Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 6:28-38;
Luk 6:27
"Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;
Luk 6:28
mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu.
Luk 6:29
Barangsiapa menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain, dan barangsiapa yang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengambil bajumu.
Luk 6:30
Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu; dan janganlah meminta kembali kepada orang yang mengambil kepunyaanmu.
Luk 6:31
Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.
Luk 6:32
Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka.
Luk 6:33
Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun berbuat demikian.
Luk 6:34
Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak.
Luk 6:35
Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat.
Luk 6:36
Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati."
Luk 6:37
"Janganlah kamu menghakimi, maka kamupun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamupun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.
Luk 6:38
Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu."
--------
Dan sebagaimana KAMU kehendaki supaya orang perbuat kepadaMU, perbuatlah juga demikian kepada mereka
Saudaraku,
Tuhan Yesus memerintahkan:
Perlakukan orang lain seperti yang kita ingin mereka lakukan kepada kita.
Membalas perlakuan jahat dengan belas kasih.
Menyikapi ketidaknyamanan dengan senyuman.
Ini bukan hal yang mudah, sebab setiap orang ingin "diperlakukan baik", BUKAN ingin melayani orang lain dengan baik.
Saudaraku,
orang yang tidak mau membersihkan hatinya dari "sampah", yaitu benci, curiga dan segala penilaian buruk terhadap orang lain, sesungguhnya ia sedang menyiksa diri sendiri.
Orang yang pelit, merasa puas dan terhibur dengan apa yang dimilikinya, sesungguhnya ia sedang terpenjara oleh segala miliknya.
Hatinya tidak ada damai dan hanya dipuaskan oleh penghiburan yang semu, sebab dalam relung hatinya yang ada dan terpelihara hanyalah "ketakutan".
Orang yang demikian ini, tidak mungkin bisa memperlakukan orang lain dengan baik, sebab ia sendiri selalu merasa kekurangan dan ketakutan.
Saudaraku,
Tuhan yang memberikan segala kebutuhan kita, bahkan Ia menganugerahkan diri-Nya sendiri kepada kita.
Tuhan memerintahkan kita melakukan perbuatan-perbuatan cinta kasih, seperti kita yang selalu merindukan cinta kasih Allah.
Barang siapa yang mempunyai cinta kasih Allah, ia tidak akan mencari dirinya sendiri.
Ia tidak mencari kepuasan dirinya sendiri.
Yang dicari hanya kebahagiaan dalam melakukan pekerjaan-pekerjaan Tuhan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 20 Februari 2022
Tuhan Yesus
Kami mohon berikanlah kami cinta kasih yang sebenarnya dan yang sempurna
Supaya dalam segala hal kami hanya ingin melayani bukan ingin dilayani
Dalam segala hal kami ingin menghibur bukan ingin dihibur
Dalam segala hal kami membawa kabar sukacita dan menghadirkan belas kasih-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 9:2-13;
Ayat 2-7:
Mrk 9:2
Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendirian saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka,
Mrk 9:3
dan pakaian-Nya sangat putih berkilat-kilat. Tidak ada seorangpun di dunia ini yang dapat mengelantang pakaian seperti itu.
Mrk 9:4
Maka nampaklah kepada mereka Elia bersama dengan Musa, keduanya sedang berbicara dengan Yesus.
Mrk 9:5
Kata Petrus kepada Yesus: "Rabi, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia."
Mrk 9:6
Ia berkata demikian, sebab tidak tahu apa yang harus dikatakannya, karena mereka sangat ketakutan.
Mrk 9:7
Maka datanglah awan menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara: "Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia."
-------
Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia
Saudaraku,
Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!(Mat 13:9)
Permenungannya: cukupkah hanya mendengar?
Saudaraku,
"pendengaran tanpa diikuti dengan kerendahan hati" tidak ada gunanya, telinga memang mendengar tetapi hatinya tuli.
Firman Tuhan, sabda Tuhan BUKAN ilmu pengetahuan, bukan pula ilmu filsafat.
SABDA TUHAN adalah ROH dan HIDUP.
Jika tanpa kerendahan hati, manusia hidup dengan dirinya sendiri dan dalam dirinya sendiri.
Maka sekalipun ia hafal seluruh isi kitab suci, ia tidak akan pernah melihat Allah.
Karena sesungguhnya ia lebih terhibur oleh suara-suara dunia yang penuh dengan kesombongan.
Saudaraku,
Yesus berubah rupa di depan mata mereka, dan pakaian-Nya sangat putih berkilat-kilat.
Apakah mata kita juga melihat?
Sesungguhnya setiap orang yang hidup didalam Kristus, ia mempunyai "penglihatan Allah".
Matanya melihat kemuliaan Tuhan dalam setiap kejadian sehari-hari.
Hidupnya jauh dari keluh kesah, penuh belas kasih dan dimanapun ia berada membawa kabar sukacita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 19 Februari 2022
Tuhan Yesus
Terimakasih kemuliaan-Mu Kau nyatakan setiap hari dalam hidup kami
Sehingga dalam segala hal kami lakukan hanya untuk kemuliaan-Mu
Kmai tidak lagi mencari kepentingan diri sendiri
Kami serahkan hidup kami untuk kemuliaan-Mu
Pakailah sesuai dengan rencana-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 8:34-38, 9:1;
Mrk 8:34
Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.
Mrk 8:35
Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya.
Mrk 8:36
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya.
Mrk 8:37
Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?
Mrk 8:38
Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusiapun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus."
--------
Mrk 9:1
Kata-Nya lagi kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat bahwa Kerajaan Allah telah datang dengan kuasa."
--------
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya
Saudaraku,
coba arahkanlah pandangan kita kepada dunia, semua mencari untuk kepentingan diri sendiri.
Lalu arahkanlah kepada diri kita sendiri, apa yang kita cari dalam hidup kita di dunia ini?
Saudaraku,
apakah kita percaya bahwa Tuhan menciptakan kita menurut wujud dan citra-Nya?
Jika YA, tentunya kita selalu mengusahakan hidup kita agar memancarkan citra Allah.
Tetapi itu tidak mudah sebab gagasan-gagasan keduniawian nampak lebih berkuasa.
Dan saat mengarahkan perhatian kepada Tuhan Yesus, mata ini terasa sanga-sangat lelah.
Akan tetapi kita harus berani "menindas hawa nafsu" dan mengabaikan bujukan-bujukan daging.
Sebab dunia membawa kita kepada kematian.
Saudaraku,
sadarilah selalu "musuh" selalu berusaha menggagalkan keinginan-keinginan baik.
Banyak sekali angan-angan sesat yang dibisikkan kepada kita, untuk membangkitkan kejenuhan dan kebosanan.
Maka setiap detik adalah "perjuangan" untuk mempertahankan nyawa kita supaya tetap hidup didalam kristus.
Dan mari kita selalu berusaha untuk mengumpulkan kekuatan yang lebih besar daripada yang sudah-sudah.
Sebab semakin hari dunia semakin cerdik.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 18 Februari 2022
Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau selalu menemani dan menolong kami
Menghidarkan kami dari mara bahaya
Membebaskan kami dari kesengsaraan
Dan Engkau memelihara kami dengan belas kasih-Mu
Dengan rendah hati kami datang kepada-Mu
Kami serahkan hidup kami kepada-Mu
Kuasailah untuk mewujudkan rencana-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 8:27-33;
Mrk 8:27
Kemudian Yesus beserta murid-murid-Nya berangkat ke kampung-kampung di sekitar Kaisarea Filipi. Di tengah jalan Ia bertanya kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Kata orang, siapakah Aku ini?"
Mrk 8:28
Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan: seorang dari para nabi."
Mrk 8:29
Ia bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Maka jawab Petrus: "Engkau adalah Mesias!"
Mrk 8:30
Lalu Yesus melarang mereka dengan keras supaya jangan memberitahukan kepada siapapun tentang Dia.
Mrk 8:31
Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari.
Mrk 8:32
Hal ini dikatakan-Nya dengan terus terang. Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia.
Mrk 8:33
Maka berpalinglah Yesus dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus, kata-Nya: "Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."
--------
Engkau adalah Mesias!
Saudaraku,
kata "mesias" berasal dari bahasa Ibrani yang artinya "yang diurapi".
Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami._
Kata Yesus kepadanya: "Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau."(Yoh 4:25-26)
Saudaraku,
di zaman Tuhan Yesus, orang yang "diurapi" adalah nabi, imam dan raja, didalam Tuhan Yesus kita menemukan ketiganya.
Petrus mengatakan: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"(Bdk Mat 16:16)
Lalu permenungannya: Apa artinya bagi kita saat ini?
Saudaraku,
kita adalah pengikut Mesias, Anak Allah yang hidup.
Mesias datang ke dunia menjadi manusia seperti kita, supaya yang percaya kepadanya "hidup".
Kata "hidup", bagi saya lebih tepat saya pahami dalam bahasa jawa "migunani", bahasa indonesianya "berguna".
Migunani tumraping liyan, berguna bagi orang lain.
Jadi hidup umat kristiani BUKAN HANYA menjadi orang yang baik, namun harus BERGUNA BAGI SESAMA.
Di media sosial sedang ramai "wayang haram".
Wayang digerakkan oleh dalang.
Mari kita jadi wayang yang digerakkan oleh dalang kita, Tuhan Yesus, Mesias, Anak Allah yang hidup.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 17 Februari 2022
Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah memilih kami menjadi anak-anak-Mu
Terimakasih Engkau berikan kami Roh Kudus
Kami mengetahui dan menyadari Roh-Mu lah yang membuat mata kami melihat
Namun seringkali kami mengingkari penglihatan itu hanya untuk menuruti kepuasan diri
Maka kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk melaksanakan perintah-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 8:22-26;
Mrk 8:22
Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Betsaida. Di situ orang membawa kepada Yesus seorang buta dan mereka memohon kepada-Nya, supaya Ia menjamah dia.
Mrk 8:23
Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung. Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, dan bertanya: "Sudahkah kaulihat sesuatu?"
Mrk 8:24
Orang itu memandang ke depan, lalu berkata: "Aku melihat orang, sebab melihat mereka berjalan-jalan, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon."
Mrk 8:25
Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas.
Mrk 8:26
Sesudah itu Yesus menyuruh dia pulang ke rumahnya dan berkata: "Jangan masuk ke kampung!"
--------
Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh
Saudaraku,
jangan pernah lelah berdoa sebab setiap hari kita membutuhkan belas kasih Allah.
Setiap hari kita membutuhkan perlindungan, bimbingan, pemeliharaan, pengampunan, kesembuhan, penghiburan dan lainnya.
Baiknya kita selalu menyadari dan mengakui bahwa kita tidak punya kuasa sedikitpun atas hidup kita.
Hari ini sehat, esok bisa saja sakit.
Hari ini ada, esok bisa saja tiada.
Tetaplah hidup di dalam pengharapan didalam Tuhan Yesus.
Saudaraku,
tidak ada manusia yang tidak mengalami kesulitan, yang tidak pernah sakit, yang tidak pernah gagal, dan lainnya.
Oleh karena itu hendaklah kita hidup teguh berakar dalam Tuhan.
Membuang segala pikiran yang jahat.
Membuang segala kesedihan.
Membuang segala keluh kesah.
Menghindari segala hal yang menjauhkan kita dari Kristus.
Mengabdi kepada Allah dan mengesampingkan "perintah daging".
Saat kita setia mengabdi kepada Allah, kita pasti berlimpah rahmat dan menikmati penghiburan Roh Kudus.
Hidup kita menyenangkan, menggembirakan, menjadi kabar baik bagi orang lain dan membawa kesembuhan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 16 Februari 2022
Tuhan Yesus
Kami menyadari bahwa daging ini lemah
Mudah mengeluh dan selalu menuntut
Kami mengucapkan syukur dan terimakasih kepada-Mu
Cahaya Roh-Mu senantiasa menerangi langkah kami
Dan belas kasih-Mu menghibur dan memuaskan kami
Kami serahkan kepada-Mu rencana hidup kami hari ini
Kami percaya Engkau bersama kami, menuntun langkah kami dan memberikan kami kekuatan
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
