"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 9:22-25;

Luk 9:22
Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga."
Luk 9:23
Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.
Luk 9:24
Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya.
Luk 9:25
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?
----------

Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku

Saudaraku,
hanya ada satu pilihan dalam hidup ini.
Kita memilih untuk berjalan di jalan yang telah ditetapkan oleh Tuhan kita atau tidak.
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.(Mzm 1:1-2)
Jadi jangan "mendengarkan" apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari.
Tetapi kita mengikuti Tuhan Yesus, merenungkan Hukum Kasih sepanjang waktu.

Saudaraku,
Injil, mengingatkan kita bahwa Kristus telah mempersatukan segala sesuatu di dalam diri-Nya: surga dan bumi, Allah dan manusia, waktu dan kekekalan, daging dan roh, pribadi dan umat manusia.
Tanda dari kesatuan dan pendamaian segala sesuatu di dalam Dia adalah damai sejahtera.
Kristus “adalah damai sejahtera kita”.
Damai sejahtera dimungkinkan karena Tuhan telah mengalahkan dunia dan konflik yang terus-menerus terjadi “dengan mendamaikan dunia melalui darah salib-Nya” (Bdk Kol 1:20).
Itu semua tidak akan terwujud apabila seseorang tidak sanggup "menyangkal diri".
Masih menjadi hamba keinginan-keinginan diri.

Saudaraku,
mengikuti Tuhan Yesus adalah masalah hidup dan mati.
Kita mati bagi diri kita sendiri, lalu Tuhan Yesus menggunakan hidup kita.
Kita menjalani kehidupan dalam kebangkitan bersama Tuhan Yesus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 19 Februari 2026

Tuhan Yesus
Kami sadar, hidup dalam ketaatan tidak mudah
Karena kami cenderung menjadi budak keinginan-keinginan cinta diri
Maka kami mohon bimbinglah kami untuk matiraga setiap hari

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 6:1-6, 16-18;

Mat 6:1
"Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.
Mat 6:2
Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
Mat 6:3
Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.
Mat 6:4
Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."
Mat 6:5
"Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
Mat 6:6
Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.
--------
Mat 6:16
"Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
Mat 6:17
Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu,
Mat 6:18
supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."
-----------

Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa

Saudaraku,
puasa yang terpenting adalah berhenti berbuat dosa.
Identifikasi beberapa dosa kronis dalam hidup kita dan mintalah rahmat Tuhan untuk mengubah energi itu menjadi penyembahan.
Pergilah ke pengakuan dosa, mintalah pengampunan.
Kenali apa dalam hidup kita yang menghalangi kita untuk berdoa dan bertumbuh dalam kasih Tuhan.
Mintalah Tuhan untuk menyembuhkan kita dan percayalah Dia akan selalu menjawab doa itu.
Hanya dengan cara itulah kita bisa berpuasa dari segala bentuk kesenangan diri yang ingin kita persembahkan kepada Tuhan.
Uang yang tidak kita belanjakan untuk diri sendiri sebaiknya diberikan sebagai sedekah.
Lakukan sesuatu untuk seseorang yang tidak mampu melakukan apa pun untuk dirinya sendiri.
Jika tidak punya uang, sumbangkan waktu kita.

Saudaraku,
luangkan waktu untuk mendengarkan ketika kita berdoa.
Tuhan tahu apa yang kita butuhkan, apakah kita tahu apa yang Dia inginkan?
Dengarkan Dia dalam hati kita.
Dia mungkin berbicara kepada kita melalui Kitab Suci, melalui pertemuan yang tak terduga atau melalui suara kasih yang lembut dan tenang.
Namun, periksalah hidup kita dan renungkanlah perintah-perintah Allah dan gereja.
Akui dosa-dosa kita.
Hadapkan wajah kita kepada Kristus dan pikirkan apa yang telah Dia lakukan untuk kita.
Bersyukurlah setiap hari dan jadikan doa syukur sebagai kata-kata pertama.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 18 Februari 2026

Tuhan Yesus
Memasuki masa pantang dan puasa, kami mohon penyertaanMu
Berilah kami keberanian untuk melihat dosa-dosa kami
Berilah kami keberanian untuk memperbaiki diri
Dan supaya melalui pantang dan puasa membuat kami semakin kuat dalam mengendalikan hawa, nafsu dan rasa

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Markus 8:14-21;

Mrk 8:14
Kemudian ternyata murid-murid Yesus lupa membawa roti, hanya sebuah saja yang ada pada mereka dalam perahu.
Mrk 8:15
Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: "Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes."
Mrk 8:16
Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti."
Mrk 8:17
Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: "Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu faham dan mengerti? Telah degilkah hatimu?
Mrk 8:18
Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu ingat lagi,
Mrk 8:19
pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?" Jawab mereka: "Dua belas bakul."
Mrk 8:20
"Dan pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?" Jawab mereka: "Tujuh bakul."
Mrk 8:21
Lalu kata-Nya kepada mereka: "Masihkah kamu belum mengerti?"
----------

Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar?

Saudaraku,
perhatikan adegan Tuhan Yesus mencoba mengajar murid-murid-Nya.
Mereka lupa membawa roti dan mereka terjebak di perahu, mereka kelaparan.
Tuhan Yesus memanfaatkan situasi tersebut, yang terjadi tepat setelah Ia memberi makan ribuan orang dan mengatakan kepada mereka untuk "Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes".
Tetapi mereka tidak mengerti.

Saudaraku,
"ragi" adalah sikap yang dibawa seseorang terhadap setiap tindakan atau pemikiran.
Ragi orang Farisi, yang muncul di semua Injil, adalah sikap legalisme.
Jika seseorang menaati hukum Taurat lebih dari yang seharusnya, ia akan menjadi "bintang" di kerajaan Allah.
Namun, Tuhan Yesus mengajarkan bahwa semua itu hanya akan menghabiskan seluruh energi.
Sebaliknya, di dalam kerajaan Allah, kerajaan Kristus, setiap orang bekerja untuk kebaikan orang lain.
Tidak lagi tertarik dan peduli tentang kekuasaan pribadinya atau kepuasannya.
Peduli terhadap orang lain, mengasihi orang lain, sebagai wujud penyembahan yang benar kepada Allah.

Saudaraku,
ada banyak "keajaiban Tuhan" didalam hidup kita, jika kita membiasakan hidup "dalam kehadiranNya", selalu dalam "persatuan denganNya".
Kita akan sungguh-sungguh mengerti kehendakNya.
Kita akan terhindar dari segala bentuk kebimbangan.
Tidak ada sesuatu yang mencemaskan hati kita.
Heningkan diri, carilah Allah di dalam diri kita dan dengarkanlah Dia.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 17 Februari 2026

Tuhan Yesus
KaryaMu nyata dalam kehidupan kami
Engkau menghendaki kami untuk tunduk kepada penglihatan dan pendengaran kami akan Engkau
Dan kami menyadari itu tidak mudah
Maka kami mohon berilah kami rahmat kekuatan supaya kami bisa selalu waspada dan berjaga-jaga
Supaya dalam keadaan apapun, kami tidak kehilangan kehadiranMu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

 

Injil Markus 8:11-13;

Mrk 8:11
Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga.
Mrk 8:12
Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: "Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda."
Mrk 8:13
Ia meninggalkan mereka; Ia naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang.
--------

Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus, untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga

Saudaraku,
para penentang Tuhan Yesus di komunitas Yahudi, orang-orang Farisi, terus-menerus mengganggu-Nya.
Mengapa demikian?
Orang-orang Farisi mengganggu Tuhan Yesus karena mereka "terlalu fokus pada hal-hal kecil."
Entah mengapa mereka menggunakan Hukum Musa, Taurat, untuk menghukum orang-orang yang kurang taat daripada membantu mereka untuk lebih mengasihi Tuhan dan sesama.

Saudaraku,
apa yang menghalangi kita untuk menjadi pribadi yang dikehendaki oleh Tuhan Yesus?
Kebiasaan yang perlu diperhatikan: malas, rakus, nafsu, sombong, tamak, mudah marah dan iri hati.
Fokuslah pada "kebiasaan" yang paling sering mengganggu kita dam bawalah ke dalam doa.
Akui dosa-dosa yang berkaitan dengan itu dan mintalah pertolongan Ilahi.
Jika diperlukan carilah nasihat dari seorang yang bijaksana dan mintalah ide tentang bagaimana menaklukkannya dan menggantinya dengan kebajikan yang berlawanan.
Kemudian praktikkan kebajikan itu.
Mintalah orang lain untuk mendoakanmu.
Lakukan hal-hal kudus dan jadilah kudus.

Saudaraku,
jika kita membiarkan Roh Kudus menuntun kita, Roh Kudus menuntun kita ke tempat yang Tuhan inginkan.
Lalu mengapa mempertanyakannya?
Itulah yang dilakukan seseorang ketika meminta "tanda".
Hal itu dapat dilihat sebagai kurangnya iman pada arahan Tuhan.
Tuhan menginginkan yang terbaik bagi kita.
Jika hidup kita tampak menyimpang, maka periksalah hati untuk melihat apakah kita mengikuti jalan yang telah Tuhan tetapkan bagi kita. Percayalah bahwa Roh Kudus menuntun kita di jalan menuju kebenaran.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 16 Februari 2026

Tuhan Yesus
Kami sungguh percaya Engkau tidak pernah meninggalkan kami sendirian
Ampunilah kami jika Kau dapati kami kurang percaya
Dan kami mohon bantulah kami untuk menyingkirkan semua yang menghalangi penglihatan kami kepadaMu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 5:20-22, 27, 33-34, 37;

Mat 5:20
Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
Mat 5:21
Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.
Mat 5:22
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.
--------
Mat 5:27
Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.
Mat 5:28
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.
--------
Mat 5:33
Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan.
Mat 5:34
Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah,
--------
Mat 5:37
Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.
----------

Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat

Saudaraku,
apa gunanya Hukum?
Hukum, khususnya hukum moral alamiah yang diungkapkan dalam Sepuluh Perintah Allah, seperti "sistem operasi" bagi diri kita sebagai manusia. Faktanya, jika kita mengutak-atik "sistem operasi komputer" Miscrosoft Windows misalnya, komputer tersebut bisa tidak berfugsi atau beberapa fungsi bisa terganggu.
Demikian pula, ketika kita melanggar "aturan operasional" yang telah ditetapkan Tuhan untuk roh, jiwa dan tubuh kita, kita merusak diri kita sendiri.
Menyakiti orang lain akan menimbulkan kerusakan tambahan pada jiwa kita sendiri.
Berbohong kepada orang lain atau kepada diri sendiri, akan membawa kita ke dunia di mana kebenaran bersifat relatif terhadap perasaan dan kepentingan diri sendiri.
Pada akhirnya, kita akan kehilangan jejak tentang apa yang benar dan apa yang salah.

Saudaraku,
hukum memberikan kekuatan dan perlindungan pada kehidupan bersama.
Masyarakat yang menaati hukum yang adil adalah masyarakat yang tenang dan berfungsi dengan baik.
kita beribadah bersama karena alasan yang melampaui peningkatan diri.
Kita bukanlah komunitas kepercayaan yang tertutup.
Kita membuka tangan kita kepada dunia karena kasih Tuhan adalah untuk semua.
Kita harus menjadi komunitas penginjil, menyampaikan kabar baik Tuhan melalui perkataan dan perbuatan kita.
Hidup yang benar, harus bisa menarik orang lain dan menginspirasi mereka untuk menjadi umat Katolik yang taat.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 15 Februari 2026

Tuhan Yesus
Kami mohon doronglah kami dan berilah kami rahmat kekuatan untuk setia hidup dalam ketaatan
Supaya kami tidak mudah disesatkan dari segala bentuk cinta diri
Murnikanlah hati kami, supaya kami selalu hidup apa adanya dan terhindar dari kebohongan dan kemunafikan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa