Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 12:35-38;
Luk 12:35
"Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala.
Luk 12:36
Dan hendaklah kamu sama seperti orang-orang yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan, supaya jika ia datang dan mengetok pintu, segera dibuka pintu baginya.
Luk 12:37
Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka.
Luk 12:38
Dan apabila ia datang pada tengah malam atau pada dinihari dan mendapati mereka berlaku demikian, maka berbahagialah mereka.
-------------
Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala
Sudaraku,
Tuhan Yesus meyakinkan kita bahwa kita bukan hanya ada akan tetapi akan hidup dan hidup selamanya.
Ada perbedaan antara HANYA ADA dan HIDUP.
Dalam pepatah jawa: urip iku urup, hidup itu harus menyala, artinya membawa berkat bagi orang lain.
Saudaraku,
Tuhan Yesus juga dengan sangat jelas mengatakan bahwa apa yang kita lakukan di bumi ini, menentukan dimana kita nanti hidup dalam kekekalan.
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.
Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,
(Mat 25:31-32)
Maka perspektif kekekalan jangan hanya disadari saat melayat, sebab kita tidak pernah mengetahui sampai kapan hidup kita di bumi ini berakhir.
Mari kita berbahagia karena didalam Tuhan Yesus kita bercahaya, sehingga kita melihat jalan yang benar dan tidak tersesat.
Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau.(Bdk Ul 31:8)
Saudaraku,
Tuhan Yesus tidak memberikan RUTE menuju ke sorga.
Ia memberi kita CAHAYA yaitu Roh Kudus, yang menerangi langkah kita.
Sehingga kita bisa melihat dengan sangat jelas mana yang putih dan mana yang hitam, mana yang menuju kepada HIDUP mana yang menuju kematian.
Maka mari kita taat dan patuh di jalan Allah, janganlah menyimpang.
Dan hidup kita pun akan menjadi cahaya bagi setiap orang.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 20 Oktober 2020
Tuhan Yesus Kristus
Sungguh kami berbahagia
Sebab Cahaya-Mu selalu menerangi langkah kaki kami
Namun selalu saja daging ini menggoda
Maka kami mohon dengan sungguh ya Tuhan
Berikahlah kami rahmat kekuatan untuk mengalahkan diri kami sendiri
Sehingga kelak kau dapati kami setia
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Lukas 12:13-21;
Luk 12:13
Seorang dari orang banyak itu berkata kepada Yesus: "Guru, katakanlah kepada saudaraku supaya ia berbagi warisan dengan aku."
Luk 12:14
Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Saudara, siapakah yang telah mengangkat Aku menjadi hakim atau pengantara atas kamu?"
Luk 12:15
Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu."
Luk 12:16
Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: "Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya.
Luk 12:17
Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku.
Luk 12:18
Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku.
Luk 12:19
Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!
Luk 12:20
Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?
Luk 12:21
Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah."
------------
Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?
Saudaraku,
Injil Lukas pagi ini memaksa saya untuk lebih serius lagi melihat diri sendiri.
Bagaimana saya hidup sampai hari ini, apakah saya termasuk orang yang tamak dan tidak bisa bersyukur.
Ada di pikiran saya pagi ini:
Bangun dalam keadaan sehat, sedangkan ada begitu banyak orang yang sedang sakit.
Di meja makan sudah tersedia teh panas dan roti, sedangkan masih banyak orang yang kesulitan mendapatkan makanan.
Dan di kulkas masih tersedia cukup makanan, minuman dan buah-buahan, sedangkan masih banyak orang yang hari ini bisa makan namun esok hari belum tentu bisa mendapatkan makanan.
Bagaimana dengan keadaaan Saudara?
Saudaraku,
tidak ada yang salah dari seorang kaya yang mengumpulkan hartanya.
Permasalahannya ada pada pikirannya:
Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku.
Ia tidak berpikir untuk berbagi.
Kita boleh kaya dan memang harus menggunakan talenta dengan maksimal.
Namun tetap memelihara semangat kemiskinan, yaitu bukan berarti tidak memiliki apa-apa, melainkan lepas dari keterikatan dengan benda-benda, kekuasaan dan kehormatan.
Apabila hartanya bertambah, hatinya tidak akan lekat padanya dan berusaha menggunakannya dengan murah hati.
Saudaraku,
saya percaya, hari ini kita dipelihara oleh Allah, dicukupkan kebutuhan kita.
Maka mari mewujudkan ucapan syukur dalam tindakan bukan hanya sekedar ucapan dan doa.
Saya kira kita semua mampu dan sanggup untuk berbagi kepada orang lain.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 19 Oktober 2020
Tuhan Yesus
Kami sadar bahwa kegemberian yang diperoleh dari benda-benda duniawi tidak berlangsung lama
Dan kegembiraan dunia selalu diikuti oeleh kesedihan
Maka kami mohon kuasailah keinginan kami ya Tuhan
Supaya kami hanya mengusahakan sukacita dan kegembiraan surgawi
Dengan hidup taat kepada perintah-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Matius 22:15-21:
Mat 22:15
Kemudian pergilah orang-orang Farisi; mereka berunding bagaimana mereka dapat menjerat Yesus dengan suatu pertanyaan.
Mat 22:16
Mereka menyuruh murid-murid mereka bersama-sama orang-orang Herodian bertanya kepada-Nya: "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur dan dengan jujur mengajar jalan Allah dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka.
Mat 22:17
Katakanlah kepada kami pendapat-Mu: Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?"
Mat 22:18
Tetapi Yesus mengetahui kejahatan hati mereka itu lalu berkata: "Mengapa kamu mencobai Aku, hai orang-orang munafik?
Mat 22:19
Tunjukkanlah kepada-Ku mata uang untuk pajak itu." Mereka membawa suatu dinar kepada-Nya.
Mat 22:20
Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?"
Mat 22:21
Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."
------------
Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah
Saudaraku,
saya kira Tuhan Yesus tidak punya maksud memisahkan antara kehidupan duniawi dan kehidupan rohani.
Sebab melalui Injil kita mengetahui bahwa memang Tuhan menciptakan manusia untuk menguasai dunia dan tetap taat setia kepada-Nya.
Setia dan taat kepada Tuhan bukan untuk kepentingan Tuhan, namun demi keselamatan manusia itu sendiri, supaya tidak binasa oleh karena keinginan.
Saudaraku,
jika ada yang mengatakan mengasihi Allah, taat kepada Allah tetapi menutup mata terhadap kesulitan orang lain atau bahkan membenci, memusuhi orang lain dengan alasan tuhan-nya yang paling benar, sepertinya nampak lucu dan tolol.
Saya kira saudara setuju, bahwa ketaatan, kepatuhan dan kesetiaan seseorang kepada Tuhan, dibuktikan dengan cara menjadi tuhan untuk sesamanya.
Maksud menjadi tuhan kepada sesama adalah berbuat seperti Tuhan dengan mengasihi sesamanya dalam segala hal dan dalam segala keadaan.
Saudaraku,
seperti orang Farisi yang ingin menjebak Tuhan Yesus, karena merasa kedudukan mereka terancam dan oleh karena dengan pengajaran Tuhan Yesus banyak orang yahudi saat itu yang matanya terbuka dan melihat Allah.
Orang Farisi menutupi pandangan orang-orang kepada Allah dengan berbagai aturan manusia, demi kehormatan si pembuat aturan, bukan demi Tuhannya.
Di zaman ini dunia masih saja dikuasai oleh ketidakpuasan, yang merusak hubungan antara manusia itu sendiri.
Ada yang kakinya masih menginjak bumi dan makan dari hasil bumi tetapi merasa kakinya tidak lagi menginjak bumi sehingga merasa punya kuasa menghakimi bumi lalu membuat aturan-aturan sendiri dan mebangun kelompok.
Pada kenyataannya ada banyak farisi-farisi baru di zaman ini, maka mari jangan pernah beranggapan bahwa diri kita paling benar, Tuhan kita paling benar dan cara hidup kita paling benar.
Atau merasa paling suci lalu memandang hina terhadap orang lain.
Bagian kita adalah mewujudkan karya-karya Tuhan dalam hidup kita sehari-hari.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 18 Oktober 2020
Allah Bapa kami
Terpujilah Engkau selama-lamanya dan selama-lamanya
Dan kami mengucap syukur kepada-Mu
Karena mata dan telinga kami melihat dan mendengar kebesaran dan kemuliaan-Mu
Dan kami sadar tidak ada lagi yang baik di dunia ini
Kecuali hanya merendahkan diri kami dihadapan-Mu
Dengan demikian kami hanya akan menuruti perintah-Mu dan melakukan kehendak-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Lukas 12:8-12;
Luk 12:8
Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Anak Manusia juga akan mengakui dia di depan malaikat-malaikat Allah.
Luk 12:9
Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, ia akan disangkal di depan malaikat-malaikat Allah.
Luk 12:10
Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia akan diampuni; tetapi barangsiapa menghujat Roh Kudus, ia tidak akan diampuni.
Luk 12:11
Apabila orang menghadapkan kamu kepada majelis-majelis atau kepada pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa, janganlah kamu kuatir bagaimana dan apa yang harus kamu katakan untuk membela dirimu.
Luk 12:12
Sebab pada saat itu juga Roh Kudus akan mengajar kamu apa yang harus kamu katakan."
-------------
Roh Kudus akan mengajar kamu apa yang harus kamu katakan
Saudaraku,
manusia mempunyai kehendak bebas, dan kita semua menyadari bahwa daging ini selalu menuntut.
Saya sangat yakin apabila manusia bisa mengendalikan daging, maka ia akan melihat Allah.
Melalui Injil, kita mengetahui bahwa manusia selalu menjadi hamba daging.
Nabi-nabi yang dikirim oleh Allah, semuanya ditolak.
Bahkan ketika Allah sendiri hadir dalam wujud manusia, yaitu Tuhan kita Yesus Kristus pun manusia tetap menolak.
Boleh saja kita mengatakan percaya kepada Tuhan Yesus, bahkan berdoa kepada-Nya.
Namun mari melihat diri sendiri, apakah ucapan, sikap dan perbuatan kita, mengatakan demikian?
Saudaraku,
seorang yang sungguh percaya kepada Tuhan Yesus, ia tidak sendirian, saya sangat percaya itu.
Roh Kudus yaitu Roh Kebenaran selalu mengajar apa yang dikatakan dan apa yang dilakukan.
Ia tidak lagi dikuasai oleh gambaran-gambaran dan kata-kata yang fana, melainkan oleh kebenaran yang sejati.
Ia tidak mudah disesatkan oleh pikiran dan perkataan.
Sehingga ia akan selalu lebih dahulu memikirkan apa yang akan diperbuatnya, sebelum ia menyingsingkan lengan bajunya.
Maka dengan demikian ia tidak akan terjebak dalam keinginan-keinginan dan dalam segala hal ia mampu menguasai diri.
Saudaraku,
mengakui Tuhan Yesus di depan manusia, bukan hal yang mudah.
Mengusahakan kesempurnaan hidup, membutuhkan komitmen dan ketaatan, sebab pandangan manusia sering berkabut.
Dan ketaatan tidak akan pernah bisa dijalani tanpa kerendahan hati.
Sebab tanpa kerendahan hati kita tidak pernah mampu mendengar Roh Kudus.
Padahal hanya Cahaya Ilahi yaitu Roh Kudus yang berkuasa membuka mata hati dan pikiran kita akan Allah.
Maka mari setiiap hari melatih diri dengan sangat keras, agar kita mahir menjalankan kehendak Allah.
Sehingga hidup kita adalah perwujudan pengakuan kita akan Tuhan Yesus Kristus.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 17 Oktober 2020
Tuhan Yesus Kristus
Terimakasih Engkau memberikan kepada kami Roh Kudus
Sehingga mata kami melihat kebenaran sejati
Terimakasih pula untuk penyertaan-Mu dalam hidup kami
Sehingga kami mampu setia berada di jalan-Mu dan melakukan perintah-Mu
Ajarilah kami ya Tuhan agar tetap tunduk kepada-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Lukas 12:1-7;
Saya kutip ayat: 4-7:
Luk 12:4
Aku berkata kepadamu, hai sahabat-sahabat-Ku, janganlah kamu takut terhadap mereka yang dapat membunuh tubuh dan kemudian tidak dapat berbuat apa-apa lagi.
Luk 12:5
Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, takutilah Dia!
Luk 12:6
Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Sungguhpun demikian tidak seekorpun dari padanya yang dilupakan Allah,
Luk 12:7
bahkan rambut kepalamupun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.
-----------
Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit
Burung pipit yang kecil dikasihi Tuhan
Terlebih diriku dikasihi Tuhan
Saudaraku,
kita sangat hafal lirik lagu Burung Pipit Yang kecil.
Permenungannya: Apakah kita sungguh percaya bahwa kita lebih berharga dari pada banyak burung pipit?
Jika percaya bahwa kita lebih berharga dari pada burung pipit, maka jangan lagi hinakan diri dengan berbagai macam kecintaan akan dunia.
Nyata di penglihatan kita, ada orang yang diperhamba oleh hal-hal duniawi, misalnya uang, kehormatan, kekuasaan, kenikmatan, dan lainnya.
Menurut Suadara apakah seorang yang kaya punya banyak perusahaan, bupati atau presiden adalah orang yang berkuasa?
Menurut saya tidak, sebagian besar mereka diperintah oleh ambisi.
Saudaraku,
ada baiknya kita bijaksana dalam menyikapi segala sesuatu diluar diri, dan jika perlu kita seperti orang mati di dunia ini.
Sebab banyak hal yang harus kita biarkan berlalu, supaya kita tidak menjadi hamba dunia.
Coba kita perhatikan, ada orang yang mengalami kerugian kecil saja sudah meratap dan untuk keuntungan kecil saja bekerja membanting tulang.
Maka mari libatkan Allah dalam segala hal, sebab tidak ada seorangpun yang dapat menjaga dirinya sendiri dengan begitu hati-hati sehingga tidak menjadi budak dunia.
Dengan demikian hidup kita akan tetap berharga dari pada banyak burung pipit.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 16 Oktober 2020
Terpujilah Engkau ya Bapa di sepanjang hidup kami
Dan kami mohon kuasailah keinginan kami
Bantulah kami dalam menghadapi segala godaan-godaan cinta diri
Supaya kami tidak menjadi hamba dunia
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
