Yohanes K. Sugiyarta
Injil Yohanes 2:1-11;
Yoh 2:1
Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ;
Yoh 2:2
Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu.
Yoh 2:3
Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan anggur."
Yoh 2:4
Kata Yesus kepadanya: "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba."
Yoh 2:5
Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!"
Yoh 2:6
Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung.
Yoh 2:7
Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: "Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air." Dan merekapun mengisinya sampai penuh.
Yoh 2:8
Lalu kata Yesus kepada mereka: "Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta." Lalu merekapun membawanya.
Yoh 2:9
Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu?dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya?ia memanggil mempelai laki-laki,
Yoh 2:10
dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang."
Yoh 2:11
Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.
--------
Mereka kehabisan anggur
Saudaraku,
Bunda Maria adalah GURU BERDOA: Mereka kehabisan anggur, singkat, jelas dan dengan iman yang sangat kuat.
Bunda Maria mengetahui bahwa anaknya yaitu Tuhan kita Yesus Kristus adalah Anak Allah.
Saudaraku,
bukankah kita juga percaya bahwa Yesus anak dari Maria adalah Anak Allah yang hidup?
Ia berkuasa atas seluruh isi alam semesta ini.
Dan Ia berkuasa atas hidup kita.
Maka mari jadikan Bunda Maria guru berdoa, berdoa singkat jelas dan penuh kuasa.
Janganlah mencari penghiburan dari doamu, apalagi jika supaya dilihat orang, dipuji orang.
Berdoalah seperti anak kecil yang meminta kepada bapaknya, doa seperti itu mahakuasa.
Karena ia mengetahui bapaknya akan mengusahakannya.
Tetapi jangan minta untuk pemuasan diri, pasti akan kecewa.
Saudaraku,
mari kita menempatkan diri di hadapan Tuhan setiap hari.
Mengawali hari dengan berdoa dan sepanjang hari menyadari bahwa Allah hidup dalam hidup kita.
Jadikan doa itu api yang memberi kehangatan dan terang.
Sehingga kehidupan rohani kita selalu hangat dan kita tidak tersesat.
Dan pada akhirnya hidup kita pun menjadi kabar sukacita bagi semua orang.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 16 Januari 2022
Tuhan Yesus
Tidak semua yang kami perlukan terkatakan dalam setiap doa-doa kami
Tetapi kami sungguh sangat percaya Engkau memelihara kami
Kami mohon berilah kami semangat dan kekuatan
Supaya kami tetap bertekun dalam doa
Sehingga kami tidak mudah tergoda oleh kehausan duniawi
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 2:13-17;
Mrk 2:13
Sesudah itu Yesus pergi lagi ke pantai danau, dan seluruh orang banyak datang kepada-Nya, lalu Ia mengajar mereka.
Mrk 2:14
Kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!" Maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia.
Mrk 2:15
Kemudian ketika Yesus makan di rumah orang itu, banyak pemungut cukai dan orang berdosa makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya, sebab banyak orang yang mengikuti Dia.
Mrk 2:16
Pada waktu ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi melihat, bahwa Ia makan dengan pemungut cukai dan orang berdosa itu, berkatalah mereka kepada murid-murid-Nya: "Mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"
Mrk 2:17
Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."
--------
Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa
Saudaraku,
apakah kita orang benar atau orang berdosa?
Untuk menjawabnya, sebaiknya setiap hari kita bertanya kepada diri sendiri siapa diri kita di dalam Tuhan Yesus, BUKAN siapa diri kita di dalam diri kita sendiri.
Kita bisa membodohi diri sendiri atau menipu orang lain, tetapi kita tidak bisa menipu dan membodohi Tuhan Yesus.
Sederhananya begini:
Seorang datang kepada Tuhan Yesus untuk memohon pertolongan, namun hidup kesehariannya dikuasai oleh kesombongan.
Apakah orang yang sombong bisa melihat pertolongan? TIDAK, karena ia hanya percaya kepada dirinya sendiri.
Seorang datang kepada Tuhan Yesus untuk memohon kesembuhan, namun hidup kesehariannya selalu curiga terhadap siapapun lalu tidak pernah bisa percaya kepada siapapun.
Apakah orang yang selalu curiga terhadap siapapun bisa mendengar ada kabar kesembuhan, misalnya tentang obat atau dokter?
TIDAK karena ia hanya percaya kepada dirinya sendiri.
Saudaraku,
seorang yang menyadari kekurangannya dan mengakui kekurangannya, ia akan selalu rendah hati dan selalu berusaha memperbaiki diri.
Sesungguhnya saya sedih, masih banyak orang di kehidupan saya, TIDAK MAU MELIHAT DIRINYA SENDIRI.
Membaca Injil sangat rajin, tetapi TIDAK BERANI BERCERMIN DI DEPAN INJIL.
Di hadapan Tuhan Yesus, ia sakit, tetapi saat Tuhan Yesus bertanya: maukah engkau sembuh? Ia menjawab: saya baik-baik saja.
Maka mari saya ajak sekarang juga untuk bercermin di depan Injil, dan akuilah apa yang kita lihat di cermin itu.
Lalu datang kepada Tuhan Yesus, untuk memohon kesembuhan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 15 Januari 2022
Tuhan Yesus
Ampunilah kedegilan kami
Dan kami mohon berikanlah kami keberanian untuk datang kepada-Mu
Memohon pengampunan dan kesembuhan
Dan kami mohon terang Roh Kudus-Mu masuk ke dalam relung hati kami yang paling dalam
Untuk menyatakan semua kekurangan dan kesalahan kami
Berikanlah kami pula keberanian untuk mengakuinya
Dan tuntunlah kami masuk kedalam pertobatan
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 2:1-10;
Markus 2:2-5, 11-12:
Mrk 2:2
Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka pintupun tidak. Sementara Ia memberitakan firman kepada mereka,
Mrk 2:3
ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang.
Mrk 2:4
Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.
Mrk 2:5
Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!"
-------
Mrk 2:11
"Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"
Mrk 2:12
Dan orang itupun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: "Yang begini belum pernah kita lihat."
--------
Ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang
Saudaraku,
jika empat orang itu tidak menggotong orang lumpuh itu kepada Tuhan Yesus, orang lumpuh itu tidak akan memperoleh kesembuhan.
Saudaraku,
kita umat kristiani juga harus punya semangat seperti empat orang tersebut.
Yaitu supaya setiap orang dalam kehidupan kita sampai kepada Tuhan Yesus dan mengalami kesembuhan.
Selalu ada orang yang membutuhkan pertolongan Tuhan Yesus di sekitar kita, keluarga, tetangga, teman, relasi dan lainnya.
Kita tidak akan pernah selamat sampai kepada Tuhan Yesus tanpa orang-orang di sekitar kita.
Setiap detik kita selalu dihadapkan kepada 2 pilihan, satu di jalan Tuhan dan satu lagi menyimpang dari Tuhan.
Jangan marah jika ada orang yang mengingatkan atau menegor kita, bisa saja orang yang menegor itu sedang menyelamatkan kita.
Sebaliknya jika ada orang-orang yang di dekat kita "membutuhkan pertolongan", jangan diam, Tuhan memilih kita untuk membawa pertolongan.
Saudaraku,
dimana ada iman, Tuhan Yesus selalu mengirimkan orang-orang yang menolong kita saat kita membutuhkan bantuan.
Bantuan rohani ataupun jasmani, percayalah itu.
Maka mari kita arahkan mata dan telinga kita kepada Tuhan Yesus, supaya di saat kita lumpuh Ia membuat kita berjalan.
Sebaliknya disaat kita sehat, kita diutus untuk menolong yang lumpuh.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 14 Januari 2021
Tuhan Yesus
Kami mengucap syukur dan terimakasih
Dengan berbagai cara Engkau menolong Kami
Kami mohon kuasailah hati kami dengan belas kasih-Mu
Supaya kami peka terhadap setiap orang yang membutuhkan pertolongan
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 1:40-45;
Mrk 1:40
Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: "Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku."
Mrk 1:41
Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: "Aku mau, jadilah engkau tahir."
Mrk 1:42
Seketika itu juga lenyaplah penyakit kusta orang itu, dan ia menjadi tahir.
Mrk 1:43
Segera Ia menyuruh orang itu pergi dengan peringatan keras:
Mrk 1:44
"Ingatlah, janganlah engkau memberitahukan apa-apa tentang hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah untuk pentahiranmu persembahan, yang diperintahkan oleh Musa, sebagai bukti bagi mereka."
Mrk 1:45
Tetapi orang itu pergi memberitakan peristiwa itu dan menyebarkannya kemana-mana, sehingga Yesus tidak dapat lagi terang-terangan masuk ke dalam kota. Ia tinggal di luar di tempat-tempat yang sepi; namun orang terus juga datang kepada-Nya dari segala penjuru.
--------
Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku
Saudaraku,
seorang yang sakit kusta melihat dan percaya di dalam Tuhan Yesus ada hidup.
Dan benar saat ia datang kepada Tuhan Yesus, ia sembuh, ia hidup.
Saudaraku,
kerajaan Allah itu sungguh ada dan Roh Kudus sampai hari ini tetap bekerja, tetapi tidak bisa seseorang dipaksa untuk percaya.
Hanya yang mata dan telinganya mengarah kepada pekerjaan Allah, maka ia mengalami hidup dalam kerajaan Allah.
Ia merasakan Roh Kudus hidup dan bergerak.
Ia hanya patuh kepada perintah Roh
Lalu hatinya, tangannya dan mulutnya berada dalam kuasa Allah.
Sehingga dimanapun ia berada membawa kabar baik dan kesembuhan bagi setiap orang.
Saudaraku,
setiap hari ada kabar pertengkaran, caci maki, kejahatan dan banyak orang yang haus kuasa dan eksistensi.
Seeorang yang hidup didalam Kristus, matanya dikuasi oleh Roh dan telinganya terarah kepada Sabda Allah.
Maka sesungguhnya ia akan memiliki pribadi seperti pribadi Kristus.
Rendah hati, dimanapun ia berada akan membawa kesembuhan dan kehadirannya selalu menjadi kabar baik.
Maka marilah kita melihat diri sendiri.
Bagaimana hidup kita saat ini?
Apakah kehadiran kita menjadi kabar baik dan kesembuhan?
Atau sebaliknya?
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 13 Januari 2021
Tuhan Yesus
Mata kami melihat pekerjaan-Mu
Telinga kami mendengar perintah-Mu
Dan kami sangat sadar bahwa Engkau memilih kami dan mengutus kami untuk membawa kabar baik
Namun seringkali rasa cinta diri lah yang berkuasa
Maka kami mohon kuasilah hati dan pikiran kami dengan Roh-Mu
Dan tahirkanlah kami dari kusta duniawi
Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan kami
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 1:29-39;
Mrk 1:29
Sekeluarnya dari rumah ibadat itu Yesus dengan Yakobus dan Yohanes pergi ke rumah Simon dan Andreas.
Mrk 1:30
Ibu mertua Simon terbaring karena sakit demam. Mereka segera memberitahukan keadaannya kepada Yesus.
Mrk 1:31
Ia pergi ke tempat perempuan itu, dan sambil memegang tangannya Ia membangunkan dia, lalu lenyaplah demamnya. Kemudian perempuan itu melayani mereka.
Mrk 1:32
Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan.
Mrk 1:33
Maka berkerumunlah seluruh penduduk kota itu di depan pintu.
Mrk 1:34
Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia.
Mrk 1:35
Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.
Mrk 1:36
Tetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Dia;
Mrk 1:37
waktu menemukan Dia mereka berkata: "Semua orang mencari Engkau."
Mrk 1:38
Jawab-Nya: "Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang."
Mrk 1:39
Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan.
--------
Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana
Saudaraku,
setelah menyembuhkan ibu mertua Petrus dan juga ada banyak orang disembuhkan, Tuhan Yesus pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa.
Saudaraku,
setiap hari kita disibukkan oleh berbagai macam pekerjaan dan aktivitas.
Hal-hal duniawi menyita waktu dan tenaga kita.
Bahkan ada yang merasa "kekurangan waktu".
Tuhan Yesus dalam kodratnya sebagai manusia juga merasakan kelelahan.
Tuhan Yesus meluangkan waktu untuk berdoa dengan Bapa-Nya.
Saudaraku,
seringkali kita menginginkan Tuhan berbuat seperti kemauan kita.
Tetapi walaupun sudah meluangkan waktu untuk berdoa, kita lebih sering bicara dan jarang mendengarkan suara Tuhan Yesus.
Lalu kita menjalani hidup dengan cara kita sendiri.
Seringkali kita membuat keputusan "dengan pertimbangan dan cara kita sendiri".
Jika kita memohon pertolongan Tuhan Yesus, bekerjalah bersama-Nya.
Dia bukan dewa yang lalu memberikan kekuatan yang ajaib kepada kita.
Dia menjadi manusia supaya kita bisa berjalan dan bekerja bersama-Nya.
Hal yang sederhana, pertimbangkanlah segala sesuatu bersama Tuhan Yesus dan lakukan perintah-Nya.
Dan cara sederhana untuk mengenali perintah Tuhan adalah apabila suatu keinginan BERPUSAT kepada diri sendiri, itu BUKAN perintah Tuhan!
Maka mari kita perhatikan setiap rencana dan keinginan kita dengan teliti dan jujur.
Pasti setiap detik kita masuk kedalam pertempuran.
Jagalah kekesatriaan dan kesuci-murnian untuk mengalahkan kemanusiawian kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 12 Januari 2021
Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau selalu hidup dalam hidup kami
Kami tidak ingin jauh dari-Mu
Kami selalu ingin menjalani hidup ini bersama-Mu
Maka kami mohon bersihkanlah hati kami dari hawa nafsu kotor
Supaya kami dapat merasakan kehadiran-Mu dan mengikuti perintah-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
