"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 13:22-30;

ayat 23-27:

Luk 13:23
Dan ada seorang yang berkata kepada-Nya: "Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?"
Luk 13:24
Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: "Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.
Luk 13:25
Jika tuan rumah telah bangkit dan telah menutup pintu, kamu akan berdiri di luar dan mengetok-ngetok pintu sambil berkata: Tuan, bukakanlah kami pintu! dan Ia akan menjawab dan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang.
Luk 13:26
Maka kamu akan berkata: Kami telah makan dan minum di hadapan-Mu dan Engkau telah mengajar di jalan-jalan kota kami.
Luk 13:27
Tetapi Ia akan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang, enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan!
---------

Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu!

Saudaraku,
ada banyak pengajaran bahwa jika percaya Tuhan Yesus akan selamat.
Saya setuju dengan pengajaran itu, tetapi permenungannya: apakah cukup dengan percaya?
Setiap orang yang percaya diselamatkan oleh kasih karunia, oleh iman dan oleh baptisan.
Iman lah yang memberikan kekuatan untuk melalui pintu yang sempit itu.
Lalu peremenungannya: iman yang seperti apa?

Saudaraku,
Rasul Paulus mengajarkan kepada kita:
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.(Ibr 11:1)
Orang benar akan hidup oleh iman.(Bdk Rm 1:17)
Oleh karena itu pergunakanlah setiap kesempatan untuk "perkembangan iman".
Supaya semakin nyata penglihatan kita akan kehendak Tuhan dan semakin taat.
Sebab kebajikan hanya bisa dicapai dengan susah payah.
Kesulitan, kegagalan dan penderitaan, dialami oleh setiap orang.
Tetapi tiap-tiap orang tidak sama dalam menyikapinya.
Maka jika kita yakin berada dalam kehendak-Nya, hendaklah kita tetap teguh berakar dalam Tuhan.
Sebaliknya jika kita hanya melayani nafsu cinta diri, segeralah bertobat.
Sebab jika kita tidak sanggup mengalahkan diri sendiri, bagaimana mungkin kita akan sanggup melalui kesukaran-kesukaran yang besar?

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 27 Oktober 2022

Tuhan Yesus
Kami sadar tidak mungkin menghindari kesulitan, kegagalan dan penderitaan
Oleh karena itu kami mohon ajarilah kami untuk taat
Sebab hanya Engkau yang sanggup membawa kami melalui penderitaan dunia ini
Engkaupun setia menyertai dalam setiap kesukaran
Dan kami percaya hanya Engkaulah yang sanggup membawa kami menuju hidup

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 13:31-35;

Luk 13:31
Pada waktu itu datanglah beberapa orang Farisi dan berkata kepada Yesus: "Pergilah, tinggalkanlah tempat ini, karena Herodes hendak membunuh Engkau."
Luk 13:32
Jawab Yesus kepada mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada si serigala itu: Aku mengusir setan dan menyembuhkan orang, pada hari ini dan besok, dan pada hari yang ketiga Aku akan selesai.
Luk 13:33
Tetapi hari ini dan besok dan lusa Aku harus meneruskan perjalanan-Ku, sebab tidaklah semestinya seorang nabi dibunuh kalau tidak di Yerusalem.
Luk 13:34
Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.
Luk 13:35
Sesungguhnya rumahmu ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kamu tidak akan melihat Aku lagi hingga pada saat kamu berkata: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan!"
---------

Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya

Saudaraku,
kita percaya Tuhan Yesus sampai hari ini masih mengumpulkan anak-anak-Nya.
Siapa anak-anak-Nya?
Ia yang MENGENAL suara-Nya.

Saudaraku,
jangan bahagia dulu oleh karena kita telah dibaptis.
Jika kita tidak mampu "menjaga TELINGA", pasti kita akan terpisah dari kumpulan anak-anak-Nya.
Perhatikan saat kita tergoda untuk menyimpang, Tuhan Yesus dengan lembut dan penuh kasih mengingatkan kita.
Perhatikan pula saat kita menyimpang, Tuhan Yesus dengan banyak tanda dan cara, memanggil kita.

Saudaraku,
setiap hari mata kita melihat tanda dan telinga kita mendengar suara Tuhan.
Berusahalah dengan sekuat-kuatnya agar hati kita tunduk kepada penglihatan dan pendengaran itu.
Ingin banyak pengetahuan adalah kodrat manusia, tetapi apa gunanya pengetahuan itu jika tidak tunduk kepada Allah?
Oleh karena itu mari kita jaga hidup kita dengan sungguh-sungguh, supaya kita tetap berada dibawah sayap-Nya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Raby 26 Oktober 2022

Tuhan Yesus
Seharusnya kami berbahagia dan mengucap syukur setiap hari
Sebab Engkau menjaga dan melindungi kami
Ampunilah kami ya Tuhan, sebab terkadang lebih percaya kepada pikiran dan perasaan
Kami hanya ingin berlindung dibawa sayap-Mu
Maka kami mohon ajarilah kami mendengar

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 13:18-21;

Luk 13:18
Maka kata Yesus: "Seumpama apakah hal Kerajaan Allah dan dengan apakah Aku akan mengumpamakannya?
Luk 13:19
Ia seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di kebunnya; biji itu tumbuh dan menjadi pohon dan burung-burung di udara bersarang pada cabang-cabangnya."
Luk 13:20
Dan Ia berkata lagi: "Dengan apakah Aku akan mengumpamakan Kerajaan Allah?
Luk 13:21
Ia seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya."
---------

Kerajaan Allah seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di kebunnya; biji itu tumbuh dan menjadi pohon

Saudaraku,
karena iman, kita merasakan rahmat Allah bekerja dalam diri kita.
Mendorong kita untuk berdoa dan melakukan latihan-latihan rohani lainnya.
Allah memilih kita untuk bertumbuh dan berbuah.
Oleh karena itu hendaknya jangan melalaikan atau mengabaikan rahmat itu.

Saudaraku,
memang ada orang yang kurang sabar atau lemah semangatnya saat menghadapi kesulitan atau halangan.
Belajarlah seperti pohon, ia berusaha tumbuh ke arah matahari, saat ada halangan ia berusaha mencari celah untuk tetap tumbuh.
Jalan hidup kita tidak selalu mudah, tetapi kita percaya Tuhan kita berkuasa.
Bagian kita adalah untuk taat dan mengabaikan "gairah hawa nafsu".
Ingat perbuatan baik dan ketaatan kita kepada Allah, tidak bisa diukur dengan apa yang kita dapatkan di dunia.
Tetapi percayalah dengan firman Tuhan ini:
Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.(Bdk Yoh 15:16)
Maka mari tetap hidup dalam kerendahan hati dan ketaatan.
Dengan demikian kita akan tetap berada dalam Kerajaan-Nya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 25 Oktober 2022

Tuhan Yesus
Kami merasakan dan melihat kuasa-Mu setiap hari
Engkau telah memperlakukan kami melebihi apa yang pantas kami terima
Ampunilah kami jika Kau dapati kami angkuh, tinggi hati dan kurang bersyukur
Dan kami mohon doronglah kami untuk taat kepada penglihatan kami akan Engkau

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 13:10-17;

Luk 13:10
Pada suatu kali Yesus sedang mengajar dalam salah satu rumah ibadat pada hari Sabat.
Luk 13:11
Di situ ada seorang perempuan yang telah delapan belas tahun dirasuk roh sehingga ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak.
Luk 13:12
Ketika Yesus melihat perempuan itu, Ia memanggil dia dan berkata kepadanya: "Hai ibu, penyakitmu telah sembuh."
Luk 13:13
Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas perempuan itu, dan seketika itu juga berdirilah perempuan itu, dan memuliakan Allah.
Luk 13:14
Tetapi kepala rumah ibadat gusar karena Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat, lalu ia berkata kepada orang banyak: "Ada enam hari untuk bekerja. Karena itu datanglah pada salah satu hari itu untuk disembuhkan dan jangan pada hari Sabat."
Luk 13:15
Tetapi Tuhan menjawab dia, kata-Nya: "Hai orang-orang munafik, bukankah setiap orang di antaramu melepaskan lembunya atau keledainya pada hari Sabat dari kandangnya dan membawanya ke tempat minuman?
Luk 13:16
Bukankah perempuan ini, yang sudah delapan belas tahun diikat oleh Iblis, harus dilepaskan dari ikatannya itu, karena ia adalah keturunan Abraham?"
Luk 13:17
Dan waktu Ia berkata demikian, semua lawan-Nya merasa malu dan semua orang banyak bersukacita karena segala perkara mulia, yang telah dilakukan-Nya.
---------

Bukankah perempuan ini, yang sudah delapan belas tahun diikat oleh Iblis, harus dilepaskan dari ikatannya itu

Saudaraku,
pagi ini saya mengawali permenungan dengan pertanyaan:
Apakah kita sungguh-sungguh orang yang bebas? Tidak terikat oleh apapun di dunia ini?

Saudaraku,
tentunya mata kita melihat:
Ada orang yang terikat oleh harta benda.
Ada orang yang terikat oleh kekuasaan.
Ada orang yang terikat oleh hawa nafsu.
Ada orang yang terikat oleh kegoisan.
Mari kita lihat diri kita sendiri, apakah kita termasuk didalamnya.

Saudaraku,
sesungguhnya kita berbahagia dan bersyukur, karena Roh Kudus menuntun dan memberikan kekuatan sehingga kita tidak terikat oleh apapun di dunia ini.
Di dalam Kristus kita tidak lagi hidup dalam segala macam perbudakan hawa nafsu.
Oleh karena hendaklah senantiasa ingat akan perkataan ini: _mata tidak kenyang melihat, telinga tidak puas mendengar_.(Bdk Pkh 1:8)
Hendaklah berusaha mengelakkan hati kita dari cinta akan keduniawian.
Lihatlah betapa semangatnya manusia mengurusi perkara-perkara duniawi.
Mengejar kehormatan, ambisi akan kekayaan dan kepuasan hawa nafsu.
Kita umat kristiani memiliki kekuatan untuk "mengubah ambisi" itu untuk perkara-perkara jiwa kita.
Sehingga iman kita hidup dan aktif.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 24 Oktober 2022

Tuhan Yesus
Dengan berbagai cara Engkau mendorong kami untuk hidup dalam keutamaan
Memelihara pikiran-pikiran yang mulia supaya di hati dan pikiran kami hanya ada keinginan-keinginan yang suci
Kami mohon berilah kami kekuatan untuk mengalahkan segala bentuk hawa nafsu rasa
Supaya kami tidak terikat olehnya

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 18:1-8;

Luk 18:9
Dan kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain, Yesus mengatakan perumpamaan ini:
Luk 18:10
"Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai.
Luk 18:11
Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini;
Luk 18:12
aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku.
Luk 18:13
Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.
Luk 18:14
Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan."
---------

Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini

Saudaraku,
tanpa Roh Kudus, orang tidak akan pernah bisa "mengenal Allah."
Roh Kudus membantu orang untuk "melihat dan mengakui kekurangan kita" dan memberikan kekuatan untuk bertobat.
Maka berbahagialah jika kita mampu menyadari itu sehingga dalam segala keadaan kita tetap rendah hati.
Sebab tak ada satupun perbuatan baik,yang pantas kita banggakan dihadapan Allah.

Saudaraku,
hati-hati dalam menyikapi apapun kegiatan atau aktivitas kerohanian kita.
Jangan sampai kita seperti orang-orang Farisi yang menyombongkan diri: aku bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah, berpuasa dua kali seminggu dan memmberikan perpuluhan.
Saya sangat percaya kita umat kristiani diberikan "mata rohani" yang sangat sehat.
Dengan mata rohani itu kenalilah diri apa adanya, jangan sampai menipu diri sendiri.
Sebab mengenal diri sendiri akan menghantar kita ke kerendahan hati.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 23 Oktober 2022

Tuhan Yesus
Kami mohon berikanlah kami rahmat kekuatan untuk menyingkirkan pikiran-pikiran yang sombong
Tuntunlah kami supaya dalam segala keadaan, kami tetap rendah hati
Dan bantulah kami untuk mengenal diri sendiri setiap hari

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
'