"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 9:14-15;

Mat 9:14
Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: "Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?"
Mat 9:15
Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.
--------

Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa

Saudaraku,
banyak yang berpuasa untuk "mendapatkan perhatian Tuhan", itu baik.
Sebab apabila kita sanggup "menyingkirkan kedagingan" kita, maka kuasa Roh Allah nampak nyata.

Saudaraku,
jika kita telah benar-benar mematikan diri kita dan bila hati tidak lagi terlibat dalam perkara duniawi, maka kenikmatan Ilahi yang memuaskan kita.
Tetapi itu tidak mudah sebab sulit sekali untuk bisa lepas dari hawa nafsu keinginan.
Kabar baiknya, Allah kita siap membantu setiap orang yang berjuang untuk mendekat kepada-Nya.
Maka mari kita bertindak keras terhadap diri kita sendiri, mulai dari hal-hal kecil.
Sebab jika kita tidak sanggup mengalahkan diri sendiri dalam hal-hal yang kecil, bagaimana kita bisa melewati kesulitan-kesulitan yang besar?

Saudaraku,
berpuasa juga menyadarkan kita bahwa hidup ini bukan hanya tentang makanan dan minuman.
Betapa kita sungguh membutuhkan Allah.
Tanyakanlah kepada diri sendiri, apakah kita puas dengan apa yang kita makan dan minum?

Saudaraku,
kepuasan dan ketenangan hati yang sempurna tidak akan pernah kita dapatkan dari benda-benda duniawi.
Keduniawian hanya membuat kita semakin rakus dan akhirnya kita roh kita mati dalam kerakusan daging.
Mari kita waspada terhadap setiap godaan, berjaga-jaga dan berdoa, supaya kita tidak tertipu dan diperdayakan oleh kedagingan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 24 Februari 2023

Tuhan Yesus
Angan-angan dan impian nampak sangat lezat dan indah
Kami sangat sadar jika tidak dikendalikan akan menjadi jerat
Maka kami mohon berilah kami kekuatan untuk matiraga setiap hari
Supaya kami tidak binasa dalam kedagingan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 9:22-25;

Luk 9:22
Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga."
Luk 9:23
Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.
Luk 9:24
Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya.
Luk 9:25
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?
-------

Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku

Saudaraku,
ketaatan kita kepada Tuhan Yesus, diukur.
Bagaimana kita menyikapi penderitaan dan tanggapan kita atas perintah-pertintah-Nya.
Jika di sekolah ada yang berpikiran asal lulus dan ada yang ingin lulus dengan nilai yang sangat baik.

Saudaraku,
mengikut Tuhan Yesus bukan hanya sekedar ikut atau ikut-ikutan.
Tuhan Yesus punya parameter, yaitu harus menyangkal diri dan memikul salib.
Tetapi tidak banyak orang yang mencintai salib,
Jarang ditemukan orang yang hidup batinnya mampu menguasai kedagingan, sehingga tidak lagi terikat oleh segala macam keduniawian.

Saudaraku,
penyangkalan diri setiap hari kita butuhkan.
Supaya kita tidak terganggu oleh segala bentuk "cinta diri".
Bagi banyak orang, firan Tuhan ini, sangat keras: Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.(Bdk Mat 6:24)
Tetapi tidak ada jalan lain menuju kekekalan bersama Bapa di surga.
Hanya satu yaitu: salib.
Tuhan Yesus telah mendahului kita dengan salib, agar kita pun mau memanggul salib kita.
Sebab jika kita menderita oleh karena Kristus, kitapun akan hidup mulia bersama Dia.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 23 Februari 2023

Tuhan Yesus
Kami percaya salib adalah jalan untuk menuju hidup
Tidak ada jalan lain menuju kehidupan dalam kedamaian
Setiap hari selalu ada penderitaan dan kesengsaraan
Terimakasih salib-Mu selalu menjadi kekuatan kami untuk tetap bertahan
Dan kami percaya setiap hari Engkau pasti memberikan rahmat kekuatan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 6:1-6, 16-18;

Ayat: 1-3, 16-18:

Mat 6:1
"Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.
Mat 6:2
Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
Mat 6:3
Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.
-------
Mat 6:16
"Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
Mat 6:17
Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu,
Mat 6:18
supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."
--------

Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi

Saudaraku,
hari ini Hari Rabu Abu, awal masa prapaskah, masa pantang dan puasa.
Pantang dan Puasa adalah salah satu cara yang baik untuk "mengalihkan" perhatian kita kepada diri sendiri supaya perhatian kita hanya kepada Allah.
Dan Tuhan Yesus mengajarkan bahwa berpuasa tidak untuk diperlihatkan orang lain supaya nampak taat.
Jika denan puasa sudah memperoleh kekaguman dari orang lain, hanya itulah upahnya.
Segala usaha kerohanian kita hendaknya sebagai wujud ketaatan kita kepada Allah, bukan untuk dilihat oleh manusia.

Saudaraku,
Tuhan Yesus juga mengajarkan tentang "motif" atau tujuan kita dalam setiap usaha mati raga.
Memang doa dan puasa bisa sebagai wujud "keseriusan" kita dalam doa dan permohonan.
Tetapi baiknya selalu disadari bahwa keseriusan itu untuk kia persembahkan kepada Allah, bukan untuk manusia.
Kita dipanggil bukan untuk "memamerkan" segala bentuk ketaatan kita akan perintah Allah.
Tetapi kita dipilih untuk "menjadi jalan" supaya melalui hidup kita, setiap orang mengalami belas kasih Allah dan melihat kuasa Allah.
Oleh karena itu segala bentuk usaha kerohanian kita akan sia-sia jika tidak karya-karya Allah tidak terwujud dalam setiap perbuatan kita.

Saudaraku,
semoga masa pantang dan puasa ini menyadarkan kita kembali akan kemurahan Allah.
Menyadarkan kita bahwa setiap usaha kerohanian adalah untuk mengarahkan hati dan pikiran kita kepada Allah.
Bagi yang selama ini sibuk dengan dirinya sendiri, semoga masa pantang dan puasa ini menjadi sebuah pertobatan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 22 Februari 2023

Allah Bapa kami
Melalui Tuhan Yesus Putera-Mu
Kami mengerti bahwa kami harus berani menyalibkan keinginan daging
Maka kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Untuk melalui masa pantang dan puasa ini dengan sungguh-sungguh
Sebab kami percaya Engkau selalu menyertai dalam setiap kehendak baik

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Markus 9:30-37;

Mrk 9:30
Yesus dan murid-murid-Nya berangkat dari situ dan melewati Galilea, dan Yesus tidak mau hal itu diketahui orang;
Mrk 9:31
sebab Ia sedang mengajar murid-murid-Nya. Ia berkata kepada mereka: "Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuh Dia, dan tiga hari sesudah Ia dibunuh Ia akan bangkit."
Mrk 9:32
Mereka tidak mengerti perkataan itu, namun segan menanyakannya kepada-Nya.
Mrk 9:33
Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Kapernaum. Ketika Yesus sudah di rumah, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?"
Mrk 9:34
Tetapi mereka diam, sebab di tengah jalan tadi mereka mempertengkarkan siapa yang terbesar di antara mereka.
Mrk 9:35
Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu. Kata-Nya kepada mereka: "Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya."
Mrk 9:36
Maka Yesus mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka, kemudian Ia memeluk anak itu dan berkata kepada mereka:
Mrk 9:37
"Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku."
--------

Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya

Saudaraku,
sangat boleh kita kita punya ambisi untuk menjadi yang terbaik.
Tetapi tetaplah hati-hati sebab ketika ambisi mengesampingkan "kepatuhan", pasti akan membawa kita menuju kehancuran.
Sebab ambisi yang tidak terkendali dangat berpotensi merusak.

Saudaraku,
senantiasa membangun semangat untuk menjadi lebih baik dan yang terbaik, itu baik.
Namun ada baiknya diimbangi dengan kesadaran bahwa apapun pencapaian kita di dunia ini itu hanya sementara.
Hari ini ada esok bisa saja tiada.
Hari ini Saudara paling pintar, esok hari belum tentu.
Saat ini Saudara punya kuasa, esok hari Saudara bisa daja sudah tiada.
Maka bila kita mendengar tepuk tangan pujian kemenangan, buka telinga juga untuk gelak tawa yang timbul karena kebodohan kita.

Saudaraku,
kenalilah diri kita sendiri dengan jujur, seperti apa adanya.
Dengan demikian, dalam segala keadaan kita tetap akan rendah hati.
Berbahagialah jika dipandang rendah dan bersedihlah jika dijunjung tinggi dan disanjung.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 21 Februari 2023

Tuhan Yesus
Kami mohon berilah kami keberanian untuk melihat diri sendiri dengan jujur
Supaya kami tidak terjebak dalam kesombongan dan keangkuhan
Kami mohon doronglah kami untuk tetap rendah hati
Supaya kami tidak mudah tergoda oleh tepuk tangan dan pujian

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Markus 5:14-29;

Ayat: 20-27:

Mrk 9:20
Lalu mereka membawanya kepada-Nya. Waktu roh itu melihat Yesus, anak itu segera digoncang-goncangnya, dan anak itu terpelanting ke tanah dan terguling-guling, sedang mulutnya berbusa.
Mrk 9:21
Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya.
Mrk 9:22
Dan seringkali roh itu menyeretnya ke dalam api ataupun ke dalam air untuk membinasakannya. Sebab itu jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami."
Mrk 9:23
Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!"
Mrk 9:24
Segera ayah anak itu berteriak: "Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!"
Mrk 9:25
Ketika Yesus melihat orang banyak makin datang berkerumun, Ia menegor roh jahat itu dengan keras, kata-Nya: "Hai kau roh yang menyebabkan orang menjadi bisu dan tuli, Aku memerintahkan engkau, keluarlah dari pada anak ini dan jangan memasukinya lagi!"
Mrk 9:26
Lalu keluarlah roh itu sambil berteriak dan menggoncang-goncang anak itu dengan hebatnya. Anak itu kelihatannya seperti orang mati, sehingga banyak orang yang berkata: "Ia sudah mati."
Mrk 9:27
Tetapi Yesus memegang tangan anak itu dan membangunkannya, lalu ia bangkit sendiri.
--------

Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!"

Saudaraku,
saya yakin kita semua melihat tangan Tuhan nyata berkarya di tengah-tengah kita.
Mata kita melihat keajaiban demi keajaiban setiap hari.
Lalu permenungannya: Apakah penglihatan itu membuat iman kita semakin hari semakin bertumbuh?

Saudaraku,
hidup orang percaya adalah "perjalanan iman".
Saya yakin kita semua selalu menyadari itu.
Sebab kita semua mengetahui dan percaya bahwa kita semua berjalan menuju kekekalan bersama Allah Bapa di surga.
Dan kita pun menyadari bahwa hidup ini bukan perjalanan yang mudah.
Keduniawian setiap saat bisa saja merasuki kita, bisa membutakan kita, bisa membuat telinga kita tuli dan bisa melumpuhkan kita.
Dan pada akhirnya kita bisa terjebak dalam "ketidakpercayaan".
Tuhan Yesus telah memberitahu kita tanda-tandanya.
Yaitu jika kita "gila terhadap hal-hal duniawi".
Setiap kali kita mendekat kepada Tuhan Yesus, kekuatan itu selalu menggoncang-nggoncangkan kerinduan kita kepada Allah, dengan berbagai tipu daya.
Coba perhatikan dan akuilah dengan jujur, saat kita berkehendak baik, selalu timbul berbagai macam pertimbangan-pertimbangan yang bertolak belakang.
Jika kita tidak hati-hati menyikapi itu, kita akan menjadi orang kristiani tetapi hidup dalam "ketidakpercayaan".

Saudaraku,
jangan mudah digoncangkan oleh hal-hal duniawi,
Biarkan saja saat orang berkata bahwa kita ketinggalan zaman dan tidak kekinian.
Yang penting kita selalu membarui iman kita.
Dengan senantiasa mengarahkan mata, telinga dan hati kita kepada berita-berita surgawi.
Supaya hidup kita tidak mudah digoncangkan oleh segala bentuk cinta diri.
Dan dalam segala keadaan, kita tetap hidup dalam iman kita akan Allah yang hidup.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 20 Februari 2023

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau nyatakan kuasa-Mu setiap hari dalam hidup kami
Menjadi kekuatan kami untuk menolak segala kehendak yang jahat
Namun kami sadar bahwa daging ini lemah dan selalu mengeluh
Maka kami mohon ajarilah kami untuk selalu mengucap syukur
Supaya kami tidak terjebak dalam segala bentuk keluh kesah

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa