Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 9:7-9;
Luk 9:7
Herodes, raja wilayah, mendengar segala yang terjadi itu dan iapun merasa cemas, sebab ada orang yang mengatakan, bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati.
Luk 9:8
Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali, dan ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit.
Luk 9:9
Tetapi Herodes berkata: "Yohanes telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?" Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus.
-------
Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?" Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus
Saudaraku,
Herodes adalah contoh orang yang tidak beriman.
Dan contoh "orang yang diikat oleh dirinya sendiri".
Saudaraku,
jika seseorang tidak bisa melepaskan ikatan nafsu cinta diri, walaupun kuasa Tuhan dinyatakan dihadapannya tidak akan bisa percaya.
Saya yakin kita umat kristiani melihat dan mendengar kuasa Allah bekerja.
Permenungannya: apakah penglihatan dan pendengaran itu mampu menjaga kita tetap hidup dalam kehendak Allah?
Saudaraku,
Herodes pada akhirnya bertemu dengan Tuhan Yesus dan Herodes meminta kepada Yesus untuk membuat mujizat.
Ketika Herodes melihat Yesus, ia sangat girang. Sebab sudah lama ia ingin melihat-Nya, karena ia sering mendengar tentang Dia, lagipula ia mengharapkan melihat bagaimana Yesus mengadakan suatu tanda.(Luk 23:8)
Tetapi tidak ditanggapi oleh Tuhan Yesus.
Apakah kita juga demikian?
Setiap hari kita melihat "tanda-tanda Allah", tetapi terkadang kita ragu oleh karena bisikan daging.
Maka mari kita selalu menyadari bahwa Tuhan Yesus setiap hari "memberikan tanda" kepada kita.
Taatlah kepada tanda itu dan jangan mencoba berdebat.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 22 September 2022
Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau nyatakan kuasa-Mu dihadapan kami setiap hari
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk taat kepada penglihatan dan pendengaran kami akan Engkau
Dan kami tuntunlah kami supaya kami tetap berada di jalan-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 9:9-13;
Mat 9:9
Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku." Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia.
Mat 9:10
Kemudian ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya.
Mat 9:11
Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: "Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"
Mat 9:12
Yesus mendengarnya dan berkata: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit.
Mat 9:13
Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."
--------
Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit
Saudaraku,
Injil adalah kabar baik untuk orang berdosa yang sadar membutuhkan pengampunan.
Matius adalah seorang pemungut cukai yang pada masa itu dipandang sebagai pengkhianat.
Matius "menanggapi panggilan" Tuhan Yesus bahkan mengajak teman-temannya makan bersama supaya mereka juga bertemu Tuhan Yesus.
Saudaraku,
orang yang merasa dirinya suci tidak akan pernah bisa melihat Allah.
Lihatlah orang-orang Farisi dan ahli Taurat walaupun mereka melihat mujizat, mereka tidak percaya kepada Tuhan Yesus.
Sekalipun orang menjual seluruh hartanya untuk gereja dan untuk orang-orang miskin.
Sekalipun orang melakukan puasa berat.
Sekalipun orang pandai dan mendalami segala ilmu pengetahuan.
Jika ia tidak menyadari bahwa ia berdosa dan membutuhkan pengampunan, ia tidak akan pernah bisa melihat Tuhan Yesus.
Lalu permenungannya: kita telah diselamatkan oleh Tuhan Yesus, mari kita tunduk kepada kehendak-Nya.
Tempatkanlah Tuhan Yesus dalam segalanya, dalam segala keadaan, supaya dalam segala sesuatu tidak lagi tentang diri sendiri.
Tetapi tentang "kita", Saya dan Tuhan Yesus, Saudara dan Tuhan Yesus.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 21 September 2022
Tuhan Yesus
Pancaran cinta kasih-Mu yang memanggil kami
Kasih-Mu menyelamatkan kami dari jerat musuh
Kami tidak ingin terpisah dari-Mu ya Tuhan
Kami ingin selalu hidup dalam kasih-Mu
Kami mohon doronglah kami dan berilah kami rahmat kekuatan untuk hidup dengan cara-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 8:19-21;
Luk 8:19
Ibu dan saudara-saudara Yesus datang kepada-Nya, tetapi mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak.
Luk 8:20
Orang memberitahukan kepada-Nya: "Ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan ingin bertemu dengan Engkau."
Luk 8:21
Tetapi Ia menjawab mereka: "Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya."
--------
Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya
Saudaraku,
saya yakin telinga kita mendengar firman Allah.
Permenungannya: Apakah "telinga rohani" kita juga mendengar?
Saudaraku,
jika kita tidak hati-hati, benda-benda yang kelihatan adalah penutup telinga rohani.
Nilailah barang-barang dunia itu seperti apa adanya jangan menilai dengan hawa nafsu.
Dan janganlah menilainya seperti apa yang dikatakan orang.
Tetapi nilailah dengan firman Allah.
Orang yang hidup dalam firman Allah, ia tidak akan terganggu oleh segala sesuatu diluar dirinya.
Tidak akan lekat dengan barang-barang duniawi dan menolak hiburan duniawi.
Pikiran dan hatinya dikuasai oleh hal-hal surgawi.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 20 September 2022
Tuhan Yesus
Hati ini gembira saat mendengar firman-Mu
Ada sukacita setiap kali kami merenungkan hal-hal surgawi
Sungguh kami sadar bahwa nafsu daging selalu bertetangan dengan firman-Mu
Oleh karena itu kami selalu memohon pertolongan-Mu
Berilah kami rahmat kekuatan untuk mengalahkan nafsu cinta diri
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 8:16-18;
Luk 8:16
"Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya.
Luk 8:17
Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan.
Luk 8:18
Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya."
--------
Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar
Saudaraku,
saya kira kita setuju, tidak ada kejahatan tanpa korban.
Demikian pula setiap perbuatan baik walaupun saat ini tidak nampak, percayalah suatu saat pasti berbuah.
Saudaraku,
kita adalah umat pilihan Allah, kita dipilih supaya hidup kita melakukan kehendak Allah.
Maka jangan pernah bosan dan lelah berbuat baik, sebab untuk itulah kita dipilih.
Jangan berharap pujian atau imbalan dari perbuatan baik.
Sebab pada saatnya nanti semuanya akan dinyatakan.
"Perhatikanlah cara kamu mendengar", ini adalah peringatan yang sangat keras.
Pendengaran sangat mempengaruhi hati dan pikiran kita, mempengaruhi "penilaian" kita akan segala sesuatu.
Seringkali kita menilai suatu perkara sesuai dengan kepentingan diri.
Seringkali banyak orang mencari dirinya sendiri.
Ingat kita adalah anak-anak Terang, bukan untuk menghakimi kejahatan.
Tetapi Tuhan Yesus memilih kita supaya melalui hidup kita setiap orang dihidup kita melihat Allah dan mengalami belas kasih Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 19 September 2022
Tuhan Yesus
Engkau menghendaki supaya kami menyerahkan diri tanpa syarat kepada-Mu
Dan agar belas kasih-Mu menyala-nyala
Engkau ingin menyatakan kuasa-Mu mealui hidup kami
Maka kami mohon ajarilah kami untuk taat kepada pendengaran kami akan Engkau
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 16:1-13;
ayat 10-13:
Luk 16:10
"Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.
Luk 16:11
Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?
Luk 16:12
Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?
Luk 16:13
Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."
---------
Jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?
Saudaraku,
untuk apa kita hidup saat ini?
Jika Saudara berada di dunia kerja, apa yang Saudara kerjakan?
Apakah bekerja untuk hidup dan mengumpulkan kekayaan untuk pensiun?
Sangat penting untuk memiliki cukup uang untuk pensiun.
Tetapi saya mengajak Saudara untuk bertanya kepada diri sendiri untuk apa Saudara hidup?
Saudaraku,
waktu demi waktu kita lewati dengan kerja dan aktifitas lainnya.
Saya mengajak Saudaraku semua untuk masuk dalam permenungan:
Apakah kita menggunakan waktu dengan bijak?
Dengan iman kita percaya bahwa waktu adalah kesempatan yang diberikan oleh Allah kepada kita.
Untuk apa? Untuk kemuliaan-Nya, bukan kemuliaan kita.
Maka sering saya katakan bahwa dalam segala keadaaan kita harus selalu melihat dan menyikapi dari dimensi Allah.
Kita mampu melihat dari dimensi Allah karena dipercaya oleh Allah.
Setialah dengan penglihatan itu.
Maka akan lebih banyak lagi yang dipercayakan kepada kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 18 September 2022
Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau memilih kami untuk mengelola harta-Mu
Yaitu belas kasih dan keselamatan
Hidup kami Engkau penuhi dengan belas kasih
Dan Engkau nyatakan kuasa-Mu dalam hidup kami
Supaya setiap orang di hidup kami menerima belas kasih-Mu dan melihat keselamatan
Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu
Dan kami mohon ajarilah kami untuk setia
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
