"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 11:1-19;

Luk 13:1
Pada waktu itu datanglah kepada Yesus beberapa orang membawa kabar tentang orang-orang Galilea, yang darahnya dicampurkan Pilatus dengan darah korban yang mereka persembahkan.
Luk 13:2
Yesus menjawab mereka: "Sangkamu orang-orang Galilea ini lebih besar dosanya dari pada dosa semua orang Galilea yang lain, karena mereka mengalami nasib itu?
Luk 13:3
Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian.
Luk 13:4
Atau sangkamu kedelapan belas orang, yang mati ditimpa menara dekat Siloam, lebih besar kesalahannya dari pada kesalahan semua orang lain yang diam di Yerusalem?
Luk 13:5
Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian."
Luk 13:6
Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini: "Seorang mempunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya, dan ia datang untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi ia tidak menemukannya.
Luk 13:7
Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma!
Luk 13:8
Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya,
Luk 13:9
mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!"
--------

Sangkamu kedelapan belas orang, yang mati ditimpa menara dekat Siloam, lebih besar kesalahannya dari pada kesalahan semua orang lain yang diam di Yerusalem?

Saudaraku,
telinga kita sering mendengar ada orang yang berkata saat melihat orang lain kena musibah, itu karena "perbuatan buruknya".
Karena perbuatan-perbuatan jahat yang dilakukan dalam hidupnya.
Lalu permenungannya: siapakah manusia itu sehingga ia berhak berkata demikian?

Saudaraku,
mata kita diijinkan melihat perkara atau kejadian yang baik dan yang tidak baik, bukan untuk menghakimi yang tidak baik.
Tetapi supaya kita tetap berkehendak baik.
Banyak orang mempercakapkan kejadian-kejadian dunia, jika kita terlibat didalamnya itu sangat mempengaruhi kita.
Oleh karena itu ada baiknya kita selalu hati-hati, sebab banyak hal-hal yang tidak berguna dan pengaruhnya merugikan kita.
Kebiasaan yang kita dengar dan kita baca, sangat "mempengaruhi pola pikir."
Coba perhatikan ada banyak orang yang "merasa terhibur" dengan percakapan-percakapan duniawi.
Tetapi kita sebaiknya mencari hiburan batiniah.
Bicarakan hal-hal yang baik dan karya-karya Tuhan yang agung, supaya kehidupan rohani kita terpelihara dan bertumbuh.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 22 Oktober 2022

Tuhan Yesus
Perbuatan baik-Mu Kau nyatakan setiap hari dihadapan kami
Ampunilah kami jika Kau dapati kami lebih tertarik berbicara tentang hal-hal duniawi
Ampunilah kebiasaan kami yang salah
Ampunilah kelalaian kami
Dan kami mohon doronglah kami untuk mengambil bagian dalam pembicaraan-pembicaraan rohani

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 12:54-59;

Luk 12:54
Yesus berkata pula kepada orang banyak: "Apabila kamu melihat awan naik di sebelah barat, segera kamu berkata: Akan datang hujan, dan hal itu memang terjadi.
Luk 12:55
Dan apabila kamu melihat angin selatan bertiup, kamu berkata: Hari akan panas terik, dan hal itu memang terjadi.
Luk 12:56
Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?
Luk 12:57
Dan mengapakah engkau juga tidak memutuskan sendiri apa yang benar?
Luk 12:58
Sebab, jikalau engkau dengan lawanmu pergi menghadap pemerintah, berusahalah berdamai dengan dia selama di tengah jalan, supaya jangan engkau diseretnya kepada hakim dan hakim menyerahkan engkau kepada pembantunya dan pembantu itu melemparkan engkau ke dalam penjara.
Luk 12:59
Aku berkata kepadamu: Engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas."
---------

Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?

Saudaraku,
jangan mudah tertipu oleh apa yang kita lihat.
Mata memang tidak bisa menyesatkan tetapi orang berkata dari mata jatuh ke hati.
Dan hati cenderung "menilai" segala sesuatu untuk kepentingan diri kita sendiri.
Kita sangat mudah menilai orang lain dari tanda-tanda yang kita lihat dan kita dengar.

Saudaraku,
orang munafik adalah orang yang hidup dalam kebohongan, pura-pura tidak tahu.
Oleh sebab itu, kejujuran dan kemurnian seharusnya menguasai hati kita.
Kejujuran harus ada pada setiap maksud atau kehendak kita.
Dan kita harus berusaha dengan sangat keras untuk menjaga kemurnian hati.
Jika keadaan batin kita baik dan murni, kita akan melihat segala-galanya dengan sangat jelas dan memahaminya dengan sangat baik.
Ingatlah, pertimbangan orang tentang "keadaan lahiriah" itu selaras dengan "perasaan hatinya."
Dan ingatlah firman Tuhan ini: Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.(Ams 4:23)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 21 Oktober 2022

Tuhan Yesus
Kami mohon berikanlah kami rahmat kekuatan untuk mengalahkan diri sendiri
Berilah kami hati yang teguh dan berani
Supaya dalam segala keadaan hati kami tetap murni
Sehingga dalam segala keadaan, Kau dapati kami setia hidup dalam kehendak-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 12:49-53;

Luk 12:49
"Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah Aku harapkan, api itu telah menyala!
Luk 12:50
Aku harus menerima baptisan, dan betapakah susahnya hati-Ku, sebelum hal itu berlangsung!
Luk 12:51
Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.
Luk 12:52
Karena mulai dari sekarang akan ada pertentangan antara lima orang di dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga.
Luk 12:53
Mereka akan saling bertentangan, ayah melawan anaknya laki-laki dan anak laki-laki melawan ayahnya, ibu melawan anaknya perempuan, dan anak perempuan melawan ibunya, ibu mertua melawan menantunya perempuan dan menantu perempuan melawan ibu mertuanya."
---------

Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah Aku harapkan, api itu telah menyala!

Saudaraku,
melalui Injil kita mengetahui bahwa Tuhan Yesus datang ke dunia untuk keselamatan manusia yang dikasihi-Nya.
Ia "memurnikan hati" manusia dengan api surga, yaitu Api Roh Kudus.
Berbahagialah kita jika Api itu tetap menyala.

Saudaraku,
Api Roh Kudus telah membersihkan dosa-dosa kita, kemudian membakar semangat untuk hidup kudus.
Tuhan Yesus pun meminta kepada kita supaya percikan Api itu menyulut setiap orang dihidup kita.
Sehingga mereka pun dimurnikan dan diselamatkan.
Jangan lupa Tuhan Yesus juga mengatakan kepada kita bahwa Api itu pula akan menimbulkan pertentangan.
Nyala api mengusir kegelapan.
Jadi ketika seorang berada dekat dengan Api itu, ia akan bisa melihat dengan sangat jelas mana kehendak Allah dan yang bukan.
Nah jika lalu menolak kehendak Allah, maka pasti kehadiran Api itu pasti ditolak.

Saudaraku,
kita mengetahui Api Roh Kudus itu lah yang akan menjaga kita agar kita tetap di jalan Allah.
Maka mari dengan berbagai upaya kita tetap menjaga Api itu tetap menyala.
Supaya kita tidak tersesat dan supaya setiap orang di hidup kita pun melihat jalan keselamatan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 20 Oktober 2022

Tuhan Yesus
Kami sangat sadar dunia selalu berusaha memadamkan Api Roh-Mu
Tetapi kami pun percaya Engkau selalu memberikan kekuatan kepada kami
Maka kami mohon doronglah kami untuk taat hanya kepada penglihatan Roh

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 12:39-48;

ayat 40-43:

Luk 12:40
Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan."
Luk 12:41
Kata Petrus: "Tuhan, kamikah yang Engkau maksudkan dengan perumpamaan itu atau juga semua orang?"
Luk 12:42
Jawab Tuhan: "Jadi, siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya?
Luk 12:43
Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
---------

Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang

Saudaraku,
pelayan sejati akan mengutamakan kepentingan tuaanya daripada kepenringannya sendiri.
Kita adalah pelayan Tuhan, hidup kita untuk melayani Tuhan.
Tetapi Tuhan memberikan kebebasan penuh kepada kita untuk memilih.
Itulah bedanya kita dengan binatang.
Binatang mengabdi kepada hawa nafsu, tetapi manusia memiliki hati nurani dan akal budi.

Saudaraku,
untuk menjaga ketaatan kita kepada kehendak Allah sebaiknya setiap hari kita siap dan berani untuk melakukan perubahan mental, perubahan sikap dan perubahan hati.
Tantangan utama sebagai pelayan adalah tunduk kepada perintah dan ketaatan.
Nah itu tidak mudah sebab manusia cenderung melayani diri sendiri.
Saya ingatkan lagi bahwa daging ini selalu menuntut lebih dari apa yang dia butuhkan.
Maka "tanpa matiraga mustahil untuk menjadi pelayan."
Maka mrilah kita selalu membangun sikap bahwa kita adalah pelayan-pelayan Tuhan.
Coba perhatikan, banyak orang melayani sambil memikirkan dirinya sendiri.
Ada pula "yang menggunakan nama Tuhan" untuk melayani dirinya sendiri.
Saya kira kita sering mendengar banyak orang yang mengatasnamakan orang yang berkuasa untuk kepentingan diri sendiri.
Ya atau ya kemanusiaan kita pun selalu tergoda hal-hal yang demikian itu.
Sebab memang daging ini takut menderita, selalu menuntut dilayani.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 18 Oktober 2022

Tuhan Yesus
Kami sangat-sangat sadar kami akan mati dalam kedagingan
Terimakasih Engkau datang untuk menyelamatkan kami
Maka kami mohon berikanlah kami rahmat kekuatan untuk matiraga setiap hari
Supaya dalam segala keadaan, Kau dapati kami setia melakukan kehendak-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 10:1-9;

Luk 10:1
Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.
Luk 10:2
Kata-Nya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.
Luk 10:3
Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.
Luk 10:4
Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapapun selama dalam perjalanan.
Luk 10:5
Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini.
Luk 10:6
Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya. Tetapi jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.
Luk 10:7
Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah.
Luk 10:8
Dan jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu,
Luk 10:9
dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu.
-----------


Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain

Saudaraku,
kita dipanggil bukan hanya menjadi orang yang percaya kepada Tuhan Yesus.
Tetapi kita dipanggil untuk menjadi MURID.
Seorang murid belajar dari gurunya.

Saudaraku,
setiap hari dengan berbagai cara, Tuhan Yesus mengajar kita.
Lalu Tuhan Yesus mengirim kita untuk "menjadi pengajar".
Pengajaran dari Tuhan Yesus itu yang menjadi "bekal" hidup kita sehari-hari.
Maka permenungannya: apakah kita hidup dengan "pengajaran itu" atau tidak?
Memang kita banyak mendengar orang yang merasa salah jurusan saat kuliah.
Tapi dalam hal pengajaran Tuhan Yesus, saya sangat yakin "Tuhan Yesus tidak salah memilih kita."
Tetapi setiap orang diberikan kebebasan untuk meng-implementasi-kan pengajaran itu dalam hidup sehari-hari.
Maka jika kita sungguh-sungguh percaya dan mengimani "pengajaran Tuhan Yesus", tentunya kita akan hidup dengan pengajaran itu.
Lalu setiap orang akan mengenal kita sebagai murid-murid Tuhan Yesus, bukan karena kita dibaptis dan karena kita ibadat di gereja.
Tetapi karena hidup kita adalah wujud dari pengajaran itu.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 18 Oktober 2022

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau angkat kami menjadi murid-Mu
Engkau dengan sabar dan penuh kasih mengajar kami
Engkau dampingi kami setiap hari
Kami mohon berilah kami keberanian dan kekuatan untuk hidup dengan pengajaran-Mu
Supaya melalui hidup kami setiap orang menerima belas kasih-Mu dan melihat keagungan-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa