"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 15:1-3, 11-32;

Ayat 1-2, 11-14, 17-21:

Luk 15:1
Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia.
Luk 15:2
Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: "Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka."
Luk 15:3
Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka:
--------
Luk 15:11
Yesus berkata lagi: "Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki.
Luk 15:12
Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka.
Luk 15:13
Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya.
Luk 15:14
Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan iapun mulai melarat.
---------
Luk 15:17
Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan.
Luk 15:18
Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa,
Luk 15:19
aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa.
Luk 15:20
Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.
Luk 15:21
Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa.
---------

_*Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa*_

Saudaraku,
Allah menciptakan manusia sebagai makhluk yang memiliki kemampuan untuk memilih secara bebas.
Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.(Kej 2:9)
Kejadian 2:16-17
Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,_
tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.

Saudaraku,
berbahagialah jiwa yang mendengarkan Tuhan bersabda di dalam hatinya.
Berbahagialah telinga yang mendengarkan bisikan Tuhan.
Berbahagialah mata yang tertutup untuk segala godaan barang duniawi.
Berbahagialah mereka yang selalu merindukan percakapan dengan Tuhan.

Saudaraku,
tutuplah pintu-pintu pancaindramu agar Sabda Allah yang berkuasa atas hidup kita.
Orang-orang dunia lebih suka mendengarkan suara dunia, lebih suka melayani hawa nafsu rasa.
Ingatlah segala bentuk kepuasan mata dan telinga, jika kita tidak hati-hati, akan menjadi jerat.
Maka mari lihat diri kita sendiri, bagaimana hidup kita saat ini.
Allah merindukan supaya setiap manusia ciptaan-Nya menikmati kemuliaan-Nya.
Jangan ragu kembali kepada Allah, jika saat ini ada yang terpenjara oleh kedagingan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 11 Maret 2023

Allah Bapa kami
Engkaulah harta kekayaan kami
Dan Engkaulah yang berkuasa atas hidup kami
Kami mohon ampunilah semua kekurangan dan dosa kami
Saati ini kami kembali kepada-Mu
Kami mohon lakukanlah segala sesuatu dalam hidup kami
Dan kuasailah kami dengan kuasa Roh-Mu
Supaya kami sanggup mengalahkan segala bentuk kepuasan daging

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Matius 21:33-43, 45-46;

Ayat 33-43:

Mat 21:33
"Dengarkanlah suatu perumpamaan yang lain. Adalah seorang tuan tanah membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya. Ia menggali lobang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga di dalam kebun itu. Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain.
Mat 21:34
Ketika hampir tiba musim petik, ia menyuruh hamba-hambanya kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya.
Mat 21:35
Tetapi penggarap-penggarap itu menangkap hamba-hambanya itu: mereka memukul yang seorang, membunuh yang lain dan melempari yang lain pula dengan batu.
Mat 21:36
Kemudian tuan itu menyuruh pula hamba-hamba yang lain, lebih banyak dari pada yang semula, tetapi merekapun diperlakukan sama seperti kawan-kawan mereka.
Mat 21:37
Akhirnya ia menyuruh anaknya kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani.
Mat 21:38
Tetapi ketika penggarap-penggarap itu melihat anaknya itu, mereka berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita.
Mat 21:39
Mereka menangkapnya dan melemparkannya ke luar kebun anggur itu, lalu membunuhnya.
Mat 21:40
Maka apabila tuan kebun anggur itu datang, apakah yang akan dilakukannya dengan penggarap-penggarap itu?"
Mat 21:41
Kata mereka kepada-Nya: "Ia akan membinasakan orang-orang jahat itu dan kebun anggurnya akan disewakannya kepada penggarap-penggarap lain, yang akan menyerahkan hasilnya kepadanya pada waktunya."
Mat 21:42
Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
Mat 21:43
Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.
---------

Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita

Saudaraku,
Tuhan Yesus mengingatkan dan mengajarkan dengan sangat jelas kepada imam-imam apa yang telah dinubuatkan oleh Daud.
Inilah pintu gerbang TUHAN, orang-orang benar akan masuk ke dalamnya.
Aku bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah menjawab aku dan telah menjadi keselamatanku.
Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru.
Hal itu terjadi dari pihak TUHAN, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
Mazmur 118:20-23
Permenungannya untuk kita hari ini:
Apakah Batu Penjuru yaitu Tuhan kita Yesus Kristus menjadi landasan bagi hidup kita?

Saudaraku,
mari kita lihat hidup kita.
Jika Tuhan Yesus menjadi landasan hidup kita, Rasul Paulus mengajarkan:
Buah hidup di dalam Kristus ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.
Peremnungan selanjutnya: Bagaimana komentar atau penilaian tentang kita dari orang-orang di sekitar hidup kita?

Saudaraku,
barang siapa sungguh-sunnguh menjadikan Kristus sebagai batu penjuru, "rumahnya" atau hidupnya juga menjadi rumah setiap orang yang haus akan belas kasih dan kuasa Allah.
Parameternya sederhana setiap orang di sekitar kita merasakan kedamaian dan ikut menikmati buah-buah kasih.
Maka mari kita lihat hidup kita, apakah kita menyikapi segala yang terjadi dalam hidup kita dengan sabar dan rendah hati?
Apakah kita dapat hidup damai dengan diri kita sendiri dan orang lain?
Mata saya masih melihat seorang kristiani yang tidak merasa damai dengan dirinya sendiri dan kepada orang lain pun tidak memberikan ketenangan hidup.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 10 Maret 2023

Tuhan Yesus
Kami selalu berusaha mengarahkan mata dan telinga kami kepada-Mu
Tetapi kebisingan duniawi terlihat dan terdengar lebih menarik
Maka kami mohon lindungilah kami dari segala yang jahat
Dan berilah kami rahmat kekuatan untuk menolaknya
Puaskanlah kami dengan belas kasih-Mu
Dan tuntunlah kami dijalan-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 16:19-31;

Luk 16:19
"Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan.
Luk 16:20
Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu,
Luk 16:21
dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya.
Luk 16:22
Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.
Luk 16:23
Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.
Luk 16:24
Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.
Luk 16:25
Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.
Luk 16:26
Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang.
Luk 16:27
Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku,
Luk 16:28
sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini.
Luk 16:29
Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.
Luk 16:30
Jawab orang itu: Tidak, bapa Abraham, tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat.
Luk 16:31
Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati."
---------

Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya

Saudaraku,
apakah kita tidak boleh kaya?
Boleh dan harus berusaha dengan sangat keras untuk bisa kaya, supaya hidup kita juga bisa menjadi berkat bagi orang lain.
Namun yang utama yang perlu selalu disadari adalah janganlah "disibukkan oleh kekayaam itu" lalu tidak lagi mendengar suara Tuhan.
Sebab kekayaan dan segala bentuk kenikmatan duniawi sering menjado penyebab utama orang "melupakan keberadaan dan kuasa Allah".
Segala bentuk kenyamanan hidup jika tidak disikapi dengan kerendahan hati, akan selalu menjadi jerat kesombongan.

Saudaraku,
tentang orang kaya dan Lazarus dalam Injil hari ini pun mengajarkan ada orang-orang yang dengan sadar menolak Allah.
Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.
Oleh karena itu kita umat kristiani yang percaya kepada Tuhan Yesus yang telah bangkit dari mati, peliharalah "iman" kita dengan sungguh-sungguh.
Sebab hanya kesungguhan dan ketaatan hidup dalam iman, yang mampu menjauhkan kita dari segala bentuk cinta diri.
Iman kita kepada Tuhan Yesus selalu mendorong kita untuk "mengabdi kepada Allah" lalu hidup dalam kuasa dan kasih Allah.
Peka dan Peduli dengan kesulitan orang lain dan berbuat baik tanpa syarat bahkan berani berkorban untuk sesama.

Saudaraku,
sungguh sangat penting bahwa dalam banyak hal kita harus belajar "matiraga".
Penting juga menyadari bahwa kita hidup untuk "mengabdi kepada Allah"".
Supaya dalam segala keadaan didapati-Nya kita melakukan kehendak-Nya.
Ingat kita dipilih dan diutus untuk menjadi saksi-saksi Kristus, ditengah dunia yang menolak-Nya.
Mari luangkan waktu setiap menjelang istirahat malam hari untuk berdoa dan "melihat hidup kita" di hari yang telah kita jalani.
Lihatlah dan akuilah dengan jujur segala bentuk kemalasan dan kekurangan kita.
Mintalah kekuatan kepada Tuhan Yesus supaya esok hari hidup kita lebih baik.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kmais 9 Maret 2023

Tuhan Yesus
Seringkali kami menyia-nyiakan waktu dengan hal-hal yang tidak berguna
Bahkan seringkali kami tidak menyadari bahwa Roh Kudus ada dalam hidup kami
Pikiran kami hanya dipenuhi dengan hal-hal yang diperlukan badan
Sehingga kami selalu merasa kekurangan
Kami mohon hiburlah dan puaskanlah kami dengan rahmat dan belas kasih-Mu
Supaya kami tidak menyusahkan diri dengan hal-hal keduniawian
Dan supaya hidup kami menadi kabar baik bagi semua orang

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 20:17-28;

Mat 20:17
Ketika Yesus akan pergi ke Yerusalem, Ia memanggil kedua belas murid-Nya tersendiri dan berkata kepada mereka di tengah jalan:
Mat 20:18
"Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati.
\Mat 20:19
Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya Ia diolok-olokkan, disesah dan disalibkan, dan pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan."
Mat 20:20
Maka datanglah ibu anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya itu kepada Yesus, lalu sujud di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu kepada-Nya.
Mat 20:21
Kata Yesus: "Apa yang kaukehendaki?" Jawabnya: "Berilah perintah, supaya kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu."
Mat 20:22
Tetapi Yesus menjawab, kata-Nya: "Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?" Kata mereka kepada-Nya: "Kami dapat."
Mat 20:23
Yesus berkata kepada mereka: "Cawan-Ku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya."
Mat 20:24
Mendengar itu marahlah kesepuluh murid yang lain kepada kedua saudara itu.
Mat 20:25
Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
Mat 20:26
Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
Mat 20:27
dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu;
Mat 20:28
sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
---------

Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang

Saudaraku,
tidak ada seorangpun di dunia ini yang mencintai salib.
Tetapi melalui Tuhan kita Yesus Kristus kita mengetahui bahwa keselamatan jiwa hanya bisa diperoleh melalui salib.
Coba perhatikan, kita selalu marah dalam hati apabila suatu hal tidak berjalan sesuai dengan kehendak dan keinginan kita.
Padahal kita juga sangat sadar bahwa bahwa tidak ada seorangpun di dunia ini yang dapat memastikan semua keinginannya itu terwujud.
Dan tidak ada seorangpun di dunia ini yang bebas dari gangguan dan kesulitan.

Saudaraku,
melalui salib, kita mengetahui bahwa kebahagiaan itu adalah saat kita sanggup melalui semua kesulitan dan ketidaknyamana itu dalam cinta kasih Allah.
Orang-orang dunia dengan berbagai cara mengusahakan segala bentuk kenikmatan daging.
Bahkan mengabaikan segala bentuk bisikan moralitas dan mengingkari takdir bahwa manusia itu adalah makhluk sosial.
Artinya tidak ada seorangpun bisa "hidup sendiri", artinya dalam segala hal setiap orang membutuhkan orang lain.
Ya atau ya, kita senang jika hidup kaya, mulia dan berkuasa.
Mari kita selalu ingat bahwa benda-benda duniawi itu tidak tetap, tetapi benda-benda itu lah yang membuat setiap orang takut dan khawatir.

Saudaraku,
masa prapaskah ini adalah waktu yang baik untuk menyadari kerapuhan dan kesengsaraan tubuh ini.
Selama jiwa kita masih berkemah dalam tubuh ini, kita harus siap menerima ketidaknyamanan.
Hindarilah segala macam keluh kesah, bawa semuanya kepada salib Kristus.
Tuhan Yesus pasti menyertai kita, menguatkan kita supaya kita taat sampai akhir.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 8 Maret 2023

Tuhan Yesus
Kami percaya Engkau menyertai dan memberikan kekuatan kepada kami
Supaya kami selalu hati-hati dan waspada dengan segala bentuk keluh kesah daging
Salib-Mu menjadi kekuatan kami
Dan belas kasih-Mu yang selalu memuaskan kami
Kami mohon ampunilah kami jika terkadang kami masih suka mengeluh
Dan kami mohon berilah kami kekuatan untuk taat kepada pendengaran dan penglihatan kami akan Engkau

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 23:1-12;

Mat 23:1
Maka berkatalah Yesus kepada orang banyak dan kepada murid-murid-Nya, kata-Nya:
Mat 23:2
"Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa.
Mat 23:3
Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.
Mat 23:4
Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya.
Mat 23:5
Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang; mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang;
Mat 23:6
mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat;
Mat 23:7
mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi.
Mat 23:8
Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara.
Mat 23:9
Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.
Mat 23:10
Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias.
Mat 23:11
Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.
Mat 23:12
Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.
--------

Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang

Saudaraku,
Tuhan Yesus mengecam dengan sangat keras kemunafikan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi.
Mereka mengajarkan Taurat Musa dan rajin sembayang dengan hanya supaya terlihat suci.
Tetapi hati dan perbuatannya jauh dari Allah.

Saudaraku,
kitapun harus hati-hati dengan "jerat kemunafikan".
Saya teringat lirik sebuah lagu:

Dunia ini panggung sandiwara
Ceritanya mudah berubah
Kisah Mahabrata
Atau tragedi dari Yunani

Setiap kita dapat satu peranan
Yang harus kita mainkan
Ada peran wajar
Dan ada peran berpura-pura

Mari tanya kepada diri kita sendiri: Apakah saya seorang munafik?
Satu lagi pertanyaan untuk diri kita sendiri:
Apakah kita ingin dilihat atau dikenal seperti kita apa adanya?

Saudaraku,
jika kita berani hidup apa adanya, artinya kita tidak menutupi kekurangan kita dan tidak menyombongkan kelebihan kita, hidup kita damai dan tanpa beban.
Kita sadar itu tidaklah mudah sebab seringkali muncul berbagai macam "alasan" yang memang nampaknya masuk akal.
Contoh: bagi Saudara yang sebagai atasan dan punya bawahan, apa tanggapan Saudara ketika dikritik oleh bawahan?
Secara spontan pasti akan membela diri dan cari pembenaran-pembenaran.

Saudaraku,
hendaknya hindari melakukan apapun karena ambisi, egois atau kesombongan.
Pasti akan berujung kemunafikan.
Peliharalah kejujuran sebab kejujuran membawa kita kepada ketulusan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 7 Maret 2023

Tuhan Yesus
Kami sadar daging ini takut menderita
Selalu ingin dilayani, dipuji dan dihormati
Tanpa Engkau kami pasti terjerat dalam kemunafikan
Dengan sungguh hati kami mohon berilah kami rahmat kekuatan
Sehingga kami berani hidup apa adanya walaupun kami tersingkir dari dunia
Sebab memang Egkau menhendaki supaya kami tidak serupa dengan dunia ini

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa