"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 6:36-38;

Luk 6:36
Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati."
Luk 6:37
"Janganlah kamu menghakimi, maka kamupun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamupun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.
Luk 6:38
Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu."
--------

Ampunilah dan kamu akan diampuni

Saudaraku,
Injil hari ini harus ditanggapi dengan sangat serius.
Sebab tidak ada satupun diantara kita yang tidak pernah mengalami ketidaknyamanan.
Dikecewakan, disakiti, dibohongi dan lain sebagainya.
Membalas kejahatan dengan kejahatan HARUS KITA HAPUS dari pustaka hidup kita.
Dengan demikian kita tidak akan pernah terganggu dengan segala ketidaknyamanan, apalagi sakit hati.
Cobalah lihat dan akui dengan jujur, saat hati dan pikiran kita melayani kebencian, kekecewaan dan kejahatan, siapa yang tersiksa?
Diri kita sendiri.

Saudaraku,
jika kita tidak berani menerima setiap ketidaknyamanan dalam kasih Tuhan, hidup kita selalu dalam "medan pertempuran."
Mari perhataikan suara kasih Tuhan sangat lantang tetapi keluh kesah daging selalu terdengar lebih lantang.
Sebab daging takut menderita dan selalu menuntut lebih dari apa yang ia butuhkan.
Apakah nyaman dengan keadaan seperti itu?
Jika ada yang bilang biasa saja, berarti ia sedang mencoba menipu diri sendiri.
Maka mari puaskanlah diri dengan belas kasih Allah.
Dengan demikian kita tidak pernah tersakiti dan tidak pernah menghakimi.

Saudaraku,
jika kita sendiri memiliki banyak kekurangan, mengapa kita heran menemukan kekurangan-kekurangan orang lain?
Jangan sia-siakan waktu untuk melihat kekurangan orang lain.
Setiap orang melihat dari sudut pandangnya sendiri dan dengan sebatas pengertianya, sebatas ilmunya, sebatas kedewasaannya dan lainnya.
Tetapi kita anak-anak Allah, pakailah mata kasih Allah untuk melihat segala sesuatu.
Sebab dengan cinta kasih selalu ada alasan untuk memaafkan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 6 Maret 2023

Tuhan Yesus
Cinta kasih-Mu yang besar itu menjadi kukuatan kami
Dalam hidup kami sehari-hari
Sebab kami sadar setiap hari selalu ada ketidaknyamanan
Oleh karena daging ini selalu menuntut lebih dan takut menderita
Kmai mohon berilah kami kekuatan untuk wewujudkan belas kasih-Mu itu dalam hidup kami sehari-hari
Sehingga dimanapun kami berada dan dalam keadaan apapun kau dapati kami hidup dalam belas kasih dan kuasa-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 17:1-9;

Mat 17:1
Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.
Mat 17:2
Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.
Mat 17:3
Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia.
Mat 17:4
Kata Petrus kepada Yesus: "Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia."
Mat 17:5
Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia."
Mat 17:6
Mendengar itu tersungkurlah murid-murid-Nya dan mereka sangat ketakutan.
Mat 17:7
Lalu Yesus datang kepada mereka dan menyentuh mereka sambil berkata: "Berdirilah, jangan takut!"
Mat 17:8
Dan ketika mereka mengangkat kepala, mereka tidak melihat seorangpun kecuali Yesus seorang diri.
Mat 17:9
Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka: "Jangan kamu ceriterakan penglihatan itu kepada seorangpun sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati."
--------

Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang

Saudaraku,
kita percaya melalui pembaptisan, kita diubahkan menjadi manusia baru, Roh Kudus hidup dan bergerak dalam kehidupan kita sehingga hidup kita memancarkan kemuliaan Allah.
Ini harus selalu kita sadari, supaya cahaya kemuliaan Allah tidak padam oleh keinginan-keinginan daging.
Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.
Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.
(2Kor 3:17-18)
Oleh karena itu kita harus sungguh-sungguh dalam mengikuti semua kegiatan rohani, jangan anggap hanya sebai ritual belaka.
Dalam gereja katolik setiap kegiatan rohani terkandung makna yang sangat mendalam dan telah ratusan tahun membuahkan iman yang tangguh.
Begitu pula dengan sakramen-sakramen.
Bahasa gaulnya kegiatan rohani dalam gereja katolik bukan kaleng-kaleng.

Saudaraku,
kemuliaan Tuhan bisa pudar lalu akan padam, jika jalan hidup kita menjauh dari terang Roh Kudus atau dengan sadar mengabaikannya.
Terang Roh Kudus membuat mata kita melihat dengan sangat jelas yang mana kehendak Allah dan yang mana tipu daya daging.
Maka berbahagialah kita, sebab orang-orang dunia sangat sulit membedakan yang mana kehendak Allah dan yang mana cinta diri yang dibalut oleh agama.
Oleh karena itu, mari kita kuasai diri kita dengan sungguh-sungguh dalam segala keadaan.
Arahkan selalu hati dan pikiran kita hanya kepada kemuliaan Allah.
Kita jaga ucapan, sikap dan perbuatan kita, supaya dalam keadaan Cahaya Kemuliaan Allah tidak kalah dengan segala bentuk tipu daya daging.
Tanda-tandanya sangat mudah, jika bisikan itu hanya untuk kepuasan dan eksistensi diri, itu pasti bukan kehendak Allah.
Orang-orang kudus manusia biasa seperti kita, mereka berhasil mati raga sehinga Cahaya Kemuliaan Allah lah yang terpancar dalam kehidupannya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 5 Maret 2023

Allah Bapa kami
Terimakasih Roh-Mu hidup dalam hidup kami
Memberikan kekuatan dan menuntun kami
Supaya Cahaya-Mu menjadi terang bagi setiap orang di hidup kami
Supaya belas kasih-Mu nyata dan setiap orang mengalami damai sukacita
Kami mohon rahmat kekuatan untuk menolak dan mengalahkan segala bentuk tipu daya daging
Supaya dalam segala keadaan, hidup kami memancarkan kemuliaan-Mu dan menjadi kabar sukacita bagi semua orang

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Matius 5:43-48;

Mat 5:43
Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
Mat 5:44
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
Mat 5:45
Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
Mat 5:46
Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
Mat 5:47
Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?
Mat 5:48
Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."
--------

Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu

Saudaraku,
hampir semua film aksi yang pernah saya tonton mengisahkan tentang balas dendam.
Nampaknya balas dendam selalu menjadi sajian yang sangat menarik.

Saudaraku,
bagi kita umat kristiani tidak ada pustaka "balas dendam".
Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk selalu mencari cara mengampuni dan mengasihi.
Tetap berbuat baik, penuh kasih dengan melihat segala sesuatu dengan "mata kasih Allah".

Saudaraku,
coba pikirkan dan akui dengan jujur apabila kita membenci orang lain, siapa yang susah? Bukankah kita sendiri?
Lalu apa gunanya menyiksa diri sendiri dengan pikiran-pikiran yang buruk?
Maka peliharalah selalu semangat untuk mengasihi orang lain sebab memang tak ada alasan sedikitpun untuk memelihara kebencian.
Kebencian dan pikiran-pikiran buruk hanya akan melemahkan kita sendiri.
Rasul Petrus mengajarkan kepada kita:
Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, *yaitu untuk memperoleh berkat.
Suatu hari ada teman yang merasa disakiti orang lain, bercerita kepada saya bahwa ia sudah membangun semangat perang.
Lalu saya jawab buat apa engkau menghabiskan waktu dan pikiranmu untuk hal-hal itu?
Apa gunanya? Jika pun engkau membalas, engkaupun tidak pernah puas dengan pembalasan itu.
Dan pada akhirnya hidupmu hanya dikuasai oleh kebencian dan dendam.
Lebih baik ampunilah dia dengan tulus hati, lupakan kejadian itu, maka hidupmu akan tenang.
Tetapi ia menjawab: coba kalau kejadian ini menimpamu, gimana?
Nah ternyata orang-orang yang merasa diperlakukan tidak adil atau disakiti, mencari teman, mencari dukungan pasukan untuk perang.
Kesimpulan saya orang-orang yang tidak bisa mengalahkan kebencian adalah "pengecut".

Saudaraku,
mungkin Saudara sudah bosan mendengar ajaran tentang cinta kasih.
Ujilah diri sendiri, jika saudara masih suka tersinggung dengan ucapan orang lain, *berarti Saudara kekurangan cinta kasih.*
Maka mari janganlah pernah berpikiran buruk tentang orang lain, meskipun Saudara punya alasan untuk itu.
Sebab pikiran buruk itu merusak.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 4 Maret 2023

Tuhan Yesus
Terimakasih untuk belas kasih-Mu yang telah memelihara kami
Kami mohon doronglah kami untuk selalu mengucap syukur setiap hari
Dan berilah kami kekuatan untuk selalu menyikapi setiap kejadian dengan belas kasih-Mu
Sebab kami sadar pikiran buruk itu merusak
Dan kami mohon hindarkanlah kami dari segala pertentangan-pertentangan keegoisan duniawi

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 5:20-26:

Mat 5:20
Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
Mat 5:21
Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.
Mat 5:22
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.
Mat 5:23
Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
Mat 5:24
tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.
Mat 5:25
Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.
Mat 5:26
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.
--------

Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum

Saudaraku,
perintah Tuhan Yesus untuk mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama sangat-sangat jelas.
Kenyataannya tidak ada seorang pun yang tidak pernah mengalami ketidaknyamanan.
Maka jadi pengikut Tuhan Yesus itu tidak mudah.
Setiap hari kita harus "membangun motivasi untuk menjauhkan pikiran dari segala bentuk emosi dan penilaian buruk".
Coba mari kita akui saat kita tidak suka atau tidak nyaman oleh karena perilaku atau perbuatan orang lain, siapa yang susah? Bukankah kita sendiri?
Maka jika kita TIDAK berhasil "berdamai dengan segala keadaan", tandanya hubungan kita dengan Tuhan ada yang salah.

Saudaraku,
orang yang sungguh-sungguh mengasihi Allah pasti akan mencurahkan perhatiannya kepada Allah.
Kasih akan menguasai pandangannya, kasih akan menguasai pikirannya.
Kasih akan Allah akan menguasai segala-galanya dalam segala hal.
Maka orang yang mengasihi Allah tidak akan sempat marah.

Saudaraku,
marah adalah sumber dari segala macam kejahatan.
Maka mari kuasailah segala sesuatu yang timbul dari dalam diri dan yang datang dari luar diri sedari awal, supaya kita tidak dikuasainya.
Sebab sesungguhnya penghinaan atau luka itu terjadi hanya jika kita menanggapinya.
Dan jangan mengadili siapapun dan apapun.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 3 Maret 2023

Tuhan Yesus
Perintah-Mu itu berat
Sebab daging ini takut menderita dan selalu menuntut untuk dilayani
Maka kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan kuasa Roh-Mu
Supaya dalam segala keadaan kami dapat menguasai diri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 7:7-12:

Mat 7:7
"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
Mat 7:8
Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
Mat 7:9
Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti,
Mat 7:10
atau memberi ular, jika ia meminta ikan?
Mat 7:11
Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."
Mat 7:12
"Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.
--------

Ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu

Saudaraku,
Ketoklah maka pintu akan dibukakan bagimu, janji Tuhan yang luar biasa.
Lalu permenungannya: pintu yang mana?

Saudaraku,
Allah membuka "pintu pertobatan" dan pintu ini terbuka selama 24 jam.
Allah dengan sangat jelas mengajarkan kepada kita bahwa: jika kamu TIDAK bertobat, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Allah.(Bdk Mat 18:3)
Maka pintu yang pertama yang harus kita ketok dan kita lalui adalah pintu pertobatan.
Boleh saja orang berpendapat bahwa setelah dibaptis "sudah aman" karena baptis memang tanda pertobatan, lalu pintu berkat telah dibukakan.
Tetapi mari kita ingat bahwa baptis adalah pintu gerbang kerajaan Allah.
Maka pintu berikutnya adalah "pintu masuk istana Allah" dan akan ada perjanjian yang harus kita pahami.
Lalu tentunya setelah masuk dalam istana Allah, hidup kita harus tunduk kepada perjajian dan hukum kerajaan Allah.

Saudaraku,
mari kita ingat lagi bahwa kita bukan lagi anak-anak daging tetapi kita adalah anak-anak kerajaan Allah.
Jika anak-anak dunia saja tahu pemberian yang baik, bagaimana hidup kita sebagai anak-anak Allah?
Mari kita sungguh-sungguh menjaga hidup kita, memberi diri untuk karya kerajaan Allah, supaya hidup kita menjadi pintu pertobatan bagi setiap orang yang mencari Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 2 Maret 2023

Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau membuka pintu pertobatan untuk kami
Dan terimakasih Engkau jadikan kami anak-anak kerajaan-Mu
Engkau cukupkan kami dengan belas kasih-Mu
Supaya hidup kami pun menjadi perwujudan kuasa dan kebaikan-Mu
Terlebih kami mengucap syukur sebab Engkau selalu menjaga kami supaya hidup kami menjadi pintu masuk ke dalam kerajaan-Mu
Ya Bapa, kami mohon berikanlah kami kekuatan untuk setia hidup dalam ketaatan

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.