Yohanes K. Sugiyarta
Injil Yohanes 1:29-34;
Saya kutip sebagian:
Yoh 1:32
Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: "Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya.
Yoh 1:33
Dan akupun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus.
Yoh 1:34
Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah."
--------
Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah
Saudaraku,
Yohanes memberikan kesaksian siapa Tuhan Yesus.
Kita yang telah menerima pembaptisan adalah murid-murid Tuhan Yesus, maka kita pun adalah saksi-saksi Kristus.
Tanda murid-murid Kristus adalah dari perbuatan-perbuatannya maupun ucapannya, orang mengetahui bahwa ia adalah murid Kristus.
Yohanes 13:35
Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.
Lalu permenungannya: tidak cukupkah teladan Tuhan Yesus untuk kita saling mengasihi?
Kira-kira menurut Saudara: istri Saudara, suami Saudara, anak Saudara, tetangga Saudara, rekan kerja Saudara, apakah melihat Tuhan Yesus di diri Saudara?
Saudaraku,
saya tahu dan saya percaya, Saudaraku taat kepada Allah.
Rajin berdoa, rajin ibadat, sering ziarah dan mungkin rajin membaca Injil dan berbagai macam renungan rohani.
Itu baik, namun jangan lupa bahwa tindak-tanduk kita disaksikan oleh orang-orang yang menilai "secara manusiawi".
Dan... kita harus memberikan teladan yang baik untuk mereka.
Memang tidak mudah, sebab saat kita berbuat baikpun tetap saja ada yang menertawakan bahkan mencaci.
Bukankah Tuhan Yesus juga mengalaminya?
Maka mari berusaha untuk saling menguatkan, mulai dari keluarga kita masing-masing, membangun semangat untuk senantiasa menghadirkan karya Allah.
Apa gunanya jam yang mewah, jika tidak bisa menunjukkan waktu?
Tidak ada artinya semua usaha rohani kita, jika tidak bisa menghadirkan Kristus dalam hidup sehari-hari.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 19 Januari 2020
Kami memuji dan memuliakan Engkau ya Bapa
Engkau nyatakan perbuatan-Mu dalam hidup kami setiap hari
Perkenankanlah kami mengetahui apa yang harus kami ketahui
Melakukan apa yang harus kami lakukan
Dengan selalu membuka mata dan telinga kami
Dan menerangi kami dengan Cahaya Roh-Mu
Sehingga hidup kami sungguh-sungguh menjadi saksi-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 2:13-17;
Saya kutip sebagian:
Mrk 2:14
Kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!" Maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia.
Mrk 2:15
Kemudian ketika Yesus makan di rumah orang itu, banyak pemungut cukai dan orang berdosa makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya, sebab banyak orang yang mengikuti Dia.
Mrk 2:16
Pada waktu ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi melihat, bahwa Ia makan dengan pemungut cukai dan orang berdosa itu, berkatalah mereka kepada murid-murid-Nya: "Mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"
Mrk 2:17
Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."
--------
Ikutlah Aku!
Saudaraku,
Tuhan Yesus datang untuk orang sakit, untuk orang berdosa dan untuk semua beban hidup Saudara dan saya.
Selama kita hidup di bumi ini, tidak bisa terlepas dari penderitaan, berbagai persoalan, kecemasan dan lainnya.
Adakah diantara kita yang tidak memiliki beban dalam hidupnya?
Saudaraku,
hari ini Hari Pembukaan Pekan Doa Sedunia untuk Persatuan Umat Kristiani.
Tuhan Yesus "menyatukan" kita dalam Gereja-Nya supaya satu dan lainnya saling menolong dan saling menguatkan.
Tuhan Yesus memberikan teladan kepada kita membangun belas kasih, sebab di dalam belas kasih pasti ada pengampunan.
Dan pengampunan adalah pintu masuk kedalam pertobatan.
Pertobatan adalah pintu masuk untuk menyatu dengan Allah.
Dan jika bersama Allah, pasti menemukan jalan yang "lurus" untuk melewati setiap beban dan persoalan.
Saudaraku,
kita telah mendengar panggilan-Nya, pasti kita telah mengenali suara-Nya.
Maka marilah membiasakan diri mengarahkan telinga kepada Allah dan jika perlu mari berdoa setiap saat.
Supaya tetap bersatu dengan Allah dan supaya ingat mengucap syukur karena Ia telah memberikan kepada kita ini dan itu.
Tentunya dengan demikian kita akan selalu "mengikuti-Nya" dan tetap berada dalam kawanan domba-domba-Nya menikmati hidup yang damai dan sejahtera.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 18 Januari 2020
Allah Bapa kami
Engkau menghendaki supaya kami tetap dalam kawanan domba-Mu
Bersatu dengan Engkau dan Engkau akan memberikan kelegaan
Kami mohon ya Bapa
Satukanlah kami anak-anak-Mu dalam Gereja-Mu
Dan doronglah kami untuk mengusahakan hidup agar semakin berkenan dihadapan-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 2:1-12;
Saya kutip sebagian:
Mrk 2:3
ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang.
Mrk 2:4
Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.
Mrk 2:5
Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!"
Mrk 2:6
Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat, mereka berpikir dalam hatinya:
Mrk 2:7
"Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?"
--------
Mrk 2:10
Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" ?berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu?:
Mrk 2:11
"Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"
Mrk 2:12
Dan orang itupun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: "Yang begini belum pernah kita lihat."
--------
Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni
Saudaraku,
terkadang jika ada orang yang terkena musibah, ada saja orang yang "menghakimi" bahwa musibah itu disebabkan oleh "dosanya" atau pelanggarannya.
Sebagai orang kristiani kita tidak punya hak untuk menghakimi sesama.
Orang yang sedang mengalami musibah, memerlukan pertolongan bukan penghakiman.
Dan kita bukan Tuhan Yesus, yang bisa melihat keadaan batin.
Saudaraku,
Tuhan Yesus memberikan teladan untuk mengampuni, mengasihi bukan menghakimi.
Karena memang Allah tidak menghukum dan tidak mencobai, tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.(Bdk Yak 1:14)
Maka jika mengalami ketidaknyamanan atau melihat ketidaknyamanan, hendaknya tidak menyalahkan siapapun dan apapun.
Lebih bijakasana datang kepada Tuhan memohon pengampunan dan pertolongan.
Supaya rahmat-Nya menjadi kekuatan untuk hidup taat menurut kemauan-Nya, bukan kemauan kita.
Saudaraku,
Allah telah memilih kita menjadi anak-anak-Nya dan Ia telah membersihkan dosa-dosa kita.
Dan perhatian Allah kepada kita lebih besar daripada apa yang kita pikirkan.
Maka mari berjuang menjaga hidup, agar tetap "sehat" dihadapan Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 17 Januari 2020
Allah Bapa kami
Tanpa Engkau kami akan kalah
Sebab dunia selalu tampak lebih indah dan menarik
Oleh karena itu kami mohon rahmat kekuatan-Mu ya Bapa
Untuk menghidupi Sabda-Mu
Yang menjadi perisai kami dari keinginan yang jahat
Dan kekuatan kami untuk mengampuni dan mengasihi semua orang
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 1:40-45;
Saya kutip sebagian:
Mrk 1:40
Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: "Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku."
Mrk 1:41
Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: "Aku mau, jadilah engkau tahir."
Mrk 1:42
Seketika itu juga lenyaplah penyakit kusta orang itu, dan ia menjadi tahir.
--------
Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu
Saudaraku,
Tanpa tangan Tuhan, tiada kekudusan.
Tanpa tangan Tuhan, tiada kebijaksanaan.
Tanpa tangan Tuhan, tiada kekuatan.
Tanpa tangan Tuhan, tiada kemurnian.
Tanpa tangan Tuhan, tiada perlindungan.
Tanpa tangan Tuhan, tiada kesembuhan.
Tanpa tangan Tuhan, tiada kehidupan.
Saudaraku,
apakah yang "kita pikirkan" dan apa yang "kita inginkan", jika itu terwujud akan mampu memuaskan hati?
Lalu bisa bertahan berapa lama?
Kita sering mendengar bahwa kita harus berserah diri kepada Tuhan, untuk memperoleh kebahagiaan sejati.
Saya tidak mengerti apa yang dimaksud dengan kebahagiaan sejati, dan mungkin setiap orang memiliki pendapat sendiri.
Yang mampu saya lakukan hanyalah membiasakan diri "tidak mendengarkan" bisikan manusiawi.
Saya sangat-sangat yakin bahwa bisikan manusiawi hanya memberikan kebahagiaan sesaat.
Maka jika saya "tidak ikuti" bisikan manusiawi itu, pasti akan memperoleh kebahagiaan sejati.
Karena dengan demikian saya hanya melakukan kehendak Allah, maka tangan Allah lah yang bekerja.
Dan jika tangan Allah yang bekerja, bagi manusia adalah mujizat.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 16 Januari 2020
Betapa rendahnya dan hinanya kami ini ya Bapa
Saat kami melihat kedalam diri
Kami tidak menemukan apa-apa pada diri ini
Jika Engkau mau
Engkau dapat membuat kami berharga
Dan tempatkanlah kami dimana Engkau menghendaki
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 1:29-39;
Saya kutip sebagian:
Mrk 1:32
Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan.
Mrk 1:33
Maka berkerumunlah seluruh penduduk kota itu di depan pintu.
Mrk 1:34
Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia.
Mrk 1:35
Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.
Mrk 1:36
Tetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Dia;
Mrk 1:37
waktu menemukan Dia mereka berkata: "Semua orang mencari Engkau."
Mrk 1:38
Jawab-Nya: "Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang."
--------
Supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang
Saudaraku,
percayakah Saudara:
Ketika kita bersama Tuhan Yesus, kita melihat hal-hal yang tidak dilihat oleh orang lain?
Ketika kita bersama Tuhan Yesus, kita mendengar hal-hal yang tidak didengar oleh orang lain?
Ketika kita bersama Tuhan Yesus, kita mengalami hal-hal yang tidak dialami oleh orang lain?
Dan tentunya apa yang kita lihat, kita dengar dan kita alami adalah "kerja Tuhan Yesus" untuk menyelamatkan dunia dari kematian.
Saudaraku,
dapat bertahan dalam persatuan dengan Tuhan Yesus tidaklah mudah, sebab kita harus berani menentang seluruh dunia.
Dunia mencari pujian, namun ikut Tuhan Yesus harus tetap rendah hati.
Dunia mencari kepuasan, namun ikut Tuhan Yesus harus mati raga.
Dunia mencari pangkat atau kedudukan, namun ikut Tuhan Yesus harus menjadi hamba.
Saat dibenci oleh dunia, kita harus tetap mengasihi.
Dan sesungguhnya kita tidak senang dengan keadaan itu, maka jika tanpa rahmat kekuatan Allah yang menjaga dan membimbing kita, pasti kita terpikat oleh dunia.
Tuhan Yesus mempunyai banyak pengikut, tetapi hanya sedikit yang bersedia memanggul salib.
Oleh karena itu setiap detik kita harus menyadari bahwa kita adalah anak Allah, dan walaupun berat hendaknya tetap bersikap, bertindak dan berbicara sebagai anak-anak Allah.
Karena untuk itulah kita dipilih dan diutus, memberitakan Injil kepada semua makhluk.(Bdk Mrk 16:15)
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 15 Januari 2020
Kasih-Mu selalu menjadi kekuatan dan penghiburan kami ya Bapa
Sehingga kami tidak mudah lelah dan menyerah
Kemanapun Engkau mengutus kami
Kami akan tetap setia di jalan salib-Mu dengan senang hati
Sebab kami percaya akhir perjalanan kami adalah hidup kekal dalam kemuliaan-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
