Yohanes K. Sugiyarta
Injil Markus 4:1-20;
Saya kutip sebagian:
Mrk 4:14
Penabur itu menaburkan firman.
Mrk 4:15
Orang-orang yang di pinggir jalan, tempat firman itu ditaburkan, ialah mereka yang mendengar firman, lalu datanglah Iblis dan mengambil firman yang baru ditaburkan di dalam mereka.
Mrk 4:16
Demikian juga yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu, ialah orang-orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira,
Mrk 4:17
tetapi mereka tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila kemudian datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, mereka segera murtad.
Mrk 4:18
Dan yang lain ialah yang ditaburkan di tengah semak duri, itulah yang mendengar firman itu,
Mrk 4:19
lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan dan keinginan-keinginan akan hal yang lain masuklah menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.
Mrk 4:20
Dan akhirnya yang ditaburkan di tanah yang baik, ialah orang yang mendengar dan menyambut firman itu lalu berbuah, ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, dan ada yang seratus kali lipat."
--------
Penabur itu menaburkan firman
Saudaraku,
Injil Markus tentang Perumpamaan Seorang Penabur, saya kira sangat-sangat jelas.
Ada 4 kelompok dimana benih firman itu jatuh:
1. Kelompok pinggir jalan.
2. Kelompok tanah yang berbatu-batu.
3. Kelompok di tengah semak duri.
4. Kelompok tanah yang baik.
Saya sangat-sangat yakin dan percaya bahwa Saudara dan saya pendengar firman dalam kelompok tanah yang baik.
Oleh sebab itu seorang kristiani pasti berbuah.
Maka pagi ini saya ajak masuk dalam permenungan: buah-buah itu untuk siapa?
Saudaraku,
apabila orang-orang di sekitar kita tidak merasakan sukacita apakah Firman itu bisa dikatakan berbuah?
Menurut Saudara, apakah keluarga Saudara, tetangga Saudara, teman-teman Saudara, pegawai Saudara, atasan Saudara, teman kerja Saudara dan setiap orang dikehidupan Saudara lebih banyak menilai Saudara orang yang baik?
Ada baiknya kita jujur melihat diri sendiri, tidak ada gunanya memegahkan diri dan agar kita melihat kelemahan dan kekurangan kita lalu membarui diri terus menerus sehingga bertumbuh dengan baik dan tidak celaka oleh kelemahan itu.
Kita punya Allah yang selalu memberikan kekuatan kepada kita untuk bertumbuh mengalahkan segala yang jahat, jika "kita mau".
Saudaraku,
Tindakan-tindakan iman, pengharapan dan kasih adalah "link" atau saluran kehidupan Ilahi.
Disitulah Firman itu hidup dan berbuah.
Maka kita boleh yakin bahwa kita adalah seorang kristiani ketika hidup kita membawa sukacita Allah.
Tidak cukup hanya disebut orang yang santun.
Dan jika hanya memikirkan diri sendiri, ada baiknya saat ini juga "letakkan hati dalam cinta kasih Allah".
Sebab mungkin saat ini hati itu berada pada cinta diri atau egois.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 29 Januari 2020
Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau sendiri yang menyediakan sarana-sarana
Dan Engkau selalu mencukupkan kebutuhan kami
Dan terimakasih pula
Engkau selalu mengingatkan kami
Bahwa Engkau tidak mengharapkan persembahan kami
Namun Engkau mengajar kami untuk berani berkorban
Supaya dunia ini dipenuhi damai sejahtera
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 3:31-35;
Mrk 3:31
Lalu datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus. Sementara mereka berdiri di luar, mereka menyuruh orang memanggil Dia.
Mrk 3:32
Ada orang banyak duduk mengelilingi Dia, mereka berkata kepada-Nya: "Lihat, ibu dan saudara-saudara-Mu ada di luar, dan berusaha menemui Engkau."
Mrk 3:33
Jawab Yesus kepada mereka: "Siapa ibu-Ku dan siapa saudara-saudara-Ku?"
Mrk 3:34
Ia melihat kepada orang-orang yang duduk di sekeliling-Nya itu dan berkata: "Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!
Mrk 3:35
Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."
---------
Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku
Saudaraku,
inilah kelompok orang-orang di zaman Tuhan Yesus:
1. Yang menentang-Nya: orang farisi dan ahli taurat.
2. Yang memerlukan kesembuhan: orang-orang sakit.
3. Yang meminta kelepasan: orang-orang yang kerasukan setan.
4. Yang membutuhkan pengampunan: pemungut pajak dan orang berdosa.
5. Yang menjadi saksinya: para murid dan semua orang yang telah menerima belas kasih-Nya.
6. Yang menerima kesembuhan, tetapi tidak ingin dekat-dekat lagi dengan Tuhan Yesus.
lalu permenungannya: Saudara termasuk golongan yang mana?
Saya yakin Saudara semua termasuk kelompok saksi-saksi Kristus, yang bukan hanya taat beribadat namun selalu mengusahakan hidup supaya hidup itu sendiri adalah "saksi" belas kasih dan penyertaan Allah.
Hidup seorang kristiani harus bisa menjadi mujizat, harus bisa membawa kesembuhan dan penghiburan bagi setiap orang di kehidupannya.
Saudaraku,
rahmat Allah tidak pernah bisa berdampingan dengan semangat melayani kepuasan diri.
Padahal untuk bisa tetap setia melakukan kehendak Allah, kita membutuhkan rahmat Allah.
Maka "mati raga" adalah syarat mutlak, supaya rahmat Allah yang menguasai kehendak kita.
Dengan membiasakan diri memperhatikan dengan teliti "permintaan daging" supaya dikemudian hari kita tidak menjadi "budaknya".
Dengan demikian apapun yang keluar dari diri kita, ucapan, sikap dan perbuatan menjadi kabar sukacita dan kesembuhan bagi setiap orang.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 28 Januari 2020
Allah Bapa kami
Hampir dalam segala hal ada godaan untuk kesenangan dan kesombongan diri
Hanya dengan rahmat kekuatan-Mu ya Bapa untuk bisa tetap teguh dijalan-Mu
Kami mohon kekuatan-Mu
Untuk menjaga mata dan telinga kami agar hanya mengarah kepada-Mu
Supaya kami tidak goyah oleh karena kecemasan-kecemasan yang ditaburkan oleh dunia
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 5:22-30;
Saya kutip sebagian:
Mrk 3:22
Dan ahli-ahli Taurat yang datang dari Yerusalem berkata: "Ia kerasukan Beelzebul," dan: "Dengan penghulu setan Ia mengusir setan."
Mrk 3:23
Yesus memanggil mereka, lalu berkata kepada mereka dalam perumpamaan: "Bagaimana Iblis dapat mengusir Iblis?
Mrk 3:24
Kalau suatu kerajaan terpecah-pecah, kerajaan itu tidak dapat bertahan,
Mrk 3:25
dan jika suatu rumah tangga terpecah-pecah, rumah tangga itu tidak dapat bertahan.
--------
Mrk 3:28
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan.
Mrk 3:29
Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal."
Mrk 3:30
Ia berkata demikian karena mereka katakan bahwa Ia kerasukan roh jahat.
--------
Dengan penghulu setan Ia mengusir setan
Saudaraku,
percaya kepada Tuhan Yesus, banyak yang harus dipertaruhkan.
Sebab kita harus "tunduk dengan aturan surga" sedangkan kita masih tinggal di dunia.
Sebagai contoh orang farisi dan ahli taurat, ia harus meletakkan kehormatannya, mengubah tradisi dan cara hidup mereka.
Saudaraku,
walaupun ada banyak perbuatan tangan Allah yang ajaib yang tercatat dalam Injil, apakah orang lantas bisa langsung percaya?
Saya yakin setiap orang mungkin setuju dengan kejaiban-keajaiban itu, namun tidak semua orang berani menindaklanjuti keajaiban itu.
Dikarenakan takut menghadapi kesulitan-kesulitan, lalu lebih memilih aturan-aturan dunia saja yang dianggap lebih mudah dan tidak mengikat.
Saudaraku,
ada baiknya kita hati-hati supaya tidak terperangkap dengan "pemikiran sendiri", sebab jika dibiarkan bisa buta dan tidak lagi melihat "jalan Allah".
Allah telah menyatakan "diri-Nya" melalui Injil-Nya dan melalui orang-orang kudus pilihan-Nya.
Dan jika kita mau membuka mata dan telinga kita, belas kasih Allah dan keajaiban Allah itu nyata dihadapan kita, setiap saat dalam segala hal.
Maka marilah kita menjaga mata dan telinga kita supaya hanya mengarah kepada pekerjaan ALlah.
"Tidak menolak atau menghindar untuk berbuat baik dengan alasan apapun".
Dengan demikian didalam diri kita tidak lagi ada tempat untuk kuasa-kuasa kegelapan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 27 Januari 2020
Allah Bapa kami
Tempat kami berdiri mudah goyah
Sebab selalu saja muncul keinginan-keinginan untuk kesenangan diri kami sendiri
Terimakasih Roh-Mu selalu memberikan kekuatan kepada kami
Menerangi langkah kami dan menghibur kami
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 4:12-17;
Mat 4:12
Tetapi waktu Yesus mendengar, bahwa Yohanes telah ditangkap, menyingkirlah Ia ke Galilea.
Mat 4:13
Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali,
Mat 4:14
supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:
Mat 4:15
"Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain, ?
Mat 4:16
bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang."
Mat 4:17
Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"
--------
Bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang
Saudaraku,
Rasul Paulus dalam Surat Efesus:
Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia
dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.(Ef 4:17-18)
Tanpa Allah hati dan pikiran manusia tidak bisa jernih, hanya penuh dengan dengan "pemikirannya sendiri".
Maka lalu mengutamakan kepentingannya sendiri dan jika dibiarkan terus menerus bisa "rakus" dan tidak lagi peka terhadap kepentingan orang lain.
Dan Tanpa Allah, pengertian manusia hanya berdasarkan "suka dan tidak suka" dan cenderung tidak konsisten.
Saudaraku,
setiap saat kita dihadapkan dengan pilihan, dan atas pilihan kita hari ini, kita tidak pernah mengetahui apa yang akan terjadi di kemudian hari.
Dan jalan hidup yang dilalui tidak selalu rata, ada banyak gundukkan, kerikil dan bahkan batu besar.
Allah datang sebagai Terang, yang bukan hanya menerangi hati dan pikiran kita, namun juga menerang jalan-jalan yang akan kita lewati.
Dan Ia pun membuka telinga kita sehingga kita mendengar suara-Nya.
Saudaraku,
Hanya Allah yang punya kuasa atas hari esok.
Maka mari berusaha dengan segala cara agar selalu melibatkan Allah dalam segala hal.
Kita tidak punya kuasa menghentikan hujan tetapi "Ia pasti akan menyediakan payung " untuk kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 26 Januari 2020
Apabila kami lihat diri kami sendiri
Kami sering lebih mudah percaya perkataan orang daripada perkataan-Mu
Kami mudah tertarik hiburan daging daripada penghiburan batin
Ya Bapa
Kami membutuhkan Engkau setiap saat
Kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan Sabda-Mu
Dan kami mohon terangilah dengan Roh Kudus
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 16:15-18;
Mrk 16:15
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
Mrk 16:16
Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
Mrk 16:17
Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
Mrk 16:18
mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."
---------
Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru
Saudaraku,
permenungan pagi ini saya awali dengan Surat Rasul Paulus:
Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya._(Bdk Rm 1:19)
Injil adalah kekuatan Allah yang "mengubah" secara total hidup setiap orang yang percaya sehingga "hidupnya menjadi tanda Allah".
Hidup bukan lagi untuk dirinya sendiri namun untuk menghadirkan Allah.
Saudaraku,
tentunya banyak hal-hal baik yang telah kita terima dan tentunya banyak orang yang berbuat baik kepada kita.
Bukankah kita merasa gembira apabila kita mengingat itu?
Apabila kita membiasakan diri mengingat semua kebaikan maka akan mampu mengalahkan keinginan buruk yang ada dalam hati dan pikiran kita.
Dan jangan lupa bahwa orang secara spontan memandang kita dari permukaannya saja.
Oleh karena itu kita harus bijaksana dalam tingkah laku, dengan tidak mudah percaya kepada setiap keinginan diri supaya kita tidak hidup dalam kemunafikan.
Dan ada baiknya kita tidak selalu merasa bahwa kita lebih baik dari orang lain, lalu lupa untuk berbuat baik.
Saudaraku,
marilah selalu mengarahkan pandangan kita kepada Allah.
Ia selalu memberikan "cara baru" dalam menghadapi setiap godaan dunia, supaya kita tidak celaka.
Dan supaya hidup kita menjadi bukti kehadiran-Nya dan membawa keselamatan bagi banyak orang.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 25 Januari 2020
Jiwaku penuh dengan ucapan syukur kepada-Mu ya Bapa
Terlebih saat kami merenungkan mujizat-mujizat-Mu
Kami mohon ya Bapa
Supaya Injil-Mu menjaga jiwa dan raga kami agar tetap dalam kuasa-Mu
Dan menjadi kekuatan bagi kami untuk melakukan kehendak-Mu
Terjadilah seperti apa yang Engkau kehendaki
Sehingga kehadiran-Mu dalam hidup kami
Menjadi warta keselamatan bagi setiap orang
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
