"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Markus 6:30-34;

Mrk 6:30
Kemudian rasul-rasul itu kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan.
Mrk 6:31
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!" Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makanpun mereka tidak sempat.
Mrk 6:32
Maka berangkatlah mereka untuk mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi.
Mrk 6:33
Tetapi pada waktu mereka bertolak banyak orang melihat mereka dan mengetahui tujuan mereka. Dengan mengambil jalan darat segeralah datang orang dari semua kota ke tempat itu sehingga mendahului mereka.
Mrk 6:34
Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.
--------

Kemudian rasul-rasul itu kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan

Saudaraku,
saya yakin para rasul menceritakan kepada Tuhan Yesus, kejadian-kejadian yang luar biasa.
Hal-hal yang selama ini tidak mereka alami.
Bahkan pasti para rasul pun sangat sulit untuk memahaminya dan mempercayainya.
Kuasa Tuhan Yesus ada dalam para rasul menyembuhkan orang sakit dan mengusir roh-roh jahat.

Saudaraku,
saat hari minggu kita ibadat di gereja, apakah kita menceritakan tugas kerasulan kita kepada Tuhan Yesus?
Atau malah sebaliknya, kita sibuk "mengajukan permohonan" dalam doa-doa kita?

Saudaraku,
kita dipilih oleh Tuhan Yesus untuk membawa kabar sukacita, kesembuhan dan menjadi saksi belas kasih Allah.
Itu yang seharusnya menjadi yang utama dalam kerasulan kita.
Apapun keadaan kita, kita percaya itu pemberian yang terbaik dari Allah.
Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk memberi dari kekurangan.
Tuhan Yesus memilih kita untuk membawa kabar baik.
Tuhan Yesus memelihara kita, supaya setiap orang yang melihat kita, ia melihat Allah yang hidup.

Saudaraku,
ibadat kita setiap minggu seharusnya adalah ucapan syukur dan melaporkan kerasulan kita kepada Tuhan Yesus.
Memohon pengampunan atas kekurangan dan dosa-dosa kita.
Percayalah tanpa meminta pun Allah pasti mencukupkan kebutuhan kita jika kita taat kepada pendengaran dan penglihatan kita akan Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 4 Februari 2023

Tuhan Yesus
Terimakasih atas pemeliharaan-Mu
Ampunilah kami jika kami kurang bersyukur
Dan kami mohon berilah kami kekuatan
Supaya dalam segala keadaan, hidup kami menjadi saksi belas kasih dan kuasa-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Markus 6:14-29;

Ayat: 14-20;

Mrk 6:14
Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal dan orang mengatakan: "Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia."
Mrk 6:15
Yang lain mengatakan: "Dia itu Elia!" Yang lain lagi mengatakan: "Dia itu seorang nabi sama seperti nabi-nabi yang dahulu."
Mrk 6:16
Waktu Herodes mendengar hal itu, ia berkata: "Bukan, dia itu Yohanes yang sudah kupenggal kepalanya, dan yang bangkit lagi."
Mrk 6:17
Sebab memang Herodeslah yang menyuruh orang menangkap Yohanes dan membelenggunya di penjara berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya, karena Herodes telah mengambilnya sebagai isteri.
Mrk 6:18
Karena Yohanes pernah menegor Herodes: "Tidak halal engkau mengambil isteri saudaramu!"
Mrk 6:19
Karena itu Herodias menaruh dendam pada Yohanes dan bermaksud untuk membunuh dia, tetapi tidak dapat,
Mrk 6:20
sebab Herodes segan akan Yohanes karena ia tahu, bahwa Yohanes adalah orang yang benar dan suci, jadi ia melindunginya. Tetapi apabila ia mendengarkan Yohanes, hatinya selalu terombang-ambing, namun ia merasa senang juga mendengarkan dia.
--------

Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal dan orang mengatakan: "Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia."

Saudaraku,
kita bersyukur dan berterimakasih karena "semangat kenabian" tumbuh subur di gereja Katolik.
Khusunya pada orang kudus yang dikanonisasi dan para imam, para uskup dan para paus kita.
Firman Tuhan menjadi roh mereka, menjadi sumber kekuatan, membangkitkan semangat juang untuk menghadirkan Allah yang hidup ditengah-tengah kita.
Kita sebagai umat katolik seharusnya juga ikut berperan aktif dan selalu membangun semangat kenabian.
Kita harus selalu menyadari bahwa kita adalah saksi-saksi Kristus.
Kita telah dipilih agar dunia melihat dan mengalami kebangkitan Kristus.

Saudaraku,
jika Tuhan Yesus menjadi tujuan hidup kita, tentunya ajaran Tuhan Yesus menjadi tujuan kita dalam kasih sayang, cinta kita, dalam percakapan dan tindakan-tindakan.
Oleh karena itu mari kita gunakan sarana-sarana manusiawi dan kita sucikan agar dalam segala hal dan dalam segala keadaan kita tidak kehilangan Allah.
Dan supaya kuasa Allah bekerja dan berkarya dalam hidup kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 3 Feruari 2023

Tuhan Yesus
Terimakasih Egkau membuka mata dan telinga kami
Sehingga kami melihat bahwa cinta kasih itu bukan sekedar kedermawanan
Cinta kasih menjadi kekuatan kami untuk setia hidup dalam firman-Mu
Dab cinta kasih-Mu selalu menjadi kekuatan kami untuk hidup dalam semangat kenabian
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk mangalahkan segala bentuk cinta diri
Sehingga dalam segala keadaan, hidup kami menjadi wujud kuasa dan belas kasih-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 2:22-32;

Luk 2:22
Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan,
Luk 2:23
seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: "Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah",
Luk 2:24
dan untuk mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati.
Luk 2:25
Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya,
Luk 2:26
dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan.
Luk 2:27
Ia datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus. Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat,
Luk 2:28
ia menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya:
Luk 2:29
"Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu,
Luk 2:30
sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu,
Luk 2:31
yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa,
Luk 2:32
yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel."
--------

Kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias

Saudaraku,
kisah Simeon yang tidak akan mati sebelum melihat Mesias.
Jadi inspirasi kita semua bahwa Allah memang menghendaki dan memilih kita untuk melihat Mesias.
Saya pribadi sangat percaya, sebab memang saya tidak lahir dalam keluarga katolik tetapi saya sampai kepada Tuhan Yesus.
Permenungan bagi kita pagi ini: Allah memang berbicara kepada kita dimana saja dan kapan saja.
Maka sebaiknya kita selalu mengutamakan pendengaran kita akan suara Allah.
Sebab setiap hari Ia ingin menyatakan kuasa dan belas kasih-Nya kepada kita.

Saudaraku,
hidup kristiani adalah "perjalanan iman".
Maka gunakanlah mata kita hanya untuk melihat karya-karya Allah.
Gunakan telinga kita hanya untuk mendengar suara Allah.
Supaya kita kelak sampai ke rumah Allah.
Jangan malas membaca Injil, supaya firman Tuhan menjadi pustaka hidup kita.
Dan supaya kita bisa dengan sangat jelas membedakan mana suara Allah dan yang bukan.
Lihatlah Allah dengan berbagai cara berbicara kepada orang pilihan-Nya. seperti kepada Simeon.
Orang yang dipilih Allah pasti "mengenal suara Allah" dan "mengerti tanda-tanda Allah".
Jadi yang harus kita perjuangkan setiap hari adalah TAAT kepada pendengaran dan penglihatan kita akan Allah itu.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 2 Feruari 2023

Tuhan Yesus
Sungguh kami berbahagia dan mengucap syukur
Engkau nyatakan karya dan kuasa-Mu kepada kami setiap hari
Supaya kami tetap berada dijalan-Mu
Kami sadar daging ini lemah dan cenderung menuntut
Maka kami mohon puaskanlah kami setiap hari dengan belas kasih-Mu
Supaya dalam segala keadaan, Kau dapati kami taat kepada pendengaran dan penglihatan kami akan Engkau

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Markus 6:1-6;

Mrk 6:1
Kemudian Yesus berangkat dari situ dan tiba di tempat asal-Nya, sedang murid-murid-Nya mengikuti Dia.
Mrk 6:2
Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: "Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya?
Mrk 6:3
Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?" Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.
Mrk 6:4
Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya."
Mrk 6:5
Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka.
Mrk 6:6
Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka. (6-6b) Lalu Yesus berjalan keliling dari desa ke desa sambil mengajar.
-------

Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria

Saudaraku,
Tuhan Yesus tidak mengadakan muizat satu mujizatpun di desa-Nya.
Karena orang-orang di desanya tidak percaya kepada-Nya.
Apa penyebab ketidakpercayaan mereka?
Karena mata mereka dibatasi "oleh apa yang dapat mereka lihat dan oleh apa yang bisa mereka pahami".
Ia hanya anak Yusuf tukang kayu, anak Maria.
Jadi pandangan mereka sudah dibatasi "tembok penglihatan mereka".

Saudaraku,
bayangkan seseorang yang hidupnya sangat tergantung kepada orang lain.
Misalnya orang yang lumpuh bahkan makan pun harus disuapin orang lain.
Orang yang lumpuh itu pasti selamanya akan ingat kepada orang yang mengendong dan menyuapin makanan.

Saudaraku,
tanpa iman, pandangan kita akan Allah sangat terbatas.
Kita hanya sadar atau ingat apa yang kita lihat, rasakan, sentuh dan kita dengar.
Saya berharap kita BUKAN termasuk orang yang melihat Tuhan Yesus hanya dari luar.
Tetapi kita melihat Tuhan Yesus dari karya-karyaNya dalam hidup kita.
Tantangannya adalah bagimana kita harus menjadikan Yesus sebagai Tuhan dalam hidup kita.
Sebab seringkali kita menjadikan Yesus sebagai Tuhan hanya saat di gereja.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 1 Feruari 2023

Tuhan Yesus
Kami mohon ampunilah kami
Sebab Engkau Tuhan bagi kami hanya saat kami dalam kesulitan
Kami serahkan hidup kami kepada kuasa-Mu
Bimbinglah kami supaya setiap hari mata dan telinga kami hanya tertuju kepada belas kasih dan kuasa-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Markus 5:21-43;

Ayat 35-43:

Mrk 5:35
Ketika Yesus masih berbicara datanglah orang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata: "Anakmu sudah mati, apa perlunya lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru?"
Mrk 5:36
Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadat: "Jangan takut, percaya saja!"
Mrk 5:37
Lalu Yesus tidak memperbolehkan seorangpun ikut serta, kecuali Petrus, Yakobus dan Yohanes, saudara Yakobus.
Mrk 5:38
Mereka tiba di rumah kepala rumah ibadat, dan di sana dilihat-Nya orang-orang ribut, menangis dan meratap dengan suara nyaring.
Mrk 5:39
Sesudah Ia masuk Ia berkata kepada orang-orang itu: "Mengapa kamu ribut dan menangis? Anak ini tidak mati, tetapi tidur!"
Mrk 5:40
Tetapi mereka menertawakan Dia. Maka diusir-Nya semua orang itu, lalu dibawa-Nya ayah dan ibu anak itu dan mereka yang bersama-sama dengan Dia masuk ke kamar anak itu.
Mrk 5:41
Lalu dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya: "Talita kum," yang berarti: "Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!"
Mrk 5:42
Seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan, sebab umurnya sudah dua belas tahun. Semua orang yang hadir sangat takjub.
Mrk 5:43
Dengan sangat Ia berpesan kepada mereka, supaya jangan seorangpun mengetahui hal itu, lalu Ia menyuruh mereka memberi anak itu makan.
--------

Anakmu sudah mati, apa perlunya lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru? Jangan takut, percaya saja!

Saudaraku,
Injil kita hari ini, Tuhan Yesus menyembuhkan perempuan yang telah 12 tahun lamanya menderita pendarahan.
Dan Tuhan Yesus membangkitkan anak kepala rumah ibadat yang telah meninggal.

Saudaraku,
apa reaksi kita saat kita mengalami kesulitan dan tidak ada lagi jalan keluar dan telinga batin kita mendengar Tuhan Yesus berkata: Jangan takut, percaya saja!
Percaya kepada Tuhan Yesus atau mengikuti jalan pikiran kita sendiri?
Seringkali kondisi seperti itu sangat sukar menentukan pilihan dan cenderung percaya kepada pemikiran sendiri.
Seperti salah satu keluarga kepala rumah ibadat itu: "Anakmu sudah mati, apa perlunya lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru?"

Saudaraku,
hidup rohani kita harus sampai pada tingkatan ini: saat saya tidak bisa, Tuhan Yesus bisa.
Lalu permenungannya: apakah hidup kita fokus kepada Tuhan Yesus?
Ada baiknya jangan masuk kedalam "perdebatan dunia", tetaplah fokus hidup sebagai anak-anak Allah.
Dengan selalu berusaha mengelakkan hati kita dari keduniawian, jangan tergoda untuk berdebat, pasti akan kalah.
Tegas menolak segala bentuk cinta diri, fokus mengasihi Tuhan Yesus.
Ya atau ya kemanusiaan kita lebih suka melakukan kehendak sendiri.
Namun apabila kita selalu sadar dan tegas, pertimbangan-pertimbangan yang muncul adalah pertimbangan sebagai anak Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 31 Januari 2023

Tuhan Yesus
Telinga kami mendengar kuasa-Mu
Dan mata kami melihat mujizat-Mu
Kami mohon ampunilah kami jika Kau dapati kami kurang percaya
Dan kami mohon teguhkanlah hati kami supaya selalu berserah diri hanya kepada rencana dan kuasa-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa