
Atau jika itu terlalu sulit, cukup dengan menjadi "orang yang baik" bagi orang lain.
Janganlah menjadi orang yang selalu melihat keburukan orang lain daripada kebaikannya.
Melatih kesabaran dan tidak tergesa-gesa dalam segala hal mampu membawa kita kepada kebijaksanaan.
Maka lalu dalam segala hal bukan lagi hanya mengenal Allah, tetapi "bersama-sama dengan Allah" membawa kabar sukacita dan mewujudkan kebaikan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 15 April 2020

Allah Bapa Kami
Kami mohon ajarilah kami selalu berharap hanya kepada-Mu
Dan ajarilah kami untuk melayani orang lain
Sebab hanya dengan cara itu kami akan bisa mengalahkan diri sendiri
Sehingga kami tetap hidup sebagai anak-anak-Mu
Dan kasih-Mu senantiasa terpancar dalam kehidupan kami

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Yohanes 20:11-18;

Saya kutip sebagian:

Yoh 20:14
Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
Yoh 20:15
Kata Yesus kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?" Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: "Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya."
Yoh 20:16
Kata Yesus kepadanya: "Maria!" Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: "Rabuni!", artinya Guru.
Yoh 20:17
Kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu."
Yoh 20:18
Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: "Aku telah melihat Tuhan!" dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.
-------------

Aku telah melihat Tuhan!

Saudaraku,
menurut saya hampir setiap hari sesungguhnya bisa dikatakan kita berdiri "dikuburan".
Sebab tidak ada seorang pun yang hidup tanpa kecemasan dan tidak ada seorang pun yang mengetahui dengan pasti apakah esok masih bisa bernapas.
Saat berani menyadari keadaan seperti itu sesungguhnya disitulah "indahnya iman kristen".
Memiliki Allah yang sungguh dekat dan sungguh nyata hadir dan menyertai setiap orang yang percaya.

Saudaraku,
Roh Kudus berdiam dalam jiwa kita, Tuhan beserta kita .
"Memberi nada dan warna" pada hati, keinginan, pikiran dan setiap usaha kita.
Disaat kita bimbang, Ia berjalan di depan kita.
Disaat kita berbeban berat, tangan-Nya selalu ada untuk menopang kita.
Disaat kita merasa sendirian, Ia memanggil nama kita.
Oleh karena itu mari biasakan diri meluangkan waktu untuk masuk dalam persatuan dengan Allah, supaya kita tetap mengenal-Nya.
Dan jika perlu pergunakanlah apapun yang ada pada kita dan yang ada dihadapan kita untuk "berpikir yang suci", supaya kita tidak kehilangan "kehadiran-Nya".
Mari hidup di dalam kehadiran Allah dan kita akan memiliki kehidupan seperti Kristus penuh belas kasih dan membawa sukacita surgawi.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 14 April 2020

Allah Bapa kami
Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu
Sebab Engkau telah membuka mata kami dan kami telah melihat dunia baru
Dunia yang penuh dengan segala warna surgawi
Dan Engkaupun membuka telinga kami dan kami mendengar panggilan-Mu
Engkau telah memilih kami untuk menghadirkan belas kasih dan karya-Mu
Oleh karena itu ya Bapa
Kami mohon murnikanlah selalu hidup kami dengan firman-Mu dan kasih-Mu
Sehingga dalam segala hal hidup kami hanya untuk menyenangkan-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin