"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 1:47-51;

Luk 9:57
Ketika Yesus dan murid-murid-Nya melanjutkan perjalanan mereka, berkatalah seorang di tengah jalan kepada Yesus: "Aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi."
Luk 9:58
Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."
Luk 9:59
Lalu Ia berkata kepada seorang lain: "Ikutlah Aku!" Tetapi orang itu berkata: "Izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan bapaku."
Luk 9:60
Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Biarlah orang mati menguburkan orang mati; tetapi engkau, pergilah dan beritakanlah Kerajaan Allah di mana-mana."
Luk 9:61
Dan seorang lain lagi berkata: "Aku akan mengikut Engkau, Tuhan, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku."
Luk 9:62
Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah."
-----------

Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah

Saudaraku,
tidak semua yang terlibat memiliki komitmen.
Tuhan Yesus memang punya banyak pengikut, tetapi tidak semua memiliki komitmen.
Jika kita hanya rajin ibadat tiap hari minggu atau bahkan setiap hari, tetapi tidak memberi diri dalam pekerjaan dan pelayanan Tuhan Yesus, sama saja tidak memiliki komitmen.
Maka dimanapun kita berada dan dalam kondisi apapun, hidup kita harus menjadi kabar baik bagi semua orang, harus menjadi perwujudan kehadiran Allah.
Sikap tegas, tidak harus dengan marah, dengan mimik muka yang menakutkan atau dengan berbicara keras.
Hendaknya kita selalu bijaksana dalam tingkah laku dan tidak tergesa-gesa dalam segala hal.

Saudaraku,
kemajuan kita tergantung niat kita dan niat membutuhkan semangat.
Maka mari jangan setengah hati memberi diri dalam pekerjaan Allah.
Dan dengan semangat kerendahan hati, supaya tidak hanyut oleh kepentingan duniawi.
Sebab banyak orang yang suka lebih ternama dan mengharapkan pengakuan atas keterlibatan atau perannya.
Sesungguhnya jika kita mengikuti Tuhan Yesus dengan kerendahan hati, kita tidak akan lagi berjalan dalam kegelapan.(Bdk Yoh 6:12)
Kita memperoleh terang dan hati kita tidak lagi buta.
Dan kita akan hidup damai yang tidak akan kita peroleh dengan cara apapun di dunia ini.
Jangan lagi menoleh ke belakang, ajaran Kristus melebihi semua ajaran siapapun di dunia, hari dan sampai akhir zaman.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 30 September 2020

Tuhan Yesus
Setiap hari kami berusaha selalu berada di dekat-Mu
Sebab hanya pada-Mu ada kegemberiaan sejati
Sebab hanya pada-Mu segala pengharapan
Dan hanya pada-Mu ada kehidupan
Kami mohon terang dan kebijaksanaan-Mu
Supaya kami tidak mudah tertipu oleh diri sendiri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

 

 

Injil Yohanes 1:47-51;

Yoh 1:47
Kata Filipus kepadanya: "Mari dan lihatlah!" Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: "Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!"
Yoh 1:48
Kata Natanael kepada-Nya: "Bagaimana Engkau mengenal aku?" Jawab Yesus kepadanya: "Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara."
Yoh 1:49
Kata Natanael kepada-Nya: "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!"
Yoh 1:50
Yesus menjawab, kata-Nya: "Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu."
Yoh 1:51
Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia."
-----------

Jawab Yesus kepadanya: "Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara"

Saudaraku,
Saya sangat percaya Sabda Tuhan ini: Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu(Bdk Yoh 15:16)
Dan saya percaya Tuhan Yesus telah memanggilku sejak dari kandungan ibuku.
Saya tidak lahir di keluarga katolik, maka sampai hari ini saya sangat berbahagia dan selalu mengucap syukur.
Oleh karena mata saya dibuat-Nya melihat dan telinga saya dibuat-Nya mendengar.
Sehingga saya bisa dengan sangat jelas melihat batas antara putih dan hitam, mana kehendak Allah dan mana kehendak manusia.
Mana yang hanya mencari diri sendiri dan mana yang mengabdi kepada Allah.
Bukan dengan pertimbangan manusia namun dengan pertimbangan sebagai anak-anak Allah, yaitu hidup rendah hati dan penuh dengan belas kasih.
Mengikuti yang putih tanpa menyalahkan atau menghakimi yang hitam.
Sehingga ada kententraman batin lalu hati penuh belas kasih dan pengampunan.

Saudaraku,
saya percaya Saudara juga dipanggil sejak dari kandungan.
Jika saat ini ada yang tidak bisa melihat jalan dengan jelas dan ragu-ragu dengan suara Tuhan Yesus, mungkin Saudara hanya mengikuti Tuhan Yesus dari jauh.
Maka mulai hari ini mendekatlah kepada Tuhan Yesus, maka setiap saat Saudara akan melihat keajaiban.
Yang semula pemarah, hatinya akan menjadi lemah lembut.
Yang semula sombong, akan menjadi rendah hati.
Yang semula hanya memikirkan dirinya sendiri, akan peduli dengan orang lain.
Dengan demikian setiap orang di kehidupan Saudara akan melihat malaikat, lalu mereka memuji dan memuliakan Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 29 September 2020

Tuhan Yesus Kristus
Kami mohon terangilah kami dengan cahaya Ilahi-Mu
Supaya tidak ada lagi kegelapan di ruang hati kami
Yang menghalangi mata dan telinga kami akan karya-karya-Mu
Dan ikatlah kami dengan tali cinta kasih-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Lukas 9:45-50;

Luk 9:46
Maka timbullah pertengkaran di antara murid-murid Yesus tentang siapakah yang terbesar di antara mereka.
Luk 9:47
Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka. Karena itu Ia mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di samping-Nya,
Luk 9:48
dan berkata kepada mereka: "Barangsiapa menyambut anak ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku; dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia, yang mengutus Aku. Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar."
Luk 9:49
Yohanes berkata: "Guru, kami lihat seorang mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita."
Luk 9:50
Yesus berkata kepadanya: "Jangan kamu cegah, sebab barangsiapa tidak melawan kamu, ia ada di pihak kamu."
-----------

Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar

Saudaraku,
Tuhan kita Yesus Kristus mengajarkan dan memberikan teladan bahwa jalan menuju kebesaran sejati adalah kerendahan hati.
Namun nampaknya dunia mengajarkan yang berbeda, pemimpin itu memerintah bukan melayani.
Ambisi kehormatan dan ambisi kekuasaan selalu menjadi daya tarik yang sangat kuat bagi semua orang.
Semua orang ingin menjadi hebat, semua orang ingin diakui eksistensi, ingin diakui perannya.

Saudaraku,
saat kita ingin mendengar tepuk tangan, biarkanlah telinga kita juga mendengar gelak tawa atas kegagalan kita.
Dan mari kita selalu menyadari bahwa tidak ada sedikitpun usaha manusia yang pantas disombongkan jika tanpa campur tangan Allah.
Supaya kita semakin mengenal belas kasih Alah.
Supaya kita mengerti akan artinya berterima-kasih.
Supaya kita terus menerus menyerahkan diri kepada penghambaan dan kerendahan hati yang sebenarnya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 28 September 2020

Allah Bapa kami
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Sebab kami sadar bahwa kami masih harus berlatih dalam banyak hal
Kami harus tunduk dan rendah hati terhadap kuasa-Mu
Setia mengabdi kepada-Mu dan mengabaikan keinginan diri demi kemuliaan-Mu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Selamat Pagi Saudaraku..

 

Injil Matius 21:28-32;

Mat 21:28
"Tetapi apakah pendapatmu tentang ini: Seorang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur.
Mat 21:29
Jawab anak itu: Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi.
Mat 21:30
Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab: Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga.
Mat 21:31
Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?" Jawab mereka: "Yang terakhir." Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah.
Mat 21:32
Sebab Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya. Tetapi pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal percaya kepadanya. Dan meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya."
-------------

Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?

Saudaraku,
Injil hari ini Tuhan Yesus memberikan perumpaan tentang 2 orang anak yang diminta untuk bekerja di kebun anggur oleh bapaknya.
Anak yang pertama menjawab "baik bapa" tetapi tidak pergi.
Anak kedua menjawab "tidak mau" tetapi kemudian menyesal lalu pergi juga.

Saudaraku,
melalui Injil Matius pagi ini, kita diingatkan kembali bahwa pintu pertobatan selalu terbuka.
Allah tidak menghendaki manusia binasa.
Esok hari itu tidak pasti dan belum tentu masih ada, maka mari bertobat sekarang.
Lalu hari-hari selanjutnya kita harus selalu menyadari bahwa kita hidup dibawah perintah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 27 September 2020

Allah Bapa kami
Kami datang kepada-Mu dengan rendah hati
Perintahlah dan kami tunduk kepada-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 9:43-45;

Luk 9:43
Maka takjublah semua orang itu karena kebesaran Allah. (9-43b) Ketika semua orang itu masih heran karena segala yang diperbuat-Nya itu, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya:
Luk 9:44
"Dengarlah dan camkanlah segala perkataan-Ku ini: Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia."
Luk 9:45
Mereka tidak mengerti perkataan itu, sebab artinya tersembunyi bagi mereka, sehingga mereka tidak dapat memahaminya. Dan mereka tidak berani menanyakan arti perkataan itu kepada-Nya.
-----------

Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia

Saudaraku,
para murid saat itu memang tidak mengerti bahwa Tuhan Yesus harus menderita, ditolak, wafat, lalu bangkit.
Tetapi saat ini kita mengerti bahwa untuk sampai kepada kehidupan kekal di sorga, manusia memang harus menderita dan ditolak oleh dunia.
Dengan kallimat lain kita tidak boleh berteman dengan dunia, berani menderita karena harus menolak keinginan daging.
Tidak ada jalan untuk menuju kehidupan kecuali lewat salib, yaitu mati raga setiap hari.
Beberapa kali saya mendengar kotbah saat melayat: saudara kita telah wafat didalam Kristus, ia pun akan bangkit dan hidup bersama Kristus.
Apa maksudnya wafat didalam Kristus?
Apa hanya karena ia telah di baptis?
Atau karena selama hidupnya rajin ibadat di gereja?
Tuhan Yesus wafat di kayu saiib untuk kita agar kita mau memanggul salib.
Seseorang yang wafat didalam Kristus, adalah orang yang selama hidupnya dengan sukarela dan rendah hati sanggup mematikan segala keinginan-keinginan duniawi.
Menundukkan kemauannya untuk mengabdi, menghidari kehormatan, menerima ejekan dengan gembira, menyikapi ketidaknyamanan dengan senang hati dan tidak mengharapkan kebahagiaan di dunia ini.

Saudaraku,
selama kita masih memandang kesulitan, kesengsaraan dan penderitaan sebagai sesuatu yang berat dan selama kita masih berusaha menghindarinya, selama itu kita tidak pernah bisa melihat kehidupan.
Dan tidak mungkin seseorang memahami hal-hal sorgawi, kecuali ia yang bersedia menundukkan diirinya, mengalahkan keinginan diri dan menderita sengsara bagi Kristus.
Sebab hanya Roh Allah yang berkuasa memberi hidup.
Rasul Paulus mengajarkan:
Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.(1Kor 2:14)
Mari kita selalu menyadari bahwa kita akan tetap menderita sengsara jika kita mencintai Tuhan Yesus.
Sengsara oleh karena tusukkan-tusukkan keinginan daging.
Namun kita akan memperoleh mahkota kehidupan.(Bdk Why 2:10)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 26 September 2020

Tuhan Yesus Kristus
Engkau memberitahukan kepada kami bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah, kami harus mengalami banyak sengsara
Terimakasih Engkau selalu menguatkan hati kami
Terimakasih Engkau pun menasihati kami supaya tetap bertekun dalam iman
Kami mohon agar kasih-Mu yang besar itu selalu menjadi sumber penghiburan kami
Supaya kami tidak mudah lelah dan menyerah

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa