"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Yohanes 11:1-45;

Saya kutip sebagian:

Yoh 11:33
Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu dan berkata:
Yoh 11:34
"Di manakah dia kamu baringkan?" Jawab mereka: "Tuhan, marilah dan lihatlah!"
Yoh 11:35
Maka menangislah Yesus.
Yoh 11:36
Kata orang-orang Yahudi: "Lihatlah, betapa kasih-Nya kepadanya!"
Yoh 11:37
Tetapi beberapa orang di antaranya berkata: "Ia yang memelekkan mata orang buta, tidak sanggupkah Ia bertindak, sehingga orang ini tidak mati?"
Yoh 11:38
Maka masygullah pula hati Yesus, lalu Ia pergi ke kubur itu. Kubur itu adalah sebuah gua yang ditutup dengan batu.
Yoh 11:39
Kata Yesus: "Angkat batu itu!" Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati."
Yoh 11:40
Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"
Yoh 11:41
Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: "Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku.
Yoh 11:42
Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku."
Yoh 11:43
Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: "Lazarus, marilah ke luar!"
Yoh 11:44
Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka: "Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi."
----------

Lazarus, marilah ke luar!

Saudaraku,
sadarkah kita bahwa Tuhan Yesus setiap hari selalu berusaha membangkitkan kita?
Kita sadari atau tidak, hampir setiap hari kita membutuhkan "kebangkitan".
Siapakah diantara kita yang tidak mengalami "ketidaknyamanan"?
Misalnya: saat dijalan tiba-tiba ada yang memotong jalan dihadapan kita dan harus mendadak injak rem.
Atau kejadian-kejadian lain yang menggoda kita untuk berkeluh kesah, marah bahkan sampai berujung benci dan dendam.
Dan kejadian-kejadian seperti itu bisa saja mempengaruhi kita untuk berbuat yang serupa, seperti balas dendam.
Orang aja semua gitu, ngapain kita hanya diam dibuat susah terus!
Lalu permenungannya: Bukankah dari kaca mata iman, kita membutuhkan kebangkitan?
Dan banyak kejadian di hari-hari yang kita lalui, yang kita sungguh-sungguh membutuhkan kebangkitan.
Bangkit dari mati, yaitu bangkit meninggalkan "kebusukkan" perkataan, sikap dan perbuatan.

Saudaraku,
dengarkan dan pelajari, Tuhan Yesus berusaha membawa kita menuju kehidupan baru.
Jalan itu tidak mudah, sebab "kita terikat oleh kain kafan kematian dunia", yaitu perbuatan-perbuatan kita yang cenderung "menyenangkan diri sendiri"
Tuhan memanggil kita: marilah keluar!
Mari saat ini juga kita keluar dan meninggalkan segala sesuatu yang membawa kematian dan HIDUP baru didalam Kristus.
Seperti Lazarus berdiri tegak dan berjalan walaupun kaki dan tangannya terikat kain kapan.
Demikianlah seharusnya kita, berani meninggalkan "ikatan kain kapan kematian" untuk hidup baru bersama Tuhan Yesus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 29 Maret 2020

Ya Bapa
Kami sadar tidak ada satupun manusia bebas dari godaan
Oleh karena itu selamanya kami membutuhkan rahmat-Mu
Supaya kami tetap hidup dalam kemuliaan-Mu sekarang dan selama-lamanya
Amin

Injil Yohanes 7:40-53;

Saya kutip sebagian:

Yoh 7:40
Beberapa orang di antara orang banyak, yang mendengarkan perkataan-perkata itu, berkata: "Dia ini benar-benar nabi yang akan datang."
Yoh 7:41
Yang lain berkata: "Ia ini Mesias." Tetapi yang lain lagi berkata: "Bukan, Mesias tidak datang dari Galilea!
Yoh 7:42
Karena Kitab Suci mengatakan, bahwa Mesias berasal dari keturunan Daud dan dari kampung Betlehem, tempat Daud dahulu tinggal."
Yoh 7:43
Maka timbullah pertentangan di antara orang banyak karena Dia.
Yoh 7:44
Beberapa orang di antara mereka mau menangkap Dia, tetapi tidak ada seorangpun yang berani menyentuh-Nya.
Yoh 7:45
Maka penjaga-penjaga itu pergi kepada imam-imam kepala dan orang-orang Farisi, yang berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak membawa-Nya?"
Yoh 7:46
Jawab penjaga-penjaga itu: "Belum pernah seorang manusia berkata seperti orang itu!"
--------

Belum pernah seorang manusia berkata seperti orang itu!

Saudaraku,
di zaman Tuhan Yesus, setiap orang punya "reaksi" yang berbeda-beda.
Dan tentunya setiap orang di zaman ini pun yang percaya kepada Tuhan Yesus punya reaksi yang berbeda-beda.
Misalnya ada yang lantas memilih hidup selibat menjadi Romo, Suster dan Bruder.
Dan masing-masing kta tentunya punya cara sendiri-sendiri hidup beriman dalam Kristus.

Saudaraku,
bagi saya sendiri Tuhan Yesus adalah Sang Sumber Pengharapan.
Saya tidak baptis bayi, saya tertarik mengikuti Tuhan Yesus, karena mereka yang katolik di sekitar kehidupan saya, *punya pengharapan*.
Mereka menatap masa depan dengan penuh sukacita tanpa ketakutan.
Mereka menjalani hidupnya tanpa keluh kesah.
Hidup mereka terlihat pasrah, namun bersemangat dalam menatap dan menuju hari depan.
Lalu permenungannya: apa tanggapan kita, raksi kita, wujud nyata dalam hidup kita, atas iman kepercayaan kita dalam Tuhan Yesus?

Saudaraku,
tajamkanlah "mata batin" kita dengan berbagai cara dan usaha dan jangan pernah percaya kepada pancaindra.
Sebab "hasil dari pancaindra" selalu minta dikasihani, bahkan merengek-rengek sepanjang hari.
Maka marilah kita selalu memandang Tuhan Kita Yesus Kristus, dan lihatlah apa yang Tuhan Yesus perbuat, lalu "lakukanlah itu".

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 28 Maret 2020

Allah Bapa kami
Kami mohon berikanlah kami kebijaksanaan surgawi
Berikanlah kami keberanian dan kekuatan untuk menolak para pembujuk
Bersabar dalam setiap kesulitan
Dan berikanlah daya batin yang lebih kuat
Supaya kami tetap penuh semangat menatap hari-hari kedepan

Doa permohonan ini kami sampaikan kepadamu dengan pengantaraan Yesus Kristus
Tuhan dan pengantara kami yang hidup bersama Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus
Allah sepanjang segala masa
Amin

Injil Yohanes 7:1-2, 10, 25-30;

Saya kutip sebagian:

Yoh 7:25
Beberapa orang Yerusalem berkata: "Bukankah Dia ini yang mereka mau bunuh?
Yoh 7:26
Dan lihatlah, Ia berbicara dengan leluasa dan mereka tidak mengatakan apa-apa kepada-Nya. Mungkinkah pemimpin kita benar-benar sudah tahu, bahwa Ia adalah Kristus?
Yoh 7:27
Tetapi tentang orang ini kita tahu dari mana asal-Nya, tetapi bilamana Kristus datang, tidak ada seorangpun yang tahu dari mana asal-Nya."
Yoh 7:28
Waktu Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berseru: "Memang Aku kamu kenal dan kamu tahu dari mana asal-Ku; namun Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, tetapi Aku diutus oleh Dia yang benar yang tidak kamu kenal.
Yoh 7:29
Aku kenal Dia, sebab Aku datang dari Dia dan Dialah yang mengutus Aku."
Yoh 7:30
Mereka berusaha menangkap Dia, tetapi tidak ada seorangpun yang menyentuh Dia, sebab saat-Nya belum tiba.
--------

Bukankah Dia ini yang mereka mau bunuh, mungkinkah pemimpin kita benar-benar sudah tahu, bahwa Ia adalah Kristus?

Saudaraku,
untuk bergaul dengan Tuhan Yesus bukan hal yang mudah dan dapat bertahan dalam persatuan dengan Tuhan Yesus harus selalu siap berkorban.
Apakah iman kepercayaan kita bahwa Tuhan Yesus adalah Anak Allah, cukup untuk menjaga persatuan kita dengan-Nya sampai saatnya tiba?

Saudaraku,
ada banyak orang yang mendengar pengajaran-Nya.
Ada banyak orang yang menyaksikan kuasa-Nya.
Ada banyak orang yang mengalami mujizat-Nya.
Tetapi tidak semua orang menjadi percaya dan tidak semua orang yang percaya mampu bertahan sampai kesudahannya.

Saudaraku,
selama kita merasa cukup dengan penghiburan Ilahi, tidaklah sulit kita bertahan dalam persatuan dengan Tuhan Yesus.
Bila rahmat Allah yang selalu menuntun, membimbing dan melindungi kita, maka kita dengan mudah meninggalkan segalanya untuk menyatu dengan Allah.
Saya kira kita pernah mengalami dan semua orang pernah mengalami "ditipu oleh matanya sendiri".
Contoh sederhana, saya ajak kita semua jujur, bahwa kita sering "menilai orang".
Pertanyaannya: apakah penilaian kita lebih banyak benarnya?
Saya kira hanya kurang dari 1 persen yang mendekati benar.
Maka supaya kita sungguh-sungguh mengerti siapa Tuhan Yesus, hanya ada satu jalan yaitu menganggap "hina" diri kita sendiri.
Seberapa artinya kepintaranmu?
Seberapa harganya kekayaanmu?
Seberapa tingginya jabatanmu?
Bukankah yang hari ini ada esok bisa tiada?
Hanya menyatu dengan Kristus kita akan hidup dalam damai dan sukacita Allah, sekarang dan selama-lamanya.
Dan permenungannya: Apakah kita benar-benar sudah tahu, bahwa Ia adalah Kristus?

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 27 Maret 2020

Allah Bapa kami
Malaikat-Mu berkemah di sekeliling orang-orang yang percaya kepada-Mu
Ampunilah kami orang yang kurang percaya ini
Seringkali kami takut oleh karena pemikiran kami sendiri
Dan kami mohon ya Bapa
Kuatkanlah kami dengan kuasa-Mu
Supaya tidak mudah putus asa dalam perjalanan kami bersama-Mu

Doa permohonan ini kami sampaikan kepadamu dengan pengantaraan Yesus Kristus
Tuhan dan pengantara kami yang hidup bersama Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus
Allah sepanjang segala masa
Amin

Injil Yohanes 5:31-47;

Saya kutip sebagian:

Yoh 5:37
Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat,
Yoh 5:38
dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya.
Yoh 5:39
Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,
Yoh 5:40
namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.
--------
Yoh 5:46
Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku.
Yoh 5:47
Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Kukatakan?"
--------

Dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu

Saudaraku,
dengan berbagai cara Tuhan bersabda kepada kita.
Membaca Injil adalah salah satu cara saya untuk mendengarkan Sabda-Nya.
Ada baiknya kita hati-hati dalam membaca Injil, harus dengan semangat dan sikap "mendengar" bukan "mempelajari atau menyelidiki".
Atau dengan tujuan untuk mencari "keuntungan diri", nyata di hadapan kita ada banyak orang yang "jualan ayat kitab suci".

Saudaraku,
ada banyak hal yang tersembunyi yang hanya akan dinyatakan kepada orang-orang yang rendah hati.
Tidak ada kecerdasan budi yang mampu menyelami putusan-putusan Tuhan.
Dan jika ingin firman Tuhan tinggal dan menetap dalam hidup batin kita, buanglah jauh-jauh "pikiran pemberontak".
Saya kira kita telah mengetahui bahwa hal kerajaan surga bukan sesuatu yang untuk diselidiki.
Tidak perlu mencari-cari asal kata ini dan kata itu, bahasa yunaninya apa bahasa ibrani apa dan lain sebagainya.
Saya percaya para penerjemah Injil hanya menuliskan apa yang Roh Kudus katakan kepadanya.
Apabila telinga kita selalu mengarah kepada Allah, rendah hati, taat dan patuh kepada-Nya, telinga kita akan dibuatnya mendengar dan mata kita akan dibuatnya melihat.
Dan kita akan menjadi tanah yang subur sehingga firman Tuhan tumbuh dan kita akan memperoleh hidup, bukan hanya sekedar hidup namun hidup yang berbuah.

Saudaraku,
mari dengarkanlah firman Tuhan dengan sungguh-sungguh, saya ulangi: dengan sungguh-sungguh.
Maka Firman itu akan tinggal menetap di dalam diri kita dan memurnikan hidup kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 26 Maret 2020

Allah Bapa kami
Hari ini kami bergembira
Namun esok hari bisa saja kami bersusah hati
Kami percayakan seluruh rencana hidup kami hanya kepada-Mu ya Bapa
Supaya kami memperoleh hidup

Doa permohonan ini kami sampaikan kepadamu dengan pengantaraan Yesus Kristus
Tuhan dan pengantara kami yang hidup bersama Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus
Allah sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 1:26-38;

Saya kutip sebagian:

Luk 1:26
Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret,
Luk 1:27
kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.
Luk 1:28
Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."
Luk 1:29
Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.
Luk 1:30
Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
Luk 1:31
Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
Luk 1:32
Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
----------
Luk 1:38
Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.
----------

Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu

Saudaraku,
orang yang beriman, "hidup dari dan oleh iman".
Rasul Paulus menulis dengan sangat jelas dalam Ibrani 11;
Karena iman, maka Nuh--dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan--dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya.
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.
Lalu permenungannya: Bagaimana mungkin kita dapat membiarkan api iman itu padam?

Saudaraku,
iman bukan sesuatu yang dikotbahkan, namun keyakinan yang harus diwujudkan.
Para penulis Injil dan juga Rasul Paulus jika hidup pada zaman ini, saya yakin mereka tidak akan pernah bisa berhenti menulis.
Iman yang menggerakkan tangannya dan yang memimpin hidupnya.
Iman yang sama ada pada kita maka mari penuhi dunia ini dengan perwujudan iman kita dalam Tuhan Yesus Kristus.
Dan mengusahakan dengan berbagai cara supaya "hidup kita" senantiasa menghadirkan kabar baik dari Allah.
Mari kita menyadari bahwa Allah bekerja melalui "hidup anak-anak-Nya".
Supaya mujizat dan keajaiban terjadi selama dunia ini masih ada.

Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut kehendak-Mu

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 25 Maret 2020

Apakah yang dapat kami lakukan tanpa Engkau ya Bapa
Oleh karrena itu kami selalu memohon kemurahan-Mu
Supaya kami sungguh-sungguh yakin bahwa kami hidup dari dan oleh iman
Dengan demikian yang terjadi dalam hidup kami adalah rencana-Mu

Dengarlah hamba-Mu ini ya Bapa
Yang berada dihadapan-Mu
Kami mohon perbaruilah hidup kami setiap hari
Supaya semakin berguna bagi kerajaan-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin