"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Markus 10:28-31;

Mrk 10:28
Berkatalah Petrus kepada Yesus: "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!"
Mrk 10:29
Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya,
Mrk 10:30
orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.
Mrk 10:31
Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu."
---------

Pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal

Saudaraku,
misalnya kita mengetahui bahwa nanti malam kita akan dipanggil Tuhan, apa yang akan kita lakukan sepanjang hari ini?
Pasti kita akan mohon pengampunan, menolak segala yang jahat dan berbuat baik kepada setiap orang yang kita temui hari ini.
Tetapi kenyataannya kita selalu hidup seolah-olah hari esok itu masih ada.
Padahal kita tidak berkuasa sedikitpun atas hari esok.

Saudaraku,
jika kita memang mengabdikan hidup kita saat ini untuk hidup kekal bersama Allah, tentunya dalam segala sesuatu yang kita kerjakan harus kita tambahkan motivasi "kebahagiaan kekal".
Dengan demikian dalam pekerjaan kita sehari-hari kita akan bersemangat "menyucikan pekerjaan itu".
Apa wujud nyata menyucikan pekerjaan?
Bekerja dengan sungguh-sungguh, jujur dan tanpa keluh kesah.
Jika kita selalu terdorong untuk menuju hidup kekal bersama Tuhan, seharusnya kita bisa lebih serius.
Seperti saat kita serius menuruti ambisi, kesombongan dan segala bentuk kenikmatan hawa nafsu.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 30 Mei 2023

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau mengasihi kami
Dan Engkau ingin kami hidup kekal bersama-Mu dalam kerajaan-Mu
Maka kami mohon bersihkanlah hati dan pikiran kami dengan kuasa Roh-Mu
Dan berilah kami rahmat kekuatan untuk menolak segala bentuk kesombongan dan kenikmatan hawa nafsu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 19:25-34;

Ayat 25-28:

Yoh 19:25
Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena.
Yoh 19:26
Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!"
Yoh 19:27
Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.
Yoh 19:28
Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia?supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci?:"Aku haus!"
---------

Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!"

Saudaraku,
saat seorang perempuan melahirkan anak pertama, sesungguhnya ada dua kelahiran.
Kelahiran anak pertama dan "kelahiran ibu".
Mengapa kelahiran ibu?
Seorang wanita saat melahirkan anak pertama saat itulah ia "lahir jadi seorang ibu".
Perhatikan dan renungkan dengan sungguh-sungguh ayat ini: Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!"
Tuhan Yesus "bertanggung jawab atas ibunya", Ia "menitipkan ibu-Nya" kepada para murid-Nya.
Hal ini bagi sebagian orang mungkin nampak biasa, tetapi mari kita sadari, Tuhan Yesus memberi teladan yang sangat luar biasa.
Ia yang adalah Allah, yang seharusnya disembah dan ditinggikan sangat memperhatikan ibu-Nya.
Maka saya ingatkan bahwa kita harus menghormati ibu kita, TANPA SYARAT.
Artinya apapun keadaan ibu kita, kita harus menghormatinya.

Saudaraku,
bagi para ibu dan para calon ibu, saudari sangat berharga di mata Allah.
Sebab para ibulah yang akan "membentuk kehidupan anak-anaknya", ucapan mereka, perbuatan mereka dan hidup mereka.
Oleh karena itu, jaga dengan sungguh-sungguh hidup saudari dan taatlah kepada Allah seperti Bunda Maria, "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu."(Bdk Luk1:38)
Dan bagi para bapak, jadilah pribadi yang benar dihadapan Allah, seperti bapa Yusuf.
Jangan membicarakan kekurangan atau keburukkan istrimu, cintailah dengan sungguh hati.
Ketika mengetahui Bunda Maria telah mengandung, ia akan menceraikan Bunda Maria diam-diam, supaya tidak mencemrakan nama baik Bunda Maria.(Bdk Mat 1:19)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 29 Mei 2023

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau memberikan Bunda-Mu menjadi Bunda kami
Bunda Maria yang selalu memperhatikan kesulitan-kesulitan kami
Bunda Maria yang selalu mendoakan kami
Kami merasakan pelukannya dan telinga kami mendengarkan doa-doanya untuk kami
Kami percaya Bunda Maria pasti membawa kami kepada-Mu
Kekudusannya menjaga hidup kami dan ketaatannya menjadi teladan kami
Kami mohon kuduskanlah kami seperti Engkau mengkuduskan Bunda Maria bunda kami

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 20:19-23

Yoh 20:19
Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"
Yoh 20:20
Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan.
Yoh 20:21
Maka kata Yesus sekali lagi: "Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu."
Yoh 20:22
Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus.
Yoh 20:23
Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada."
---------

Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus"

Saudaraku,
dalam masa Prapaskah kita diajak untuk masuk dalam pertobatan dan penebusan dosa.
Dalam Kebangkitan kita diingatkan bahwa melalui kebangkitan, kita menerima kehidupan baru menuju keselamatan.
Sebab melalui kebangkitan, Tuhan Yesus telah mengalahkan maut.
Hari ini kita merayakan Hari Raya Pentakosta, hari pencurahan Roh Kudus.
Mengingatkan kita bahwa kita tidak lagi hidup sendirian, tidak lagi tunduk kepada perintah daging tetapi tunduk kepada perintah Roh.

Saudaraku,
hari ini adalah hari yang luar biasa bagi kita umat katolik.
Sebab jika Allah tidak memberikan kita Roh Kudus, 100% kita akan tersesat.
Coba perhatikan apakah ketaatan kepada aturan-aturan agama berhasil membawa manusia kepada Allah? TIDAK
Membawa manusia kepada Allah bukan tentang kelak mati masuk surga, tetapi "menghadirkan surga" dalam dunia.
Lalu pertanyaan selanjutnya, apakah setiap orang yang telah dibabtis dalam nama Bapa, Putra dan Roh Kudus, hidupnya mampu menghadirkan surga? BELUM TENTU.
Apabila seorang kristiani tidak menyerahkan hidupnya kepada pimpinan Roh Kudus, ia akan sangat mudah disesatkan oleh daging.
Oleh karena itu mari kita sadari dengan sungguh-sungguh, tidak ada iman sehebat iman kristiani.
Dunia tidak bisa memberikan sedikit saja tentang nasib abadi manusia.
Keselamatan dan kehidupan kekal dihadirkan oleh Tuhan kita Yesus Kristus.
Yaitu melalui kelahiran, kebangkitan, diangkat ke surga dan pencurahan Roh Kudus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 28 Mei 2023

Allah Bapa kami yang kudus
Engkau telah menebus kami melalui kelahiran, wafat dan kebangkitan Putera-Mu Tuhan kami Yesus Krstus
Dan Engkaupun tidak membiarkan kami sendirian, Engkau berikan Roh Kudus kepada kami
Yang menjaga, menuntun dan memberikan kekuatan kami supaya kami hidup dalam kehendak-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Dan kami mohon terimalah ucapan syukur kami

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau, dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa, Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 7:37-39;

Yoh 7:37
Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!
Yoh 7:38
Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."
Yoh 7:39
Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan.
--------

Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!

Seorang ayahnya mengantar anaknya ke kamar tidur dan menyuruh anaknya untuk segera tidur.
Lampu kamar dimatikan.
Beberapa menit kemudian: ayah.. aku haus, bisakah ayah mengambilkan minum?
Karena sang ayah sedang mengerjakan sesuatu, ia menjawab: cepatlah tidur.
Beberapa menit kemudian si anak berteriak lagi: ayah aku haus ambilkan minum.
Ayahnya berteriak: jika kamu minta minum lagi kamu akan kupukul.
Beberapa saat kemudian si anak berkata: ayah ketika ayah akan memukulku bisakah ayah membawakan air minum?

Saudaraku,
melalui cerita itu saya hanya ingin mengajak Saudara untuk masuk dalam permenungan: seberapa "haus" kita terhadap Allah.
Apakah kerinduan kita kepada Allah, seperti kisah anak itu yang rela dipukul oleh ayahnya, karena ia sangat haus dan ingin minum?

Saudaraku,
kenyataannya "kemanusiaan" kita cenderung "mencari diri sendiri", bahkan menjadi hamba diri, diperintah oleh hawa, nafsu, rasa.
Ketika kita setiap hari menginginkan Allah seperti kita sedang kehausan maka kita "pasti akan hidup dalam kehendak-Nya".
Maka baiknya kita selalu menyadari, tidak ada sesuatu yang lebih baik di dunia ini, selain daripada hidup dalam rahmat Allah.
Oleh karena itu mari kita pelihara semangat kerinduan kepada rahmat Allah.
Saat kita selalu merindukan rahmat Tuhan, "kerinduan" itu menjaga kita dan membangkitkan pengharapan yang luar biasa akan rahmat Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 27 Mei 2023

Tuhan Yesus
Dengan doa dan ucapan syukur, kami berusaha mengarahkan hati hanya kepada-Mu
Dan mengucap syukur atas pemeliharan-Mu
Kami mohon ampunilah kekurangan dan kesalahan kami
Tuntunlah kami dan sembuhkanlah kami
Kami serahkan hidup kami dalam belas kasih dan kuasa-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 21:20-25;

Yoh 21:20
Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: "Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?"
Yoh 21:21
Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?"
Yoh 21:22
Jawab Yesus: "Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku."
Yoh 21:23
Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: "Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu."
Yoh 21:24
Dialah murid, yang memberi kesaksian tentang semuanya ini dan yang telah menuliskannya dan kita tahu, bahwa kesaksiannya itu benar.
Yoh 21:25
Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.
---------

Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?"

Saudaraku,
sebelumnya Tuhan Yesus mengatakan kepada Petrus:
Engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki.(Bdk Yoh 21:18)
Perkataan Tuhan Yesus ini mengatakan bagaimana Petrus akan mati.
Menurut tradisi (yang dicatat oleh Hieronimus), Petrus wafat dengan cara disalibkan terbalik (kepala di bawah, kaki di atas) di Roma saat pemerintahan Nero setelah menolak disalibkan dengan kepala di atas karena ia merasa tidak layak untuk mati dalam posisi yang sama seperti Yesus.
Ketika Petrus melihat Yohanes, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?"

Saudaraku,
seperti Petrus, Yohanes dan murid-murid lainnya yang dipilih oleh Tuhan Yesus, kitapun percaya bahwa jika sampai hari ini kita masih bersama Tuhan Yesus, itu bukan sebuah kebetulan.
Kita adalah termasuk dalam golongan orang-orang yang terpilih.
Seperti para rasul dan semua orang kudus, hidup didalam Kristus itu tidak mudah.
Kita mengetahui dan menyadari bahwa kitapun akan mengalami "penolakan".
Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.(Mat 24:13)
Lalu permenungannya: apakah kita juga masih bertanya apa yang akan terjadi dengan diri kita?

Saudaraku,
Tuhan Yesus memilih hidup kita untuk mewartakan belas kasih Allah dan keselamatan.
Maka bagian kita cukup taat melayani Tuhan dan selebihnya Tuhan Yesus sendiri yang bekerja dalam diri kita.
Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh.
Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan.
Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.
(1Kor 12:4-6)
Dan yang tidak kalah penting untuk selalu diingat: memulai adalah bagi setiap orang tetapi tekun sampai akhir adalah hanya bagi orang yang taat.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 26 Mei 2023

Tuhan Yesus
Engkaulah yang memilih kami, kami mengucap syukur
Dan kami menanggapi rahmat itu dengan sukacita
Kami sadar jalan iman yang kami lalui tidak mudah
Tetapi kami percaya bersama-Mu kami pasti menang
Maka kami mohon peliharalah kami dengan kuasa Roh-Mu
Dan berilah kami ketekunan hati yang tak tergoyahkan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa