"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 6:19-23;

Mat 6:19
"Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.
Mat 6:20
Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.
Mat 6:21
Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.
Mat 6:22
Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu;
Mat 6:23
jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu
-----------

Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi, Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga

Saudaraku,
bagi kebanyakan orang, uang dan harta membawa kepada suatu titik "siapa dirinya" dan bagaimana ia dipandang oleh orang lain.
Dan bagi kebanyakan orang uang dan harta adalah "kunci harga diri".
Perhatikan bedanya ketika kita mengundang orang miskin, orang kaya, orang biasa, pengusaha atau pejabat.
Perhatikan pula diri kita sendiri, ketika kita mengunjungi teman yang lebih miskin dan yang lebih kaya dari kita.
Jika kita berani jujur, pasti beda.

Saudaraku,
perhatikan uang tidak pernah "hanya uang", uang mempengaruhi bagaimana kita melihat diri kita sendiri dan bagiamana orang lain melihat kita.
Jika kita mempunyai uang kita merasa nyaman dengan diri sendiri.
Uang juga membuat kita merasa memiliki kendali atas hidup kita.
Bahkan mungkin kita sering berkata: saya percayakan hidup saya kepada Tuhan, tetapi saya harus memastikan uang saya cukup untuk berjaga-jaga.
Merencanakan keuangan untuk masa depan itu baik dan harus, tetapi saya hanya mengajak untuk memperhatikan juga dimana menaruh kepercayaan kita di masa depan.
Apakah uang bisa menjamin kebahagiaan kita dimasa depan?

Saudaraku,
Tuhan memberikan kita tanggung jawab untuk menjaga apa yang telah diberikannya kepada kita.
Ijinkan Tuhan menjaga "perspektif" kita tetap benar.
Berdoalah tentang bagaimana kita menggunakan uang dan harta kita.
Akuilah keserakahan dan ketamakan kita.
Mari kita jaga dengan sungguh-sungguh bahwa "hidup" lebih penting daripada uang dan harta.
Dan mari kita kenali diri kita sendiri, pahami apa yang membuat kita mudah tergoda.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 23 Juni 2023

Tuhan Yesus
Kami mohon jagalah kami dengan belas kasih dan firman-Mu
Supaya kami tidak mudah tergoda oleh uang dan harta
Dan kami mohon berikanlah kami keberanian untuk jujur melihat diri sendiri
Sehingga dalam segala keadaan kami hanya mengusahkan harta di sorga

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 6:7-15

Mat 6:7
Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.
Mat 6:8
Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.
Mat 6:9
Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,
Mat 6:10
datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
Mat 6:11
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
Mat 6:12
dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
Mat 6:13
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)
Mat 6:14
Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.
Mat 6:15
Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."
--------

Doa Bapa Kami

Saudaraku,
luar biasa doa yang diajarkan Tuhan Yesus kepada kita.
Dengan doa Bapa Kami, melalui Tuhan Yesus Putera-Nya, Allah Bapa membuka hubungan dengan kita lebih pribadi atau personal.
Membangun kedekatan dalam belas kasih dengan Allah.
Allah mendekat kepada kita, bukan menakuti dengan kekuasaan-Nya dan bukan juga membawa hukuman.
Tetapi menjadikan kita anak-anak-Nya.
Saat berdoa Bapa Kami, ada keintiman anak dengan Bapanya.

Saudaraku,
doa Bapa Kami membangun atau membentuk hidup kita supaya kita memiiki kerendahan hati dan penuh dengan pengampunan.
Jika kita mau mengakui dengan jujur, setiap hari kita mengalami ketidaknyamanan.
Hati ini tidak teratur, mudah tersinggung dan tidak tenteram.
Mengapa orang-orang kudus bisa mencapai kesempurnaan yang begitu tinggi?
Karena mereka bisa mengalahkan segala bentuk "ketidaknyamanan hati".
Dengan berdoa Bapa Kami kita berserah diri sepenuhnya kepada kuasa Allah.
Dan doa Bapa Kami juga "menyadarkan" kita akan dosa dan kesalahan kita supaya kitapun sanggup mengampuni orang lain.

Saudaraku,
hidup kita sangat dipengaruhi oleh berbagai macam perkara yang melintas di hati dan pikiran kita.
Maka saat bimbang, berdoalah Bapa Kami dengan pelan-pelan jangan seperti menghafal atau seperti orang yang mengucapkan mantra.
Pangkal dari segala ketidaktenteraman batin kita terletak pada kurangnya kepercayaan kita akan kuasa Allah.
Kita sering membiarkan diri kita terombang-ambing oleh pikiran kita sendiri, ibarat sebuah kapal yang tidak berkemudi, terombang-ambing oleh gelombang keinginan hati.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 22 Juni 2023

Allah Bapa kami
Dengan berbagai cara Engkau selalu menyadarkan kami untuk berserah diri kepada-Mu
Namun terkadang kami sibuk mencari cara sendiri
Kami mohon ampunilah ketidakpercayaan kami
Dan kami mohon ajarilah kami untuk tunduk kepada pimpinan-Mu

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 6:1-6, 16-18;

Mat 6:1
"Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.
Mat 6:2
Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
Mat 6:3
Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.
Mat 6:4
Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."
Mat 6:5
"Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
Mat 6:6
Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.
--------
Mat 6:16
"Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
Mat 6:17
Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu,
Mat 6:18
supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."
--------

Seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya

Saudaraku,
saya tertarik dengan kata "munafik", kata yang sangat terkenal dan semua orang mengerti.
Saya mengartikan orang munafik dengan orang yang bertopeng.
Nah... sampai hari ini masih banyak orang yang bertopeng AGAMA.
Dan dalam injil Matius Pasal 6, Tuhan Yesus memulai pengajarannya dengan: Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka.

Saudaraku,
Tuhan Yesus tidak mengatakan kepada kita untuk menyembunyikan agama.
Justru hidup kita harus "menjadi bukti" bahwa kita memiliki Allah yang hidup dan yang penuh belas kasih.
Bukan memamerkan berbagai macam "ritual agama" atau "kewajiban agama" supaya kita terlihat beragama.
Oleh karena itu mari kita perhatikan dengan sungguh-sungguh, Tuhan Yesus mengajak kita untuk memeriksa motivasi yang mendorong kita dalam melakukan kewajiban agama kita.
Intinya dalam melakukan kewajiban agama, kita TIDAK untuk mencari "kenyamanan pribadi atau pujian".

Saudaraku,
memang kita semua ingin tampil mulia dan benar dihadapan Allah.
Tetapi kita juga harus ingat, kenyataannya daging ini juga ingin tampil mulia dan benar dihadapan manusia.
Maka mari kita tutup mata rapat-rapat lalu bukalah mata batin kita.
Percayalah penglihatan batin itu membawa kepada kita kepada keilahian.
Dan kita tidak pernah lagi tertarik dengan pujian atau penghargaan dari manusia.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 21 Juni 2023

Tuhan Yesus
Engkau mengajarkan kami untuk memurnikan niat
Maka kami mohon berilah kami rahmat kekuatan supaya dalam segala hal kami hanya berusaha untuk memuliakan Engkau
Dan kami mohon jauhkanlah kami dari segala kecemasan
Bahagiakanlah kami dengan pemberian-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 5:43-48;

Mat 5:43
Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
Mat 5:44
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
Mat 5:45
Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
Mat 5:46
Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
Mat 5:47
Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?
Mat 5:48
Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."
--------

Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu


Saudaraku,
saya pernah membaca suatu cerita:
Ada dua orang pemilik toko, tokonya bersebrangan dan keduanya saling bersaing.
Dan suatu hari malaikat mendatangi ke salah satu pemilik toko.
Lalu malaikat itu mengatakan kepadanya: anda boleh memiliki satu permintaan, apapun itu.
Tetapi perjanjiannya: apapun yang anda minta, saingan anda akan menerima juga DUA KALI lipat.
Lalu pemilik toko itu berkata, saya ingin satu mata saya dibutakan.

Saudaraku,
cerita itu nampaknya sederhana, namun perhatikan betapa jahatnya si pemilik toko itu.
Jadi permenungan bagi kita bahwa kebencian itu merusak dan bisa menimbulkan kejahatan yang luar biasa.
Oleh karena itu Tuhan Yesus "memerintahkan" kita untuk mengasihi musuh dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kita.
Kapanpun "kita bisa menciptakan musuh", sebab manusia pada dasarnya egois.
Terlebih manusia cenderung "meng-identifikasi musuh" daripada "mengindentifikasi kawan".
Oleh karena itu berbahagialah kita karena Tuhan kita Yesus Kritus mengajar dan memerintahkan kita:
Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.(Mat 5:44)
Mencintai musuh? Itu tidak alami, tidak lazim bagi orang-orang dunia.
Namun Tuhan Yesus telah mengubah kita, telah menebus kita dan menjadikan kita anak-anak Allah.
Kita bukan lagi anak-anak dunia.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 20 Juni 2023

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah mengangkat kami dari keduniawian kepada hidup
Kami Engkau jadikan anak-anak Allah
Terlebih belas kasih-Mu menguasai hati dan pikiran kami
Kami mohon jadikanlah kami pembawa damai
Jadikanlah kami pembawa cinta kasih

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 5:38-42;

Mat 5:38
Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.
Mat 5:39
Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
Mat 5:40
Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.
Mat 5:41
Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.
Mat 5:42
Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.
--------

Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi

Saudaraku,
konsep mata ganti mata, bukan untuk membalas dendam! tetapi untuk *mengendalikan balas dendam* yang berlebihan.
Jadi tujuan utamanya adalah pengendalian diri.
Hampir semua orang akan secara spontan membalas segala bentuk ketidaknyamanan yang ia alami.
Dan hampir semua orang ingin membalas secara berlebihan.

Saudaraku,
Tuhan Yesus datang mengajarkan kepada kita untuk TIDAK membalas semua ketidaknyamanan.
Tetapi menyikapinya dengan penuh belas kasih.
Saya sering tersenyum sendiri ketika membaca berita tentang seorang yang membuat laporan polisi terkait "pencemaran nama baik."
Bagi saya itu lucu, kalau memang namanya baik, mengapa takut dicemarkan?

Saudaraku,
Tuhan Yesus mengajak untuk memiliki hati yang berlimpah dengan pengampunan.
Karena manusia tidak akan pernah puas dan nyaman dengan apapun.
Dan manusia selalu cenderung "menilai" apapun.
Jarang sekali ditemukan orang yang lebih dulu melihat dirinya sendiri sebelum menilai orang lain.
Maka mari kita sebagai anak-anak Allah, ingatlah sabda Tuhan ini:  Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu.(Bdk Rm 12:2)
Supaya hidup kita dipenuhi dengan belas kasih dan pengampunan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 19 Juni 2023

Tuhan Yesus
Kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan belas kasih-Mu
Ajarilah kami untuk selalu melihat diri sendiri apa adanya
Dan penuhilah kami dengan pertimbangan-pertimbangan-Mu
Supaya dalam segala keadaan Kau dapati kami tetap rendah hati dan berkenan kepada-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa