Yohanes K. Sugiyarta
Injil Markus 8:14-11;
Mrk 8:14
Kemudian ternyata murid-murid Yesus lupa membawa roti, hanya sebuah saja yang ada pada mereka dalam perahu.
Mrk 8:15
Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: "Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes."
Mrk 8:16
Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti."
Mrk 8:17
Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: "Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu faham dan mengerti? Telah degilkah hatimu?
Mrk 8:18
Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu ingat lagi,
Mrk 8:19
pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?" Jawab mereka: "Dua belas bakul."
Mrk 8:20
"Dan pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?" Jawab mereka: "Tujuh bakul."
Mrk 8:21
Lalu kata-Nya kepada mereka: "Masihkah kamu belum mengerti?"
--------
Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes
Saudaraku,
para murid lupa membawa roti, padahal mereka berada dalam perahu dan merasa lapar.
Dalam keadaan itu Tuhan Yesus mengajar mereka, kata-Nya: "Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes."
Saudaraku,
yang dimaksud oleh Tuhan Yesus "ragi orang Farisi dan ragi Herodes" adalah yang mempengaruhi sikap yang dibawa seseorang dalam pikiran atau tindakan.
Yang mempengaruhi baik atau buruk.
Ragi orang Farisi sudah sangat jelas, mereka taat kepada Hukum Taurat supaya terlihat suci dan untuk "menghakimi orang lain".
Ragi Herodes pun sangat jelas, dengan kekuasaannya ia melayani kesenangan dan kepuasan pribadi.
Sedangkan ragi Tuhan Yesus adalah untuk kebaikan dan keselamatan semua orang.
Oleh karena itu Tuhan Yesus mengingatkan para murid-Nya:
Tidakkah kamu ingat lagi, pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu?
Saudaraku,
mari kita jaga hati kita dengan sungguh-sungguh supaya tidak kena ragi duniawi yaitu hawa nafsu rasa.
Jangan pernah membukakan pintu untuknya.
Dan hindari "percakapan-percakapan dunia", sebab pengaruhnya sangat kuat dan merugikan.
Dalam sekejap saja, hati kita bisa terpengaruh dan terjerat dalam hal-hal yang tidak berguna.
Mari saya ajak melihat diri kita sendiri, apakah kita lebih sering "terlibat" dalam hal-hal yang tidak berfaedah?
Ada banyak hal yang sekilas nampak menghibur, tetapi mari kita selalu hati-hati sebab yang nampaknya menghibur belum tentu berguna.
Dan jika mulut kita diberi kesempatan berbicara, baiknya gunakan kesempatan itu untuk menceritakan belas kasih dan kuasa Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 14 Februari 2023
Tuhan Yesus
Kami mengerti dan memahami perintah-Mu
Dan kamipun selalu berusaha untuk hidup dalam kuasa-Mu
Seringkali kami terlibat dalam banyak hal yang tidak berguna
Maka kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami
Terutama disaat kami bimbang dan disaat daging ini menuntut untuk dilayani
Sehingga dalam segala keadaan, kami hanya terlibat dalam karya-karya-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 8:11-13;
Mrk 8:11
Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga.
Mrk 8:12
Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: "Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda."
Mrk 8:13
Ia meninggalkan mereka; Ia naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang.
--------
Mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga
Saudaraku,
orang Farisi tertarik kepada Tuhan Yesus, tetapi mereka menginginkan sesuatu yang lebih dari apa yang mereka lihat dan pahami dengan pikiran mereka.
Keajaiban yang telah mereka lihat seolah tidak cukup untuk membuat mereka percaya kepada "keilahian Yesus".
Padahal sesungguhnya mereka pun melihat dan mengetahui bahwa mujizat yang dibuat oleh Tuhan Yesus tidak mungkin dilakukan oleh manusia.
Saudaraku,
di zaman ini banyak "pencari Tuhan Yesus", tetapi mereka bukan untuk cari tanda supaya mereka percaya.
Tetapi untuk mencari alasan-alasan dan pembenaran-pembenaran "ketidakpercayaan" mereka.
Supaya mereka pun bisa menghasut orang lain dengan pemikiran-pemikiran mereka.
Maka sebaiknya kita umat kristiani harus senantiasa waspada selama daging ini masih hidup.
Mari kita ingat bahwa Tuhan Yesus pun dicobai iblis dengan urusan-urusan kedagingan.
Jika kita tidak hati-hati dan waspada, kejaiban pemeliharaan Tuhan Yesus dalam hidup kita bisa hilang seketika.
Seperti orang-orang Farisi, mereka tidak ingat lagi Tuhan Yesus membangkitkan orang mati, mengusir setan, menyembuhkan orang sakit dan mengubah air menjadi anggur.
Saudaraku,
tanpa kesadaran akan kehadiran Allah yang hidup, kita akan sangat mudah disesatkan.
Lalu menuntut "tanda spesial" untuk diri kita sendiri.
Tingkat selanjutnya akan "memanipulasi" penglihatan dan pendengaran kita akan Allah.
Dan pada tingkat akhir, kita akan hidup dengan diri sendiri.
Maka marilah kita jaga penglihatan dan pendengaran kita akan Allah yang hidup.
Percayalah hidup kita telah dipilih Allah, untuk menjadi mujizat bagi orang-orang di sekitar kita.
Jadi jangan mencari-cari mujizat, mari kita hidup dalam ketaatan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 13 Februari 2023
Tuhan Yesus
Kami mohon ampunilah kami jika Kau dapati kami kurang percaya
Ampunilah kami jika kami selalu menuntut tanda
Dan kami mohon cukupkanlah dan puaskanlah kami dengan penglihatan dan pendengaran kami akan Engkau
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 5:20-22, 27-28, 33-34, 37-16;
Mat 5:20
Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
Mat 5:21
Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.
Mat 5:22
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.
--------
Mat 5:27
Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.
Mat 5:28
--------
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.
Mat 5:33
Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan.
Mat 5:34
Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah,
--------
Mat 5:37
Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.
--------
Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak
Saudaraku,
kita harus hidup seperti apa yang kita katakan.
Maka jika ya, hendaklah kita katakan ya dan jika tidak hendaklah kita katakan tidak.
Nampaknya itu sederhana dan mudah.
Tetapi kenyataannya TIDAK, manusia sangat sering menipu dirinya sendiri.
Saudaraku,
pernahkah Saudara mendengar perkataan ini: semua orang juga melakukannya, mengapa saya tidak boleh!
Ini adalah rasionalisasi yang buruk, yang sering digunakan untuk membenarkan diri.
Tuhan Yesus memerintahkan kita untuk menjadi orang yang berintegritas.
Berarti siap untuk berdiri sendiri untuk sesuatu yang diyakininya benar.
Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak
Mari kita jauhi segala bentuk cinta diri sebab cinta diri adalam sumber utama dari segala bentuk kehohongan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 12 Februari 2023
Tuhan Yesus
Mata kami melihat yang benar dan telinga kami mendengar perintah-Mu
Tetapi Tuhan...
Daging ini sangat takut menderita
Maka kami mohon ampunilah kami kebohongan kami
Dan kami mohon ajarilah kami setiap hari
Untuk berkata ya, jika ya dan berkata tidak jika tidak
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 8:1-10;
Mrk 8:1
Pada waktu itu ada pula orang banyak di situ yang besar jumlahnya, dan karena mereka tidak mempunyai makanan, Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata:
Mrk 8:2
"Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan.
Mrk 8:3
Dan jika mereka Kusuruh pulang ke rumahnya dengan lapar, mereka akan rebah di jalan, sebab ada yang datang dari jauh."
Mrk 8:4
Murid-murid-Nya menjawab: "Bagaimana di tempat yang sunyi ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?"
Mrk 8:5
Yesus bertanya kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" Jawab mereka: "Tujuh."
Mrk 8:6
Lalu Ia menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya untuk dibagi-bagikan, dan mereka memberikannya kepada orang banyak.
Mrk 8:7
Mereka juga mempunyai beberapa ikan, dan sesudah mengucap berkat atasnya, Ia menyuruh supaya ikan itu juga dibagi-bagikan.
Mrk 8:8
Dan mereka makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, sebanyak tujuh bakul.
Mrk 8:9
Mereka itu ada kira-kira empat ribu orang. Lalu Yesus menyuruh mereka pulang.
Mrk 8:10
Ia segera naik ke perahu dengan murid-murid-Nya dan bertolak ke daerah Dalmanuta.
----------
Yesus bertanya kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?"
Saudaraku,
pagi ini kita melihat mujizat, tujuh roti dan beberapa ikan bisa mengenyangkan ribuan orang.
Saya mengajak Saudara semua untuk masuk dalam permenungan: "seringkali kita menuntut banyak tanda."
Saudaraku,
Tuhan Yesus tidak ingin kita percaya kepada tanda atau oleh karena tanda.
Sebab apakah kepercayaan kita kepada-Nya oleh karena tanda?
Lalu apakha kita setia kepada-Nya juga karena tanda?
Justru sebaliknya, Tuhan Yesus memilih kita untuk menjadi tanda kehadiran-Nya.
Menjadi wujud belas kasih Allah dan menjadi bukti bahwa kita memiliki Allah yang hidup, bukan Allah yang hanya ada di cerita di kitab suci.
Itulah bedanya iman kristiani.
Kita taat kepada Allah bukan karena aturan agama, tetapi kita melihat kuasa Allah setiap hari.
Saudaraku,
mari kita "hidup dalam kehadiran-Nya".
Biasakanlah mengarahkan hati kepada-Nya dengan berbagai usaha.
Percayalah Tuhan Yesus menganugerahi ini dan itu.
Supaya hidup kita adalah mujizat bagi setiap orang di sekitar hidup kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 11 Februari 2023
Tuhan Yesus
Engkau nyatakan kuasa-Mu dalam hidup kami setiap hari
Supaya setiap orang di hidup kami mengalami dan melihat kuasa-Mu
Maka kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk taat kepada penglihatan kami akan Engkau
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 7:31-37;
Mrk 7:31
Kemudian Yesus meninggalkan pula daerah Tirus dan dengan melalui Sidon pergi ke danau Galilea, di tengah-tengah daerah Dekapolis.
Mrk 7:32
Di situ orang membawa kepada-Nya seorang yang tuli dan yang gagap dan memohon kepada-Nya, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas orang itu.
Mrk 7:33
Dan sesudah Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka sendirian, Ia memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu, lalu Ia meludah dan meraba lidah orang itu.
Mrk 7:34
Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus menarik nafas dan berkata kepadanya: "Efata!", artinya: Terbukalah!
Mrk 7:35
Maka terbukalah telinga orang itu dan seketika itu terlepas pulalah pengikat lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik.
Mrk 7:36
Yesus berpesan kepada orang-orang yang ada di situ supaya jangan menceriterakannya kepada siapapun juga. Tetapi makin dilarang-Nya mereka, makin luas mereka memberitakannya.
Mrk 7:37
Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata."
--------
Maka terbukalah telinga orang itu dan seketika itu terlepas pulalah pengikat lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik
Saudaraku,
Injil hari ini Tuhan Yesus menyembuhkan orang tuli.
Bukan hanya tuli tetapi juga bisu.
Menarik untuk permenungan kita hari ini:
Begitulah adanya: Apabila kita TIDAK MENDENGAR apa yang KITA UCAPKAN, kita tidak akan mengetahui bagaimana BICARA YANG BENAR.
Saudaraku,
mungkin kita tidak tuli secara fisik, tetapi mungkin tuli secara rohani.
Jika telinga kita tuli akan pemeliharaan Allah, bagaimana mungkin kita bisa berbicara tentang Allah?
Saudaraku,
melalui pembaptisan, telinga kita dibuat mendengar oleh Allah.
Berbeda dengan orang-orang dunia yang mencoba mencari suara Allah dengan berbagai macam usaha dan ritual.
Orang-orang dunia tidak akan bisa memahami Allah, sebab mereka tidak mendengar suara Allah.
Akibatnya mereka juga tidak bisa berbicara dengan Allah.
Hanya dengan usaha-usaha yang nampak relijius tetapi tidak akan pernah memperoleh kepastian.
Oleh karena itu mari kita mengucap syukur dan jaga dengan sungguh-sungguh pendengaran itu supaya tidak tertutup oleh keduniawian.
Supaya apa yang keluar dari mulut kita hanya belas kasih dan kemuliaan Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 10 Februari 2023
Tuhan Yesus
Kami mendengar suara-Mu
Seharusnya apa yang kami ucapkan sesuai dengan apa yang kami dengar
Dan kami pun sadar bahwa mulut kami untuk mewartakan belas kasih dan kebaikan-Mu
Kami mohon ampunilah kami jika kami lebih sering berbicara tentang diri kami sendiri
Dan hanya untuk kepentingan diri sendiri
Ampunilah kami ya Tuhan ampunilah kami
Kami mohon berilah kami keberanian untuk mewartakan kebaikan dan kuasa-Mu
Supaya dimanapun kami berada dan apapun keadaan kami
Setiap orang di kehidupan kami mengalami kuasa-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
