Yohanes K. Sugiyarta
Injil Yohanes 21:1-19;
ayat 14-17:
Yoh 21:14
Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya sesudah Ia bangkit dari antara orang mati.
Yoh 21:15
Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
Yoh 21:16
Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
Yoh 21:17
Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.
------------
Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?"
Saudaraku,
apakah engkau mengasihi Aku?
Itu pertanyan Tuhan Yesus kepada saya dan Saudara.
Saudaraku,
tanpa kasih, semua kegiatan-kegiatan "lahiriah" tidak ada gunanya.
Ingat, Tuhan melihat keadaan batin kita saat tangan kita melakukan sesuatu.
Seorang yang hidup dalam kasih Allah, ia tidak lagi mencari dirinya sendiri.
Ia tidak lagi tertarik dengan kesenangan dan kepuasan diri.
Hati dan jiwanya puas dalam kebersamaannya dengan Tuhan Yesus.
Ia tidak lagi melakukan kehendaknya sendiri, namun melakukan "kehendak bersama", ia dan Roh Kudus.
Mari kita pelihara "hidup batin" kita dengan sungguh-sungguh, supaya tidak dikuasai oleh kehendak daging.
Sebab jika seseorang masih terikat oleh daging, ia tidak mungkin mengasihi Allah, sebab kehendak daging menuju kebinasaan tetapi kehendak Roh menuju hidup.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 1 Mei 2022
Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau selalu hadir dan menguatkan kami saat kami dalam kebimbangan
Tangan-Mu selalu terulur kepada kami saat Engkau melihat kami salah jalan
Ampunilah kami ya Tuhan ampunilah kami apabila Kau dapati hidup batin kami menyimpang
Sungguh setiap saat kami mohon kuasa Roh-Mu untuk menerangi hidup batin kami
Dan kami mmembutuhkan uluran tangan-Mu setiap hari
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Yohanes 6:16-21;
Yoh 6:16
Dan ketika hari sudah mulai malam, murid-murid Yesus pergi ke danau, lalu naik ke perahu
Yoh 6:17
dan menyeberang ke Kapernaum. Ketika hari sudah gelap Yesus belum juga datang mendapatkan mereka,
Yoh 6:18
sedang laut bergelora karena angin kencang.
Yoh 6:19
Sesudah mereka mendayung kira-kira dua tiga mil jauhnya, mereka melihat Yesus berjalan di atas air mendekati perahu itu. Maka ketakutanlah mereka.
Yoh 6:20
Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Aku ini, jangan takut!"
Yoh 6:21
Mereka mau menaikkan Dia ke dalam perahu, dan seketika juga perahu itu sampai ke pantai yang mereka tujui.
--------
Sesudah mereka mendayung kira-kira dua tiga mil jauhnya, mereka melihat Yesus berjalan di atas air mendekati perahu itu
Saudaraku,
saya ingat lirik lagu rohani:
Dia buka jalan
Saat tiada jalan
Dengan cara yang ajaib
dibukanya jalanku
Dalam Injil Yohanes pagi ini, Tuhan Yesus berjalan diatas air.
Di mata para murid kejadian itu adalah penglihatan yang menajubkan, kejadian yang ajaib.
Saudara percaya Tuhan Yesus selalu punya cara yang ajaib untuk menjawab doa-doa kita?
Jika YA, hiduplah dengan cara-Nya.
Saudaraku,
banyak orang yang mengikuti Tuhan Yesus oleh karena melihat atau mendengar mujizat.
Banyak orang tetap satu perahu dengan Tuhan Yesus, saat hidupnya baik-baik saja.
Saat perahu itu diguncangkan ombak, lalu ia "membangunkan Tuhan Yesus dengan doa-doanya".
Saat ia merasa Tuhan Yesus tidak bangun-bangun, ia memilih melompat ke laut.
Saudaraku,
ketika hidup sedang mengharapkan sesuatu, dan pengharapan itu belum terwujud, saya sering mendengar perkataan "belum waktunya".
Atau ada orang bilang: waktu Tuhan tidak sama dengan waktu kita, dan lain sebagainya.
Menurut saya tidak begitu.
Sesungguhnya kitalah manusia yang "memaksakan waktu".
Jika saat ini ada yang sedang berharap kepada Tuhan Yesus, jagalah mata, hati dan pikiran kita, agar tetap tertuju kepada Tuhan Yesus dan lihatlah langkah-langkah kaki Tuhan.
Tetaplah dijalan itu, pada saatnya nanti kita pasti "mengalami keajaiban".
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 30 April 2022
Tuhan Yesus
Kami percaya Engkau selalu punya cara yang ajaib untuk menolong kami
Mujizat-Mu tersedia bagi setiap orang yang menyerahkan hidupnya kepada-Mu
Kami mohon ajarilah kami untuk taat dan setia berada didalam perahu-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Yohanes 6:1-15;
Ayat 5-14:
Yoh 6:5
Ketika Yesus memandang sekeliling-Nya dan melihat, bahwa orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya, berkatalah Ia kepada Filipus: "Di manakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat makan?"
Yoh 6:6
Hal itu dikatakan-Nya untuk mencobai dia, sebab Ia sendiri tahu, apa yang hendak dilakukan-Nya.
Yoh 6:7
Jawab Filipus kepada-Nya: "Roti seharga dua ratus dinar tidak akan cukup untuk mereka ini, sekalipun masing-masing mendapat sepotong kecil saja."
Yoh 6:8
Seorang dari murid-murid-Nya, yaitu Andreas, saudara Simon Petrus, berkata kepada-Nya:
Yoh 6:9
"Di sini ada seorang anak, yang mempunyai lima roti jelai dan dua ikan; tetapi apakah artinya itu untuk orang sebanyak ini?"
Yoh 6:10
Kata Yesus: "Suruhlah orang-orang itu duduk." Adapun di tempat itu banyak rumput. Maka duduklah orang-orang itu, kira-kira lima ribu laki-laki banyaknya.
Yoh 6:11
Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ, demikian juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang mereka kehendaki.
Yoh 6:12
Dan setelah mereka kenyang Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Kumpulkanlah potongan-potongan yang lebih supaya tidak ada yang terbuang."
Yoh 6:13
Maka merekapun mengumpulkannya, dan mengisi dua belas bakul penuh dengan potongan-potongan dari kelima roti jelai yang lebih setelah orang makan.
Yoh 6:14
Ketika orang-orang itu melihat mujizat yang telah diadakan-Nya, mereka berkata: "Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia."
--------
Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ, demikian juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang mereka kehendaki
Saudaraku,
Injil hari ini, Tuhan Yesus memberi makan ribuan orang hanya dengan lima roti jelai dan dua ikan.
Sebagaimana Tuhan Yeus menyediakan makanan jasmani, sampai hari Tuhan Yesus juga menyediakan "makanan rohani".
Oleh karena itu datanglah kepada Tuhan Yesus, ungkapkan kebutuhan kita dan serahkan kekurangan atau kekuatiran kita.
Apabila kita dengan sungguh-sungguh memnyerahkan kekurangan atau kekuatiran kita kepada Tuhan Yesus, mujizat pasti terjadi.
Mari kita sadari saat kekuatiran menguasai hidup kita, "tidak ada lagi ruang" untuk memikirkan apa yang harus kita kerjakan.
Tenaga dan pikiran kita "diikat oleh kekuatiran" yang sebenarnya belum tentu terjadi.
Lalu pada akhirnya kita tidak melakukan apa-apa.
Saudaraku,
bawalah masalah dan kekuatiran kita kepada Tuhan Yesus.
Kita percaya Tuhan Yesus punya kuasa.
Apakah Tuhan Yesus akan menyelesaikan masalah-masalah kita?
TIDAK, tetapi saat kita menyadari Tuhan Yesus bersama kita, ia akan melipat gandakan seberapapun yang kita punya.
Sehingga apapun persoalan yang tadinya kita merasa tidak bisa menanggungnya, terasa lebih ringan.
Kita akan terkejut, dengan kemampuan kita yang terbatas, Tuhan menjadikannya tanpa batas.
Perhatikan cara Tuhan Yesus bekerja: Ia menggunakan apa yang ada dalam diri kita yang hanya sedikit, untuk MEMULAI PROSESNYA.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 29 April 2022
Tuhan Yesus
Kami merasakan kuasa-Mu hadir dalam gerak hidup kami
Ampunilah kami, sebab seringkali kami lebih percaya kepada pikiran kami sendiri
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk melawan semua kekuatiran dalam hati dan pikiran kami
Dan kuasailah hati dan pikiran kami dengan Roh-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Yohanes 3:31-36;
Yoh 3:31
Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya.
Yoh 3:32
Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorangpun yang menerima kesaksian-Nya itu.
Yoh 3:33
Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Allah adalah benar.
Yoh 3:34
Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas.
Yoh 3:35
Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya.
Yoh 3:36
Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."
--------
Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.
Saudaraku,
murka Allah harus kita pahami bahwa Allah sangat mengasihi manusia, bukan Allah yang suka menghukum.
Karena sangat besar kasih Allah kepada manusia, Allah memberikan Anak-Nya, Tuhan Yesus kepada kita.
Allah kita sangat membenci dosa, tetapi Allah mengasihi orang yang berdosa.
Oleh karena itu dengan segala cara, Allah mendekat kepada manusia supaya manusia tidak binasa oleh karena dosa.
Tetapi supaya beroleh keselamatan dan kehidupan kekal dalam kemuliaan-Nya.
Saudaraku,
memang tidak mudah "hidup dalam ketaatan", hidup dibawah perintah.
Kebanyakan orang mau menjadi bawahan, karena terpaksa.
Coba bertanyalah pada diri sendiri, pilih memerintah atau diperintah?
Saya yakin semuanya ingin memerintah.
Saudaraku,
ingatlah, kita semua "hidup dibawah perintah".
Dan ketaatan itu mustahil tanpa kerendahan hati.
Maka jika saat ini Saudara punya kuasa terhadap orang lain, tetaplah rendah hati dalam segala keadaan.
Sadarilah bahwa Saudara hidup berada dibawah perintah Allah, tanpa kerendahan hati tidak mungkin bisa hidup dalam ketaatan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 28 April 2022
Tuhan Yesus
Kami mohon ampunilah kami
Seringkali kami mengabaikan perintah-Mu hanya oleh karena menuruti kesenangan sesaat
Ampunilah kami sebab seringkali kami merasa benar
Kami sangat-sangat sadar untuk taat kepada-Mu
Tetapi kesombongan selalu nampak lebih menarik
Kami membutuhkan Engkau di setiap detik yang Engkau percayakan kepada kami
Supaya dalam setiap keadaan Kau dapati kami sedang melakukan kehendak-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Yohanes 3:16-21;
Yoh 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Yoh 3:17
Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
Yoh 3:18
Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.
Yoh 3:19
Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.
Yoh 3:20
Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak;
Yoh 3:21
tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah."
--------
Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal
Saudaraku,
Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa.
Setiap membaca ayat ini, saya melihat hikmat yang luar biasa.
Meskipun saya tidak bisa memahami dengan sempurna "misteri" itu, tetapi saya berusaha untuk hidup di dalam misteri itu.
Saudaraku,
kenyataannya Tuhan Yesus yang mendatangi saya dan Saudara.
Jika kita yang datang kepada-Nya, kita tidak akan bisa masuk ke dalam misteri itu.
Lalu Yesus hanya seorang manusia, seorang nabi, Nabi Isa, tidak ada bedanya dengan nabi-nabi lain yang mengajarkan "perbuatan baik".
Apakah "perbuatan baik" mampu membawa kita kepada kehidupan kekal? Tidak Pasti!
Sebab yang menurut manusia baik belum tentu benar di hadapan Allah.
Berbahagialah kita yang hidup dalam Terang.
Oleh karena Terang itu, jalan kita pasti menuju kepada hidup kekal bersama Allah.
Namun jangan senang dulu, Terang memang mengusir kegelapan.
Tetapi ingat "kedagingan" kita lebih suka kegelapan.
Jadi beranikah kita mengalahkan diri sendiri?
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 27 April 2022
Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau memberikan Tuhan Yesus kepada kami
Ia yang menuntun langkah kaki kami dan yang mengajar kami
Sehingga kami masuk dalam misteri penyelamatan-Mu
Kami mohon terangilah hati dan pikiran kami dengan Cahaya Roh-Mu
Supaya kami tidak tersesat
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
