"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 17:1-9.

Mat 17:1
Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.
Mat 17:2
Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.
Mat 17:3
Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia.
Mat 17:4
Kata Petrus kepada Yesus: "Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia."
Mat 17:5
Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia."
Mat 17:6
Mendengar itu tersungkurlah murid-murid-Nya dan mereka sangat ketakutan.
Mat 17:7
Lalu Yesus datang kepada mereka dan menyentuh mereka sambil berkata: "Berdirilah, jangan takut!"
Mat 17:8
Dan ketika mereka mengangkat kepala, mereka tidak melihat seorangpun kecuali Yesus seorang diri.
Mat 17:9
Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka: "Jangan kamu ceriterakan penglihatan itu kepada seorangpun sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati."
----------

Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang

Saudaraku,
dalam kitab Keluaran, Nabi Musa, “kulit mukanya bercahaya oleh karena ia telah berbicara dengan TUHAN.”(Bdk. Kel. 34:29).
Jadi kita pun dapat dipenuhi dengan hadirat Tuhan, diubah dan bersinar di hadapan orang lain.
Melalui Baptisan, kita diubahkan, oleh kuasa Roh Kudus, menjadi ciptaan baru di dalam Kristus.
Santo Paulus mengajarkan kepada kita:
Sebab Tuhan adalah Roh dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.
Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung.
Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.
Kuncinya, kata Paulus, adalah kita "memandang kemuliaan Tuhan."
Dengan kata lain, kita "diubah" menjadi gambar-Nya dengan memandang kemuliaan-Nya.

Saudaraku,
tentang mengenal Dia dan dikenal oleh-Nya di sudut-sudut jiwa kita yang paling sunyi, tempat keberadaan terdalam kita bersembunyi.
Tentang berdiri di hadapan-Nya dalam penyerahan diri, di sanalah, di tempat itulah, kita "diubah".
Kehadiran-Nya-lah yang telah mengubah kita.
Dan Tuhan Yesus menghendaki kita selalu "hidup dalam kehadiranNya, supaya hidup kita menjadi terang dan menjadi perwujudan belas kasih Allah.
Maka sangat penting agar kesadaran akan kehadiran Tuhan menjadi kebiasaan.
Ingat Tuhan menciptakan kita untuk bersinar seperti Nabi Musa dan Tuhan Yesus, bersinar.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari minggu 1 Maret 2026

Tuhan Yesus
Kami percaya jika kami tunduk kepada Roh, pasti membuat hidup kami bercahaya
Menjadi terang dan jalan bagi setiap orang yang hidup dalam kegelapan
Kami sadar itu tidak mudah
Maka kami mohon berilah kami keberanian dan kekuatan agar kami selalu berada dalam kemuliaanMu, selalu berada didalam terangMu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa


 

Injil Matius 5:43-48;

Mat 5:43
Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
Mat 5:44
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
Mat 5:45
Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
Mat 5:46
Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
Mat 5:47
Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?
Mat 5:48
Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."
-----------

Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna

Saudaraku,
menurut saya perintah untuk menjadi "sempurna seperti Bapamu yang di sorga sempurna", artinya menjadi lengkap, menyelaraskan setiap bagian kehidupan dengan tujuan utama untuk berada di hadirat Tuhan selamanya dan memungkinkan orang lain untuk melakukan hal yang sama sesuai dengan kemampuan mereka.
Atau menggunakan ungkapan yang sudah sering digunakan, menjadi versi terbaik dari diri sendiri.

Saudaraku,
menjadi sempurna berarti tumbuh dan berkembang menuju kedewasaan.
Sempurna adalah satu kata dengan makna yang sangat luas.
Itu berarti “tanpa cela,” artinya hanya ada satu tujuan dan satu kesempatan, satu kehidupan, untuk mencapainya.
Tuhan Yesus datang untuk menggenapi Hukum Taurat dan melakukannya dengan memberi kita prinsip dasar-Nya sendiri: perlakukan setiap orang, bahkan musuhmu, seperti Allah memperlakukan mereka dan kita.
Allah mengasihi kita, Allah mengasihi musuh kita.
Kesimpulannya, kita masing-masing harus mengasihi musuh kita.
Jika seseorang menganiaya kamu, maafkan dan kasihi dia.
Itu adalah syarat jika kita ingin menjadi anak-anak Allah Bapa, saudara-saudari Tuhan Yesus, yang dijiwai oleh Roh Kudus.
Apakah itu mungkin dilakukan?
Tidak jika tanpa kasih karunia Allah yang dicurahkan melalui tindakan Roh Kudus dalam hidup kita.
Jadi marilah kita tetap setia dalam doa, untuk kasih karunia itu, agar kita dapat mengasihi musuh kita dan memaafkan semua orang yang menyakiti kita, memberi mereka teladan untuk melakukan hal yang sama.
Itu bukanlah tugas tambahan, bukan seperti nilai tambahan.
Itu adalah syarat untuk masuk ke dalam kerajaan Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 28 Februari 2026

Tuhan Yesus
Jika kami tidak bersamaMu, kami mudah disesatkan
Kami percaya Engkau tidak akan meninggalkan kami sendirian
Sebab Engkau menghendaki kami sempurna
Maka kami mohon, kuasailah hati dan pikiran kami dengan kuasa dan belas kasihMu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 5:20-26;

Mat 5:20
Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
Mat 5:21
Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.
Mat 5:22
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.
Mat 5:23
Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
Mat 5:24
tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.
Mat 5:25
Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.
Mat 5:26
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.
----------

Tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu

Saudaraku,
kita harus menanggapi kasih Allah agar layak menikmati persekutuan-Nya selamanya.
Allah menyediakan kita kasih yang sebenarnya, kasih untuk bertindak seperti Tuhan Yesus.
Siapa yang tidak pernah marah?
Kita harus berbuat baik kepada orang-orang yang membuat kita marah.
Dan jangan pernah berpikir buruk tentang orang lain, meskipun punya seribu alasan.
Janganlah berbicara buruk tentang siapapun.
Jangan ingin menghakimi, setiap orang melihat dari sudut pandangnya sendiri dan dengan pengertiannya yang selalu terbatas dan seringkali "penglihatan" dikaburkan oleh cinta diri.

Saudaraku,
hendaknya kita selalu berupaya untuk selalu siap mengampuni siapa saja.
Dan jangan menjatuhkan penilaian atas perbuatan-perbuatan orang lain.
Mari kita perhatikan, seringkali kita menilai suatu perkara dengan kepentingan diri kita sendiri.

Saudaraku,
untuk mengalami kasih Allah yang tak terbatas, kita perlu hidup sesuai ajaran dan perintah Tuhan Yesus.
Dalam persatuan dengan Tuhan Yesus, kita mencari apa yang Dia cari dan kita mengasihi apa yang Dia kasihi.
Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Tuhan Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya.(Bdk Ef 1:5-6)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumnat 27 Februari 2026

Tuhan Yesus
Belas kasihMu yang memelihara kami
SabdaMu yang menuntun langkah kami
Dan Roh Kudus selalu menerani hati dan pikiran kami
Supaya hidup kami menjadi perwujudan belas kasih dan kuasaMu
Maka kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk selalu setiap hidup dalam kehendakMu
Dan berilah kami hati yang mengampuni

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 7:7-12;

Mat 7:7
"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
Mat 7:8
Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
Mat 7:9
Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti,
Mat 7:10
atau memberi ular, jika ia meminta ikan?
Mat 7:11
Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."
Mat 7:12
"Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.
-----------

Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka

Saudaraku,
Tuhan Yesus menegaskan: “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.
Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi” dan inilah Taurat, inilah pesan kenabian.
Kita ingin orang memperlakukan kita dengan hormat, tetapi kita harus terlebih dahulu memperlakukan mereka dengan hormat.
Kita ingin orang tidak menipu kita, maka kita harus selalu adil kepada semua orang.
Kita ingin orang mengasihi kita, kita harus terlebih dahulu mengasihi mereka.
Kita harus memperlakukan orang lain seperti Bapa memperlakukan mereka, Dia yang memberikan sinar matahari kepada semua orang dan hujan kepada semua orang, tanpa memandang kesalahan mereka.

Saudaraku,
jika kita ingin mencapai panggilan kita di dalam Kristus, maka kita harus mengikuti teladan-Nya dan berdoa.
Di seluruh Injil, kita menemukan Tuhan Yesus mencari kesendirian agar Ia dapat menghabiskan waktu bersama Bapa dalam doa.
Dan Tuhan Yesus memberi kita pemahaman tentang betapa pentingnya doa.
Rasul Paulus mengajarkan kepada kita:
Tetaplah berdoa.
Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.(Bdk 1Tes 5:17-18)

Saudaraku,
"standar Kerajaan Allah" tidak mungkin dicapai melalui usaha kita sendiri.
Jadi, jika kita benar-benar ingin bertumbuh dalam "karakter Kerajaan Allah", maka sederhananya, kita harus terlebih dahulu percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, karena ketika kita percaya kepada-Nya, Dia akan menjadikan kita, pribadi yang benar-benar baru melalui "kelahiran baru".
Kita adalah ciptaan baru, tentunya "kehendak Allah" yang menguasai hati dan pikiran kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 26 Februari 2026

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah menyelamatkan kami
Engkaupun mengirim Roh Kudus untuk menerangi langkah kami dan menjadi kekuatan bagi kami untuk setia hidup dalm belas kasihMu
Kami mohon bimbinglah kami supaya kami senantiasa mengusahakan hidup sesuai dengan standarMu
Bertumbuh dan berbuah dalam kerajaanMu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 11:29-32;

Luk 11:29
Ketika orang banyak mengerumuni-Nya, berkatalah Yesus: "Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.
Luk 11:30
Sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini.
Luk 11:31
Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan ia akan menghukum mereka. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!
Luk 11:32
Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!"
------------

Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan inii

Saudaraku,
Orang-orang Niniwe yang tidak beriman, setelah mendengar firman Allah, bertobat dan menebus dosa-dosa mereka.
Orang-orang pada zaman Tuhan Yesus, yang menyandang nama Allah, yang mendengar firman Allah yang menjelma, tidak hanya menolak untuk percaya dan bertindak berdasarkan khotbah-Nya, tetapi juga menyalibkan-Nya.
Itu harus menjadi tanda bagi Gereja di setiap zaman.

Saudaraku,
jika kita tidak berbalik dari dosa-dosa kita, maka orang-orang Niniwe akan bangkit di hari-hari terakhir dan menghukum kita juga.
Kita harus membiarkan Firman Allah menembus hati kita yang keras dan Roh Allah menghidupkannya.
Kita bertumbuh secara batiniah melalui perayaan sakramen, doa pribadi dan pembelajaran.
Kita mengembangkan hati yang penuh belas kasihan, seperti Tuhan Yesus.
Dan kita harus menyerahkan hidup kita kepada kuasa Roh Kudus, taat kepada pimpinanNya sepanjang hari.

Saudaraku,
kita diilhami oleh Roh Kudus untuk berbuat baik kepada orang lain dan mengajarkannya kepada anak-anak kita.
Tanpa "ketaatan" itu semua tidak mungkin, sebab keinginan daging selalu bertentangan dengan keinginan Roh.
Oleh karena itu, marilah kita hidup dalam ketaatan kepada penglihatan dan pendengaran kita akan Allah.
Kita juga harus selalu waspada kepada "perbudakan spiritual" sama buruknya dengan perbudakan terhadap nafsu kita.
Terlalu sibuk dalam hal-hal rohani sehingga "kehilangan makna".

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 25 Februari 2026

Tuhan Yesus
Telinga kami mendengar firmanMu
Mata kami melihat mujizatMu
Dan kami hidup oleh karena belas kasihMu
Terimakasih Engkau telah menyelamatkan kami
Kami. sungguh-sungguh sadar, hidup bersamaMu tidaklah mudah
Tetapi kami percaya Engkau tidak pernah meninggalkan kami sendirian
Kami mohon bimbinglah kami agar selalu tumbuh dalam kehendakMu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa