"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 15:29-37;

Saya kutip ayat 29-32:

Mat 15:29
Setelah meninggalkan daerah itu, Yesus menyusur pantai danau Galilea dan naik ke atas bukit lalu duduk di situ.
Mat 15:30
Kemudian orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya membawa orang lumpuh, orang timpang, orang buta, orang bisu dan banyak lagi yang lain, lalu meletakkan mereka pada kaki Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya.
Mat 15:31
Maka takjublah orang banyak itu melihat orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan, orang buta melihat, dan mereka memuliakan Allah Israel.
Mat 15:32
Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan."
------------

Maka takjublah orang banyak itu

Saudaraku,
banyak orang berbondong-bondong mengikuti Tuhan Yesus oleh karena pengajaran dan mujikzat-Nya, namun tidak semuanya sampai di kaki salib.
Ini perlu menjadi perhatian kita, sebab inti iman kita adalah salib.
Iman bukan dibuktikan dengan ketaatan menjalankan kehidupan rohani misalnya ibadat, doa dan puasa namun saat kita tetap kuat dan berdiri teguh dalam penderitaan karena menolak hal-hal duniawi.
Lihatlah, hanya sedikit orang yang bersemangat miskin dan sanggup membebaskan diri dari hal-hal duniawi.

Saudaraku,
seringkali saya menulis tentang menyampingkan diri-sendiri dan segala keinginan pribadi, supaya kita tidak terganggu oleh cinta diri.
Supaya kita memiliki iman yang benar, bukan iman yang hanya mencari penghiburan tetapi yang mampu tetap teguh dalam segala keadaan.
Memang tidak mudah namun itulah salib kita sebagai orang kristiani.
Maka mari menyangkal diri sendiri dan kita panggul salib itu dengan senang hati.(Bdk Luk 9:23)
Mujizat akan terjadi jika kita setia di jalan salib.
Dan jalan salib itulah yang akan mengantar kita kepada HIDUP.
Sebab keselamatan hanya bisa diperoleh melalui salib itu.
Dan kita akan hidup kekal bersama-Nya, untuk selama-lamanya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 2 Desember 2020

Selama kami masih hidup di bumi ini
Kami tidak akan bisa lepas dari penderitaan
Terimakasih ya Tuhan Yesus
Engkau telah memberikan teladan kepada kami dengan pengorbanan-Mu di kayu salib
Maka cukupkanlah kami dengan pengiburan-Mu dan kuatkanlah kami dengan firman-Mu
Supaya kami tetap setia menghadirkan sukacita dan belas kasih-Mu, walaupun dunia hanya mengasihi dirinya sendiri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Lukas 10:21-24;

Luk 10:21
Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
Luk 10:22
Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorangpun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu."
Luk 10:23
Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: "Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat.
Luk 10:24
Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya."
------------

Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat, banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya

Saudaraku,
para nabi memang mengatakan rahasia-rahasia yang tersembunyi, namun Tuhan Yesus lah yang membuka rahasia-rahasia itu.
Para nabi memberikan perintah, Tuhan Yesus lah yang memberikan kekuatan kepada kita untuk melaksanakannya.
Para nabi menunjukkan jalan, Tuhan Yesus lah yang memberikan kekuatan untuk melalui jalan itu.
Telinga kita mendengar pengajaran para nabi, Terang Kristus lah yang menyatakannya dalam hati kita.
Maka berbahagialah kita yang melihat dan yang percaya kepada Anak Allah yang hidup.

Saudaraku,
Tuhan Yesus berfirman:
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.(Yoh 6:63)
Mata seseorang tidak akan mampu melihat karya Allah, jika Roh Allah tidak HIDUP dalam diri seseorang.
Maka janganlah menganggap remeh Firman Tuhan, camkanlah didalam hati dan mari kita renungkan baik-baik.
Sebab Firman itulah yang akan senantiasa menjaga mata tetap melihat dan telinga tetap mendengar, supaya tidak tersesat lalu binasa.

Saudaraku,
Tuhan Yesus telah mengangkat kita dari keduniawian kepada kasih akan hal-hal surgawi dan Roh Kudusnya senantiasa menerangi hati kita.
Kita adalah ciptaan baru dalam Kristus, yang memiliki mata dan telinga Allah, kita harus sadari itu setiap saat supaya dalam segala hal dalam hidup kita sehari-hari membawa kabar sukacita dan belaskasih Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 1 Desember 2020

Tuhan Yesus Kristus
Kami membutuhkan rahmat-Mu setiap hari
Sebab tanpa Engkau tidak ada satupun yang baik dalam hidup kami

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

 

Injil Matius 4:18-22;

Mat 4:18
Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.
Mat 4:19
Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."
Mat 4:20
Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.
Mat 4:21
Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka
Mat 4:22
dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia.
-----------

Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku"

Saudaraku,
panggilan mengikuti Kristus adalah panggilan mengubah pikiran, dari kematian kepada HIDUP.
Panggilan Tuhan Yesus membuka pintu pertobatan dan pertobatan adalah pintu masuk kasih karunia Allah
Jadi jika seseorang yang hidup di dalam Kristus, ia penuh kasih karunia dan pengampunan, maka tidak akan pernah menghakimi orang lain.
Dan kasih karunia membangun semangat untuk melayani.

Saudaraku,
dalam Injil Matius pagi ini, para nelayan yang dipanggil lalu meninggalkan perahu serta ayahnya.
Maka kitapun harus berani meninggalkan cara hidup dunia dan mengikuti cara hidup dengan kasih karunia dari Tuhan Yesus, selalu bersemangat melayani.
Jika semangat melayani sesama tumbuh dalam kehidupan kita, pastinya kita tidak akan pernah menyakiti dan menghakimi sesama.
Pengikut Kristus tidak akan lagi tertarik dengan kekayaan yang fana, mengejar kehormatan dan kebanggaan diri.
Terang Kritus akan menyinari hati setiap pengikutnya, sehingga ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, hatinya tidak buta.
Namun nyata dihadapan kita ada banyak orang yang mendengar panggilan-Nya, akan tetapi hanya sedikit yang berani masuk ke pintu pertobatan.
Dan ada pula yang telah tinggal di dalam rumah yang penuh kasih karunia, namun tidak mampu memuaskan hatinya, lalu meninggalkan Kristus demi kepuasannya.
Oleh karena itu mari selalu menyadari bahwa mengikuti Kristus itu menuntut pengorbanan, maka jika seseorang masih mencari kenikmatan daging maka ia tidak akan nyaman mengikuti Kristus.
Semoga kita memilih HIDUP walau dengan susah payah mematikan daging.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 30 November 2020

Kami memuji dan memuliakan Dikau ya Bapa
Engkau buka mata kami sehingga kami melihat hidup dalam Putera-Mu Tuhan kami Yesus Kristus
Kami mohon rahmat-Mu ya Bapa supaya kami setia di jalan Putera-Mu
Jauhkanlah kami dan lindungilah kami dari cinta diri

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 14:33-37;

Mrk 13:33
"Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba.
Mrk 13:34
Dan halnya sama seperti seorang yang bepergian, yang meninggalkan rumahnya dan menyerahkan tanggung jawab kepada hamba-hambanya, masing-masing dengan tugasnya, dan memerintahkan penunggu pintu supaya berjaga-jaga.
Mrk 13:35
Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta,
Mrk 13:36
supaya kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapatinya sedang tidur.
Mrk 13:37
Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang: berjaga-jagalah!"
-------------

Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba

Saudaraku,
mengawali masa adven ini Injil Markus mengajak kita untuk tetap menjalankan perintah Tuhan dengan penuh waspada.
Dan memberitahukan kepada kita kepada kita bahwa Ia akan datang kembali dan janganlah kiranya kita didapati sedang tidur.
Tidur artinya menutup mata, pagi ini saya akan mengajak Saudaraku untuk berani Hidup dalam terang.
Ijinkanlah terang masuk ke setiap sudut kehidupan kita, supaya kita melihat kekurangan kita dan janganlah ada yang tersembunyi.
Sebab setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan, maka kita harus berani jujur melihat kekurangan kita sendiri, supaya kita tidak terjebak dalam kekurangan itu, lalu tertidur.
Permenungannya: siapakah manusia yang dapat menjaga dirinya sendiri dengan sempurna sehingga ia tidak pernah tertipu atau terjebak dalam kelemahannya?

Saudaraku,
kita tidak boleh terlalu percaya kepada diri kita sendiri, sebab seringkali pengetahuan kita tidak cukup.
Pengetahuan yang tidak cukup itu bisa saja menyuruh kita tidur dengan menyajikan berbagai pertimbangan yang nampak sangat masuk akal.
Lagi pula manusia sangat mudah terpengaruh oleh peristiwa-peristiwa di luar.
Maka mari selalu membiasakan diri menghindari keributan suasana dunia, yang setiap detik memenuhi mata dan telinga kita.
Sebab jika tidak hati-hati dalam sekejap mata, kita akan dipengaruhi dan terjerat dalam hal-hal yang tidak berguna.
Sehingga kita lupa bahwa kita adalah pekerja-pekerja Allah atau bisa saja membuat kita tertidur.
Berjaga-jagalah dan berdoalah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 29 November 2020

Allah Bapa kami
Hidup kami ini kami letakan dalam tangan-Mu
Kami tunduk dalam kuasa dan perintah-Mu
Kepada-Mu kami serahkan semua keinginan dan rencana
Dan kami mohon berbuatlah apa saja seperti yang Engkau kehendaki

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 21:34-36;

Luk 21:34
"Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.
Luk 21:35
Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini.
Luk 21:36
Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia."
------------

Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan

Saudaraku,
berjaga-jaga saya pahami dengan waspada.
Lalu apa yang harus kita waspadai?
Jawabannya adalah: HATI kita.
Menjaga hati tidaklah mudah, sebab diperlukan ketegasan dan keberanian untuk melawan diri sendiri.

Saudaraku,
untuk menjaga hati, kita membutuhkan 2 cermin: cermin doa dan cermin firman Tuhan.
Apa yang ada di hati kita jika dilihat dengan cermin doa.
Dan apa yang terjadi di hati kita jika dilihat dengan cermin firman Tuhan.
Jika TIDAK SESUAI, sebaiknya segera membarui diri.
Wajah hati kita seharusnya sama dengan doa-doa kita dan sama dengan rencana dan kehendak Allah dalam firman-Nya.
Dan harus hati-hati, supaya ketika hati kita melemah, kita tidak mencari pegangan di dunia ini, kuatkanlah dengan berdoa dan berpeganglah hanya kepada firman Tuhan.
Pegangan dunia hanya semacam obat sakit kepala, nampaknya bisa menopang, namun sejatinya justru akan menjadi beban dan menjadi rantai yang memperbudak kita.
Mari kita genggam hati kita kuat-kuat, janganlah sekali-kali memberikan penghiburan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 28 November 2020

Tuhan Yesus Kristus
Terimakasih telah mendengarkan hati kami dengan sabar dan penuh kasih
Dan Engkau memberikan kekuatan sehingga hati kami tidak tenggelam dalam hal-hal duniawi
Dengan berbagai cara Engkau mendorong kami supaya maju dalam keutamaan
Kami hanya ingin mengikuti Engkau dengan hati yang penuh cinta kasih
Serta mengabdi kepada-Mu dengan semangat yang menyala-nyala

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.